Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Baru-baru ini, Presiden Amerika Donald Trump mengunggah pernyataan di akun Truths Sosial.

Dua hari lalu, Trump mengultimatum Iran agar membuka Selat Hormus dalam 48 jam atau tepatnya jatuh pada hari ini.

Selat Hormuz ditutup oleh Iran untuk Amerika dan negara negara sekutunya, sejak serangan Israel ke Iran pada akhir Februari lalu.

Selat ini merupakan jalur utama bagi kapal-kapal tanker yang membawa minyak mentah dari negara-negara Teluk menuju pasar internasional.

Baca Juga Pengamat Timur Tengah Nilai Iran Masih Punya Kekuatan Bertahan di Tengah Ultimatum Trump di https://www.kompas.tv/nasional/661201/pengamat-timur-tengah-nilai-iran-masih-punya-kekuatan-bertahan-di-tengah-ultimatum-trump

#trump #iran #selathormuz

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/661214/trump-perpanjang-ultimatum-untuk-iran-buka-selat-hormuz-pengamat-ini-politik-ulur-waktu
Transkrip
00:00Tidaknya pengamal timur tengah Sibullah Srawi menyoroti bahwa perang narasi yang terjadi dari Trump, Iran maupun di media sosial dan
00:09berikut cuplikannya untuk Anda.
00:12Mencatat dalam perkembangan terbaru ini dimana mestinya hari ini yang disebut sebagai serangan neraka itu sudah dilakukan karena ini adalah
00:21akhir daripada 10 hari yang ultimatum yang diperpanjang sebelumnya.
00:26Tapi Trump dalam sosial media saya saya sampaikan alhamdulillah Trump memperpanjang ultimatumnya menjadi 40 jam lagi dan itu kurang lebih
00:38akan deadline pada hari Selasa jam 8 malam waktu Amerika atau hari Rabu kurang lebih jam 7 pagi waktu Indonesia
00:50Barat.
00:50Nah saya tentu akan konsisten dengan latar belakang saya dengan konsen saya dari sisi politik.
00:58Kalau Mas Agung dari kepakaran dan pengalaman beliau dari sisi teknik strategi pertumburan langsung tapi mungkin nanti di titik tertentu
01:06kita bisa join dengan latar belakang dan yang disampaikan oleh Mas Agung.
01:12Saya dari konsen saya Mas Ian melihat bahwa apapun yang terjadi dalam beberapa hari terakhir saya melihat polanya ada yang
01:24sama walaupun sekali lagi Trump dikenal sebagai orang yang unpredictable.
01:29Kepastian Trump adalah ketidakpastiannya.
01:32Kepastiannya. Jadi kalau mau dibikin Trump adalah ketidakpastian. Jadi yang terbanyak dari Trump adalah ketidakpastiannya.
01:40Namun demikian kalau kita baca secara cermat minimal yang saya baca ada kayak semacam pola yang bisa kita gabungkan satu
01:49persatu dari ketidakpastian Trump itu.
01:51Dan mungkin itu bisa kita anggap sebagai yang diinginkan oleh Trump.
01:56Yaitu bahwa Trump menurut saya tetap konsisten ingin perang ini segera berakhir.
02:01Jadi ada kerangka waktu yang saya melihat dari berbagai macam inconsistensi dan pernyataan Trump yang berubah-berubah.
02:13Tapi ada yang tidak berubah menurut saya yaitu bahwa Trump ingin ini berakhir sesuai dengan kerangka waktu yang dia buat.
02:21Lebih cepat lebih baik. Kurang lebih itu yang diinginkan oleh Trump.
02:26Nah oleh karena itu kalau kita baca berbagai macam katakanlah politik ulur waktu.
02:31Deadline yang terus diperpanjang.
02:32Saya sampaikan tadi.
02:33Awalnya dikasih dua hari ya.
02:36Lalu kemudian diperpanjang lima hari.
02:38Lalu diperpanjang sepuluh hari.
02:40Lalu hari ini dikatakan diperpanjang ini terakhir sekali.
02:44Jadi ini pula Trump udah kayak apa ya.
02:46Di pasar-pasar jualan gitu.
02:51Jadi obrol-obrol.
02:53Itu menurut saya relate dengan background beliau sebagai pengusaha.
02:57Jadi sebagai pebisnis gitu.
02:59Jadi Trump mencoba untuk menggunakan tekanan seperti ini.
03:04Selain tekanan militer juga tekanan waktu untuk mendapat yang dia mau.
03:09Nah itu artinya juga secara politik bahwa katakanlah minimal dari tanggal 24.
03:15Saya menganggap itu adalah awal.
03:17Dimana Trump sudah mulai mensosialisasikan kerangka waktu.
03:22Mulai mensosialisasikan skenario yang ingin dia sebarkan.
03:27Dan dia berharap para pihak bekerja sesuai dengan yang dia inginkan.
03:31Termasuk para mediator.
03:32Nah saya melihat kalau kita baca dari perkembangan-perkembangan yang ada.
03:37Maka menandakan bahwa Trump memang belum dapat yang dia mau.
03:40Nah ini poinnya.
03:42Ya berbagai macam ulah sana sini.
03:45Kemudian apa namanya obrol sana sini.
03:47Maknanya secara politik adalah salah satunya.
03:50Dia belum dapat apa yang dia mau.
03:52Bahkan yang disampaikan oleh Mas Agung.
03:54Kadang-kadang yang dia klaim sebagai kemenaran.
03:57Atau disampaikan Mas Ian tadi sebagai perang narasi.
04:00Itu justru semakin terbukti tidak sepenuhnya benar.
04:04Misalkan begini.
04:05Saya masuk kepada disiplinnya Mas Agung.
04:07Itu Trump dari awal.
04:09Apa namanya.
04:11Dan mungkin 10 hari 20 hari pertama.
04:13Sudah menyampaikan berkali-kali bahwa dia menang telak di udara.
04:17Jadi dia kuasai udara Iran sepenuhnya.
04:22Kami bebas menyerang dimanapun.
04:24Siapapun targetnya bisa kami lakukan.
04:25Bahkan dia sampaikan bahwa di laut juga kami berkuasa.
04:29Sudah tidak ada lagi armada tempurnya Iran.
04:32Bahkan prajurinya juga sudah habis.
04:34Kan itu klaim-klaim.
04:35Tapi dalam perkembangan-perkembangan setelah itu menurut saya.
04:39Menunjukkan bahwa itu retorika.
04:41Itu tidak sesuai dengan yang terjadi.
04:44Nah yang terbaru kalau dalam catatan saya adalah.
04:48Katakan apa namanya keberhasilan Iran tadi.
04:51Menimbak jatuh pesawat canggihnya Amerika ini.
04:55Saya mencatat itu terjadi di 811 atau di hari ke-35.
05:01Bahkan saya memberikan catatan khusus.
05:04Kemarin di hari ke-35 itu.
05:07Yang awalnya katakanlah udara menjadi kelemahan Iran.
05:12Walaupun mungkin tetap dia punya kemampuan menyerang.
05:15Tapi kita secara objektif harus mengakui Iran lemah secara udara.
05:19Kalau enggak dia tidak akan hancur.
05:21Malah saya sampaikan bahwa sepak bola.
05:23Iran memang punya penyerang yang hebat.
05:26Rudal langsung.
05:28Tapi pertahanannya lemah sekali sejak awal.
05:30Kalau tidak tidak akan hancur lebur seperti sekarang.
05:33Kalau tidak tidak akan kehilangan tokoh-tokoh penting seperti sekarang.
05:36Itu orang yang objektif akan mengakui sebagai kelemahan Iran.
05:41Nah saya melihat memang kejutan besar menurut saya terjadi pada hari ke-35 kemarin.
05:48Atau dalam hitungan saya 840.
05:50Dimana Iran untuk pertama kali menurut saya bisa membuktikan kepada dunia.
05:56Dia bisa bukan hanya mengimbangi tapi meruntuhkan klaim.
06:00Seperioritas udara yang disampaikan oleh Trump.
06:02Dan buktinya adalah dia menjatuhkan pesawat-pesawat hebatnya.
06:06Bahkan pilotnya sempat jatuh ke Iran.
06:10Walaupun memang ini adalah dramatis menurut saya.
06:12Karena kurang lebih dari 48 jam atau mungkin 24 jam.
06:17Amerika sudah berhasil menyelamatkan pilotnya.
Komentar

Dianjurkan