00:00Tadi pagi kita ketemu 18 investor besar, diantaranya yang besar adalah Goldman Sachs sama Fidelity,
00:07di samping yang lain juga besar-besar.
00:09Mereka sepertinya ingin menanyakan, ingin tahu komitmen kita terhadap pertumbuhan, terhadap anggaran seperti apa,
00:16dan masuk akal nggak.
00:18Jadi kita udah jelaskan ke mereka dengan detail dan komprehensif apa yang kita lakukan,
00:25apa dampaknya keanggaran, apa dampaknya pertumbuhan ekonomi.
00:30Jadi mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat
00:37tanpa mengorbankan kehatian-kebijakan fiskal.
00:42Itu yang mereka pegang.
00:44Sampai ada banyak pertanyaan yang lain yang mengenai fundamental ekonomi dan fundamental kebijakan kita.
00:50Sepertinya selama ini mereka masih agak bingung dengan kebijakan kita.
00:53utamanya mereka bingung, kenapa kita bisa tumbuh lebih cepat, tapi anggarannya tetap terkendali.
01:01Kita jelaskan dengan gamblang pada pertumbuhan tadi pagi.
01:06Mereka tertarik di investasi di bidang apa Pak? Lebih spesifik ada nggak Pak kira-kira?
01:12Tadi sih campur ada yang sebagian fixed income, tapi sepertinya sebagian juga dari equity.
01:19Jadi harusnya, ini kan financial sector ya, bukan FDI.
01:24Jadi harusnya sih nggak lama lagi akan masuk ke Indonesia dan akan mendorong pasar modal Indonesia kelekatan lebih tinggi lagi.
01:32Oke, terkait dengan pertemuan Bu Kristalina dari IMF seperti apa Pak tadi?
01:37Bu Kristalina menjelaskan bahwa ketidakpastian global masih akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan,
01:45karena perang juga tidak jelas hasilnya akan seperti apa.
01:48Jadi kita akan menghadapi ketidakpastian.
01:52Yang jelas saya tanya ke dia apakah ada kebijakan khusus dari IMF untuk membantu mengurangi ketidakpastian.
02:00Yang dia bilang IMF tidak punya otoritas untuk melakukan hal itu, tapi mereka menyediakan dana bantuan untuk negara-negara yang
02:08membutuhkan.
02:09Tentu saja Indonesia tidak membutuhkan karena negara kita cukup baik dan kita masih punya bantuan yang cukup besar, yaitu Rp420
02:17.000 yang saya bilang sebelumnya.
02:19Melihat penjelasan dari Pak Purbaya, seperti apa Pak respon Bu Kristalina terkait?
02:24Kita bisa bertahan di tengah krisis di bawah pemerintahan Pak Prabowo-Pesubianto, Pak?
02:29Ya mereka agak bingung sebetulnya tadinya, kenapa kita bisa bertahan di tengah keadaan global yang seperti ini.
02:35Tapi saya jelaskan bahwa memang kita sudah merubah kebijakan sejak akhir tahun lalu dan dampaknya sudah jelas.
02:41Jadi ekonomi kita sedang mengalami percepatan ketika ada tambahan shock dari ketidakpastian global dari harga minyak yang tinggi,
02:49sehingga kita bisa menyerap shock yang terjadi.
02:52Dan dia kelihatannya senang dengan keadaan seperti itu.
02:55Tapi mereka tidak akan melakukan kebijakan khusus untuk membantu negara-negara lain.
03:03Tapi yang jelas mereka akan memberitahukan ke seluruh dunia negara-negara mana saja yang performannya bagus.
03:11Terkait pertemuan dengan World Bank dan barusan dengan S&P Agensi, Pak,
03:15seperti apa penilaian mereka terhadap strategi fiskal ekonomi kita di bawah pemerintah Presiden Prabowo Subianto, Pak?
03:23World Bank dan Rating Agency amat puas dengan penyelesaian kita tentang strategi kita.
03:28Jadi keraguan tentang apakah kita bisa menjalankan kebijakan yang fiskal yang baik
03:34dan menciptakan pertemuan yang baik pada saat yang bersamaan,
03:38sepertinya sudah hilang.
03:40World Bank bahkan menggali lebih dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan antara kita dengan World Bank.
04:03Terima kasih telah menonton!
04:18Terima kasih telah menonton!
Komentar