Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Penasihat media Presiden Iran mengungkapkan bahwa kesempatan belum hilang, meski perundingan Amerika Serikat dan Iran di Pakistan pada Sabtu (11/04/2026) lalu berakhir tanpa kesepakatan.

Iran menyatakan kedua negara telah menyampaikan tuntutan dan setidaknya mencapai pemahaman mengenai posisi masing-masing.

Penasihat Presiden Iran tersebut juga menyarankan agar China dan Rusia ikut berperan sebagai mediator dalam negosiasi tahap selanjutnya.

Tahap tersebut dinilai sangat penting karena baik Amerika Serikat maupun Iran akan mengevaluasi tanggapan satu sama lain.

Baca Juga KERAS! Iran Ungkap Tak Gentar dengan Ancaman Trump: Tanda Kekalahan AS! | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/662730/keras-iran-ungkap-tak-gentar-dengan-ancaman-trump-tanda-kekalahan-as-kompas-pagi

#iran #as #negosiasi #china #rusia

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/662734/penasihat-presiden-iran-blak-blakan-negosiasi-dengan-as-usulkan-china-rusia-jadi-mediator
Transkrip
00:01Penasihat media Presiden Iran mengungkap kesempatan belum hilang
00:05meski perundingan AS dan Iran di Pakistan pada Sabtu lalu berakhir tanpa kesepakatan.
00:11Iran menyatakan kedua negara telah menyampaikan tuntutan dan setidaknya mencapai pemahaman tentang posisi masing-masing.
00:18Penasihat Presiden Iran menyebut menyarankan agar Tiongkok dan Rusia ikut berperan jadi mediator dalam negosiasi tahap selanjutnya.
00:28Tahap itu akan menjadi sangat penting kerana baik AS dan Iran akan mengevaluasi tanggapan satu sama lain.
01:00Terima kasih telah menonton!
01:09Terima kasih telah menonton!
01:10Selamat menonton!
01:11Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan