Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

KOMPAS.TV - Presiden ke-7 RI Joko Widodo merespons Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla yang meminta dirinya menunjukkan ijazah aslinya.

Menurut Jokowi, bukan kewajiban dia menunjukkan ijazahnya. Jokowi menilai pihak yang menuduh ijazahnya palsu yang membuktikan tuduhan tersebut.

"Memang mestinya yang menuduh itu yang membuktikan. Bukan saya disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh. Kebalik-balik itu," kata Jokowi di Solo, Jumat (10/4/2026).

Adapun JK meminta Jokowi menunjukkan ijazahnya agar polemik ijazah palsu tak berlarut-larut.

JK menyampaikan itu saat melaporkan Rismon Sianipar karena merasa dituding mendanai kasus dugaan ijazah palsu.

Video editor: Novaltri

#jokowi #jusufkalla #ijazahjokowi

Baca Juga Jawab Polda Metro soal RJ Rismon Sianipar di Kasus Ijazah Jokowi di https://www.kompas.tv/nasional/662096/jawab-polda-metro-soal-rj-rismon-sianipar-di-kasus-ijazah-jokowi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/662112/full-jokowi-buka-suara-soal-diminta-jusuf-kalla-tunjukkan-ijazah-asli
Transkrip
00:00Mestinya yang menuduh itu yang membuktikan.
00:30Ya, selesai. Saya yakin itu Pak Jokowi akan hidup.
00:33Karena daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun.
00:55Saya tidak ingin berspekulasi, serahkan semuanya pada proses hukum yang ada.
01:06Kalau terkait Pak Jika yang meminta Pak Jokowi untuk menunjukkan ijazah aslinya seperti apa?
01:12Itu juga serahkan pada proses hukum yang ada.
01:16Dan memang mestinya yang menuduh itu yang membuktikan.
01:25Bukan saya disuruh menunjukkan.
01:29Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh balik-balik itu.
01:37Kalau terkait ini kan Pak Jika sampai melaporkan Pak Rismon ke polisi seperti apa Pak Tanda?
01:43Ya, bagus. Diserahkan ke proses hukum itu hal yang bagus. Bagus.
01:50Berarti kalau untuk terkait tokoh besar yang sempat di omongan Pak Jokowi dulu itu,
01:59ada termasuk yang di omongan Pak Rismon ini nggak?
02:02Saya nggak mau berspekulasi mengenai nama.
02:06Karena itu perlu bukti-bukti fakta-fakta hukum.
02:10Jadi ini juga sama.
02:11Serahkan semuanya pada proses hukum yang ada.
02:16Pendurung atau kasus ini segera naik ke pengadilan?
02:20Ya, pengen saya seperti itu.
02:22Secepat-cepatnya, ini kan sudah hampir satu tahun.
02:28Segera B21 dan diserahkan kepada pengadilan untuk nanti kita bisa menunjukkan
02:37mana yang benar, mana yang nggak benar.
02:40Kalau diminta hakim untuk menunjukkan ijazah asli, itu akan saya tunjukkan.
02:44Baik SD, SMP, SMA, S1, semuanya akan saya tunjukkan.
02:50Itu juga di pengadilan ya Pak?
02:51Iya, forumnya jelas. Forum hukumnya ada di pengadilan.
02:57Kalau Pak Jika menilai dari permasalahan ijazah palsu ini kan sampai memecah masyarakat.
03:02Tidak, ini kan hanya urusan sebetulnya urusan pribadi saya karena saya merasa difitnah dan dicemarkan nama saya.
03:14Itu saja.
03:15Pak, kemarin juga sempat beredar bahwa apa namanya Pak Arisman itu di Danai Bapak.
03:21Itu gimana itu Pak?
03:22Logikanya ya, logikanya.
03:24Beliau belum ini tersangka, ya kan?
03:28Kemudian minta RJ ke Polda Metro Jaya ke Penyidik karena kewenangan ada di sana.
03:33Tetapi harus memohon maaf kepada yang dituduh kepada saya.
03:45Saya maafkan.
03:47Masa yang dituduh malah memberi duit logikanya gimana sih?
03:53Oh yang tersangka beliau-beliau kesini kita maafkan kok saya masih memberi duit itu gimana logikanya?
03:59Ya harusnya beliau-beliau yang tersangka itu memberi duit ke saya supaya dimaafkan.
04:04Logikanya seperti itu, jangan dibalik-balik lah.
04:09Apalagi duit segede itu.
04:12Berarti membantah adanya uang 50M yang mengalir ke Risman itu ya?
04:16Lah logikanya kan seperti itu.
04:18Gimana duit segede itu?
04:20Dari mana?
04:24Ya, udah.
04:25Terima kasih.
04:27Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan