Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Insiden kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/04/2026) malam.

Lantas, seperti apa perkembangan penanganan kasusnya?

Simak dalam dialog KompasTV selengkapnya bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Baca Juga [FULL] Deret Fakta Kronologi Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, dari Taksi Mogok! di https://www.kompas.tv/nasional/665956/full-deret-fakta-kronologi-kecelakaan-krl-dan-ka-argo-bromo-di-bekasi-timur-dari-taksi-mogok

#poldametro #kecelakaankereta #krl #bekasi

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665961/terbaru-polda-metro-jaya-ungkap-penanganan-kasus-kecelakaan-kereta-maut-di-bekasi-timur
Transkrip
00:00Informasi soal penanganan kasus kecelakaan kereta api kita bergabung melalui sambungan Zoom
00:05dengan Kabit Humas Polda Metro Jaya Jakarta, Kombes Budi Hermanto.
00:09Selamat siang Pak Kombes, semoga sehat-sehat selalu.
00:13Selamat siang Mas Dino.
00:15Pak Kombes Budi, untuk saat ini, ini merupakan tragedi dan juga keprihatinan bagi kita semua
00:21bahwa ada 15 penumpang yang meninggal dan juga ratusan orang terluka.
00:27Untuk saat ini, seperti apa pihak Kepolusia melakukan penyelidikan awal
00:31dan apa penyebab awal terkait dengan kecelakaan ini?
00:35Terima kasih Mas Dino.
00:36Yang pertama, kita semua menyampaikan untuk kecita yang mendalam atas insiden musibah kecelakaan kereta api ini.
00:45Apalagi salah satu korban yang meninggal dunia adalah karyawan dari Kompas TV.
00:51Kami menyampaikan Bela Sungkawa, semoga seluruh korban yang meninggal
00:55mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan.
00:58Termasuk yang dalam kondisi sakit, observasi, segera diberikan kesembuhan dan pulih kembali.
01:04Nah, perlu kami sampaikan kepada Mas Juno dan teman-teman sekalian
01:08bahwa ada suatu rangkaian kronologis yang harus kami masih dalami.
01:14Yaitu ada dua peristiwa.
01:16Yang pertama, terkait tentang kejadian awal di mana kenderaan taksi online
01:22ini melintas di perlintasan sebidang Jalan Ampera Bekasi Timur.
01:28Nah, setelah itu kenderaan tersebut terjadi malfungsi ataupun terjadi kerusakan
01:35sehingga berhenti di rel kereta.
01:38Dan ini mengganggu pengelintasan kereta listrik komuter lain KA 5181B
01:45arah Cikarang menuju Jakarta.
01:47Terjadi kecelakaan pertama sehingga mengakibatkan jalur perjalanan kereta api terhambat
01:56di mana berdampak terhadap kereta api yang berikutnya.
02:01Itu dengan nomor 5568A.
02:05Inilah yang terjadi yang mengakibatkan fatalitas, kerugian baik materi, kerugian jiwa, serta luka-luka.
02:14Di mana KRL 5568A ditabrak dari belakang oleh kereta api cepat,
02:22Argo Bromo Angrek, tujuan Surabaya Pasar Turi.
02:24Jadi, penyidik kepolisian sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan
02:29terkait tentang dua peristiwa ini.
02:32Tentang taksi yang ditabrak oleh kereta api 5181
02:38serta kereta api Argo Bromo yang menambah kereta api 5568
02:42tujuan Kabupaten Cikarang.
02:47Cikarang.
02:49Nah, ini juga bekerjasama dengan PT KAI
02:52bersama selaras dengan KNKT
02:55terkait tentang peristiwa yang terjadi.
02:57Kami sudah melakukan pemeriksaan, mewawancara,
03:02serta pengambilan keterangan 22 orang saksi dalam peristiwa ini.
03:07Kami juga sudah mendalami mendatangan dari Inavis, Puslafor, Mabes Polri,
03:12serta melakukan olah TKP.
03:15Dan perlu kami sampaikan, Mas Juno, ini update data terkini ya,
03:21terkait tentang kondisi pasien.
03:23Kami terima hari ini per 29 April 2026,
03:29sekitar pukul 11.00,
03:31korban total adalah 106 orang.
03:35Di mana korban luka 90 orang,
03:39ya 44 pasien sudah pulang ke rumah,
03:4346 pasien sedang melaksanakan observasi,
03:48meninggal dunia 15 orang.
