- 2 jam yang lalu
- #amerika
- #iran
- #selathormuz
KOMPAS.TV - Pasca perundingan AS-Iran di Islamabad gagal, Amerika Serikat bakal memblokade pelabuhan Iran di kawasan Teluk Persia dan Laut Oman.
Langkah ini untuk menekan Iran agar membuka blokade Selat Hormuz. Iran menyatakan akan melawan.
Apakah blokade pelabuhan Iran di Teluk Persia dan Laut Oman efektif untuk menekan Iran membuka Selat Hormuz?
Kita akan bahas bersama Pakar Militer dan Intelejen dari Universitas Indonesia Stanislaus Riyanta dan Guru Besar Hukum Internasional UGM Heribertus Jaka.
Baca Juga [FULL] Analisis CSIS soal Pertemuan Prabowo-Vladimir Putin, Indonesia Cari Pasokan Minyak ke Rusia? di https://www.kompas.tv/internasional/662944/full-analisis-csis-soal-pertemuan-prabowo-vladimir-putin-indonesia-cari-pasokan-minyak-ke-rusia
#amerika #iran #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662946/full-pakar-dan-guru-besar-hi-soal-trump-ancam-blokade-pelabuhan-iran-efektif-buka-selat-hormuz
Langkah ini untuk menekan Iran agar membuka blokade Selat Hormuz. Iran menyatakan akan melawan.
Apakah blokade pelabuhan Iran di Teluk Persia dan Laut Oman efektif untuk menekan Iran membuka Selat Hormuz?
Kita akan bahas bersama Pakar Militer dan Intelejen dari Universitas Indonesia Stanislaus Riyanta dan Guru Besar Hukum Internasional UGM Heribertus Jaka.
Baca Juga [FULL] Analisis CSIS soal Pertemuan Prabowo-Vladimir Putin, Indonesia Cari Pasokan Minyak ke Rusia? di https://www.kompas.tv/internasional/662944/full-analisis-csis-soal-pertemuan-prabowo-vladimir-putin-indonesia-cari-pasokan-minyak-ke-rusia
#amerika #iran #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662946/full-pakar-dan-guru-besar-hi-soal-trump-ancam-blokade-pelabuhan-iran-efektif-buka-selat-hormuz
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Apakah blokade pelabuhan Iran di Teluk Persia dan Laut Oman efektif untuk menekan Iran membuka Selat Hormuz?
00:06Kita akan bahas bersama pakar militer dan intelijen dari Universitas Indonesia, Staslaus Rianta dan Guru Besar Hukum Internasional UGM, Heribertus
00:14Jaka.
00:15Selamat malam, Prof. Jaka, juga Pak Stanislaus. Terima kasih sudah hadir. Saya ke Pak Stanis dulu.
00:21Sebenarnya ini kan langkah Donald Trump ini tidak pernah terprediksi, sulit diprediksi.
00:25Nah dengan mengancam Iran untuk memblokade pelabuhan, ini efektif atau justru bisa jadi backfire untuk Amerika Serikat?
00:31Ancaman Donald Trump kan sudah berkali-kali kan. Mau menduduki Iran, mau perang darat, mau menuju pasukan linut, mau pendaratan
00:39pantai.
00:40Tapi itu kan belum terjadi. Jadi saya melihat bahwa Iran itu bukan negara yang mudah diancam.
00:46Ketika dia diancam, dia akan membalas juga dengan ancaman. Jadi Iran bukan negara kecil yang diancam lalu akan tunduk.
00:53Tapi Iran itu salah satu negara dengan tingkat ketahanan yang cukup tinggi.
00:58Dia sudah biasa diancam, dia sudah biasa ditekan. Jadi ketika menghadapi itu, ya akan dilawan.
01:03Nah ini problemnya adalah ketika nanti Iran menanggapi ini, kemudian Amerika benar-benar melakukan blokade,
01:12ini dampaknya kan bukan hanya pada Iran dan Amerika. Dampaknya seluruh dunia.
01:15Nah ini yang kita takutkan sebenarnya ketika nanti benar-benar terjadi blokade itu,
01:20lalu 20% minyak dunia terhambat, perdagangan terhambat, itu dampaknya terhadap ekonomi dunia sangat buruk saya kira.
01:26Dan ini harus dicegah. Tapi di dalam peristiwa seperti ini sebenarnya ada istilah yang bisa kita ingat-ingat,
01:33itu istilah kui bunuh atau istilah bahasa latin yang artinya siapa yang diuntungkan dari peristiwa ini.
01:38Nah kalau kita melihat sini, ada nggak sih yang diuntungkan? Jangan-jangan, yang diuntungkan itu bukan dua aktor ini,
01:45bukan Amerika, bukan Iran, tapi ada aktor lain yang diuntungkan. Israel misalnya, dia menggunakan tangan Amerika untuk melawan Iran.
01:53Atau Cina misalnya, ketika dia sekarang ternyata melakukan pembelian minyak yang dijual bebas oleh Iran.
01:59Jadi sebenarnya di dalam setiap konflik ini ada istilah siapa yang diuntungkan.
02:03Nah pihak-pihak yang diuntungkan itu bisa saja memelihara situasi ini.
02:06Ya, dan itu sebenarnya yang tidak diharapkan.
02:10Karena bicara siapa yang diuntungkan dengan yang dirugikan, jauh lebih banyak yang dirugikan.
02:14Nah, dan langkah Amerika Serikat untuk memblokade pelabuhan Iran kan jadi pertanyaan.
02:19Kalau dikatakan bahwa Sat Hormus ini harusnya bisa didintasi oleh negara-negara lain sesuai hukum internasional,
02:25tapi dengan langkah Amerika Serikat memblokade pelabuhan, apakah ini justru menyalahi hukum internasional?
02:31Kalau secara unklos saya akan tanya ini ke Pak Jaka, tapi sebelumnya kita akan dengarkan terlebih dahulu kumandang azad maghrib
02:38bagi wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya berikut ini.
02:41Kami masih bersama dengan pakar militer dan intelijen dari Universitas Indonesia Stanislaus Rianta dan Guru Besar Hukum Internasional UGM Heribertus
02:49Jaka.
02:50Saya ke Pak Jaka.
02:52Kalau dari sisi hukum internasional, kita tahu kalau untuk pengaturan maritim internasional ada UN Convention on the Law of the
02:59Sea atau unklos.
03:00Sebenarnya apa yang membedakan secara aturan antara penutupan Sat Hormus yang disebut sebagai retaliasi Iran atau serangan Amerika Serikat
03:08dengan upaya blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran?
03:13Yang pertama yang harus kita pahami adalah unklos itu berlaku di masa damai.
03:18Artinya apa? Ketentuan unklos itu mengikat hak dan kewajiban hukum kepada negara peserta unklos dalam situasi damai.
03:27Pada saat sekarang, rame diperdebatkan terkait dengan blokade.
03:31Kita harus meluruskan istilah blokade ini adalah nomenklatur juridis di dalam ketentuan hukum humaniter internasional
03:39khususnya sebagai cara peperangan atau konflik bersenjata di laut.
03:44Maka berlakulah yang disebut sebagai law of naval warfare.
03:50Sehingga kalau kita lihat blokade itu, itu adalah cara berperang di laut.
03:55Yang ini memiliki area cakupan institusionalisasi yang spesifik dan berbeda dalam situasi damai.
04:02Dengan demikian, ketika kita mendiskusikan kondisi saat sekarang di Selat Hormus,
04:07tentunya kita harus kembali kepada indikator situasional.
04:10Pertama, saat sekarang terjadi armed conflict di antara para biak secara faktual
04:15yang statusnya adalah terjadi gencatan senjata.
04:18Yang nanti akan berakhir sampai tanggal 21 April.
04:23Sehingga kata-kata blokade, apapun yang disampaikan,
04:27itu belum mencapai kualifikasi atau apa itu karakteristik blokade
04:32sebagai cara berperang di laut yang sah menurut hukum humaniter internasional
04:38yang dasarnya itu sudah menjadi kebiasaan internasional.
04:41Deklarasi Paris 1689 misalnya,
04:45Deklarasi London 1906 misalnya,
04:48Konvensi Jenewa 1949,
04:50Additional Protocol 2,
04:52dan San Remo Manual itu mengatur
04:53bahwa yang namanya blokade itu adalah cara berperang
04:57yang harus memenuhi kriteria
04:59satu, harus ada pernyataan resmi terlebih dahulu.
05:02Kalau kita lihat, sampai saat sekarang,
05:04itu belum ada pernyataan resmi baik dari Amerika
05:07ataupun dari Iran
05:08yang menyatakan bahwa mereka dalam kondisi
05:11apa itu, menggunakan kekerasan bersenjata di laut
05:14sehingga blokade digunakan sebagai metode pertempuran mereka
05:18selain pertempuran menggunakan
05:20si platform alat-alat atau kapal di laut,
05:23yaitu blokade.
05:23Nah, blokade ini juga harus diumumkan
05:26supaya semua pihak mengerti, memahami.
05:29Test case-nya adalah kita bisa melihat di
05:32apa itu,
05:35setkom,
05:36nafkom, dan lain sebagainya
05:37yang sampai sekarang belum ada.
05:39Yang ketiga,
05:41berlaku secara umum.
05:43Artinya apa?
05:43Tidak ada kapal perang,
05:45tidak ada kapal sipil atau komersial
05:47yang boleh melintasi area itu
05:49yang sudah ditentukan koordinatnya.
05:51Sehingga tidak terjadi aktivitas apapun di situ
05:54selain aktivitas dari kepentingan militer.
05:57Lalu yang selanjutnya,
05:59kepentingan militer harus lebih apa itu
06:02rendah dari penggunaan penutupan atau blokade
06:06untuk kepentingan sipil
06:07yang ini berdampak
06:09atau mengaktifkan
06:10klausul
06:11prinsip pembedaan
06:12dalam perang,
06:14yaitu perbedaan antara
06:15obyek militer dengan obyek sipil.
06:17Sampai saat sekarang,
06:18kalau kita lihat,
06:20ini belum terjadi.
06:21Blokade ini sebagai means of warfare di laut
06:24belum terjadi.
06:26Kami menduga,
06:27nanti kalau misalnya
06:29perundingan ini tetap deklok dan lain sebagainya,
06:32sampai nanti tanggal 21 April,
06:34kalau terjadi pengumuman resmi,
06:36kita bisa cek di berita
06:38dan juga dilaksanakan pemberituan
06:41di koordinat manapun
06:42yang itu adalah ditutup,
06:43maka blokade itu sah
06:45menurut hukum internasional.
06:46Namun demikian,
06:48saat sekarang,
06:49kalau ini dinyatakan ada blokade,
06:51tentunya ini adalah bunuh diri
06:52bagi Amerika
06:53ataupun Iran.
