Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JEMBER, KOMPAS.TV - Sejumlah siswa di Sukorambi, Jember, Jawa Timur, harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai dengan rakit seadanya untuk pergi ke sekolah. Hal itu dilakukan akibat jembatan yang biasa mereka lalui putus diterjang banjir.

Dengan rakit bambu seadanya, setiap hari sejumlah siswa di Desa Jubung, Jember, Jawa Timur, harus menerjang derasnya arus sungai untuk menuju sekolah mereka yang berada di kampung yang berbeda.

Jembatan penghubung antar kampung putus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu. Rakit menjadi satu-satunya akses warga untuk menyeberang.

Jika tanpa rakit, warga harus berputar sejauh 10 kilometer dengan menggunakan sepeda motor.

Meski bahaya mengancam, hal itu tidak menyurutkan semangat para siswa untuk menuntut ilmu ke kampung seberang.

Jembatan penghubung di Desa Jubung ini telah dua kali putus akibat diterjang banjir, yakni pada Desember 2025 dan Februari 2026.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jembatan karena hal itu sangat penting bagi pendidikan serta roda perekonomian warga.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Biaya Avtur Naik, DPR: Kemenhaj Minta Tambahan Anggaran Rp1,77 Triliun | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/662933/biaya-avtur-naik-dpr-kemenhaj-minta-tambahan-anggaran-rp1-77-triliun-kompas-malam

#siswa #jembatanputus #jember #sekolah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662939/jembatan-putus-diterjang-banjir-siswa-di-jember-bertaruh-nyawa-seberangi-sungai-demi-sekolah
Transkrip
00:00Sejumlah siswa di Sukorambi, Jember, Jawa Timur harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai dengan rakit seadanya untuk pergi ke sekolah.
00:07Itu dilakukan agiwa jembatan yang biasa mereka lalui putus diterjang banjir.
00:16Dengan rakit bambu seadanya, setiap hari sejumlah siswa di desa Jubung, Jember, Jawa Timur harus menerjang derasnya arus sungai untuk
00:25menuju sekolah mereka yang berada di kampung yang berbeda.
00:32Jembatan penghubung antara kampung putus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu.
00:39Rakit adalah satu-satunya akses warga untuk menyeberang.
00:45Jika tanpa rakit, warga harus berputar sejauh 10 km dengan menggunakan sepeda motor.
00:54Meski bahaya mengancam, tidak menyurutkan semangat siswa untuk menuntut ilmu ke kampung seberang.
01:24Jembatan penghubung di desa Jubung ini telah dua kali putus akibat diterjang banjir.
01:29Yaitu pada Desember 2025 dan Februari 2026.
01:35Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jembatan.
01:39Karena hal itu sangat penting bagi pendidikan serta roda perekonomian warga.
01:45Hernawan Mustika, Kompas TV Jember, Jawa Timur
Komentar

Dianjurkan