- 2 menit yang lalu
- #iran
- #trump
- #pesawattempur
KOMPAS.TV - Televisi nasional Iran menyiarkan video yang diklaim menampilkan puing-puing pesawat Amerika Serikat yang mereka tembak jatuh.
Iran menyatakan bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat angkut dan dua helikopter milik Amerika Serikat, yang digunakan dalam operasi penyelamatan, pada hari Minggu (5/4/2026) waktu setempat.
Namun kepada AP, seorang pejabat intelijen regional yang enggan disebut namanya bilang, militer Amerika Serikat meledakkan dua pesawat angkut karena kerusakan teknis sehingga memaksa mereka mengirim pesawat tambahan untuk menyelesaikan penyelamatan.
Sementara Amerika Serikat menyatakan, mereka telah menyelamatkan seorang kru yang sebelumnya dilaporkan hilang, usai Iran menembak jatuh sebuah jet tempur F-15E Strike Eagle pada Jumat lalu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bilang, kru tersebut dalam kondisi baik.
Sementara itu, lewat akun media sosial, Truth miliknya, Presiden AS Donal Trump mengklaim militer Amerika Serikat berhasil menyelamatkan pilot jet tempur F-15, yang jatuh akibat ditembak Iran.
Trump menyebut, operasi penyelamatan ini menjadi salah satu operasi pencarian, dan penyelamatan paling berani dalam sejarah Amerika Serikat.
Trump menyebut jika pilot berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, namun mengalami cedera. Sisir
Kita akan membahasnya dengan Peneliti Keamanan International Indo Pasific Strategic Intelligence atau ISI, Aisha Kusumasomantri.
Baca Juga Iran Klaim AS Bom Pesawat Sendiri yang Jatuh Demi Cegah Rasa Malu Trump di https://www.kompas.tv/internasional/661160/iran-klaim-as-bom-pesawat-sendiri-yang-jatuh-demi-cegah-rasa-malu-trump
#iran #trump #pesawattempur
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/661182/full-peneliti-ungkap-dampak-iran-tembak-jatuh-pesawat-tempur-as-dan-ultimatum-trump
Iran menyatakan bahwa mereka telah menembak jatuh sebuah pesawat angkut dan dua helikopter milik Amerika Serikat, yang digunakan dalam operasi penyelamatan, pada hari Minggu (5/4/2026) waktu setempat.
Namun kepada AP, seorang pejabat intelijen regional yang enggan disebut namanya bilang, militer Amerika Serikat meledakkan dua pesawat angkut karena kerusakan teknis sehingga memaksa mereka mengirim pesawat tambahan untuk menyelesaikan penyelamatan.
Sementara Amerika Serikat menyatakan, mereka telah menyelamatkan seorang kru yang sebelumnya dilaporkan hilang, usai Iran menembak jatuh sebuah jet tempur F-15E Strike Eagle pada Jumat lalu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bilang, kru tersebut dalam kondisi baik.
Sementara itu, lewat akun media sosial, Truth miliknya, Presiden AS Donal Trump mengklaim militer Amerika Serikat berhasil menyelamatkan pilot jet tempur F-15, yang jatuh akibat ditembak Iran.
Trump menyebut, operasi penyelamatan ini menjadi salah satu operasi pencarian, dan penyelamatan paling berani dalam sejarah Amerika Serikat.
Trump menyebut jika pilot berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, namun mengalami cedera. Sisir
Kita akan membahasnya dengan Peneliti Keamanan International Indo Pasific Strategic Intelligence atau ISI, Aisha Kusumasomantri.
Baca Juga Iran Klaim AS Bom Pesawat Sendiri yang Jatuh Demi Cegah Rasa Malu Trump di https://www.kompas.tv/internasional/661160/iran-klaim-as-bom-pesawat-sendiri-yang-jatuh-demi-cegah-rasa-malu-trump
#iran #trump #pesawattempur
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/661182/full-peneliti-ungkap-dampak-iran-tembak-jatuh-pesawat-tempur-as-dan-ultimatum-trump
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:01Iran mengklaim telah menembak jatuh pesawat tempur Amerika Serikat sejauh mana hal ini berpengaruh terhadap perjalanan perang yang terus berlangsung
00:09antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
00:12Kita akan membahasnya dengan peneliti Kamanan Internasional Indo-Pacific Strategic Intelligence atau ISI Aisyah Kusumwa-Somantri.
