Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri SPPG Pondok Kelapa 2, Jakarta Timur.

Nampak tidak ada aktivitas memasak pasca 135 siswa dan guru mengalami keracunan usai menyantap MBG yang disiapkan SPPG tersebut.

Dipo tidak bisa bertemu dengan pengelola yayasan dan mengonfirmasi lebih jauh terkait peristiwa itu.

Ia hanya bertemu dengan penjaga keamanan dan tidak bisa memberikan keterangan resmi terkait hal itu.

Salah satu orang tua siswa SMAN 91 korban keracunan, yakni Adrian Kaharudin menuturkan anaknya mengalami gejala lemas, diare, dan demam usai menyantap MBG.

Dipo juga mewawancarai salah satu guru di SMAN 91, yakni Kristina Saputri. Ia mengalami mual dan demam usai menyantap MBG.

Menurutnya, tidak ada hal yang mencurigakan dari makanan itu, karena menurutnya rasanya enak. Namun tiba-tiba sekitar pukul 14.30 matanya berkunang-kunang dan mual.



Bagaimana menurut Anda?




#mbg #dadanhindayana #motorlistrik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/662789/sppg-pondok-kelapa-2-tak-beroperasi-usai-135-siswa-dan-guru-keracunan-dipo-investigasi
Transkrip
00:12Intro
00:16Pelaksanaan program unggulan pemerintah makan bergizi gratis telah memasuki tahun ke-2
00:21Namun sejumlah persoalan yang timbul seolah tak berkesudahan
00:24Insiden keracunan kembali terjadi di bukota dampaknya 72 siswa harus menjalani perawatan
00:30Tidak hanya persoalan keracunan, prosedur pengawasan pun kini dipertanyakan
00:34Usai viral rencana pendirian dapur MBG yang bersanding dengan tempat pembuangan sampah
00:40Lalu apa sesungguhnya kendala di lapangan hingga membuat implementasi program unggulan pemerintah
00:46Selalu menemui sejumlah masalah
00:48Inilah episode ke-67 di poinvestigasi
00:51Saya Diputur Bagia, saya akan melusuri dan mencari bukti terkait sengkarut persoalan
00:55Program Makan Bergizi Gratis
01:03Setelah saya tiba di Kelurahan Onoklapa, Kecamatan Nurensawit, Jakarta Timur
01:09Yang diduga menjadi titik awal penyebab 135 siswa dan buruh
01:14Alami keracunan, usai menyantap, makan bergizi gratis
01:18Meskipun sudah ditutup, tetapi papan informasi ataupun sepanduk
01:22Bertuliskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
01:25Masih terpasang di SPPG Pondoklapa Dua, Saudara
01:28Saya akan coba lebih mendekat, Saudara, untuk melihat situasinya
01:33Permisi
01:34Pak, izin, Pak! Dipo dari Kompas TV, Pak!
01:39NBG di Seraglo, saya langsung cek
01:42Pak, panggil kepala BGN
01:44Dari sekian puluh ribu dapur sudah kita tutup lebih dari seribu
01:48Jadi memang laporan yang hanya bagus-bagus itu, itu budaya yang tidak baik
01:59Saya berada di jalan Cakung Cilincing, Jakarta Timur
02:03Yang belakangan viral, usai video yang merekam rencana pembangunan dapur MBG
02:09Berdampingan dengan tempat pembuangan sampah
02:12Kalau kita lihat dari selah-selah pintu ini, Bung Carus, bahwa sudah dicopot
02:18Sepanduk ataupun papan informasi bertuliskan SPPG Cakung Timur
02:22Kalau sampai sudah terbangun seperti ini, artinya menurut saya ya
02:27Sudah ada komunikasi dengan Oknum di pihak internal BGN
02:31Yang mungkin sudah memberikan lampu kuning, bahkan lampu hijau
02:34Dan dijanjikan untuk bisa mendapatkan izin operasional
02:38Saya akan datangi satu dealer ya, Bung Carus
02:41Yang merupakan produsen dari motor listrik MBG
02:45Dan ini adalah pagarnya, Bung Carus?
02:47Sudah digembok sekarang