06:55Kenapa?
06:55Karena secara hukum,
06:56ini melanggar ketentuan hukum internasional.
07:00Sehingga,
07:01para pihak pasti masih akan menahan
07:03dan ini kan semacam apa ya,
07:04tarik ulur ketentuan diplomasi
07:07yang masih berjalan
07:08sampai nanti tanggal 21 April.
07:11Kalau sampai nanti apa itu,
07:13terjadi blokade,
07:15saya memastikan,
07:17yang pertama kali menyatakan blokade,
07:19dialah yang paling akan rugi
07:21dalam situasi ini.
07:22Karena?
07:24Satu, secara legal,
07:26dia bertentangan dengan
07:28hukum internasional.
07:29Terutama apa itu,
07:31lalu otoritas legitimasinya,
07:33itu tidak didasarkan pada ketentuan
07:34yang paling kuat melalui resolusi
07:36Dewan Keamanan PBB misalnya.
07:38Lalu yang ketiga,
07:39dapat menimbulkan yang namanya
07:42pertanggung jawaban negara.
07:44Ini harus dipikirkan ulang
07:46dari sisi hukum.
07:47Lalu yang ketiga,
07:48kita juga harus ingat,
07:49bahwa pernyataan perang
07:51dengan menggunakan blokade,
07:52itu harus disetujui oleh,
07:54misalnya,
07:55approval dari
07:56House of Representatives di Amerika,
07:59yang saya kira ini menjadi
08:00perhitungan besar buat Trump
08:02untuk melaksanakan
08:03blokade militer ini.
08:04Lalu dari sisi,
08:06saya kira ini juga bunuh diri masal.
08:07Kenapa?
08:08Kalau Amerika ataupun Iran
08:10melakukan blokade terhadap
08:12selat hormus,
08:13ini akan menjadi
08:14jurisprudensi negatif
08:16terhadap
08:16kepatuhan hukum internasional
08:18terkait penggunaan selat
08:19yang digunakan
08:20untuk kepentingan internasional.
08:21Yang ini akan berdampak buruk
08:23terhadap penggunaan selat-selat
08:25yang lainnya,
08:25yang ini bisa
08:26membawa
08:27negatif jurisprudensi
08:29terhadap
08:29kekuatan-kekuatan besar
08:31yang dapat
08:31semena-mena
08:32menggunakan selat
08:34used for international
08:35navigation
08:35untuk kepentingan mereka sendiri.
08:37Kalau lebih banyak mudarat
08:39ya tadi,
08:40siapapun negara
08:41yang menyampaikan blokade,
08:43Pak Stanis
08:43melihatnya,
08:44apakah Amerika Serikat
08:46artinya sampai sekarang
08:47hanya di tahap ancaman saja?
08:48Karena kalau
08:49itu dilakukan
08:51sebenarnya
08:51tidak sesuai dengan
08:52objektif perang di awal
08:54untuk membuka
08:54selat hormus
08:55atau misalnya
08:56untuk mengganti rezim di Iran.
08:57Ini kan sangat jauh sekarang
08:58apa yang dilakukan oleh Amerika Serikat.
09:00Ya,
09:00Trump menghadapi banyak ancaman sebenarnya.
09:02Selain Iran,
09:03dia juga menghadapi ancaman
09:05dalam negeri kan.
09:05Soal politik,
09:06soal ekonomi dan
09:07nanti blokade ini kan
09:08saya sepakat dengan
09:09Prof. Jakarta tadi,
09:10kalau nanti ditolak oleh
09:11pihak Amerika sendiri
09:13itu mungkin terjadi.
09:14Jadi ancaman itu
09:15dilakukan oleh Trump.
09:16Jadi tahapannya
09:17di sini sebenarnya
09:17bukan perang senjata
09:18tapi namanya
09:19pushprop.
09:20Perang,
09:21urat,
09:21syaraf,
09:21dan propaganda.
09:22Jadi mereka saling propaganda,
09:24saling urat,
09:24syaraf,
09:24ini saya akan blokade.
09:26Itu kan
09:26Iran mengklaim itu,
09:28kemudian Amerika juga
09:29mengklaim itu.
09:30Jadi mereka saling
09:31perang urat,
09:31syaraf.
09:32Kita tidak akan membela
09:33Amerika,
09:34tidak akan membela Iran ya.
09:35Kita membela perdamaian
09:36dan membela kemanusiaan.
09:37Posisi kita seperti itu.
09:38Jadi siapapun
09:40pihak yang menggunakan
09:41senjata untuk melawan
09:42pihak lain,
09:42tentu kita tidak bela.
09:43Kita akan mendorong
09:44untuk supaya terjadi
09:45perundingan.
09:46Nah,
09:47Amerika sebenarnya
09:48ketika perundingan itu
09:49gagal kemarin,
09:50kita sudah memprediksi.
09:52Perundingan pertama itu
09:53pasti seperti itu.
09:54Tidak langsung deal ya.
09:56Karena tidak diawali
09:57dengan lobby-lobby.
09:57Biasanya kan ada pihak
09:58yang lobby di balik layar.
10:00Ketika itu langsung berlain,
10:01itu tidak akan berhasil.
10:02Nah,
10:03ini sebenarnya kesempatan
10:04untuk melobby kembali.
10:05Melobby kembali
10:06supaya terjadi
10:07keseimbangan
10:08antara tuntutan
10:09dari pihak Amerika
10:10dan tuntutan dari pihak Iran.
10:12Nah,
10:13kalau itu tidak dilakukan,
10:14yang terjadi adalah
10:14perangurah syarab.
10:15Itu yang sekarang terjadi kan.
10:17Jadi,
10:18saya kira,
10:19saya melihat bahwa
10:20ini ancaman,
10:21kertakan.
10:21Dan nanti akan disulit
10:23dengan perundingan-perundingan lain
10:24dan akan lebih mudah lagi
10:25perundingan ketika ada
10:26pihak lain yang mendampingi.
10:28Seperti kemarin Pakistan.
10:29Ketika nanti ada pihak lain
10:30yang mendampingi,
10:31itu akan lebih clear
10:33perundingannya.
10:34Tapi kalau masih
10:35hanya mereka berdua,
10:36apalagi ada provokasi
10:38dari Israel misalnya,
10:39itu akan sulit dilakukan.
10:41Dan itu yang kita lihat juga
10:43kemarin saat
10:43perundingan di Islamabad,
10:45saat ada komunikasi
10:46antara J.D. Vance
10:47dengan Netanyahu,
10:49itu selesailah perundingannya.
10:50Tidak ada kesepakatan,
10:51ada poin-poin yang
10:53akhirnya hampir sepaka,
10:54tapi pada akhirnya melebar
10:56dan tidak mencapai
10:57kata oke
10:58dalam perundingan itu,
10:59Prof. Jakarta.
11:00Dalam kondisi seperti ini,
11:02apakah yang harus dilakukan
11:03kedua pihak,
11:04siapa yang bisa jadi mediator?
11:06Apalagi kalau bisa
11:06soal Selat Hormuz,
11:07banyak negara-negara
11:08yang sudah gerah juga
11:09karena sebagai 20%
11:11urat nadi
11:12perlintasan energi di sana
11:14sampai sekarang ini
11:15masih terganggu begitu, Prof.
11:18Ya,
11:19saat sekarang kondisinya
11:20para pihak berhenti berbicara.
11:22Faktual,
11:23Isamabad
11:23juga mengambil posisi itu.
11:26Artinya para pihak
11:27sudah kembali ke negaranya,
11:28tetapi jangan lupa
11:29bahwa channel-channel diplomatik
11:31itu terus berlangsung.
11:33Ya,
11:34terus berlangsung
11:35untuk tadi
11:35seperti kata Pak Stanislaus,
11:38itu mereka
11:38mengkomunikasikan
11:40kemungkinan-kemungkinan
11:41terburuk
11:42dari pilihan-pilihan
11:43terbuk
11:44yang menjadi pilihan terbaik.
11:45Artinya apa?
11:46Rational choices
11:47itu sedang mereka godok
11:49sampai nanti tanggal 21 April.
11:51Sekarang kalau kita lihat,
11:52pertanyaannya adalah
11:53bagaimana
11:54pihak ketiga
11:55yang
11:56selain
11:57Pakistan
11:58yang menjadi mediator,
11:59saat sekarang kan
12:00kita bisa kembali
12:01ke
12:01histori awal,
12:03misalnya Oman,
12:04Qatar itu kan
12:05sudah menyuarakan
12:06satu
12:06apa itu
12:07kekhawatiran
12:08kawasan
12:09yang bisa
12:09menjadi dukungan
12:11untuk Pakistan
12:12melaksanakan
12:13apa yang disebut
12:13sebagai
12:15trilateral
12:16ataupun
12:16multilateral
12:17talk yang menjebatani
12:18antara Amerika
12:19dengan apa itu
12:20Iran.
12:21Dan kita harus ingat juga
12:22posisi Pakistan
12:24saya kira
12:24tetap akan
12:25memainkan peran
12:25yang penting.
12:26Pertama,
12:27kalau kita ngomong
12:27Selat Hormuz,
12:28dia adalah
12:29koordinator
12:29wilayah
12:30apa itu
12:31administrasi
12:32kelautan
12:33ke sembilan
12:34dari 16
12:34peta wilayah
12:35laut yang ada
12:36di dunia.
12:37Sehingga dia
12:37masih akan tetap
12:38apa itu
12:39menjadi perhitungan
12:40sebagai koordinator
12:41lapangan
12:41terkait dengan
12:42pelaksanaan
12:43keselamatan
12:44keamanan
12:45penggunaan
12:45Selat Hormuz
12:46di wilayah teluk
12:47yang ada di
12:48Selat Hormuz.
12:49Sehingga sekali lagi
12:50keterkaitan Pakistan
12:52dengan Iran
12:53yang dia berbatasan
12:54secara langsung
12:54dia memiliki
12:55kedekatan militer
12:57dengan Amerika
12:58dan dia
12:58memiliki
12:59kepentingan bahwa
13:00dia juga
13:01mengembangkan
13:02teknologi nuklir
13:03bersama-sama
13:04dia sebagai
13:05koordinator
13:05keamanan
13:06keselamatan
13:06apa itu
13:07Selat Hormuz
13:08seakhirnya ini
13:09tetap akan menjadi
13:10anchor
13:11penarik
13:12untuk tetap
13:13dia menjadi
13:13mediator yang
13:14paling efektif
13:15untuk menyelesaikan
13:16apa itu
13:16sengketa yang ada
13:17di Selat Hormuz
13:18saat sekarang.
