00:00Saudara seorang perempuan warga Lansia asal Maros, Sulawesi Selatan bisa menginjakkan kaki di tanah suci.
00:08Berkat kegigihannya menabung upah tani dan hasil panen.
00:12Berikut liputan jurnalis Kompas TV Jiha Novita yang terdiri dalam tim media senter haji Madinah Arab Saudi.
00:25Apa yang nenek tangisi?
00:37Saya ingat orang terlaku.
00:44Kenapa aku ada di sini?
00:51Ingat saya ke sini karena panggilan Tuhan.
00:55Kenapa ada orangnya?
01:00Jumaria, asal Maros, Sulawesi Selatan tak menyangka.
01:04Dirinya yang hanya seorang petani dan hidup sebatang kara akhirnya bisa menginjakkan kaki di tanah suci untuk berhaji.
01:12Demi menggapai impiannya, nenek 70 tahun ini menyisikan uang dari upah bertani dan hasil panennya selama puluhan tahun.
01:21Tabungan itu tak pernah sedikit pun dipakainya meski dalam kondisi sulit.
01:27Kalau sudah panen padi, saya jual, baru ku simpang.
01:32Kadang 500, kadang 700.
01:38Adalah kita punya kebun yang ku kerja, dia kasih kat 200.
01:42Saya simpang.
01:43Saya simpang di MBM baru.
01:45Tempat tidur.
01:47Baru saya tutup, kain-kain jelek.
01:50Seperti tidak tahu, cucu-cucuku bilang ada orang di sini.
01:55Meski tak lagi muda, fisik dan kesehatan nenek Jumaria masih terjaga.
02:00Semangat nenek Jumaria menjadi inspirasi bagi rekan sesama rombongannya di Kloter 14 Embarkasi, Makassar.
02:08Perjuangan panjang nenek Jumaria membuktikan ketulusan, kegigihan, dan keyakinan akan menemukan jalan tujuan.
02:17Jihan Novita, Kompas TV, Madinah, Arab Saudi.
Komentar