02:48Saya akan coba lihat ya
02:50Oke
02:57Atas nama Badan Gigi Nasional, saya menyampaikan huruf prihatin
03:01Untuk para penerima manfaat yang mengalami kejadian
03:04Dan mohon maaf atas kejadian tersebut
03:06Ada kurang lebih 1.750 SPPG yang kita suspend sementara
03:19Ini adalah kolam ipal
03:21Kemudian akhirnya di ujung kondisinya harus dalam keadaan sudah bening
03:25Dan ini yang tidak ditemukan di SPPG Pondok Lapa 2
03:30Apakah kemudian di tengah efisiensi saat ini
03:33Menjadi pilihan yang tepat untuk BGN mengadakan motor listrik
03:36Dan digunakan oleh kepala SPPG
03:40Suruh saya tiba di kelurahan Pondok Lapa
03:43Kecamatan Nurensawit, Jakarta Timur
03:46Yang diduga menjadi titik awal
03:48Penyebab 135 siswa dan guru
03:51Alami keracunan, usai menyantap, makan bergizi gratis
03:55Saya akan menginvestigasi saudara secara langsung ke dapur MBG
03:59Atau Satuan Pelayanan Pembunuhan Gizi
04:02Pondok Kelapa 2
04:03Yang mendistribusikan makanan keempat sekolah yang kemudian terdampak keracunan
04:08Namun sebelum itu saudara saya akan jelaskan terlebih dahulu
04:11Duduk perkara insiden keracunan
04:14Yang kembali terjadi di bukota DKI Jakarta
04:21Insiden keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis
04:24Bermula pada hari Kamis 2 April 2026
04:27Kala itu pagi hari Satuan Pelayanan Pembunuhan Gizi atau SPPG Pondok Kelapa 2
04:32Mendistribusikan menu makan bergizi gratis
04:35Sedikitnya keempat sekolah penerima manfaat
04:37Yakni SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, SDN Pondok Kelapa 09, dan SMA N91 Jakarta
04:45Menu yang disajikan beragam mulai dari spageti bolonais, bola-bola daging, orak-arik tahu telur, sayuran campur, hingga puah stroberi
04:54Lalu di hari yang sama tepatnya pada sore hari
04:57Pihak pengelola SPPG Pondok Kelapa 2 menerima laporan dari para guru
05:01Terkait kondisi sejumlah siswa yang disebut mengalami kejala sakit perut, diare, hingga mual
05:07Usai mengonsumsi menu makan bergizi gratis
05:09Dan pada hari Jumat 3 April 2026
05:13Berdasarkan data Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Durensawit
05:17135 siswa dan guru alami keracunan
05:2072 di antaranya menjalani observasi dan perawatan di 3 rumah sakit berbeda
05:25Yaitu Rumah Sakit Khusus Daerah atau RSKD Pondok Kelapa
05:29RSKD Durensawit dan Rumah Sakit Haru
05:33Menanggapi insiden tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi
05:38Nanik Sudariyati Deang meminta maaf dan menyebut pihaknya akan bertanggung jawab
05:43Termasuk menanggung seluruh biaya pengobatan 72 siswa
05:47Hasil investigasi Badan Gizi Nasional mencatat
05:50Dugaan sementara insiden keracunan terjadi
05:53Karena makanan yang didistribusikan kepada para siswa
05:56Dalam kondisi tidak segar
05:57Akibat jeda waktu yang terlalu lama
05:59Antara proses memasak dan konsumsi
06:02Tak hanya itu, BGN juga menemukan kondisi dapur
06:05Tata letak hingga instalasi pengolahan air limbah atau IPAL
06:09Di SPPG Pondok Kelapa II belum memenuhi standar
06:12BGN pun mengambil langkat gas dengan menutup SPPG Pondok Kelapa II
06:16Untuk waktu yang tidak terbatas
06:20Saya tadi sudah melihat sebagian besar yang urban terdampak
06:27Memang diduga dari makanan pageti
06:35Diduga
06:36Tapi saya tidak mau berada-ada
06:39Nanti biar laboratorium atau biaya yang bertanggung jawab
06:43Yang akan menyampaikan secara terbuka
06:46Saya berada di Jalan Haji Dogon
06:48Ini adalah salah satu mobil
06:50Satuan pelayanan pemenuhan gizi ya
06:52Yang melintasi daerah ini
06:53Karena saya mendapatkan informasi bahwa
06:55Di area Pondok Kelapa
06:58Durungin Sawit, Jakarta Timur ini memang ada beberapa SPPG yang kemudian beroperasi
07:02Dan saya akan tunjukkan saudara
07:03Bangunan berwarna biru itu adalah SPPG Pondok Kelapa II
07:08Yang sudah ditutup oleh para gizi nasional
07:11Untuk waktu yang tidak terbatas
07:23Saya akan coba lebih mendekat saudara untuk melihat seperti apa
07:27Situasi SPPG Pondok Kelapa II usai ditutup secara kasat mata ya
07:30Kalau bisa ditunjukkan
07:33Pagar
07:34Dalam kondisi tertutup
07:37Meskipun sudah ditutup tetapi
07:40Papan informasi ataupun sepanduk
07:42Bertuliskan satuan pelayanan pemenuhan gizi
07:48Masih terpasang di SPPG Pondok Kelapa II
07:52Saya akan coba lebih mendekat saudara untuk melihat situasinya
07:58Bisa dilihat ya ini nampak terkunci
08:03Permisi
08:06Pak izin pak
08:07Dipo dari Kompas TV pak
08:10Pak izin
08:11Boleh ketemu sama pengelola SPPG pak
08:16Gimana pak
08:16Sudah tidak ada kegiatan
08:18Oh sudah tidak ada kegiatan
08:19Ini sudah ditutup sementara waktu ya pak ya
08:23Sudah tidak memasak makanan untuk sekolah-sekolah ya pak ya
08:29BGN ya pak ya
08:30Kalau saya izin untuk masuk boleh pak
08:31Oh sedang ada perbaikan
08:38Itu perbaikannya berarti untuk rekomendasi dari BGN
08:41Untuk diperbaiki itu seperti apa
08:42Mungkin sepertinya saya tidak bisa menjelaskan ketujuannya ini
08:46Ini kasus keracunan baru pertama kali pak?
08:49Kalau untuk?
08:50Ya
08:50Baru pertama kali ya?
08:53Oh
08:54Terima kasih ya pak
08:58Saya akan tunjukkan lagi saudara
08:59Tadi saya mendapatkan informasi dari tugas keamanan dari SPPG Pondok Kelapa II
09:03Yang menyebut bahwa betul SPPG ini sudah tidak beroperasi tetapi ada sejumlah renovasi
09:07Itu ada renovasi ya yang sedang dilakukan di dalam
09:13Tampaknya ada sejumlah sisi yang kemudian diperbaharui
09:18Untuk bagian tersebut yang sedang dirapikan ini memang belum dicet corona biru sesuai dengan warna khas dari SPPG tetapi sedang
09:26didempul ya
09:27Dan kemudian dipersiapkan mungkin untuk fasilitas penunjang
09:33Apakah betul ini salah satu upaya untuk kemudian meningkatkan kualitas dari SPPG Pondok Kelapa II?
09:40Sayangnya saya tidak bisa mengonfirmasi lebih jauh karena tadi sudah dijawab ya
09:46Dan juga sudah dijelaskan oleh petugas keamanan setempat bahwa saya belum bisa bertemu dengan kepala SPPG ataupun pengelola yayasan
09:54Meskipun ada satu mobil ya bisa dikatakan mobil yang cukup mewah berada di dalam SPPG Pondok Kelapa II
10:03Dari anak saya sih kemarin itu dari pihak MPG kan memberikan menu yang dibilang ada spagetinnya
10:13Selang berapa jam, 3 atau 4 jam itu langsung bereaksi
10:17Kalau anak saya badannya lemas, kemudian diare, kemudian badannya panas gitu
10:25Sampai 39 sih
10:34Saudara tidak hanya siswa yang kemudian mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis
10:40Tetapi juga guru dan juga tenaga pendidik yang kemudian juga mengalami keracunan
10:45Salah satu sekolah yang kemudian terdampak adalah SMA N91 Jakarta
10:50Saya akan berbincang dengan salah satu guru yang mengalami keracunan ketika peristiwa tersebut terjadi
10:56Bu Kristina, terima kasih untuk wakunya Bu
10:59Iya