00:19Selamat siang Mbak Aisyah, semoga sehat selalu.
00:23Selamat siang Mas Juno.
00:24Ini tentu eskalasinya terus meningkat dan juga ada ultimatum 48 jam oleh Presiden Donald Trump terhadap Iran.
00:31Untuk saat ini sebenarnya seperti apa? Eskalasi pasnya tiga pesawat, terutama jet tempur, lalu A-10, dan juga pesawat angkut
00:38milik Amerika Serikat oleh Iran.
00:41Ya, kita kira di sini Mas Juno, ini menarik sekali karena pertama, sudah ada beberapa pernyataan dari AS sebelumnya ya,
00:49baik itu dari Hexed maupun Trump, yang mengatakan bahwa mereka memiliki uncontested airspace.
00:55Dan kemudian mereka mengatakan bahwa angkatan lautnya maupun angkatan udaranya ini sudah tidak berdaya lagi ya.
01:02Tetapi kan ini ketika Iran secara pertama kalinya ini menembak jatuh pesawat tempur Amerika Serikat di kawasan Iran,
01:09ini kan menunjukkan bahwa sebenarnya pernyataan-pernyataan tersebut itu harus dipertanyakan.
01:13Apakah benar mereka kemudian memiliki penguasaan atas wilayah udara Iran atau tidak?
01:18Nah, ini juga akan berpengaruh terhadap operasi-operasi Amerika Serikat selanjutnya.
01:23Karena seperti yang kita tahu, Amerika Serikat ini kan sudah mengirimkan pasukan ya ke kawasan Timur Tengah
01:28yang kita sekarang masih bertanya-tanya nih, pasukannya nanti akan dideploy kemana gitu.
01:34Tetapi dengan adanya tadi ya, ancaman yang serius kemudian di wilayah udara Iran gitu,
01:40ini mereka harus merencanakan ulang sebenarnya strategi-strategi,
01:44dan kemudian taktik-taktik yang dipergunakan dalam penerjunan pasukan Amerika Serikat ke wilayah tersebut gitu.
01:50Karena pada dasarnya banyak sekali kemudian ancaman yang bisa didapatkan di sana.
01:57Selain itu, sudah ada pernyataan yang menyatakan bahwa Amerika Serikat ini sebenarnya tidak akan mengirimkan
02:04tentaranya ke ground operation maupun ke operasi-operasi khusus lainnya
02:08tanpa adanya perlindungan dan support dari pasukan udara.
02:12Itu yang membuat di sini semakin menarik gitu ya.
02:15Karena ini tidak hanya kemudian kita berbicara tentang taktikal saja,
02:18tetapi kita juga perlu berbicara dari segi strategis.
02:21Iran ini kan sebenarnya sebuah negara yang secara kekuatan militer itu jauh berada di bawah Amerika Serikat.
02:27Tetapi kemudian Amerika Serikat ini bisa dijatuhkan pesawatnya,
02:31yang mana F-15 ini belum pernah dijatuhkan sebelumnya ya.
02:34Begitu juga dengan F-35 yang kita tahu sebenarnya kemarin sempat terkena serangan gitu.
02:39Ini kan menunjukkan bahwa ada kapasitas yang bisa dimiliki Iran,
02:42meskipun dengan mengandalkan teknologi-teknologi yang terbatas.
02:46Ya, apakah ini juga karena tadi Anda menyinggung pesawat siluman juga sempat terdeteksi oleh radar mirip Iran
02:52dan juga F-15E juga sempat di tempat jatuh pada Jumat Talu.
02:56Untuk saat ini apakah sistem pertahanan udara Iran ini juga mendapatkan dugaan bantuan
03:00dari pihak-pihak selain dari Cina atau Rusia atau bahkan Cina dan Rusia sendiri?
03:07Ya, sebenarnya sudah ada beberapa pemberitaan yang menyatakan bahwa pihak intelijen Cina
03:13ini membantu Irannya dalam menyediakan informasi-informasi terkait targetnya.
03:18Tetapi sebenarnya karena kita tidak dapat konfirmasi secara langsung
03:21ataupun pemberitaan secara terbuka, kita tidak bisa melakukan konfirmasi yang 100% terkait hal ini.
03:27Tetapi sudah jelas memang ini beredar ya.
03:29Ada pernyataan-pernyataan yang melihat bahwa memang ada bantuan dari segi geo-int,
03:34lalu kemudian dari segi geo-int dari Cina terhadap Rusia.
03:39Tetapi untuk hal ini, sebenarnya yang dimanfaatkan oleh Iran dalam penembakan jatuh
03:44baik itu pesawat F-35 maupun F-15, ini adalah heat signature yang dihasilkan dari pesawat.
03:50Karena pesawat ini sebenarnya kan dia memiliki kapasitas stealth
03:53yang mana pesawat ini bisa menyerap tadi ya signal radar
03:57sehingga kemudian pantulannya ini sangat minimal.
03:59Yang kita lihat Iran ini mengetahui bahwa tetap pesawat jet ini bukan memiliki panas
04:04dari mesinnya gitu.
04:06Itu yang kemudian berusaha untuk dilacak oleh Iran
04:09sehingga ketika kemudian persenjataannya ini ditembakkan gitu ya
04:13ini bisa mengenai dengan tepat sasaran gitu.
04:16Jadi menariknya adalah ketika pesawat-pesawat ini berusaha untuk kemudian diproduksi ya
04:20dengan mengandalkan dan mempertimbangkan teknologi modern
04:23mereka mungkin melupakan sebenarnya teknologi paling dasar
04:27yang bisa dilakukan oleh teknologi-teknologi tersebut.
04:29Pertama itu.
04:30Lalu yang kedua sebenarnya ada permasalahan terkait sebenarnya
04:33Iran ini negara yang misterius.
04:35Karena sebenarnya selama bertahun-tahun Iran diembargo
04:38Iran ini banyak membangun kapasitas defense industri-nya sendiri.
04:43Sehingga sebenarnya Iran memiliki spektek yang sebenarnya
04:46tidak diketahui oleh negara-negara lain.
04:48Sulit bagi Amerika Serikat.
04:49Meskipun sekarang Amerika Serikat pun memiliki dasar ya
04:52militer yang kuat gitu ya
04:54dan intelijen yang kemudian kita tahu paling baik
04:57salah satu yang paling baik di dunia gitu ya.
04:59Tetapi kemudian karena banyak faktor-faktor yang sebenarnya
05:02masih tidak diketahui dari kemudian persenjataan Iran ini gitu ya.
05:07Jadi sebenarnya agak sulit bagi Amerika Serikat
05:09untuk mengetahui identifikasi pasti dari
05:10kemampuan dan kapasitas Iran di lapangan.
05:13Tentu ini membawa konsekuensi besar untuk bagaimana
05:16akhirnya bisa masuk ke meja perunian.
05:18Tentu ini eskalasi semakin meninggi
05:20di mana Iran terus memberikan perlawanan
05:22dan juga Amerika Serikat melalui Donald Trump memberikan ultimatum
05:25selama 48 jam untuk menyerang Iran
05:27dan terutama fasilitas energi
05:29dan juga fasilitas nuklir maupun wilayah Hormuz.
05:33Untuk saat ini seperti apa sebenarnya
05:35dampak terutama infrastruktur jembatan dihancurkan
05:38kemudian nanti ada power plan atau pembangkit listri
05:42yang juga akan dihancurkan ancaman dari pihak Amerika Serikat.
05:44Seperti apa pandangan Anda terhadap ultimatum dari Amerika Serikat ini?
05:49Ya jelas kan ini merupakan sesuatu yang sudah masuk ke tahapan hybrid war ya.
05:53Kita melihat bahwa dalam norma-norma dan kemudian hukum perang internasional
05:58sebenarnya perusakan fasilitas publik ini merupakan sesuatu yang sebenarnya dilarang.
