00:00Terima kasih Anda masih menyaksikan kompas yang saudara sesosok jenazah pria ditemukan di dalam mobil di Sleman, Yogyakarta.
00:07Diduga jenazah berada di dalam mobil selama satu bulan.
00:18Warga dusun Tiasan, condong catur Depok, Sleman, Yogyakarta digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah di dalam sebuah mobil.
00:28Saat itu warga yang tengah gotoh royong hendak menurunkan pasir di belakang balai dusun, namun terhalang mobil yang diparkir di
00:35sisi bangunan.
00:36Warga pun berinisiatif memindahkan mobil, namun dikejutkan dengan bau menyengat dari dalam mobil.
00:45Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi.
00:48Dari hasil penyelidikan sementara, jenazah diperkirakan telah meninggal dunia satu bulan lalu.
00:52Identitas korban dan dugaan penyebab kematian korban belum diungkap polisi, karena masih harus memastikan lewat proses penyelidikan.
01:02Karena warga mau pindahin mobil, karena mau ambil pasir di belakang datanya kok, mobil lagi itu disentuh kok, bau.
01:12Terus langsung hubungi ke polisi, kita ke sini.
01:15Pertanyaan awal kita lihat kok udah ada orang keletak di dalam.
01:20Di situ jenazah?
01:21Udah kering.
01:22Ya, seperti kiraannya sekitar satu bulan.
01:27Kira-kira pembunuhan atau seperti apa?
01:30Sementara kami belum simpulkan karena masih dalam penyelidikan.
01:34Tapi data awal dia pergi dari rumah, sering pergi dari rumah tanpa pamit.
01:40Orang Jogja juga?
01:41Orang Anjepara.
01:44Usah dilakukan penyelidikan awal oleh tim Inafis Polresta Sleman.
01:47Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Diy.
01:52Michael Aryawan, Kompas TV, Yogyakarta.
02:01Informasi terkini soal penemuan jasad pria di dalam mobil, kita bergabung dengan Jurnalus Kompas TV, Michael Aryawan di Yogyakarta.
02:09Michael, untuk saat ini terakhir jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Diy.
02:15Lalu bagaimana perkembangan terbaru, apakah sudah diketahui identitas dan penyebab kematian korban?
02:23Ya, selamat siang Juno dan saudara.
02:25Informasi terbaru yang kamu perima bahwa jenazah telah dipulangkan ke kampung halamannya di Jepara, Jawa Tengah.
02:32Tentu saja setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak polisian.
02:36Nah, dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Diy.
02:42Yogyakarta, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan bekas penganyayaan ataupun benda tumpul dan benda tajam di tubuh korban.
02:52Namun memang diakui korban lebam berwarna merah muda dikarenakan adanya keracunan gas karbon monoksida.
03:02Nah, ini diduga disebabkan karena korban terlalu lama di dalam mobil.
03:08Nah, kemudian juga dilakukan penyelidikan terhadap siapa identitas dari korban dan diketahui korban adalah seorang mahasiswa yang diterima datanya oleh
03:23pihak polisian berinisial ALB dan warga Jepara, Jawa Tengah.
03:28Nah, kemudian pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kematian korban sehingga mereka menolak untuk dilakukan otopsi.
03:38Berikut penjelasan dari Kasih Humas Polreta Sleman, Argo Anggoro yang kami temui beberapa saat lalu.
03:46Sudah melakukan penyelidikan dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Inafis dan Rumah Sakit Bayangkara.
03:53Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap jenazah.
03:57Hanya ada ditemukan dugaan keracunan CO2 karena terlalu lama berada di dalam mobil yang menyalang.
04:05Keluarga sudah ikhlas terkait musibah ini, jenazah tidak berkenan diotopsi oleh keluarga, dan jenazah sudah dibawa ke Jepara.
04:14Dengan ini, kasus kita nyatakan ditutup.
04:19Ya, dengan adanya kesimpulan bahwa tidak adanya tanda-tanda kekerasan, tidak ada dugaan penganiayaan terhadap korban, sehingga kasus ini pun
04:29dinyatakan ditutup oleh Polreta Sleman.
04:31Juno.
04:32Baik, terima kasih atas laporan kepada Junos Kompas TV, Michael Aryawan dari Yogyakarta.
Komentar