Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 jam yang lalu
DEPOK, KOMPASTV - Pihak Universitas Indonesia angkat bicara terkait dugaan kasus grup chat bermuatan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum.

Kampus memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.

Melalui Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, menyampaikan bahwa kasus tersebut saat ini tengah dalam proses investigasi oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK).

"Universitas Indonesia memastikan bahwa proses investigasi tengah berjalan secara komprehensif. Saat ini, penanganan kasus sepenuhnya dilakukan oleh Satgas PPK UI," ujar Erwin, Selasa (14/4/2026).

Ia mengungkapkan, terdapat 16 mahasiswa yang diduga terlibat dan saat ini seluruhnya tengah menjalani proses pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Terdapat 16 mahasiswa berstatus sebagai terduga pihak yang terlibat. Seluruhnya sedang menjalani proses pemeriksaan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan keadilan," jelasnya.

UI juga menegaskan komitmennya untuk berpihak kepada korban dengan memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari aspek psikologis hingga bantuan hukum.

"Pendekatan kami mutlak berorientasi pada perlindungan korban. Kami memastikan pendampingan psikologis, bantuan hukum, serta kerahasiaan identitas korban dijaga secara ketat," tegas Erwin.

Sementara itu, Rektor UI, Heri Hermansyah, menyatakan pihak rektorat terus memantau perkembangan penanganan kasus tersebut.

"Kita di rektoran akan memonitor bagaimana penanganan di fakultas. Sama-sama kita monitor, kita lawan," ujarnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Lintang

Baca Juga Pertemuan Prabowo dan Putin di Rusia, Pererat Kerja Sama ESDM dan Konsultasi Geopolitik di https://www.kompas.tv/internasional/662916/pertemuan-prabowo-dan-putin-di-rusia-pererat-kerja-sama-esdm-dan-konsultasi-geopolitik



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/662931/pihak-ui-selidiki-kasus-grup-chat-mesum-16-mahasiswa-fh-jalani-pemeriksaan
Transkrip
00:00Kepada sifitas akademika, rekan-rekan media, dan masyarakat luas,
00:05merespon informasi terkait dugaan kekerasan seksual secara verbal di lingkungan Fakultas Hukum,
00:11Universitas Indonesia memastikan bahwa proses investigasi tengah berjalan secara komprehensif.
00:19Saat ini, penanganan kasus sepenuhnya dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan,
00:25atau Satgas PPK UI.
00:27Terdapat 16 mahasiswa berstatus sebagai terduga pihak yang terlibat.
00:33Seluruhnya sedang menjalani proses pemeriksaan sesuai mekanisme yang berlaku
00:38dengan tetap menjunjung tinggi asas peraduga tak bersalah dan keadilan.
00:44Kami menyadari kasus ini bermula dari ruang komunikasi digital dan memicu respon publik yang luas.
00:51Terkait dinamika sosial yang sempat terjadi di lapangan,
00:54Universitas Indonesia memastikan situasi tersebut telah dikelola dengan baik
00:59sehingga tidak bergembang menjadi konflik fisik.
01:03Kami tegaskan UI bertindak tegas dalam koridor regulasi nasional.
01:08Proses ini berjalan berlandaskan Permendikbud Ristek No. 55 tahun 2024 dan Peraturan Rektor Universitas Indonesia No. 37 tahun 2025.
01:21Pendekatan kami mutlak berorientasi pada pelindungan korban.
01:25Kami memastikan pendampingan psikologis, bantuan hukum, serta kerahasiaan identitas korban dijaga secara ketat.
01:34Nantinya, sanksi akademik akan ditetapkan oleh pimpinan Universitas berdasarkan rekomendasi pembuktian dari Satgas TPK UI.
01:43Oleh karena itu, kami menghimbau publik untuk tidak menyebarluaskan spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi.
01:52Mari bersama-sama menghormati proses yang sedang berjalan.
01:56Universitas Indonesia terus berkomitmen mewujudkan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.
02:05Pembaruan informasi akan kami sampaikan secara berkala melalui kanal resmi institusi.
02:10Terima kasih atas atensi dan dukungannya.
02:41Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
02:44Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
02:48Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, channel 11 di televisi Anda.
02:53Terima kasih atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas
02:55atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas
02:55atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas
02:55atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas
02:55atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas
02:55atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas atas
Komentar

Dianjurkan