00:02Terima kasih Pak Menko.
00:03Mungkin saya pendek aja, karena semuanya sudah disampaikan oleh Pak Menko tadi.
00:08Jadi informasi dari saya nggak ada yang baru.
00:11Hanya saja saya yang menegaskan bahwa
00:14subsidi terhadap BBM, BBM bersubsidi,
00:19itu tidak akan dihilang, akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun.
00:24Jadi waktu kita eksersai, saya sudah eksersai dengan harga
00:27minyak dunia rata-rata 100 dolar per barrel sampai akhir tahun
00:31dan dengan eksersasi yang lain,
00:35pemotongan di sana-sini, pengematan di sana-sini,
00:38kita bisa pastikan defisitnya masih di sekitar 2,9 persen di sekitar situ.
00:44Jadi ingin menegaskan lagi bahwa
00:47harga BBM bersubsidi tidak akan naik sampai akhir tahun
00:51dan anggaran saya cukup.
00:55Kalau ketatak gimana?
00:57Harganya harganya lebih tinggi lah.
00:58Saya nggak terkendali misalnya.
01:01Karena sebuahnya ada, kita masih punya bantalan uang sebesar
01:05423 rupiah yang sekarang dalam bentuk sisa anggaran lebih atau sal.
01:13Kalau ketepat itu masih bisa dipakai.
01:16Tapi rasanya sih kita ke sana masih jauh karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas 100
01:26untuk waktu yang berkepanjangan.
01:29Kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa.
01:32Jadi itu saya ingin tegaskan lagi,
01:34masalah kan nggak usah khawatir,
01:35nggak usah spekulasi bahwa saya kehabisan uang,
01:38gini-gini uangnya banyak nih,
01:39ini kaya, benghar-benghar, kaya lah.
01:42Jadi uang kita cukup.
01:45Jadi setiap kebijakan yang diberikan tadi,
01:48tentu ada konsumensi biayanya ke kami,
01:52dan kami sudah hitung cukup.
01:56Baik, terima kasih.
Komentar