10:59Bu Kristina, saya izin konfirmasi, apakah Ibu salah satu yang terdampak dari makan bergizi gratis?
11:04Iya
11:05Waktu itu saya makan, pas setengah tiga itu agak burem mata saya
11:11Kemudian saya pulang, lemes, malamnya meriang, paginya sangat meriang
11:17Sampai sempat minum obat anti demam, besoknya baru perut sakit, mau makan itu mual
11:28Mau makan mual
11:29Iya
11:30Mohonlah Bu, sebelumnya itu Ibu makan menu dimakan bergizi gratis yang dibagikan di sini
11:35Iya
11:36Menunya saat itu apa saja Bu?
11:37Spageti, bakso, tahu, strawberry
11:41Spageti, bakso, tahu, strawberry
11:43Iya
11:43Oke, dan Ibu mencicipi semuanya?
11:46Yang banyak strawberry-nya
11:48Yang banyak strawberry-nya sama bakso
11:49Saat itu mungkin ada aroma atau rasa yang agak mencurigakan atau seperti apa?
11:54Rasanya enak gitu, enak gitu
11:56Tapi tiba-tiba setengah tiga itu matanya sudah punang-punang
12:15Setelah selain keracunan, tetapi yang penting untuk kemudian didalamnya adalah bagaimana kemudian pengawasan implementasi program magam bergizi gratis
12:23Saya berada di Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Timur yang belakangan viral, usai video yang merekam rencana pembangunan dapur MBG atau
12:34SPPG berdampingan dengan tempat pembuangan sampah
12:37Saya akan coba berdekat saudara dan bisa dilihat di titik saya berdiri saat ini adalah tempat pembuangan sampah yang ada
12:44di Jalan Cakung Cilincing dan tidak hanya itu, tetapi ada mobil pengangkut sampah
12:50Dan ini adalah robak-robak sampah ya, yang ada di sekitar Jalan Cakung Cilincing
12:56Bang izin bang, dipot dari Kompas TV bang, bang mau nanya sebentar aja, ini CPS udah dari lama atau gimana?
13:01Udah lama banget
13:02Udah lama banget?
13:05Udah, 2008 nggak ada
13:072008?
13:08Iya
13:09Oke, artinya hampir 20 tahun?
13:11Hampir
13:12Oke, tapi abang tau sebenernya rencana pembangunan dapur MBG ini?
13:16Sudah tau
13:17Sudah tau
13:17Cuman kenapa dari tim interview bisa jolok gitu
13:24Dan bisa dilihatnya sangat dekat sekali, ini tempat pembuangan sampah dan ini adalah
13:28area ataupun gedung yang rencananya digunakan
13:34untuk kemudian dipersiapkan sebagai dapur MBG atau Pungsatuan Pelayanan Pemunuhan Gizi Cakung Timur
13:42Saya akan coba lebih mendekat dan melihat kondisinya
13:48mungkin bisa ditunjukkan ya dari sela-sela seng ini
13:52bahwa sudah terkonfirmasi oleh Badan Kisit Nasional setelah video viral menunjukkan rencana pembangunan dapur MBG ini bersanding dengan tempat pembuangan
14:05sampah
14:05karena BGN secara resmi sudah merejek atau membatalkan perizinan dari SPPG Cakung Timur
14:14dan bisa dilihatnya sudah tidak ada lagi
14:19Spanduk bertuliskan SPPG yang dipasang di area ini
14:23saya akan tunjukkan di sebelah sana
14:25ada semacam
14:27toren ya
14:29bertuliskan IPAL
14:30instalasi pengolahan air limbah
14:33yang artinya sebelumnya
14:35dipersiapkan
14:37sebagai salah satu persyaratan untuk membangun dapur MBG ataupun SPPG
14:50setelah saya berdiri di area Cakung Timur tidak sendiri
14:53tetapi didampingi oleh Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Bung Charles honoris Bung Charles
14:58terima kasih waktunya
14:59terima kasih sama-sama Mas Dipo
15:01Bung Charles kita berdiri persis
15:03di depan tempat yang semula direncanakan akan menjadi dapur MBG ataupun SPPG
15:09dan menjadi viral karena bisa dilihat berdampingan bersandingan secara langsung