13:19Karena sebenarnya
13:19kalau dilihat
13:21apakah perbandingannya
13:22Pak Stanis
13:23menggunakan
13:24kekuatan militer
13:24ataupun upaya
13:25diplomasi
13:26masih upaya
13:26diplomasi yang harusnya
13:27dikedepankan ya
13:28dalam kursi sekarang?
13:29harus seperti itu
13:30karena upaya militer
13:31itu akan menciptakan
13:32bencana
13:32jadi perang
13:34itu pasti dampaknya
13:34bencana
13:35apapun bentuknya ya
13:36darah, laut, darah
13:37itu pasti bencana
13:38makanya harus
13:38dibawa ke upaya
13:39diplomasi
13:40tapi kita lihat bahwa
13:42Trump kan menghitung ini
13:43kalau misalnya
13:44dia jadi melakukan
13:45upaya militer
13:45kan dia menggeser
13:46areanya
13:47dari serangan
13:48dan menuju serangan
13:48ke di laut
13:49karena apa?
13:50pesatnya sudah jatuh
13:51tentaranya juga
13:52kita tidak tahu
13:53apakah
13:53mampu menghadapi
13:55perang di Iran
13:56yang mereka sudah
13:57menyiapkan
13:571 juta milisi
13:58belum tentu kan
13:59makanya menggeser ke laut
14:00supaya nanti
14:01perangnya
14:02antar kapal dengan kapal
14:03atau senjata dengan senjata
14:04yang secara
14:05di atas kertas
14:06Amerika diunggulkan
14:07karena di global air power
14:08dia nomor 1
14:08sementara Iran
14:09nomor 15 atau 16
14:10selesinya jauh sekali
14:11dia menggeser itu
14:13dan sambil
14:14dia punya kartu
14:16terus kepada dunia
14:17ini tak tutup
14:18kalau dia tidak mendukung
14:19ini berbahaya
14:20dia kan akan melibatkan
14:21pihak internasional
14:22pihak lain
14:23supaya mendukung dia
14:24tapi di tengah
14:25ancaman Amerika Serikat ini
14:26yang menariknya
14:27sekutu Amerika Serikat
14:28bahkan di NATO
14:29tidak ada yang mendukung
14:30positifnya sekarang
14:31seperti tadi Inggris
14:32PM
14:33Keir Starmer
14:34mengatakan bahwa
14:35tidak akan bergabung
14:36begitu dalam upaya
14:37blokade yang dilakukan
14:38oleh Amerika Serikat
14:39nah bagaimana
14:40perang sekutu ini juga
14:41untuk menghentikan
14:41adanya perang
14:43di wilayah laut
14:44menjadi upaya diplomasi
14:45kita akan bahas
14:46di Sampai Indonesia Malam
14:47sesaat lagi
14:57masih bersama pakar
14:59militer dan intelijen
15:00Universitas Indonesia
15:01Stanislaus Rianta
15:02dan guru besar
15:03hukum internasional UGM
15:04Heribertus Jaka
15:06kita masih membahas
15:07soal penutupan
15:07slat hormus
15:08dan ancaman blokade
15:09dari Amerika Serikat
15:10tapi sampai sekarang
15:11Pak Jaka
15:13Pak Prof Jaka
15:13kita tadi sebelumnya bahas
15:14tidak ada satupun
15:15negara NATO
15:16yang secara tegas
15:18akan berada
15:19di sisi Amerika Serikat
15:20soal ancaman blokade
15:21di pelabuhan Iran
15:23maupun di perairan hormus
15:27satu
15:28NATO
15:29itu memiliki
15:30keterbatasan
15:31dari sisi legal
15:32satu
15:33lalu juga
15:34ada keterbatasan
15:35dari sisi politik
15:36dua
15:36lalu juga
15:37ada kepentingan-kepentingan
15:38praktis yang berbeda
15:39diantara negara-negara
15:41anggota NATO
15:4132 negara
15:43anggota NATO itu
15:44ketika dia ikut
15:45terkait dengan
15:46satu actions
15:47atau military actions
15:48harus disepakati
15:49bulat bersama-sama
15:50saya kira
15:51ini belum terjadi
15:52di konteks
15:54armed conflict
15:54antara Amerika
15:55dengan Iran
15:56satu itu
15:57lalu yang kedua
15:58kalau kita lihat
16:00diversifikasi
16:01suara dari sisi
16:02kepentingan politik
16:03negara-negara
16:04anggota NATO
16:04diversifikasinya itu kan
16:06ada yang nolak keras
16:07nolak
16:08ragu-ragu
16:09setengah hati
16:10terjadi
16:11lalu juga
16:12apa itu
16:13apa
16:14nggak jelas
16:15posisinya gitu ya
16:15nah ini juga
16:16menjadi satu pertimbangan
16:18ketika kita
16:19menentukan
16:20alasan yang ketiga
16:21bahwa
16:21kepentingan
16:22masing-masing
16:22negara anggota NATO
16:23itu juga berbeda
16:25terkait dengan
16:25penggunaan
16:26selaturnus
16:27dari sisi
16:27kepentingan ekonomi
16:28politik
16:29sosial
16:30dan juga pertahanan
16:31saya kira
16:32belum gabung
16:33karena
16:33ya memang
16:34belum ada
16:35apa
16:35justifikasi
16:36dari
16:36tiga hal ini
16:37yang bisa membenarkan NATO
16:39untuk gabung bersama
16:40dengan Amerika
16:40untuk apa itu
16:41membelukade
16:42atau melaksanakan
16:43tindakan
16:44bersama-sama
16:45di selat
16:46bermus ini
16:46belum ada
16:47landasan
16:48NATO
16:48ikut bersama
16:50Amerika Serikat
16:51dalam perang
16:51melawan Iran ini
16:52dan bagaimana juga
16:53Pak Stanis melihatnya
16:55sampai sekarang
16:56sampai bahkan
16:57Trump mengancam
16:58bahwa akan
16:59undur diri aja
16:59dari NATO
17:00atau Israel
17:00mengatakan bahwa
17:01negara-negara Eropa ini
17:02nggak dalam satu posisi ini
17:04padahal perang ini
17:05untuk Eropa
17:06tapi tampaknya
17:06tidak ada yang merasa
17:07bahwa perang ini
17:08untuk mereka
17:08ya jangankan negara Eropa
17:10internal Amerika pun
17:11banyak mengatakan
17:11ini peranya Trump
17:12bukan peranya Amerika
17:13itu pertama
17:14kemudian
17:15negara NATO
17:16saya kira itu berbikin
17:17dari aspek strategis saja
17:18bahwa Iran
17:19itu mempunyai senjata
17:20yang mampu menjangkau
17:22wilayah negara-negara NATO
17:23kalau dia ikut serta
17:24membela Amerika
17:25itu bahaya
17:26Iran bisa nekat juga
17:27makanya itu
17:28sebenarnya yang dikhawatirkan
17:29negara NATO
17:30saat ini negara-negara NATO
17:31lebih baik dia
17:32wait and see saja
17:34mereka mungkin
17:36tidak dirugikan secara langsung
17:37ya di luar
17:38baik ekonomi
17:38tidak kena tindakan langsung
17:40tapi kalau mereka terlibat
17:41dampak itu kan
17:42lebih parah
17:42jadi mereka
17:44meminimalisir dampak
17:45dengan tidak terlibat
17:46di dalam perang itu
17:47saya kira siapapun
17:50presidennya
17:51atau siapapun
17:52kepala negaranya
17:53di NATO
17:53akan mengambil sikap itu
17:54jadi memilih
17:55untuk tidak terlibat
17:56sambil tetap mengamati
17:58karena cukup berbahaya
17:59ketika mereka terlibat
18:00apalagi membela Amerika
18:01rudal Iran
18:02bisa menjangkau mereka
18:03kalau organisasi
18:05Pak Stansilasius
18:06saya memotong
18:07silahkan
18:07kalau toh nanti
18:08Amerika melakukan blokade
18:10NATO saya berani
18:12jamin
18:12pasti dia juga akan
18:13memberikan statement
18:14kami prihatin
18:18Pak Jaka melihat
18:19seperti itu
18:19tetap prihatin
18:20karena memang itu
18:21bukan langkah yang tepat ya
18:22Pak Jaka ya
18:23tidak menguntungkan
18:25tidak menguntungkan
18:26dari sisi hukum
18:27dari sisi politik
18:28dan untuk kepentingan
18:29eksistensi dari NATO
18:31kalau dia nanti
18:32berani mengambil
18:33tindakan itu
18:33ingat
18:34sentimen apa itu
18:35negara-negara
18:37pasca atau
18:38bekas
18:39fakta warsawa
18:39itu juga
18:40menjadi sebuah
18:41kebangkitan
18:41apa itu
18:43jenazah yang sudah mati
18:45dan ini bisa membanggikan
18:46sentimen untuk
18:47melawan NATO
18:47hati-hati dari sisi
18:48geopolitiknya
18:49betul begitu Pak Stansilasius
18:52saya kira itu
18:53dan ini akan
18:54berbahaya bagi Amerika
18:55dan harusnya
18:56Trump menghitung ini
18:57menghitung ini
18:58jadi
18:58ancamannya tidak ada
18:59di dalam negeri
19:00juga nanti
19:01kalau dia mengancam NATO
19:02NATO bisa berbalik
19:03tidak akan mendukung Amerika
19:04saat ini faktanya
19:06sudah sampai
19:06satu bulan lebih
19:08hampir dua bulan
19:08belum ada
19:09negara-negara NATO
19:10yang
19:10secara
19:12menyatakan
19:13dukungan pada Amerika
19:14tidak ada
19:14bahkan di balik layar
19:16kita tahu bahwa
19:18negara-negara yang cukup besar
19:19Rusia
19:20China
19:20itu disebutkan
19:22bahwa justru
19:23malah mendukung
19:24secara
19:24secara
19:25diam-diam
19:26kepada Iran
19:27dan yang menariknya
19:29juga bagaimana
19:30negara-negara
19:30di kawasan Teluk
19:31kita tahu
19:32di awal
19:32perang ini terjadi
19:34yang memang
19:35dekat ke Amerika Serikat
19:37kita katakanlah
19:38Uni Emirat Arab
19:39waktu itu Qatar
19:41mulai menyerang
19:42Iran
19:43tanda kutip
19:43jadi mereka lebih mendukung
19:44Amerika Serikat
19:45tapi tampaknya
19:46saat perang ini
19:47bergulir
19:47sudah satu bulan
19:48tidak demikian
19:49Pak Jaka
19:50tapi kalau perang ini
19:52terus-terusan terjadi
19:53negara di kawasan Teluk
19:54pasti akan kena imbasnya
19:55nah apa sebenarnya
19:56yang bisa dilakukan
19:57dalam kondisi seperti ini
20:00ya
20:00yang pertama
20:01kita juga harus bisa
20:03melihat
20:04situasi kepentingan
20:05Selat Hormuz
20:06perang ini
20:07terhadap
20:07stabilitas kawasan
20:08saya kira dari sisi
20:10apa ekonomi
20:10ini akan merugikan
20:12negara-negara
20:13di kawasan
20:13yang saya kira
20:14mereka akan membentuk
20:15apa yang disebut
20:16sebagai aliansi
20:17yang terdampak
20:18secara langsung
20:19terkait dengan
20:19konflik
20:20yang sedang terjadi
20:21saya kira
20:21assembly of state ini
20:23menjadi apa
20:24semacam kekuatan baru
20:26untuk bisa menekan
20:26dua-duanya
20:27itu satu
20:28lalu yang kedua
20:29saya kira
20:30mereka juga bisa
20:31mengaktifkan channel-channel
20:32atau mekanisme
20:33diplomasi regional
20:34maupun internasional
20:35yang ada misalnya
20:36di BBB
20:37ataupun
20:37kaukus yang ada di
20:39apa
20:39yang sedang berjalan
20:41misalnya dengan Pakistan
20:42yang memiliki
20:42channel untuk
20:43bisa berkomunikasi
20:45secara langsung
20:45kepada dua belah pihak
20:46saya kira ini yang bisa dilakukan
20:48yang ketiga
20:49dari sisi kepentingan praktis
20:50ke depan
20:51negara-negara teluk
20:52harus menyiapkan diri mereka
20:54terkait dengan
20:54contingency plan
20:55untuk perlindungan
20:56perlindungan aset
20:57ataupun warga negaranya
20:59ataupun warga negara asing
21:00yang ini
21:01bisa diakses
21:02dan harus disiapkan
21:03mulai sekarang
21:03saya kira kerjasama
21:05antar negara-negara
21:06apa itu
21:07kawasan
21:07itu menjadi satu
21:08hal yang krusial
21:10untuk segera
21:11dilakukan
21:11sehingga mereka siap
21:13untuk memitigasi
21:14risiko dan juga
21:15menjadi sebuah
21:16kesiapsiagaan bersama
21:18di kawasan itu
21:19termasuk juga
21:20keberpihakan negara teluk
21:21ini sangat penting
21:22ya Pak Stanis
21:22kalau kita lihat
21:23misalnya saat
21:24Bahrin
21:25ke Dewan Keamanan
21:26untuk membuka
21:27saat Hormuz
21:28menggunakan kekuatan militer
21:29itu kan
21:30ditolak
21:30difeto oleh Rusia
21:31dan Cina
21:32karena pada praktiknya
21:33itu menguntungkan
21:34Amerika Serikat
21:34nah bagaimana
21:35sebenarnya negara teluk ini
21:37harus lebih bijak lagi
21:38untuk tidak memihak
21:40salah satu pihak
21:40meskipun ya
21:41lebih dekat ke Amerika Serikat
21:42kondisinya
21:43ya mereka memang lebih dekat
21:44secara Amerika Serikat
21:45ada pangkalan-pangkalan Amerika
21:46di negara-negara tersebut
21:47tapi tidak hanya pangkalan
21:49banyak investor
21:50yang berasal dari Amerika
21:52itu melakukan investasi
21:53di negara-negara teluk
21:54dan mereka sudah teriak
21:55sebenarnya
21:55kepada Trump
21:56untuk mengakhiri perang ini
21:57karena mereka dirugikan
21:58jelas-jelas terdampak
21:59disitu mereka
22:00jelas terdampak
22:00saya kira
22:01ini menjadi
22:02tekanan bagi Trump
22:03jadi Trump itu
22:04nanti
22:05ketika menyatakan
22:07selesai perang ini
22:08bukan karena
22:09atur senjata dengan Iran
22:10bukan karena menang
22:12tapi sebenarnya karena
22:12tekanan politik
22:14tekanan ekonomi
22:14dan nanti akhirnya
22:16akhirnya
22:17Trump akan mengakhiri ini
22:18dugaan saya
22:18dan dia menyatakan
22:19kami telah memenangkan
22:20bertempuran
22:21supaya untuk tetap menjaga
22:23menjaga marwah dia
22:24walaupun nanti
22:25menjaga gengsi AS
22:26dan Iran juga akan menyatakan
22:28bahwa kami telah
22:28mengusir Amerika
22:29itu nanti akan menjadi
22:31akhir dari perang ini
22:32jadi tidak ada yang
22:33tidak ada yang di kalahkan
22:35dan semua mengklaim menang
22:37tapi perlu waktu untuk itu
22:39dan saya kira
22:40yang bisa
22:40mendorong ke situ adalah
22:42tekanan ekonomi
22:43dari dalam negeri Amerika
22:44tekanan politik
22:45kemudian nanti
22:46negara telur
22:48mungkin
22:48mengadakan
22:49harus berkumpul
22:51bersatu
22:51untuk mendorong
22:52seini terjadi
22:53dan tentu juga
22:54didorong oleh negara-negara besar
22:55yang menjadi aktor
22:56di balik ini
22:57seperti Cina
22:58Rusia
23:00kemudian
23:00Israel
23:02juga harus mendorongi
23:03supaya terjadi
23:04tapi how long
23:04berapa lama
23:05harus menunggu
23:06waktu ya
23:07karena sebulan lebih saja
23:08sudah banyak yang goyang
23:09apalagi di Asia
23:10juga terkena
23:11tidak hanya Eropa
23:12ataupun negara-negara
23:13kawasan Teluk saja
23:13ya sebenarnya
23:14perang itu kan bisa dihitungkan
23:15satu hari
23:16butuh berapa duit
23:17ya kan
23:18butuh berapa
23:19peluru
23:20peluru-peluru amunisi
23:22dulu ketika
23:23Trump mengatakan
23:24pertama kali
23:24kami akan melakukan
23:25satu bulan
23:26maksimum satu bulan
23:26itu karena kita hitung
23:27peluru mereka
23:28satu bulan
23:29kuatnya segitu
23:30ini ada olah-olah
23:31jangan-jangan jeda ini
23:33mereka sedang
23:33reload amunisi
23:34mereka perlu mengisi lagi
23:36dan itu tidak mudah
23:37jadi kalau misalnya
23:38nanti perang lagi
23:39ya satu bulan lagi
23:40jeda lagi
23:40misalnya seperti itu
23:42tapi saya melihat
23:43siapa sih yang tahan
23:44dengan adanya perang
23:45ini bencana kok
23:46kita dorong
23:47supaya cepat selesai
23:49selesai tanpa
23:49ada yang di kalahkan
23:50dan mereka pulang
23:51dan kepala tegak
23:52akhirnya ya paling selesai
23:53kemudian
23:53kami telah memenangkan
23:54pertempuran
23:55yang penting sudah selesai
23:57masing-masing
23:57ngeklaim menang
23:58tapi perangnya selesai
24:00siapapun yang mengklaim menang
24:01dua-dua yang mengklaim menang
24:02tidak masalah sebenarnya
24:03untuk warga dunia
24:04yang penting selesai
24:05nah untuk itu
24:06Pak Jaka
24:07sebenarnya yang punya
24:08kekuatan besar lainnya adalah
24:09Rusia dan Tiongkok
24:11karena sebagai negara
24:12permanent five
24:13negara
24:13P5 ini kan
24:15punya kelebihan
24:16secara kekuatan
24:17nah bagaimana
24:18mereka bisa memainkan
24:20upaya diplomasinya
24:21dan juga upaya mendorong
24:22kedua pihak
24:22untuk menghentikan perang ini
24:24saya kira
24:26tekanan secara
24:27nyata
24:27real
24:28berbasis kepentingan
24:29ekonomi politik
24:30di kawasan itu menjadi
24:31hal yang tidak bisa
24:32dihindarkan
24:33terkait dengan
24:34kebutuhan Cina
24:35terkait dengan energi
24:36itu juga menjadi
24:37sebuah hal yang
24:38tidak bisa dinafikan
24:39tapi satu hal yang
24:40bisa kita pastikan
24:41bahwa
24:42negara-negara
24:43di kawasan Teluk
24:43pasti akan menolak
24:45blokade yang dilakukan
24:46oleh Trump
24:47atau Amerika
24:47saya berani bertaruh itu
24:49sehingga
24:50ini juga menjadi
24:51tekanan politis
24:52ekonomi
24:53hukum yang sangat besar
24:54terhadap Trump
24:55saya kira
24:56ini yang
24:57bisa kita harapkan
24:58sehingga nanti
24:59kalau misalnya
25:00terjadi apa itu
25:02perang lagi
25:03blokade ini
25:03atau perang ini
25:04tidak akan berlangsung lama
25:05satu itu
25:05lalu yang kedua
25:06saya sepakat
25:07endingnya nanti
25:08seperti kata Pak Stan
25:09adalah
25:10bahwa ini mereka
25:11akan pergi faktual
25:12tanpa ada satu
25:13pertanggung jawaban
25:14atau akuntabilitas
25:16legitimasi
25:16siapa yang
25:17harus bertanggung jawab
25:19untuk mereparasi
25:20untuk melaksanakan
25:21apa yang disebut
25:22sebagai pertanggung jawaban
25:23hukum
25:24pertanggung jawaban politik
25:24terhadap dunia internasional
25:26saya kira nanti
25:27endingnya pasti
25:27akan faktual
25:28mereka akan pergi
25:29dan sama-sama
25:30saling mengklaim
25:31mereka menang
25:32sehingga
25:32mukanya tidak buruk
25:34di semua pihak
25:35dan yang terjadi adalah
25:36bye-bye
25:37terhadap apa itu
25:38korban
25:39terhadap kerusakan sipil
25:40dan lain sebagainya
25:41jadi risiko
25:42ditanggung masing-masing
25:43dan akan klaim menang
25:44tapi kita harapkan
25:45waktunya ini
25:45segeralah
25:46berakhir
25:47karena secara ekonomi
25:48secara politik
25:49apalagi
25:50bicara soal perang
25:51tidak pernah akan
25:52ada yang diuntungkan
25:53terutama warga sipil
25:54yang semakin banyak
25:56korbannya
25:56semakin lama
25:57perang terjadi
25:58itu yang kita harapkan
25:59perang segera berakhir
26:00jangan sampai ini
26:01berlanjut
26:02terima kasih
26:02Pakan Militer
26:04dan Intelijen
26:04Universitas Indonesia
26:05Pak Stanislaus Rianta
26:07dan juga Guru Besar
26:08Hukum Internasional UGM
26:09Heribertus
26:10Pak Jaka juga
26:11terima kasih
26:12selamat malam
Komentar