Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Memasuki pekan kedua bulan April, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Bulu Kota Semarang, Jawa Tengah, naik dari biasanya.

Di antaranya, untuk komoditas minyak goreng dan gula pasir.

Minyak curah kini dijual dengan harga 23 ribu rupiah per kilogram, sementara harga minyak kemasan mulai dari 22 ribu rupiah.

Selain harganya yang tinggi, pedagang kini juga mengaku kesulitan mendapatkan stok minyak goreng.

Harga kebutuhan pokok lain yang juga naik yakni gula pasir.

Dari 17 ribu rupiah per kilogram, harganya kini menjadi 18 ribu 500 rupiah.

Sementara untuk harga beras dan telur relatif stabil, dengan beras seharga 60 ribu rupiah per lima kilogram, dan telur senilai 28 ribu rupiah per kilogram.
Sejumlah toko di Kota Padang mulai mengeluhkan stok plastik yang menipis.

Meski sudah melakukan permintaan pasokan, mereka mengaku produsen tidak memenuhi permintaan toko lagi.

Hal ini berdampak terhadap kenaikan harga berbagai plastik di Kota Padang, naik mulai dari 15 hingga 100 persen.

Untuk plastik yang naik 100 persen, yakni jenis polipropilena atau P-P, yang bening, berbahan kaku, dan tahan lembap.

Plastik jenis ini biasanya digunakan untuk membungkus minyak goreng curah, gula pasir, dan tepung.

Plastik bening ini biasanya 25 ribu rupiah, kini naik jadi 45 ribu rupiah hingga 50 ribu rupiah per kilogramnya.

Sedangkan untuk plastik yang paling dicari, yakni plastik kresek yang naik hingga 70 persen.

#minyakgoreng #gula #plastik

Baca Juga Kemlu Masih Terus Berupaya Agat Kapal Tanker Pertamina Bisa Lewat Selat Hormuz | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/661817/kemlu-masih-terus-berupaya-agat-kapal-tanker-pertamina-bisa-lewat-selat-hormuz-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/661821/lonjakan-harga-gula-dan-minyak-goreng-hingga-keluhan-penjual-soal-pasokan-plastik-menipis
Transkrip
00:00Di Dibat Lelone, masih bersama Anda di Kompas Siang.
00:03Saudara memasuki pekan kedua bulan April, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Bulu, Kota Semarang, Jawa Tengah, naik dari biasanya.
00:10Di antaranya untuk komoditas minyak goreng dan gula pasir.
00:18Minyak curah, saudara, kini dijual dengan harga Rp23.000 per kilogram.
00:23Sementara harga minyak kemasan mulai dari Rp22.000.
00:26Dan selain harganya yang tinggi, pedagang kini juga mengaku kesulitan mendapatkan stok minyak goreng.
00:33Harga kebutuhan pokok lain yang juga naik, yaitu gula pasir.
00:38Dari Rp17.000 per kilogram, sekarang harganya menjadi Rp18.500.
00:44Sementara untuk harga beras dan telur, relatif stabil.
00:48Dengan beras seharga Rp60.000 per 5 kilogram.
00:52Dan telur senilai harganya Rp28.000 per kilogram.
01:06Kalau yang kemasan, kemasan itu yang 1 liter, bemoli, itu modelnya aja udah 20.
01:15Ya, dijualnya Rp21.000, Rp22.000, itu pun juga dijualnya juga sulit, cari barangnya juga sulit.
01:23Dampaknya ya itu, uangnya langka.
01:27Kalau minyak kita gimana, Bu?
01:28Minyak kita nggak keluar.
01:30Malah nggak ada sama sekali?
01:32Kalau ada minyak kita, itu diburu minyak kita, soalnya harganya kan lebih miring, Pak.
01:37Tapi nggak ada soalnya.
01:39Sudah berapa ya?
01:41Hampir satu bulan, Pak.
01:44Sejumlah toko di Kota Padang mulai mengeluhkan stok plastik yang menipis meski sudah melakukan permintaan pasokan.
01:52Mereka mengaku produsen tidak memenuhi permintaan toko lagi.
01:56Hal ini berdampak terhadap kenaikan harga berbagai plastik di Kota Padang yang naik mulai dari 15 hingga 100 persen.
02:03Untuk plastik yang naik 100 persen, yakni jenis polipropilena atau PP yang bening, berbahan kaku, dan tahan lembab.
02:10Plastik jenis ini, saudara, biasanya digunakan untuk membungkus minyak goreng curah, gula pasir, dan tepung.
02:17Plastik bening ini biasanya harganya 25 ribu rupiah per kilogram.
02:21Kini naik jadi 45 ribu hingga 50 ribu rupiah.
02:26Sedangkan untuk plastik yang paling dicari, yaitu plastik resek, naik sampai 70 persen.
02:38Saudara, informasi selengkapnya mengenai kenaikan harga plastik akan disampaikan jurnalis Kompas TV, Samsul Hardi,
02:45dan juru kamera Muhammad Nasruddin dari Kuburaya, Kalimantan Barat.
02:50Dan, saudara, nanti juga kita akan menyapa jurnalis Kompas TV juga, ada Gesi Lutvia,
02:55serta juru kamera Senot Puji di Semarang, Jawa Tengah.
02:58Dan, untuk mengetahui kebutuhan harga bahan pokok.
03:02Sekarang, kita akan ke Pontianak terlebih dahulu bersama Samsul Hadi.
03:08Jadi, Samsul, berapa persen rata-rata kenaikan harga plastik yang Anda pantau hingga saat ini?
03:18Baik, Fidi, dapat kami informasikan untuk kenaikan harga plastik di Kota Pontianak dan Kuburaya saat ini memang kenaikannya sangat signifikan.
03:26Bahkan, mencapai 50 hingga 70 persen tergantung dari berbagai jenis plastik.
03:32Nah, untuk plastik berjenis cup atau minuman yang biasa digunakan para pedagang UMKM untuk menjual es,
03:38itu saat ini sebelumnya jika pembelian dengan harga Rp8.000 bahkan Rp15.000,
03:45kini naik menjadi Rp25.000 per lunsinya.
03:49Kemudian, untuk kantong plastik sendiri, itu juga melalui kenaikan yang cukup sangat signifikan mencapai 70 persen,
03:56di mana yang sebelumnya seharga Rp8.000-Rp12.000, kini naik menjadi Rp18.000 hingga Rp26.000,
04:04tergantung dari jenis dan ukuran di setiap kilonya, Fidi.
04:08Dan ini menjadi momentum untuk masyarakat kesulitan dan mereka harus memutar otak untuk bagaimana para pelaku UMKM ini
04:17untuk bagaimana menyiasati dengan kenaikan-kenaikan harga yang saat ini terjadi, Fidi.
04:24Jadi, bagaimana dampaknya? Apa yang mereka lakukan untuk menyiasati kondisi seperti ini?
04:33Baik, Fidi. Dampak yang mereka rasakan selain karena tidak tersedianya,
04:40nah ini kenaikan harga ini tidak hanya dipengaruhi oleh isu global yang saat ini berada di Timur Tengah,
04:45tapi juga karena sulitnya mendapatkan bahan-bahan plastik tersebut,
04:49sehingga itu yang menjadi plastik-plastik ini mengalami kenaikan.
04:52Dan para pelaku UMKM sendiri, selain dari menyiasati harga yang dengan menaikan Rp1.000,
04:59yang jika sebelumnya harga Rp3.000 untuk es, kini dinaikan menjadi Rp1.000,
05:05itu salah satu yang dilakukan para pelaku UMKM ini untuk menyiasati naiknya harga-harga produksi
05:11untuk bahan-bahan plastik ini sendiri.
05:13Dan untuk kantong kresek juga sangat mengalami kenaikan,
05:16dan itu juga menjadi saat ini disiasati oleh para pelaku UMKM dengan menggunakan aktivitas-aktivitas plastik yang berbahan kain
05:26untuk mengantisipasi agar kap itu bisa dimasukkan di dalam plastik tidak lagi kantong kresek,
05:32tapi juga di kantong-kantong berbahan kain.
05:35Selain itu juga beberapa masyarakat juga menyiasati dengan membawa timler untuk membeli minuman-minuman dingin
05:43agar tidak menggunakan plastik, sehingga masyarakat yang membutuhkan plastik untuk sebagai wadah minuman
05:50ini sudah menggunakan timler untuk menyiasati kelangkaan dan kesulitnya dan mahalnya harga plastik saat ini, Fidi.
05:58Ini perlu ada perhatian khusus karena berdampak langsung kepada UMKM begitu yang biasanya memang berjualan menggunakan plastik.
06:07Terima kasih Samsul, tapi tahan dulu Samsul, kita dari Kubur Raya kita akan bergeser ke Semarang, Jawa Tengah
06:13bersama Gesi Lutfiah yang tak hanya memantau harga plastik yang kini melonjak juga sejumlah kebutuhan pokok juga
06:21mengalami kenaikan harga.
06:22Dan Gesi, jadi dari laporan Anda di sana seperti apa?
06:28Bahan pokok apa saja yang terpantau mengalami kenaikan harga?
06:33Ya, selamat siang Fidi dan juga Saudara.
06:35Kalau dari Pasar Bulu, Kota Semarang, pantauan harga pokok yang sudah kami lakukan tadi,
06:41Fidi, ternyata ini di Pasar Bulu untuk minyak goreng ini cukup meroket untuk harganya.
06:48Dimana dalam satu kilogram minyak curah ini dijual dengan harga Rp23.000.
06:54Sementara untuk minyak kemasan dijual dalam satu liternya ini seharga Rp22.000.
07:01Dan yang juga menjadi kendala dari para pedagang ini juga ternyata untuk stop dari minyak goreng ini cukup sulit ditemukan
07:08di tengah permintaan Pasar yang juga cukup tinggi.
07:11Selain dari minyak goreng, ada juga gula yang naik dari harga Rp17.000 menjadi Rp18.500.
07:21Kenaikan ini juga cukup signifikan karena diimbangi juga dengan kebutuhan Pasar yang cukup banyak
07:27mengingat gula ini juga merupakan salah satu kebutuhan primer begitu.
07:31Selain untuk minyak goreng dan juga gula sendiri, ada juga bahan pokok yang masih stabil.
07:38Dimana kalau dari Semarang ini ada telur yang rata-ratanya ini dijual dengan harga Rp27.000 atau Rp28.000 per
07:47kilogram.
07:48Angka ini masih stabil.
07:49Dan juga ada beras SPHP yang dalam 5 kilogramnya ini seharga Rp60.000.
07:55Sementara untuk harga-harga yang masih tinggi ini, tadi kami sempat berbincang-bincang dengan pedagang begitu ya.
08:04Beliau mengaku bahwa permintaan Pasar meskipun cukup tinggi ini, karena Pasar yang terbatas akhirnya juga harus menjual dengan harga yang
08:13cukup tinggi.
08:14Mengingat juga keuntungan yang mereka peroleh ini cukup sedikit.
08:17Dan kalau dari segi pedagang makanan, tadi kami juga sempat berbincang-bincang,
08:22ternyata ini juga mengakibatkan kesulitan begitu bagi mereka,
08:26karena selain juga harga minyak goreng dan juga bahan-bahan lain yang cukup tinggi,
08:31saat ini juga yang masih terjadi di seluruh daerah di Indonesia ini ada harga plastik yang juga cukup tinggi.
08:39Sehingga kalau bagi pelaku UMKM sendiri, tentunya hal ini menjadi PR.
08:43Dan juga dilema bagi mereka.
08:45Jika mereka menaikkan harga makanan mereka, otomatis para juga akan mengeluh.
08:51Dan jika mereka tidak menaikkan atau mengurangi mungkin jumlah bahan-bahan yang digunakan,
08:56maka mereka juga akan merugi.
08:57Nah ini juga yang saat ini masih menjadi masalah begitu.
09:01Dan harapannya selain untuk kestabilan harga,
09:04juga segera ada kejelasan begitu ya, mengenai yang ada di pasar, khususnya di kota Semarang sendiri,
09:11karena juga banyak bahan-bahan selain sebako, ini juga kebutuhan seperti sayur,
09:17dan lain-lain ini juga nampasnya tergolong naik pada bulan hari, pada bulan ini.
09:22Baik, ada sejumlah komoditas, komoditas pokok yang naik di sana, di Semarang,
09:28di antara minyak goreng dan juga gula pasir, termasuk plastik juga ikut naik,
09:33dan ini cukup menyulitkan para pedagang.
09:35Terima kasih Gesi Lutvia, dan sebelumnya ada Samsul Hadi dari Kuburaya, Kalimantan.
09:41Terima kasih kawan-kawan, selamat bertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan