Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TANGERANG, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri Sugiono mengutuk keras serangan yang mengakibatkan setidaknya tiga prajurit TNI pasukan perdamaian atau UNIFIL kembali terluka di Lebanon.

"Kita mengutuk keras serangan yang dilakukan terhadap penjaga perdamaian dan hal ini UNIFIL. Kemudian kita juga menuntut supaya dilakukan inestigasi menyeluruh karen aini misi penjaga perdamaian. Oleh karena itu, hal seperti ini tidak seharusnya terjadi," ujar Sugiono di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (4/4/2026).

Ia pun turut menyampaikan duka terhadap ketiga prajurit TNI pasukan perdamaian yang sebelumnya gugur akibat serangan Israel di Lebanon.

Diketahui, ketiga prajurit TNI pasukan perdamaian yang gugur di Lebanon yakni Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ikhwan dan Kopda Anumerta Farizal Romadhon.

Baca Juga Detik-Detik Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia di https://www.kompas.tv/nasional/660938/detik-detik-jenazah-3-prajurit-tni-gugur-di-lebanon-tiba-di-indonesia

#tni #lebanon #menlu

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660939/3-prajurit-tni-kembali-terluka-di-lebanon-menlu-sugiono-kita-kutuk-keras-dan-tuntut-investigasi
Transkrip
00:00Presiden Prabowo, didampingi juga Presiden RI ke-6 dan beberapa pejabat teras
00:09dan anggota Kabinet Merah Putih hadir pada upacara pelepasan
00:14tiga prajurit kita yang gugur dalam melaksanakan tugas sebagai
00:21misi penjaga perdamaian di Lebanon
00:24atas nama Mayor Anumerta Zulmi Aditya Kurniawan
00:33atas nama Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ihwan dan Kopda Anumerta Ferizal Ramadan
00:48kami tentu saja kita semua mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya
00:58bagi keluarga yang ditinggalkan
01:03berharap dan berdoa semoga para
01:10kusuma bangsa ini arwahnya diterima di sisi Tuhan yang Maha Kuasa
01:14dan keluarganya diberi kesehatan, kesabaran dalam menghadapi musibah ini
01:24tadi malam juga saya menerima laporan bahwa ada tiga prajurit TNI yang terluka
01:37yang juga penyebabnya seperti halnya dari dua insiden yang sebelumnya terjadi itu masih diinvestigasi
01:45oleh Unifil
01:47kemudian juga pemerintah Republik Indonesia
01:50lewat perwakilan tetap kita di New York
01:55satu hari setelah insiden yang pertama meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk melaksanakan rapat
02:06dan pada waktu itu Perancis selaku penholder urusan Lebanon di Dewan Keamanan
02:13itu menyetujui untuk menyelagarkan rapat
02:17rapat luar biasa Dewan Keamanan
02:20yang intinya pertama kita mengutuk keras serangan yang dilakukan terhadap penjaga perdamaian
02:26dan hal ini Unifil
02:29kemudian kita juga menuntut supaya dilakukan investigasi menyeluruh
02:35karena ini adalah misi penjaga perdamaian
02:40oleh karena itu hal seperti ini
02:44ya kalau kita ngomong tidak seharusnya tidak seharusnya terjadi
02:47tetapi kenyataannya ini terjadi
02:49harus ada satu garanti keamanan bagi prajurit-prajurit penjaga perdamaian
02:55karena mereka menjaga perdamaian dari peace keeping not peacemaking
03:00mereka tidak dilengkapi dengan kemampuan untuk membuat ataupun peacemaking
03:10ini perlengkapannya dan latihannya adalah untuk menjaga perdamaian
03:15situasi damai yang dijaga
03:17jadi dan ini juga merupakan mandat dari PBB
03:22peace keeping ini
03:25oleh karena itu kita juga meminta kepada PBB
03:28untuk mengevaluasi lagi
03:33keselamatan prajurit penjaga perdamaian PBB ini di manapun berada
03:40khususnya di Unifil ini
03:44oleh karena itu
03:47kita sekali lagi berupaya
03:50agar pasukan penjaga perdamaian kita
03:56diberi agar pasukan perjalanan kita ini sehat selamat
04:01dalam menjalankan tugas yang diimbangkan kepada mereka
04:06dan sekali lagi
04:07kapan duka cita kita
04:09yang sedalam-dalamnya
04:11semoga
04:16arwah
04:17yang gugur diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi
04:24kesabaran
04:25terima kasih ya
04:29terima kasih ya
Komentar

Dianjurkan