06:02Tetapi sekarang kita rasa ini kita sudah tidak lagi berbicara di generasi perang ketiga
06:07kita sudah merupakan sebuah bauran ya generasi perang ketiga
06:10yang mengandalkan kecepatan dan teknologi
06:12keempat yang mengandalkan kemudian asimetrik war dan gerilya ya
06:16lalu kemudian perang kelima yang mengandalkan informasi
06:18semuanya sudah bercampur satu sama lain.
06:20Dan kita lihat di sini sebenarnya perusakan dari fasilitas-fasilitas ini
06:24itu akan sebenarnya mengganggu dan menghambat ya fungsi masyarakat Iran
06:29dalam kemudian berperan dan telus berfungsi ya
06:33sebagai sebuah masyarakat modern di dalam dunia internasional.
06:36Nah saat ini kita lihat bahwa ekonomi memegang peranan penting bagi Iran.
06:41Yang pertama kita lihat Iran ini tahu bahwa dia tidak akan menang
06:44satu lawan satu dengan Amerika Serikat maupun Israel.
06:46Karena kedua negara ini itu merupakan great power apalagi Amerika Serikat
06:50ini merupakan sebuah super power gitu ya.
06:52Tetapi Iran menyadari bahwa memang ada hal yang bisa dilakukan
06:56untuk bisa membuat kedua pihak ini menjadi lelah gitu ya.
07:00Jadi mereka berusaha menarik dan mengubah landscape dari peperangan ini
07:04yang tadinya kemudian perang yang sifatnya itu simetris menjadi asimetris
07:08dan sifatnya atrisi gitu ya.
07:09Dengan serangan-serangan yang kemudian ditujukan kepada fasilitas-fasilitas strategis
07:13ini sebenarnya bisa mengganggu ya menyebabkan pain atau annoyance
07:17dari musuh-musuhnya dalam berfungsi gitu ya.
07:21Sehingga menciptakan sebuah tekanan-tekanan tertentu.
07:23Misalnya saja sekarang kita tahu dengan penutupan selat hormos
07:26itu harga minyak kan sudah meroket apalagi harga LNG ya.
07:30Sekarang kita tahu bahwa Iran yang tadinya memiliki kapasitas dan penguasaan
07:34sekitar 4% dari total minyak dunia.
07:36Sekarang dia menguasai sekitar 20% dari total minyak dunia
07:40dan 24% sampai 30% dari total LNG dunia.
07:44Ini kan sebenarnya sesuatu yang unprecedented dan tidak dihadapi
07:47dan tidak diprediksi oleh Amerika Serikat maupun negara-negara sekutunya ya.
07:51Dan Israel juga sebagai proponen utama dari peperangan ini.
07:54Jadi sebenarnya Iran ini mengirimkan sebuah pesan yang jelas gitu ya.
07:57Yang pertama adalah ketika kemudian negara tersebut mendukung Amerika Serikat dan Israel
08:03maka kemudian Iran akan bring down the global economy
08:06dia akan berusaha untuk menciptakan rasa sakit tadi yang lebih besar ya
08:10baik itu dari segi ekonomi maupun dari segi politik
08:12dengan menciptakan tekanan-tekanan tertentu gitu.
08:15Dan dia kemudian memberikan akses terhadap negara-negara
08:18yang pada akhirnya mendenounce Amerika Serikat dan Israel
08:22dukungan mereka terhadap dua negara tersebut gitu.
08:25Dan ini kan memperlihatkan sebenarnya
08:26Iran memiliki kontrol terhadap siapa yang mendapatkan akses
08:30dan siapa yang tidak.
08:31Siapa yang kemudian mendapatkan relief untuk sementara
08:34dan siapa yang tidak gitu.
08:36Dengan menghancurkan fasilitas-fasilitas ini
08:37maka selain kita berbicara tentang fasilitas publik gitu ya
08:41kita juga berbicara tentang bagaimana kemudian Iran ini berusaha
08:45untuk membuat negara-negara ini ya
08:47mendapatkan tekanan politik sehingga
08:49dukungannya terhadap Amerika Serikat dan Israel itu melemah.
