Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, menjadi sorotan setelah lokasi tersebut disegel aparat. Peristiwa yang ramai diperbincangkan di media sosial ini memunculkan berbagai pertanyaan terkait apa yang sebenarnya terjadi di dalam tempat penitipan anak tersebut.

Seiring berkembangnya kasus, muncul sejumlah indikator perubahan perilaku anak yang perlu diwaspadai oleh orang tua. Tanda-tanda ini berkaitan dengan kondisi emosional, respons terhadap lingkungan sekitar, hingga perubahan fisik yang tidak biasa. Di sisi lain, proses penelusuran kasus masih berlangsung untuk mengungkap kronologi serta memastikan penanganan yang tepat.

Apa saja tanda-tanda yang perlu dikenali sejak dini, dan bagaimana perkembangan kasus ini hingga saat ini? Simak penjelasan lengkapnya dalam video berikut!

Artikel terkait:
https://www.suara.com/lifestyle/2026/04/25/101614/geger-kasus-daycare-little-aresha-yogyakarta-sadari-5-perubahan-perilaku-anak-korban-kekerasan

Creative/Video Editor: Nura/leo
#Jogja #Daycare #Kekerasan

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Transkrip
00:00Viral kasus daycare Little Aresa Jogja berikut 5 ciri perubahan perilaku anak korban kekerasan.
00:06Aisyah, waktu di sekolah diapain sama misnya?
00:09Ditaliin.
00:09Apanya yang ditaliin?
00:11Kaki.
00:12Terus?
00:13Padang.
00:13Terus?
00:14Ini ditutupin mulutnya.
00:18Biar apa ditutupin mulutnya?
00:20Biar nggak nangis.
00:21Biar nggak nangis.
00:22Iya, biar mama katakan lagi nangis.
00:25Oh, biar nggak dengar ditutup.
00:27Iya.
00:27Bangunan daycare Little Aresa di Sorosutan, Ubulharjo, Yogyakarta, resmi disegel garis polisi, menyusul mencuatnya dugaan kasus kekerasan anak pada Jumat
00:3824 April 2026.
00:41Kasus yang viral di media sosial ini memicu reaksi publik setelah ditemukannya indikasi kekerasan terhadap anak usia emas di lokasi
00:48tersebut.
00:49Hingga saat ini, pihak pengelola belum memberikan kekerangan resmi, sementara ulasan negatif di platform digital dilaporkan menghilang.
00:56Menanggapi peristiwa tersebut, orang tua diimba muas padai lima perubahan perilaku anak sebagai indikasi kekerasan berdasarkan data DP3AK.
01:06Jawa pertama adalah emosi meledak-ledak dan sulit dikendalikan.
01:09Kedua, terjadi penurunan fungsi otak dan sulit fokus dalam menangkap instruksi.
01:14Ketiga, menunjukkan ketakutan berlebih pada sosok tertentu.
01:18Empat, mencakup gangguan fisik atau keluhan kesehatan yang tidak jelas penyebabnya.
01:23Terakhir, menjadi agresif dan meniru perilaku kekerasan.
01:26Trauma kekerasan ini dinilai berbahaya karena dapat berdampak buruk pada perkembangan struktur otak hingga masa dewasa.
01:33Saat ini, kepolisian terus mendalami kronologi kejadian guna memastikan keadilan bagi para korban di penitipan anak tersebut.
01:41Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan