Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MADINAH, KOMPAS.TV - Seorang perempuan warga lansia asal Maros, Sulawesi Selatan bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci, berkat kegigihannya menabung upah tani dan hasil panen.

Jumaria, asal Maros, Sulawesi Selatan tak menyangka dirinya yang hanya seorang petani dan hidup sebatang kara, akhirnya bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk berhaji.

Demi menggapai impiannya, nenek 70 tahun ini menyisihkan uang dari upah bertani dan hasil panennya selama puluhan tahun.

Tabungan itu tak pernah sedikit pun dipakainya, meski dalam kondisi sulit.

Meski tak lagi muda, fisik dan kesehatan nenek Jumaria masih terjaga.

Semangat nenek Jumaria menjadi inspirasi bagi rekan sesama rombongannya di Kloter 14 Embarkasi Makassar.

Perjuangan panjang nenek Jumaria membuktikan, ketulusan, kegigihan dan keyakinan akan menemukan jalan tujuan.

Berikut liputan Jurnalis KompasTV Jihan Novita yang tergabung dalam Tim Media Center Haji di Madinah, Arab Saudi.

Baca Juga Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Ambil Miqat di Masjid Bir Ali Sebelum ke Mekkah di https://www.kompas.tv/internasional/667545/jemaah-haji-indonesia-gelombang-pertama-ambil-miqat-di-masjid-bir-ali-sebelum-ke-mekkah

#haji #lansia #madinah

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/667568/kisah-jumaria-nenek-70-tahun-asal-maros-naik-haji-dari-tabungan-upah-bertani-sapa-malam
Transkrip
00:00Saudara seorang perempuan warga Lansia asal Maros, Sulawesi Selatan bisa menginjakkan kaki di tanah suci.
00:08Berkat kegigihannya menabung upah tani dan hasil panen.
00:12Berikut liputan jurnalis Kompas TV Jiha Novita yang terdiri dalam tim media senter haji Madinah Arab Saudi.
00:25Apa yang nenek tangisi?
00:37Saya ingat orang terlaku.
00:44Kenapa aku ada di sini?
00:51Ingat saya ke sini karena panggilan Tuhan.
00:55Kenapa ada orangnya?
01:00Jumaria, asal Maros, Sulawesi Selatan tak menyangka.
01:04Dirinya yang hanya seorang petani dan hidup sebatang kara akhirnya bisa menginjakkan kaki di tanah suci untuk berhaji.
01:12Demi menggapai impiannya, nenek 70 tahun ini menyisikan uang dari upah bertani dan hasil panennya selama puluhan tahun.
01:21Tabungan itu tak pernah sedikit pun dipakainya meski dalam kondisi sulit.
01:27Kalau sudah panen padi, saya jual, baru ku simpang.
01:32Kadang 500, kadang 700.
01:38Adalah kita punya kebun yang ku kerja, dia kasih kat 200.
01:42Saya simpang.
01:43Saya simpang di MBM baru.
01:45Tempat tidur.
01:47Baru saya tutup, kain-kain jelek.
01:50Seperti tidak tahu, cucu-cucuku bilang ada orang di sini.
01:55Meski tak lagi muda, fisik dan kesehatan nenek Jumaria masih terjaga.
02:00Semangat nenek Jumaria menjadi inspirasi bagi rekan sesama rombongannya di Kloter 14 Embarkasi, Makassar.
02:08Perjuangan panjang nenek Jumaria membuktikan ketulusan, kegigihan, dan keyakinan akan menemukan jalan tujuan.
02:17Jihan Novita, Kompas TV, Madinah, Arab Saudi.
Komentar

Dianjurkan