08:54Ya tentu ini menjadi sorotan juga
08:56di mana PBB saat ini belum dapat memaksa Amerika Serikat dan Israel
09:01untuk menghentikan serangan
09:02ataupun juga deeskalasi dari pihak Iran atas perang ini.
09:06Untuk saat ini seperti apa sebenarnya upaya negosiasi
09:09terutama sudah ada tiga negara
09:11Pakistan, Mesir, dan Turki yang selama ini menjadi perantara.
09:14Dan lalu di mana peran dari China dan Rusia
09:17untuk saat ini membawa
09:19dan atau mendesak Dewan Keamanan PBB
09:21untuk istilahnya membawa negosiasi agar perang berakhir
09:24atau minima gencatan senjata.
09:29Ya dari segi negosiasi
09:33saya kira sebenarnya ketiga negara ini
09:34baik itu Mesir, Turki maupun Pakistan
09:37ini sudah berusaha untuk menjadi interlocutor ya.
09:40Terakhir kita dengar sebenarnya yang di prefer oleh Amerika Serikat
09:43itu adalah Pakistan gitu
09:45karena memang Pakistan memiliki hubungan yang sangat dekat
09:47dengan Arab Saudi maupun kemudian dengan Amerika
09:50dan Iran gitu ya.
09:51Tetapi permasalahannya memang kita lihat di sini
09:54sepertinya ya Iran ini sedang menunggu interlocutor
09:57yang lebih bisa memiliki bargaining position.
10:00Karena seperti yang kita tahu bahwa kemarin ya
10:02masalah insiden kapal tanker itu
10:03Pakistan akhirnya fold
10:05akhirnya menyerah terhadap
10:06kemudian tekanan juga dari Amerika Serikat
10:08untuk menyerahkan kapal tersebut.
10:10Nah kita lihat sebenarnya di sini
10:11ada kemungkinan-kemungkinan lain
10:13seperti Rusia dan China
10:14yang mana sebenarnya kemarin
10:16baru di tanggal 5 ya
10:17sudah menyatakan kesediaannya
10:19untuk kemudian berkontribusi terhadap
10:20perdabayan di Timur Tengah.
10:22Tetapi kita juga harus melihat
10:23dari sini dari segi kesediaan
10:26Amerika Serikat ini seperti apa.
10:27Pertama pasti ada strategy consideration juga
10:29dari AS ketika Rusia dan China ini
10:31terlibat di dalam peperangan ini.
10:33Karena kedua negara ini
10:34selain tadi ya
10:35mereka adalah sekutu dekat dari Iran
10:37mereka ini kan menyediakan kemudian
10:39bantuan-bantuan intelijen
10:40intelijen kepada Iran ya
10:42termasuk tadi ya signal intelligence
10:43dan kemudian geospatial intelligence
10:45terhadap Iran.
10:46Nah yang kedua adalah sebenarnya
10:48ini kan statement yang dinyatakan
10:49secara publik
10:50tetapi sebenarnya ada concern terkait
10:53apakah negara ini akan benar-benar
10:55follow through ya
10:55akan benar-benar mengikuti statement mereka
10:58kemarin ya terkait
10:59kemudian kontribusi mereka
11:00terhadap perdamaian.
11:02Nah karena kedua negara ini
11:03sebenarnya selama peperangan
11:04selama kurang lebih satu bulan ya
11:06kita masukin bulan kedua ini
11:07dari peperangan ini
11:08mereka juga mengambil keuntungan
11:10gitu dari peperangan ini.
11:11Yang pertama sebenarnya keuntungannya
11:12itu adalah terkait
11:13vacuum of power
11:14di kawasan Indo-Pasifik ya
11:16untuk Cina dan kemudian Eropa
11:17untuk Amerika Serikat.
11:19Keduanya memiliki kepentingan
11:20masing-masing di wilayah Taiwan
11:22dan kemudian di Ukraina
11:23ketika Amerika Serikat
11:24tidak bisa memberikan bantuan
11:26terhadap apa namanya
11:27baik itu Taiwan maupun Ukraina
11:29yang terjadi adalah
11:30mereka bisa menekankan dominasi di sana.
