Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
BAU-BAU, KOMPAS.TV - Sultan Buton resmi mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto menyikapi rencana penempatan industri hilirisasi aspal Buton yang saat ini berada di Karawang, Jawa Barat.

Dalam surat tersebut, Sultan Buton La Ode Muhamad Kariu meminta agar pemerintah memindahkan pusat industri hilirisasi ke pulau Buton sebagai daerah asal sumber daya alam tersebut.

Kebijakan pemerintah dinilai tidak memberikan dampak langsung bagi masyarakat Buton.

Kesultanan menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan komitmen presiden sebelumnya Jokowi yang menyatakan hilirisasi harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Namun dalam implementasinya, pabrik industri hilirisasi aspal Buton justu akan dibangun di Karawang sehingga dinilai menghilangkan potensi nilai tambah bagi masyarakat Buton.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking atau peletakan batu pertama terkait 13 proyek hilirisasi tahap kedua di berbagai wilayah. Dari 13 industri hilirisasi tersebut semua dibangun di daerah masing-masing, namun proyek hilirisasi aspal Buton akan berada di Karawang, Jawa Barat.

Video Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667554/sultan-buton-surati-presiden-prabowo-minta-pindahkan-pusat-industri-hilirisasi-aspal
Transkrip
00:07Sultana Buton atas Denganai Sultan Buton ingin menyampaikan kenapa dia ke Sultana Buton kemudian melalui maklumat Sultan Buton mengeluarkan maklumat
00:23pada tanggal 3 Mei 2026 kemarin.
00:26Yang pertama yang perlu kita ketahui bersama bahwa Buton secara keseluruhan adalah wilayah adat ex-Kesultanan Buton.
00:40Yang kedua bahwa potensi alam yang ada di wilayah ex-Kesultanan Buton itu berada di wilayah-wilayah adat.
00:50Jadi posisi kami bukan lagi dalam posisi politik tapi posisi sebagai masyarakat adat.
00:58Oleh karena ketidakadilan itu kami merasa bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Prabowo sekarang itu berbeda dengan apa yang
01:11dijadikan oleh Presiden sebelumnya.
01:12Karena kebijakan Presiden sebelumnya kan sebenarnya harus ditindaklanjuti oleh Presiden yang baru.
01:18Dan itu sudah dijanjikan oleh Bapak Presiden Jokowi.
01:23Mulai tanggal 27 September 2025, hilirisasi itu harus menguntungkan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Buton.
01:36Namun demikian kalau kawan-kawan melihat crown-cracking yang sudah dilakukan oleh Bapak Presiden Prabowo,
01:45ternyata industri hilirisasi asfal itu ada di wilayah Karawang.
01:51Oleh karena perdasakan latar belakang tersebutlah sehingga pihak Kesultanan melalui Laki Wolio atau Sultan Buton mengeluarkan maklumat.
01:59Dan kami dari pihak Kesultanan Buton menghimbau kepada semua masyarakat Buton untuk bersama-sama dengan Sultan Buton
02:13memperjuangkan supaya pusat industri hilirisasi itu tidak ditempatkan di Jawa, tapi harus ditempatkan di Buton.
02:23Itu satu.
02:24Kenapa ditempatkan di Buton?
02:26Kita ketahui bersama bahwa kalau itu ditempatkan di wilayah lain, di luar pulau Buton, maka masyarakat Buton hanya menjadi penonton.
02:36Tidak ada nilai tambah ekonomi yang dihasilkan oleh adanya industri hilirisasi itu.
02:42Kalau ditempatkan di Buton, maka masyarakat Buton paling tidak bisa menjadi tenaga kerja.
02:48Yang kedua, kami dari pihak Kesultanan Buton sedang membuat langkah-langkah strategis agar kami bisa beraudiensi langsung dengan Bapak Presiden
03:00Prabowo
03:00untuk mempertanyakan ketegasan langkah pemerintah pusat, kenapa kemudian tidak ditempatkan di Pulau Buton.
03:38Terima kasih telah menonton!
03:54Terima kasih telah menonton!
04:10Terima kasih telah menonton!
04:19Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
04:23Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:27Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan