Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen pada 2026.

Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 4,8 persen pada Oktober 2025. Revisi tersebut tercantum dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April 2026. Penyebabnya adalah hambatan kenaikan harga minyak dan sentimen penghindaran risiko atau capital outflow.

Proyeksi Bank Dunia ini juga lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,1 persen pada 2025.

Indonesia sebenarnya tidak sendiri. Secara regional, kawasan Asia Timur dan Pasifik pun diproyeksikan melambat.

Pertumbuhan diperkirakan turun dari 5 persen pada 2025 menjadi 4,2 persen pada 2026, dengan penyebab yang sama, yaitu perang. Tiongkok diperkirakan tumbuh 4,2 persen pada 2026.

Baca Juga Gencatan Senjata AS dan Iran-Dampaknya: Peluang Negosiasi Politik, Ekonomi & Kepentingan Indonesia di https://www.kompas.tv/nasional/661969/gencatan-senjata-as-dan-iran-dampaknya-peluang-negosiasi-politik-ekonomi-kepentingan-indonesia

#ekonomiindonesia #bankdunia #ekonomi

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/662043/bank-dunia-pangkas-proyeksi-pertumbuhan-ekonomi-indonesia-jadi-4-7-persen-di-2026-dampak-perang
Transkrip
00:00Anda menyaksikan Kompas Bisnis Saudara bersama saya, Yan Rahman.
00:03Saudara, Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% pada tahun ini, tahun 2026.
00:14Saudara, angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya,
00:20yakni sebesar 4,8% pada Oktober 2025.
00:25Revisi tersebut tercantum dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi April tahun 2026.
00:35Penyebabnya adalah hambatan kenaikan harga minyak dan sentimen penghindaran risiko alias capital outflow.
00:44Proyeksi Bank Dunia juga lebih rendah jika dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia
00:51yang mencapai 5,1% pada tahun 2025.
00:57Indonesia Saudara sebenarnya tidak sendiri.
01:00Secara regional, kawasan Asia Timur dan juga Pasifik ini diproyeksikan melambat.
01:06Pertumbuhan diperkirakan turun dari 5% pada 2025 menjadi 4,2% pada 2026
01:15dengan penyebab yang sama yaitu perang.
01:20Tiongkok diperkirakan tumbuh 4,2% pada tahun ini, tahun 2026.
Komentar

Dianjurkan