11:32Lalu yang kedua
11:33dari segi resources sebenarnya
11:35Rusia ini kan mendapatkan
11:36keuntungan yang cukup besar
11:37dari penjualan minyak dan gas ya
11:40yang harganya sebenarnya
11:41secara global ini semakin naik.
11:43Meskipun kita tahu
11:44sebenarnya kemarin
11:45sudah ada upaya-upaya
11:46dari Amerika Serikat
11:47untuk kemudian
11:48membiarkan ya
11:49kayak tanker-tanker tertentu
11:50kemudian melewati kapal
11:51dan juga dari Iran
11:52untuk kemudian
11:53apa namanya
11:54membiarkan kapal-kapal tertentu
11:56melewati ya
11:56untuk negara-negara yang dianggap
11:58sebenarnya
11:59sahabat bagi Iran gitu.
12:00Tetapi kan sebenarnya
12:01ini tetap mempengaruhi
12:02harga minyak dunia gitu.
12:03Rusia diuntungkan dengan itu
12:04karena dia merupakan
12:06produsen dari 11%
12:07total
12:08apa namanya
12:09bahan bakar minyak dunia gitu.
12:11Nah yang kita lihat disini
12:12sebenarnya
12:13cukup menarik
12:14karena
12:14kedua negara ini
12:15sepertinya
12:16ini ya
12:17apa namanya
12:17akan masuk ke meja perundingan
12:19meskipun tadi
12:19ada keuntungan tersendiri
12:20yang mereka dapatkan.
12:21Oke tentu
12:23agak meragukan bahwa
12:24China
12:24Rusia akan
12:25follow through
12:25atau akan
12:26merealisasikan
12:27apa yang menjadi
12:28pernyataan mereka
12:29terkait dengan
12:29meja perundingan.
12:30Untuk saat ini
12:30dengan Anda
12:31melihat bahwa
12:33ultimatum Trump ini
12:34untuk menyerang
12:35fasilitas publik
12:35terutama di Iran
12:36infrastruktur
12:37dan juga
12:37pembangkit listrik
12:38ini tentu menjadi
12:40humanitarian
12:41sorotan humanitarian
12:43atau kelompok
12:44humanitarian
12:44di seluruh dunia.
12:46Untuk saat ini
12:46seperti apa?
12:48Mekanisme
12:49bila terjadi
12:50serangan besar-besaran
12:51dan juga berdampak
12:51terhadap
12:52warga sipil
12:53atau collateral damage
12:54yang sangat besar
12:55dan PBB masuk ke sana
12:57ataupun pihak
12:58internasional
12:59melihat dan mengecam
13:00tindakan dari
13:01Amerika Serikat
13:01ataupun Israel.
13:04Ya kita lihat
13:05sekarang sebenarnya
13:07kecaman lewat
13:08dari KPB ini
13:09bukannya tidak mungkin
13:10tetapi sangat sulit
13:11karena kita tahu
13:12salah satu belejaran
13:13yang ada di dalam
13:13peperangan itu
13:14itu kan Amerika Serikat
13:15sendiri.
