Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau pelaksanaan vaksinasi campak di Puskesmas Klaten Tengah, Klaten.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat terdapat lima kabupaten dengan kasus suspek campak, yakni Cilacap, Demak, Kudus, Karanganyar, dan Klaten.

Kabupaten Kudus menjadi daerah dengan temuan tertinggi, mencapai 501 kasus, disusul Brebes sebanyak 202 kasus, Cilacap 119 kasus, dan Pati 72 kasus. Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten mencatat terdapat enam kasus campak yang tersebar di beberapa kecamatan.

Untuk capaian vaksinasi campak di wilayah Klaten sendiri telah mencapai 90 persen. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau kepada warga yang memiliki anak usia 9 hingga 59 bulan agar segera melakukan vaksinasi campak di puskesmas.

#ahmadluthfi #jawatengah #klaten

Baca Juga Prabowo Umumkan Biaya Haji Turun Rp2 Juta, Jemaah Indonesia Tetap Berangkat di Tengah Konflik di https://www.kompas.tv/nasional/661785/prabowo-umumkan-biaya-haji-turun-rp2-juta-jemaah-indonesia-tetap-berangkat-di-tengah-konflik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661786/kasus-suspek-campak-di-jawa-tengah-meningkat-gubernur-ahmad-luthfi-tinjau-vaksinasi
Transkrip
00:00Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi meninjau pelaksanaan vaksinasi campak di Puskosmas Kelaten, Tengah Kelaten.
00:07Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat ada 5 kabupaten suspek campak.
00:21Kelima kabupaten itu, antara lain Cilacap, Demak, Kudus, Karanganyar, dan Kelaten.
00:27Kabupaten Kudus menjadi daerah dengan temuan tertinggi mencapai 501 kasus,
00:34di Susul Brebes 202 kasus, Cilacap 119 kasus, Pati 72 kasus.
00:41Dinas Kesehatan Kabupaten Kelaten mencatat ada 6 kasus campak yang tersebar di beberapa kecamatan.
00:47Untuk vaksinasi campak di wilayah Kelaten sendiri, sudah mencapai 90 persen.
00:52Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi mengimbau kepada warga yang mempunyai anak usia 9 bulan hingga 59 bulan
01:00untuk melakukan vaksinasi campak di Puskosmas.
01:07Berapa daerah Kabupaten Kota sudah kita lakukan deteksi dini,
01:11dari mulai Cilacap yang paling banyak, kemudian Kudus,
01:15kemudian antaranya Kelaten juga masuk.
01:17Ini kita lakukan dari Dinas Provinsi Kabupaten Kota setelah serentak,
01:21agar tidak terjadi, bukan wabah ya,
01:24artinya campak ini akan menjadi perutah utama agar betul-betul masyarakat sehat.
01:31Maka dari itu, sehari ini kita pastikan,
01:33hari ini sudah mendekati 90 persen target yang divaksin.
01:37Dan pesan saya satu, ya,
01:39segera masyarakat kita yang punya anak lengkapi dengan vaksin.
01:46Situasi ini dipicu oleh beberapa kasus yang ditemukan di WLK Kabupaten Baden.
01:52Saat itu ada dua kasus di Kecamatan Perambanan,
01:56satu kasus di Wonosari, satu kasus di Jelangu.
02:00Sampai hari ini sudah ada terambah lagi kasus yang terjadi di Petan dan di Jatinok.
02:06Total berapa?
02:076.
02:10Dan untuk mengetahui bagaimana penanganan kasus campak di Provinsi Jawa Tengah,
02:14sudah ada jurnalis Kompas TV, Gessy Lutvia dan jurukamera Deddy Setio.
02:18Gessy, selamat pagi.
02:20Seperti apa penanganan kasus campak di Jawa Tengah?
02:23Kemudian total ada berapa kasus campak yang terjadi di Jawa Tengah hingga saat ini?
02:27Ya, selamat pagi, Oksada Juga Saudara.
02:30Kalau terhitung sejak Januari hingga April 2026 ini,
02:35terdapat atau tercatat 2.188 jasus campak yang terjadi di seluruh daerah di Provinsi Jawa Tengah.
02:43Dan ini juga saat ini masih menjadi perhatian khusus
02:46di mana ada lima daerah kabupaten-kota yang mengalami kasus campak ini cukup tinggi
02:53begitu di akhir-akhir ini.
02:54Di mana yang pertama ini ada daerah kudus, sebanyak 501 kasus tercatat.
02:58Kemudian ada Brebes, terdapat 202 kasus.
03:02Ada di Cilacap ada 119 kasus, di Pati 72 kasus, dan juga di Klaten ada 54 kasus campak.
03:10Ini juga masih menjadi perhatian di mana kelima daerah ini saat ini masih dipantau
03:14dan dilakukan deteksi dini juga mengantisipasi penularan campak
03:19yang memang penularan campak ini cukup mudah begitu,
03:22hanya melalui udara ataupun sentuhan.
03:24Dan yang masih menjadi perhatian ini adalah balita,
03:27khususnya dari umur 9 bulan hingga umur 59 bulan yang harus mendapatkan vaksinasi.
03:32Salah satu tindakan yang dilakukan oleh Provinsi Jawa Tengah adalah
03:36pada beberapa waktu lalu Gubernur Ahmad Lutfi ini melakukan pantauan
03:41di Kabupaten Klaten terhadap imunisasi vaksin campak di salah satu puskesmas
03:48dan menekankan akan ada sekitar 53 ribu vaksin yang akan disebarluaskan begitu ya.
03:56Dan sasarannya ini adalah anak-anak balita, satu sampai dengan tiga tahun.
04:02Selain itu juga Provinsi Jawa Tengah ini akan melakukan atau mengorientasikan
04:09vaksinasi campak ini pada beberapa program unggulan.
04:13Salah satunya ini ada melalui spelling atau dokter spesialisasi
04:18spesialis keliling dan juga melalui program cek kesehatan gratis
04:22yang sudah menyasar daerah-daerah tertentu dan juga bisa diakses secara gratis di puskesmas.
04:28Selain itu juga tentunya himbawan diberikan kepada masyarakat,
04:31khususnya orang tua begitu ya, agar tetap menjaga kualitas makanan dari anak.
04:36Karena beberapa faktor yang menyebabkan campak ini mudah tertural
04:40adalah kondisi dari anak ini yang tidak cukup sehat begitu ya
04:45atau imunnya ini sedang rendah.
04:46Sehingga masyarakat diimbau untuk tetap memberikan makanan bergisi
05:16waspada begitu ya akan penularan campak terhadap anak-anak mereka yang cukup mudah
05:21hanya melalui sentuhan dan juga bisa melalui kontak langsung.
05:26Oke, kalau tadi dikatakan suspek campak ini sudah mencapai 2.148 kasus,
05:31tadi juga sudah dilakukan berbagai upaya dari Pemprov,
05:34lantas kalau dari pantauan Anda untuk, ini karena ini banyak tadi menyerang kebalita,
05:39orang tua mereka atau preventif warga, ini seperti apa upayanya GSI?
05:43Kemudian adakah sosialisasi yang dilakukan oleh Pemprov secara merata di sana?
05:49Ya, untuk saat ini sendiri, Okta, kalau kita berkaca dari beberapa waktu lalu
05:55di mana asap lusi atau gubernur jatang ini melakukan kunjungan begitu ya
05:58di salah satu daerah terdampak paling tinggi ini,
06:01sosialisasi tentunya dilakukan oleh sihat kesehatan begitu di beberapa lokasi
06:06karena ini juga masih menjadi perhatian begitu.
06:08Dan hal-hal yang ditekankan ini tentunya kalau dari sihat kesehatan ini adalah
06:13untuk tetap menjaga kebersihan, kemudian untuk menghindari kontak langsung
06:18dengan beberapa orang yang tidak dikenal.
06:22Begitu biasanya ini kalau anak-anak kecil ini gampang disentuh
06:25ataupun diajak oleh orang asing begitu ya.
06:27Dan ini dinilai merupakan salah satu peluang tertular campak.
06:32Dan ini juga harus diantisipasi.
06:33Kemudian juga untuk mengantisipasinya adalah dengan memberikan makanan bergisi tinggi
06:38agar imun anak ini juga bisa tinggi.
06:41Mengingat campak ini sudah tertular pada anak-anak usia 1-3 tahun
06:46sehingga perhatian khusus ini diberikan kepada kualitas dari makanan
06:51dan juga tentunya vaksinasi terhadap campak ini dan deteksi dini
06:56di beberapa kota khususnya di kota kabupaten ini yang masih terdampak cukup tinggi
07:02seperti yang sudah disebutkan tadi, Opa.
07:04Ya, baik dari dinas kesehatan.
07:06Tidak hanya dari dinas kesehatan, tapi juga di masyarakat
07:08juga harus bisa menjaga kebersihan, menghindari kontak langsung
07:10karena penyakit ini mudah menular, terutama kepada anak-anak.
07:14Terima kasih.
07:15Jurnal S. Kompas TV, Gessy, Lutvia, dan Jurkamera Dedi Setio.
07:17Selamat berhubungan dengan rekan-rekan.
Komentar

Dianjurkan