15:14dengan tempat pembuangan sampah
15:15tanggapan anda terkait fenomena ini Bung Charles
15:17ya kita mengapresiasi teman teman atau masyarakat ya publik
15:21yang akhirnya bisa memviralkan
15:23ada lokasi seperti ini yang hampir saja dijadikan SPPG untuk program MBG
15:28dan ini membuktikan bahwa penentuan titik
15:31pendirian SPPG
15:33ya total kelolanya buruk gitu ya
15:36makanya kita melihat dalam satu tahun lebih
15:38program MBG ini sudah berjalan
15:40banyak sekali permasalahan di lapangan ya
15:43baik itu kasus keracunan dan lain sebagainya
15:46beberapa jarak Bung Charles
15:48kita langsung bertemu dengan tempat pembuangan sampah
15:53apakah hal ini pemilihan tempat termasuk juga hampir saja
15:57SPPG ini beroperasi membuktikan bahwa ada kelalaian pengawasan
16:01yang dilakukan oleh BGN
16:02ya saya rasa seperti itu ya
16:03karena saya sempat mengecek ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta
16:07tentang tempat ini ketika baru viral
16:10tapi yang disampaikan kepada kita memang kewenangan sepenuhnya ada di BGN
16:14karena Dinas Kesehatan itu nantinya akan menilai dan memberikan SLHS
16:18sedangkan karena ini belum beroperasi
16:21sehingga SLHS juga belum diajukan kepada Dinas Kesehatan
16:24saya ingin tunjukkan ya
16:25kalau kita lihat dari celah-celah pintu ini Bung Charles
16:30bahwa sudah dicopot
16:31spanduk ataupun papan informasi bertuliskan SPPG Cakung Timur
16:35saya memang sangat menyayangkan bahwa pendirian SPPG
16:39selama ini kok terkesan ada komersialisasi di situ
16:43sehingga pemilik-pemilik dapur ini kan tidak semuanya punya niat yang sama ya
16:49bahwa kita mengakui lah ada dapur-dapur yang baik ya
16:52penyajiannya baik, misi yang diberikan juga bagus
16:55tapi karena pemilik dapur itu berbeda-beda
16:59sehingga ada juga pemilik dapur yang mungkin mencari keuntungan yang besar dari proyek seperti ini
17:05kalau sampai sudah terbangun seperti ini
17:07bahkan sudah ada ifalnya
17:09artinya menurut saya ya, ini asumsi dari saya
17:12sudah ada komunikasi dengan Oknum di pihak internal BGN
17:16yang mungkin sudah memberikan lampu kuning bahkan lampu hijau
17:19untuk proyek ini bisa diteruskan dan dijanjikan untuk bisa mendapatkan izin operasional
17:23saya ingin pemerintah tegas dalam hal ini
17:27memberikan efek jerah kepada dapur-dapur SPPG
17:30untuk bisa memproduksi sesuatu yang berkualitas dan bergizi bagi anak-anak
17:34bagi dapur yang menyebabkan keracunan harus ditutup secara permanen
17:41MBG di Surangra
17:43saya langsung cek
17:46panggil kepala BGN
17:48saya kirim orang-orang saya ngecek
17:50dari sekian puluh ribu dapur sudah kita tutup lebih dari seribu
17:55dan yang kita lakukan sekarang adalah sertifikasi
17:59jadi kalau dapur kamu mau survive lebih dari beberapa bulan
18:06kamu harus lulus sertifikasi kebersihan
18:09sertifikasi keamanan makanan
18:12di cek ke airnya gimana
18:15kemudian omprengnya di
18:18semua itu ada kriterianya
18:20dan kalau nggak beres ditutup
18:22jadi memang laporan yang
18:27laporan yang hanya
18:30bagus-bagus itu
18:31itu budaya yang tidak baik
18:38atas nama badan gizi nasional
18:40saya menyampaikan buruk prihatin
18:42untuk para penerima manfaat yang mengalami kejadian
18:45dan mohon maaf atas kejadian tersebut
18:47ada yang menyebut
18:48bahwa ini merupakan kelalaian
18:49dari BGN
18:51terkait dengan pengawasan
Komentar

Dianjurkan