00:00Utang akan menumpuk dengan subsidi besar, itu paling berbahaya untuk kita semua.
00:07Kita minta bahwa agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit, mengurangi utang dengan cara mengurangi subsidi.
00:22Karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga. Akhirnya itu lakukan diberi banyak negara.
00:30Kenapa? Karena kalau harga murah seperti sekarang, orang tidak cenderung untuk tidak berhemat.
00:38Dia akan jalan, macet jalan karena murah BBM.
00:43Di samping itu, subsidi akan meningkat terus.
00:46Nah kalau meningkat terus, maka utangnya nak naik terus.
00:50Jadi itulah sebabnya.
00:52Memang ada mengatakan jangan dinaikkan.
00:55Iya betul tidak dinaikkan mungkin sementara bagus.
01:01Tetapi utang akan menumpuk dengan subsidi besar.
01:06Itu yang paling berbahaya untuk kita semua.
01:09Kalau utang semua kita kena.
01:12Itu masalah utang.
01:15Masalah energi.
01:20Pasti sementara ada protes.
01:23Tapi ingat, yang paling banyak memakai BBM,
01:28dia punya mobil.
01:30Yang pro-bobili itu,
01:33pertama, dia lebih mampu.
01:36Jadi kalau naik saja 20-30 persen,
01:40itu bagi mereka tentu tidak bisa saja.
01:46Kedua,
01:48kalau motor tentu tidak bisa diatur.
01:52Karena itu adalah hubungannya dengan
01:56work from home.
02:00Supaya tidak perlu work from home itu,
02:03boleh dibilang,
02:04kita nanti bikin survei,
02:06ada bikin survei.
02:06Apa dikerjakan PNS itu pada saat work from home?
02:10Karena work from home itu umumnya lebih selatif.
02:15Anda tidak bisa melayani masyarakat di rumahnya, kan?
02:20Ya, kalau makan itu,
02:21maka dua hari itu bersamaan.
02:25Hampir bersamaan.
02:28Kalau masyarakat membatasi BBM itu,
02:31angkutan umum yang harus dipakai lebih banyak.
02:36Katakanlah di kantor harus bebas kendaraan,
02:39harus semua naik kendaraan umum.
02:41Itu bisa.
02:42Daripada tinggal di rumah.
02:44Dan tinggal di rumah itu tiga hari.
02:47Kalau Anda tinggal di rumah tiga hari,
02:49kan bosan juga.
02:50Mau keluar lagi, kan?
02:52Kalau keluar lagi, pakai mobil lagi.
02:54Atau motor.
02:56Ya, sama saja sebenarnya.
02:58Jadi,
02:59pilihan.
03:00Ini masalah pilihan.
03:01Pengalaman saya 20 tahun.
03:04Memang,
03:05kalau dijelaskan kepada rakyat dengan baik,
03:08rakyat akan menerima.
03:102005,
03:122014,
03:14tidak ada demo.
03:15Karena kita jelaskan dengan baik.
03:17Apalagi ini,
03:19masalah eksternal.
03:21Eksternal itu,
03:23artinya,
03:25bagi kita terpaksa,
03:27karena dari luar.
03:29Jadi,
03:32saya baru dari beberapa negara ASEAN,
03:36diundang,
03:36namanya,
03:38untuk bicara.
03:40Semua naikkan.
03:41Di Thailand,
03:42di Malaysia,
03:43di Vietnam.
03:45Tidak ada demo apa-apa.
03:46Karena mereka,
03:48masyarakat,
03:49memahami,
03:50bahwa ini terpaksa dilakukan,
03:53untuk,
03:54mengurangi,
03:55berman pemerintah,
03:57tahun ini.
03:59Dan kalau itu,
03:59berman pemerintah,
04:01artinya,
04:02defisit,
04:03artinya utang,
04:04artinya berman kita semua.
04:06Ya.
04:06Baik,
04:07kepada yang,
04:08agar,
04:09kalau naik itu yang motor,
04:10pasti kurang.
04:11Pasti tinggalkan rumah.
04:12Pasti,
04:13mungkin,
04:14naik ke dalam umum,
04:15macam-macam.
04:15Itu lebih efektif,
04:18dibanding,
04:19tadi,
04:20harus semua tinggal di rumah.
04:22Tapi,
04:22dia keluar juga.
04:24Karena,
04:24tiga hari itu,
04:26long week days.
04:27Mungkin,
04:28keluar kota,
04:28malah orang.
04:30Seperti itu.
04:32Ya.
04:33Ya.
05:03kecepatan informasi dan akurasi adalah komitmen kami.
05:08Satu langkah lebih dekat,
05:10satu langkah lebih terpercaya.
05:12Saksikan Kompas Petang di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
05:18yang paling ceritakan berjaya.
05:18Tiga hari itu.
Komentar