Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026, di tengah tekanan global terhadap harga energi dan industri penerbangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

"Pemerintah dan Pertamina memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Jadi Pertalite dan Solar tetap," ujar Airlangga dalam konferensi pers.

Ia menjelaskan, selama harga minyak dunia rata-rata tidak melebihi 97 dolar AS per barel, maka harga BBM bersubsidi masih dapat dipertahankan hingga Desember tahun ini.

Di sisi lain, pemerintah juga merespons kenaikan harga avtur global yang berdampak pada biaya operasional maskapai penerbangan.

Salah satu kebijakan yang diambil adalah menaikkan fuel surcharge hingga 38 persen, dari sebelumnya 10 persen untuk pesawat jet dan 25 persen untuk propeller.

"Pemerintah menjaga agar kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9 sampai 13 persen," kata Airlangga.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Joshua

Baca Juga 61 Suspek Campak di Kota Malang, Dinkes Kebut Imunisasi di https://www.kompas.tv/regional/661203/61-suspek-campak-di-kota-malang-dinkes-kebut-imunisasi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661211/full-arahan-presiden-prabowo-bbm-subsidi-tak-naik-siapkan-subsidi-tiket-pesawat
Komentar

Dianjurkan