FEDERASI RUSIA, KOMPAS.TV - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menyampaikan Rusia resmi mengumumkan gencatan senjata pada 8 hingga 9 Mei 2026 dalam rangka peringatan kemenangan Uni Soviet pada Perang Patriotik Besar. Keputusan tersebut disebut berdasarkan instruksi Presiden Rusia, Vladimir Putin selaku Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Rusia.
Zakharova mengatakan langkah itu juga mendapat dukungan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam percakapan telepon dengan Putin pada 29 April lalu. Namun, Rusia menilai respons pemerintah Ukraina terhadap usulan gencatan senjata tersebut berlangsung tegang dan penuh penolakan.
Rusia juga menuding Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy berupaya meremehkan arti penting gencatan senjata dan memberi sinyal ancaman serangan pesawat nirawak terhadap parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah, Moskow.
Dalam pernyataannya, Zakharova menegaskan Rusia siap menindak tegas setiap provokasi bersenjata dari pihak Ukraina. Ia juga menuding Kiev memanfaatkan isu gencatan senjata untuk kepentingan politik dan memberi waktu bagi pasukan Ukraina melakukan regrouping di garis depan.
Selain itu, Rusia mengklaim telah memberi pemberitahuan kepada misi diplomatik asing dan organisasi internasional terkait langkah yang akan diambil apabila terjadi ancaman terhadap perayaan Hari Kemenangan. Rusia bahkan memperingatkan kemungkinan serangan balasan besar-besaran jika Ukraina mencoba mengganggu jalannya peringatan kemenangan tersebut.
Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/667561/rusia-tetapkan-gencatan-senjata-ke-ukraina-klaim-dapat-dukungan-trump
Komentar