13:16Dan Amerika Serikat
13:16juga sebenarnya
13:17ini melakukan serangan
13:18juga ke sejumlah
13:19fasilitas-fasilitas publik
13:20jadi kedua negara ini
13:22memang
13:22sorry
13:23ketiga pihak
13:23yang ikut di dalam
13:24peperangan ini
13:25memang melakukan
13:26kemudian
13:26strategi yang sama
13:28karena sekarang
13:29saya rasa
13:29di dalam perang
13:30hybrid ini
13:31yang kemudian
13:32menjadi sorotan utama
13:34terutama di dalam
13:35perang yang sifatnya
13:36itu adalah
13:37berkepanjangan
13:37dan perang atrisi
13:38yang disasar itu
13:39bukan hanya
13:40fasilitas militer saja
13:41tetapi kemudian tadi
13:42kemampuan untuk
13:43beroperasi secara
13:44jangka panjang
13:45yang mana
13:46yang kemudian
13:46memiliki
13:47yang memiliki
13:50kapasitas
13:51untuk memiliki
13:52endurance
13:53paling lama
13:54dalam bertahan
13:55terhadap
13:55dampak serangan ini
13:56ketika kemudian
13:58fasilitas-fasilitas itu
13:59dihancurkan
13:59itu kan sebenarnya
14:00mengurangi
14:00daya tahan masyarakat
14:01jadi kita tidak hanya
14:02berbicara mengenai
14:03tadi ya
14:04hukum humanitarian
14:05dan kemudian perang
14:06dalam
14:07kerangka
14:08kemudian yang tradisional
14:09tetapi juga berbicara
14:11mengenai perang
14:12dalam kerangka
14:12human security
14:13saya rasa sebenarnya
14:15ini merupakan
14:16salah satu topik
14:17yang harus dibahas
14:17khususnya kan Indonesia
14:18sebenarnya bisa berperan
14:19besar dalam topik ini
14:21kita kan di tahun
14:222026 ini
14:23akan duduk di
14:23bangku
14:24ketua Dewan HAM PBB
14:26dan saya rasa
14:27itu bisa menjadi
14:27hal yang utama
14:28karena bagaimanapun
14:29di dalam peperangan
14:30perang ini kan sebenarnya
14:31sebuah continuation
14:32of politics
14:33kelanjutan dari
14:34kepentingan ya
14:35kepentingan-kepentingan
14:36politik gitu
14:37nah saya rasa
14:38dalam peperangan
14:39tetap saja
14:39yang namanya faktor
14:40humanitarian
14:41itu harus dipertimbangkan
14:42lebih dahulu
14:42karena tadi ya
14:43pasti akan ada
14:44apa namanya
14:45korban jiwa
14:46yang muncul dari sini
14:48nah
14:50peraturan-peraturan
14:51di PBB saat ini
14:52sebenarnya
14:52memungkinkan
14:53pertama ya
14:54ini ada mekanisme
14:55dan kemudian
14:55mandat yang bisa
14:56diturunkan dari
14:57Dewan PBB
14:58kemarin kita tahu
14:58bahwa Bahrain
14:59sudah mencoba
15:00untuk melakukan
15:01pengajuan ya
15:02terkait
15:03mosi
15:03apa namanya
15:04pengecaman terhadap Iran
15:05tetapi kan mosinya
15:06masih ditangguhkan
15:07sampai saat ini ya
15:07lalu kemudian
15:08kita lihat juga
15:09sebenarnya di Dewan HAM
15:10pasti ini bisa nanti
15:11kemudian dibicarakan
15:13kembali ya
15:14tetapi sekali lagi
15:15ini mungkin akan
15:16agak sulit ya
15:17karena
15:17karena kita lihat
15:19sebenarnya Amerika Serikat
15:20sebagai salah satu
15:21pendukung utama dari
15:22PBB ini
15:23merupakan
15:24apa namanya
15:25belejeran di dalam
15:25peperangan ini
15:26ya ini tentu menjadi
15:28sebuah
15:29buah siamah lakama
15:30terkait dengan
15:31meja perunding
15:32pihak Iran
15:33juga memiliki
15:35masalah kepercayaan
15:36atau teras isu
15:36karena sudah
15:37dua kali berunding
15:38namun
15:38mereka diserang
15:39dari pihak
15:40Amerika Serikat
15:41dan terbukti
15:43pada 28 Februari
15:44lalu
15:44dan hingga saat sekarang
15:45untuk saat ini
15:46seperti apa
15:48terkait dengan
15:49Trump
15:49menyatakan
15:50bahwa Iran
15:51kekuatannya
15:52telah melemah
15:53dan ada perang
15:54klaim narasi
15:54terkait dengan
15:55perang ini
15:56untuk saat ini
15:57seperti apa
15:58Iran mampu bertahan
15:59dan juga
16:00menyatakan bahwa
16:02mereka mampu
16:03melawan Amerika Serikat
16:05Iran sekarang
16:06sedang di atas angin
16:07karena jelas
16:08kita kalau bicara
16:09tentang perang
16:09tidak hanya berbicara
16:11tentang faktor
16:12kehancuran pasukan lawan
16:13atau faktor taktikal ya
16:15tetapi juga kita
16:16bicara tentang
16:16faktor strategis
16:17secara keseluruhan
16:19dan faktor strategis
16:20ini kan mencakup
16:20banyak hal
16:21termasuk diantaranya
16:22adalah faktor ekonomi
16:23faktor tekanan politik
16:25faktor kemudian
16:26persepsi dunia internasional
16:28dan kemudian
16:28persepsi masyarakat publik
16:29dan saya rasa
16:30sebenarnya
16:31Iran
16:31selain kemudian
16:32faktor militer
16:33tadi menguasai
16:34sisa dari
16:34faktor-faktor
16:35strategis itu
16:36nah
16:37untuk Amerika Serikat
16:38sendiri
16:38saya rasa
16:39sebenarnya mereka
16:39berusaha saat ini
16:40melakukan yang namanya
16:41coercive diplomacy
16:42mereka berusaha
16:43untuk menyeret
16:44Iran kembali
16:45ke meja perundingan
16:46sambil melakukan
16:47tekanan-tekanan
16:47di bidang militer
16:48mereka berusaha
16:50untuk membuat
16:51kemudian
16:51kapasitas Iran
16:52melemah
16:53sehingga
16:53daya tawar
16:54atau leverage
16:55Amerika Serikat
16:55ini kan bertambah
16:56nah tetapi
16:58kita lihat
16:58sebenarnya
16:58Amerika Serikat ini
16:59tidak memiliki keuntungan
17:00untuk kemudian
17:01bisa menaiki
17:01tangga eskalasi konflik
17:03karena ketika
17:04konfliknya
17:05semakin berlanjut
17:06dan semakin lama
17:06yang kita lihat disini
17:07yang dirugikan itu
17:08adalah Amerika Serikat
17:09karena dalam
17:10perang atrisi
17:11dan perang
17:12yang sifatnya
17:13jangka panjang
17:13yang dirugikan itu
17:14adalah pihak
17:15yang terburu-buru
17:15Amerika Serikat
17:17sekarang
17:17dari tekanan
17:18sisi politik
17:19domestiknya
17:20itu sudah mengalami
17:20demonstrasi besar-besaran
17:22yaitu gerakan
17:23demo knocking
17:24yang sudah kita ketahui
17:26bahwa terdapat
17:26sekitar 8-9 juta
17:28orang bergabung
17:29di dalam demonstrasi tersebut
17:30juga kemudian
17:31ada midterm elections
17:32yang dilaksanakan
17:34di bulan November
17:34sehingga Trump ini
17:35sepertinya
17:36harus kemudian
17:37memutar balikan
17:38persepsi Amerika Serikat
17:39sebelum kemudian
17:41midterm elections
17:42tersebut berlangsung
17:43dan kemudian
17:44ini kan mengganggu
17:45sebenarnya
17:46potensi dari Republikan
17:48untuk tetap
17:49memegang
17:49dominasi
17:50atas Kongres
17:51maupun Senat
17:52di Amerika Serikat
17:53ya tentu kita
17:53berharap bahwa
17:55ada deeskalisasi
17:56dan juga terkait dengan
17:57Dewan Keamanan HAM
18:00atau Dewan HAM
18:01yang menjadi
18:01bagian dari Indonesia
18:03sebagai presidensi
18:04juga menjadi
18:05bagian
18:06dimana
18:06meja perundingan
18:07menjadi titik tolak
18:08untuk mengakhiri perang
18:09dimana kemanusiaan
18:10menjadi tolak ukur
18:12dan juga harus diselamatkan
18:13bagi masyarakat banyak
18:14terima kasih
18:15sekali lagi
18:16Aisyah Kusuma
18:17Sumantri
18:17Peneliti Kamal Internasional
18:18Indo-Pacific Strategic Intelligence
18:20telah berbagi perspektif
18:22bersama kami
18:22di Kompas Yang
18:23sehat-sehat selalu
18:24Terima kasih
18:25Selamat pagi
18:26sehat-sehat selalu
18:27Terima kasih telah menonton
Komentar