03:50Jadi data yang kita dapat sampai dengan siang ini,
03:54baru meninggal dunia 1 orang pasien
03:57di rumah sakit RSUD Bekasi,
04:02perempuan usia lebih kurang 25 tahun.
04:05Nah, semoga tidak ada penambahan dalam korban yang meninggal dunia ya,
04:10kita sama-sama berkata tentang kondisi itu.
04:13Nah, termasuk rumah sakit Polri Kramajati,
04:17pada tanggal 28 April 2026,
04:22sekitar pukul 13.00,
04:23sudah dapat mengidentifikasi 10 jenazah yang dikirim ke rumah sakit Polri.
04:30Ini baik melalui post-mortem dan anti-mortem,
04:33dan ini juga sudah diserah terimakan kepada pihak keluarga
04:38pada hari yang sama untuk dilakukan pemakaman dari pihak keluarga.
04:43Maaf Pak, saya konfirmasi ulang,
04:45bahwa untuk saat ini informasi terkini dari pihak rumah sakit Polri,
04:48bahwa korban meninggal 1 orang perempuan berusia 25 tahun,
04:54dan total hingga saat ini ada 16 korban meninggal.
04:56Benar Pak Kombas Budi?
04:58Ya, kami selalu mengupdate,
05:00koordinasi dengan posko pelayanan yang sudah dibentuk dari pasca kejadian,
05:04ini mendata tentang seluruh pasien,
05:06baik yang dalam kondisi luka ringan sampai dengan luka berat,
05:10termasuk pasien-pasien yang sudah berada di beberapa rumah sakit,
05:14termasuk update terkini.
05:15Nah, pukul 11 tadi kami mendapatkan update bahwa ada satu pasien
05:18di RSUD Kota Bekasi dinyatakan meninggal dunia, pukul 11 tadi.
05:24Baik, ini tentu menjadi keperhatianan bersama bahwa korban jiwa
05:29akibat tragedi Bekasi bertambah 1 orang dan total menjadi 16 orang meninggal dunia.
05:34Pak Kombas Budi, untuk saat ini sebenarnya untuk pemeriksaan terhadap
05:40sopir taksi online sudah seberapa jauh, dan apa saja keterangan yang diungkapkan oleh pihak taksi online tersebut?
05:49Ya, terima kasih Mas Juno.
05:51Hari ini untuk kegiatan pemintaan keterangan,
05:54sopir taksi online baru akan dilaksanakan,
05:57termasuk dengan beberapa orang masinis,
06:00kereta listrik, dan kereta cepat Argo Bromo Angrek
06:04juga akan dilaksanakan permintaan keterangan pada hari ini juga.
06:08Kami akan melakukan update apabila nanti akan ada hasil dari proses pemeriksaan tersebut.
06:13Dan kami juga akan,
06:14tim penyidik akan mendalami apakah dari kealpaan ataupun kelalaian ini
06:20mengibatkan luka sampai hilangnya nyawa seseorang.
06:24Ini juga akan harus kita dalami ya secara komprehensif,
06:27mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, dan barang bukti,
06:31serta dampak yang terjadi akibat dari insiden tersebut.
06:36Oke, Pak untuk saat ini tadi Bapak menyebutkan tim Inafis diribatkan,
06:41pusla 4 juga diribatkan, dan juga penyidikan sudah memasuki tahap awal.
06:45Untuk saat ini apakah ada dugaan terkait dengan sistem error atau human error dalam insiden ini?
06:53Ya, ini merupakan yang akan didalami dari Inafis,
06:58termasuk dari pusla 4 Mabes Polri,
07:02apakah ada jaringan komunikasi yang terputus,
07:06apakah ada sistem yang terhambat,
07:10sehingga komunikasi antara pengawas dengan masinis ini terjeda,
07:16sehingga kereta api cepat Argo Bromo Angrek
07:19masih tetap melaksanakan perjalanan menuju Pasar Turi Surabaya.
07:23Ini masih kami dalami, kami mohon waktu kepada teman-teman semua masyarakat
07:28terkait tentang proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polri Metro Jaya.
07:34Pak Kompus, untuk saat ini tentu perlintasan sebidang di Jalan Ampera
07:40diduga pemicu awal sebagai penyebab kecelakaan,
07:43terutama taksi online yang mogok di wilayah tersebut.
07:46Apakah perlintasan sebidang ini juga saat ini sudah ditutup permanen,
07:49atau seperti apa kondisinya?
