Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SLEMAN, KOMPAS.TV - Sesosok jenazah pria ditemukan di dalam mobil di Sleman, Yogyakarta. Diduga, jenazah berada di dalam mobil selama satu bulan.

Warga Dusun Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah di dalam sebuah mobil.

Saat itu, warga yang tengah gotong royong hendak menurunkan pasir di belakang balai dusun, namun terhalang mobil yang diparkir di sisi bangunan.

Warga pun berinisiatif memindahkan mobil, namun dikejutkan dengan bau menyengat dari dalam mobil.

Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi. Dari hasil penyelidikan sementara, jenazah diperkirakan telah meninggal dunia satu bulan lalu.

Identitas korban belum dan dugaan penyebab kematian korban belum diungkap polisi karena masih harus memastikan lewat proses penyelidikan.

Usai dilakukan penyelidikan awal oleh tim Inafis Polresta Sleman, jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

Informasi terkini soal penemuan jasad pria didalam mobil, kita bergabung dengan Jurnalis KompasTV, Michael Aryawan di Yogyakarta.

Baca Juga Tim SAR Evakuasi 2 Jenazah Korban Laka Mobil Masuk Jurang, Medan Curam Jadi Kendala di https://www.kompas.tv/regional/662244/tim-sar-evakuasi-2-jenazah-korban-laka-mobil-masuk-jurang-medan-curam-jadi-kendala

#jenazah #yogyakarta #mobil

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/662597/geger-jenazah-pria-ditemukan-di-dalam-mobil-di-sleman-korban-merupakan-mahasiswa-asal-jepara
Transkrip
00:00Terima kasih Anda masih menyaksikan kompas yang saudara sesosok jenazah pria ditemukan di dalam mobil di Sleman, Yogyakarta.
00:07Diduga jenazah berada di dalam mobil selama satu bulan.
00:18Warga dusun Tiasan, condong catur Depok, Sleman, Yogyakarta digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah di dalam sebuah mobil.
00:28Saat itu warga yang tengah gotoh royong hendak menurunkan pasir di belakang balai dusun, namun terhalang mobil yang diparkir di
00:35sisi bangunan.
00:36Warga pun berinisiatif memindahkan mobil, namun dikejutkan dengan bau menyengat dari dalam mobil.
00:45Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi.
00:48Dari hasil penyelidikan sementara, jenazah diperkirakan telah meninggal dunia satu bulan lalu.
00:52Identitas korban dan dugaan penyebab kematian korban belum diungkap polisi, karena masih harus memastikan lewat proses penyelidikan.
01:02Karena warga mau pindahin mobil, karena mau ambil pasir di belakang datanya kok, mobil lagi itu disentuh kok, bau.
01:12Terus langsung hubungi ke polisi, kita ke sini.
01:15Pertanyaan awal kita lihat kok udah ada orang keletak di dalam.
01:20Di situ jenazah?
01:21Udah kering.
01:22Ya, seperti kiraannya sekitar satu bulan.
01:27Kira-kira pembunuhan atau seperti apa?
01:30Sementara kami belum simpulkan karena masih dalam penyelidikan.
01:34Tapi data awal dia pergi dari rumah, sering pergi dari rumah tanpa pamit.
01:40Orang Jogja juga?
01:41Orang Anjepara.
01:44Usah dilakukan penyelidikan awal oleh tim Inafis Polresta Sleman.
01:47Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Diy.
01:52Michael Aryawan, Kompas TV, Yogyakarta.
02:01Informasi terkini soal penemuan jasad pria di dalam mobil, kita bergabung dengan Jurnalus Kompas TV, Michael Aryawan di Yogyakarta.
02:09Michael, untuk saat ini terakhir jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Diy.
02:15Lalu bagaimana perkembangan terbaru, apakah sudah diketahui identitas dan penyebab kematian korban?
02:23Ya, selamat siang Juno dan saudara.
02:25Informasi terbaru yang kamu perima bahwa jenazah telah dipulangkan ke kampung halamannya di Jepara, Jawa Tengah.
02:32Tentu saja setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak polisian.
02:36Nah, dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Bayangkara, Polda, Diy.
02:42Yogyakarta, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan bekas penganyayaan ataupun benda tumpul dan benda tajam di tubuh korban.
02:52Namun memang diakui korban lebam berwarna merah muda dikarenakan adanya keracunan gas karbon monoksida.
03:02Nah, ini diduga disebabkan karena korban terlalu lama di dalam mobil.
03:08Nah, kemudian juga dilakukan penyelidikan terhadap siapa identitas dari korban dan diketahui korban adalah seorang mahasiswa yang diterima datanya oleh
03:23pihak polisian berinisial ALB dan warga Jepara, Jawa Tengah.
03:28Nah, kemudian pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kematian korban sehingga mereka menolak untuk dilakukan otopsi.
03:38Berikut penjelasan dari Kasih Humas Polreta Sleman, Argo Anggoro yang kami temui beberapa saat lalu.
03:46Sudah melakukan penyelidikan dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Inafis dan Rumah Sakit Bayangkara.
03:53Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap jenazah.
03:57Hanya ada ditemukan dugaan keracunan CO2 karena terlalu lama berada di dalam mobil yang menyalang.
04:05Keluarga sudah ikhlas terkait musibah ini, jenazah tidak berkenan diotopsi oleh keluarga, dan jenazah sudah dibawa ke Jepara.
04:14Dengan ini, kasus kita nyatakan ditutup.
04:19Ya, dengan adanya kesimpulan bahwa tidak adanya tanda-tanda kekerasan, tidak ada dugaan penganiayaan terhadap korban, sehingga kasus ini pun
04:29dinyatakan ditutup oleh Polreta Sleman.
04:31Juno.
04:32Baik, terima kasih atas laporan kepada Junos Kompas TV, Michael Aryawan dari Yogyakarta.
Komentar

Dianjurkan