Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SEMARANG, KOMPAS.TV - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengunjungi para korban tanah longsor di Kampung Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati.

Agustina meminta jajarannya menyiapkan bantuan dan lahan pengungsian sementara untuk para korban.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, kembali menegaskan pentingnya penanganan cepat bagi korban longsor di wilayah tersebut.

Pihaknya masih berkoordinasi untuk penanganan longsor. Dalam waktu dekat, ia berharap minimal sudah ada lokasi pengungsian bagi para warga korban longsor.

Ia juga meminta jajarannya untuk menyiapkan bantuan selama di pengungsian, serta pengecekan air bersih untuk kebutuhan korban terdampak selama berada di pengungsian nanti.

Baca Juga Pemkot Semarang Terima Rekor Muri dan Launching Aplikasi SDGs di HUT Semarang | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/666909/pemkot-semarang-terima-rekor-muri-dan-launching-aplikasi-sdg-s-di-hut-semarang-sapa-siang

#longsor #semarang #walikotasemarang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/667258/wali-kota-semarang-tinjau-korban-longsor-gunungpati-siapkan-pengungsian-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Pramestuti mengunjungi para korban tanah longsor di Kampung Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunung Pati.
00:11Agustina meminta jajarannya menyiapkan bantuan dan lahan pengungsian sementara untuk para korban.
00:21Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Pramestuti mengunjungi para korban tanah longsor di Kampung Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunung Pati.
00:30Agustina meminta jajarannya menyiapkan bantuan dan lahan pengungsian sementara untuk para korban.
00:35Pihaknya masih berkoordinasi untuk penanganan longsor.
00:39Dalam waktu dekat, dia berharap minimal sudah ada lokasi pengungsian bagi para warga korban longsor.
00:45Ia juga meminta jajarannya untuk menyiapkan bantuan selama di pengungsian,
00:49serta pengecekan air bersih untuk kebutuhan korban terdampak selama di pengungsian nanti.
01:00Bantuan-bantuan bencana, karena ini kan mereka pasti tidak bekerja.
01:05Bikin sederhana bulu itu.
01:07Karena mereka tidak bekerja, artinya kebutuhan sehari-harinya harus diselesaikan.
01:15Karena mereka pasti tidak punya pendapatan untuk membeli makan dan lain-lain.
01:20Biar dibersihkan di sana, juga akan minta PDAM untuk memastikan air bersihnya ada untuk mereka mandi, cuci, dan lain sebagainya.
01:30Sementara Ketua RT 5 RW 1, Sabar Wahyudi mengatakan,
01:34hingga kini setidaknya tiga rumah warganya yang sudah roboh dengan total penghuninya ada 11 jiwa.
01:39Sedangkan tujuh rumah lainnya berpotensi terkena longsor.
01:42Penanganan sementara sudah dilakukan dengan memberikan bantuan terpal
01:45untuk mencegah longsor susulan hingga logistik bagi warga terdampak.
01:49Kalau yang berpotensi sebenarnya ada tujuh.
01:52Kalau yang sudah benar-benar roboh itu ada tiga rumah dengan total jiwa itu 11.
01:58Kalau yang sudah roboh itu ada 11, termasuk yang meninggal 11 itu.
02:05Kalau sekarang berarti 10.
02:07Kalau penanganannya sebenarnya dari Februari kemarin sebenarnya sudah beberapa kali
02:13dari BBPD Kota Semarang itu sudah berkunjung kemari,
02:17memberikan bantuan logistik dan juga terpal untuk mengantisipasi longsor susulan.
02:23Dan itu juga BBPD sudah 4-5 kali berkunjung ke sini.
02:28Wali Kota Semarang Agustina Wilujang Prames Tuti
02:32juga memberikan bantuan logistik sementara bagi warga setempat
02:34yang menjadi korban tanah longsor.
02:37Prahayuda Febrianto, Kompas TV, Semarang, Jawa Tengah.
02:42Kompas TV, Semarang, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah.
Komentar

Dianjurkan