07:52Ya, jadi perlu kami sampaikan Mas Juno,
07:56bahwa ada surat Peraturan Menteri Perhubungan,
08:00nomor PM 94 tahun 2018,
08:03di mana pembangunan, pengelolaan, pengamanan, perlintasan
08:06sebidang merupakan tanggung jawab bersama,
08:09baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah,
08:12atau badan usaha sesuai dengan kelas dan jalannya.
08:15Termasuk surat edaran, SENOR 3 tahun 2021,
08:19Direkturat Jenderal Perkereta Apian,
08:22Kemenhu pengeluarkan surat edaran nomor 3 tahun 2021,
08:25yang mewajibkan melakukan evaluasi dan peningkatan keselamatan
08:30di perlintasan sebidang, termasuk pemasangan palang pintu.
08:34Nah, kita melihat bahwa di perlintasan Jalan Ampera tersebut,
08:38belum ada penerangan termasuk penutup palang pintu
08:45yang ada di wilayah tersebut.
08:47Nah, ini menjadi evaluasi kita semua ya,
08:49untuk melihat bahwa keselamatan Jalan Kereta Api,
08:54ini juga menjadi suatu prioritas utama,
08:56dan kita juga akan memberikan warning ataupun himbawan kepada pengemudi,
09:00baik itu roda 2, maupun roda 4,
09:03dan maupun orang yang melintas di jalur kereta api tersebut.
09:07Baik. Untuk saat ini, terakhir Pak Budi,
09:10untuk imbawan dari pihak kepolisian terhadap masyarakat
09:13pasca insiden ataupun tragedi kecelakaan di stasiun Bekasi Timur.
09:18Ya, yang pertama, dengan adanya insiden ini,
09:21kita juga ke depan untuk bisa memitigasi,
09:25meminimalisir terjadinya kejadian-kejadian serupa.
09:28Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat
09:30untuk kita lebih berhati-hati pada saat mengendarakan kenderaan
09:33di perlintasan kereta api.
09:34Yang kedua, kita juga memprioritaskan kereta api
09:38untuk melewati jalurnya terlebih dahulu.
09:41Kita lebih baik mengalah,
09:42karena sepersekian detik itu mendapat berakibat fatal
09:46bagi keselamatan jiwa, harta benda, dan kondisi keselamatan.
09:50Dan kami juga memberikan himbawan kepada seluruh masyarakat
09:53untuk kita sama-sama menjaga empati,
09:56tidak memposting, tidak menyebarluaskan foto-foto korban,
10:00ataupun tragedi ini karena ini akan menimbulkan dampak psikologis yang panjang
10:05bagi keluarga korban yang kita ditinggalkan,
10:07termasuk traumatik bagi korban yang dalam kondisi pemulihan.
10:11Kami mengajak itu untuk baik di ruang digital,
10:14kita juga lebih tertib dan kita sama-sama menghormati.
10:17Dan yang paling utama adalah prioritas utama pemerintah pada saat ini
10:21adalah bagaimana memulihkan kondisi korban yang masih ada di rumah sakit.
10:26Baik itu pendampingan secara medis maupun psikologis itu harus ada dilakukan.
10:31Dan ini tim dari Polda Metro Jaya selalu melakukan pendampingan
10:34terhadap psikologis daripada korban-korban yang ada.
10:39Maaf terakhir Pak Kompes Budi,
10:41Untuk saat ini ada satu korban perempuan berusia 25 tahun di RSUD Bekasi
10:47yang meninggal akibat tragedi stasiun Bekasi Timur.
10:51Untuk saat ini ada informasi terkait nama korban dari penumpang?
10:58Untuk sementara, kami menyampaikan inisial untuk kita menjaga ya Mas ya.
11:02Dengan inisial saudari MA.
11:07MC, more of MC, usia 21 tahun.
11:12Ulangi 25 tahun.
11:14Berasal dari RSUD Bekasi.
11:16Jawabannya?
11:17Bekasi.
11:18Baik, baik. Terima kasih sekali lagi.
11:20Tentu ini menjadi keberhatianan bersama dan juga ini menjadi evaluasi bersama
11:24terkait dengan sistem perkereta apian dan juga perlintasan yang juga selama ini
11:28tanpa adanya palang pintu resmi.
11:31Terima kasih sekali lagi informasinya yang telah diberikan bersama kami di Kompasiang
11:36Bapak Kompes Budi Hermanto, Kabupaten Umas, Polda Metro Jaya, Jakarta.
11:41Sehat-sehat selalu Pak.
11:42Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan