Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, melaporkan langsung Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri atas tuduhan bahwa dirinya mendanai penelusuran terkait ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Jusuf Kalla membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa pernyataan itu telah merugikan dirinya. Ia juga menilai tudingan tersebut tidak berdasar.

JK mengungkapkan bahwa Joko Widodo merupakan sahabatnya saat keduanya menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada periode 2014-2019 sehingga ia sangat menghormati Jokowi. Karena itu, tuduhan mengenai pendanaan sebesar Rp5 miliar kepada Roy Cs dinilai sebagai pernyataan yang merendahkan martabatnya.

#rismon #jokowi #jusufkalla

Baca Juga Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 9 April 2026 Turun Rp50.000, Sentuh Rp2.850.000 per Gram di https://www.kompas.tv/ekonomi/661779/harga-emas-antam-hari-ini-kamis-9-april-2026-turun-rp50-000-sentuh-rp2-850-000-per-gram



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661784/jusuf-kalla-laporkan-rismon-di-tuduhan-pendanaan-isu-ijazah-jokowi-ke-bareskrim-polri-sapa-pagi
Transkrip
00:00Pesorotan lainnya saudara, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Yusuf Kala melaporkan langsung Rizmon Siani Parker Baris Krim Polri
00:08atas tuduhan dirinya mendanai penelusuran terkait ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi Dodo.
00:17Yusuf Kala membantah tuduhan itu dan menegaskan pernyataan itu merugikan dirinya.
00:23Jika merasa Jokowi yang merupakan sahabatnya ketika menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden
00:29periode 2014-2019 sangat ia hormati.
00:33Sehingga tudingan membayar ROY CS 5 miliar adalah tuduhan yang merendahkan martabatnya.
00:47Penghinaan karena sangat tidak etis bagi saya.
00:55Pak Jokowi itu bekas Presiden yang saya wakilnya.
01:00Masa saya bayar orang 5 miliar untuk menyelidiki beliau.
01:11Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan.
01:14Yang itu penghinaan dan merugikan saya, martabat saya.
01:22Buat saya membiayai orang untuk memeriksa atau mengkhianati atau memeriksa Pak Jokowi.
01:38Rizmon Sianipar memberikan respon terkait laporan polisi yang dilayangkan oleh Yusuf Kala ke Baris Krim Polri.
01:45Nasihat hukum Rizmon, Jamada Girsang, menyatakan pihaknya belum mengambil sikap dan memantau proses hukum yang berjalan.
01:53Menurutnya laporan tersebut masih harus melewati tahap verifikasi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu
02:00untuk menganalisis keabsahan bukti-bukti awal yang diajukan oleh pelapor.
02:11Melalui pesan yang diterima Kompas TV, penasihat hukum Rizmon Sianipar, Jamada Girsang, bilang
02:16atas LP Pak JK, saya pikir biarkan saja dulu, kan tidak segampang itu membuat laporan.
02:23Nanti di SPKT diuji, analisa dulu bukti-bukti awal apa yang disodorkan pelapor.
02:27Saya hanya menonton saja dulu, karena sejauh ini kelianku Rizmon tidak pernah menyebut seperti yang di video-video beredar itu.
02:43Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Yusuf Kala bilang polemik terkait ijazah Jokowi sudah menimbulkan keresahan di masyarakat
02:51serta memicu perpecahan sosial.
02:53JK menilai polemik ini seharusnya dapat diselesaikan dengan cara sederhana, yaitu melalui pembuktian langsung.
03:00JK yakin Jokowi nantinya akan menunjukkan ijazah aslinya.
03:06Serhana persoalannya, karena saya yakin, Pak Jokowi yakin bahwa punya ijazah aslinya,
03:17sebenarnya untuk, kita stoplah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya, kan, yang asli.
03:28Saya yakin itu, saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita, masalahnya ini 2 tahun, 3 tahun ini.
03:36Tinggal di kesilihat, selesai.
03:38Saya yakin itu Pak Jokowi akan begitu.
03:40Karena daripada kita berseteru, ada kelompok berseteru bertahun-tahun.
03:46Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan