Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim gabungan Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti termasuk uang dalam pecahan rupiah dan mata uang asing dari kasus penangkapan 321 WNA terkait judi online (judol) di Hayam Wuruk.

Hal itu disampaikan Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra saat konferensi pers di lokasi penangkapan, Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2026).

"Tapi yang pasti uang rupiah ini diperkirakan sekitar 1,9 sekian miliar yang ada. Kemudian pecahan uang, ada uang Vietnam 53,82 juta, kemudian pecahan dolar itu sebanyak 10.210, itu dari pecahan uang yang berhasil kami sita," ujar Wira.

Baca Juga Polisi Ungkap Dugaan Judi Online Jaringan Internasional, Tetapkan 275 WNA sebagai Tersangka di https://www.kompas.tv/nasional/667887/polisi-ungkap-dugaan-judi-online-jaringan-internasional-tetapkan-275-wna-sebagai-tersangka

#polisi #judionline #hayamwuruk



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667911/polisi-sita-rp1-9-m-hingga-53-8-juta-dong-dari-ungkap-kasus-judol-321-wna-di-hayam-wuruk
Transkrip
00:00Uang rupiah ini diperkirakan sekitar 1,9, kalau tidak 1,9 sekian M.
00:08Komunal uang sebenarnya sudah ada, untuk uang rupiah juga ada.
00:14Ini berbagai macam mata uang, nanti perinsiannya, nanti mungkin akan kita sampaikan lebih lanjut.
00:20Tapi yang pasti untuk uang rupiah ini diperkirakan sekitar 1,9, kalau tidak 1,9 sekian M yang ada.
00:34Kemudian pecahan uang, ada uang Vietnam itu 53 juta 820, kemudian pecahan dolar,
00:47itu sebanyak 10.210.
01:02Itu dari pecahan uang yang berhasil kita cita.
01:15Untuk para pelaku sampai saat ini, masih ada di atas, masih kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman secara intensif.
01:24Terima kasih.
01:25Jadi rekan-rekan, ini masih simultan ya, terus diakuan progres dalam proses penyidikan.
01:31Silakan, satu lagi tadi.
01:33Baik, terkait yang pertama, apakah proses hukumnya akan dilakukan di dalam negeri.
01:42Kami dari Direkturat Tindak Bidana Umum Baris Kepulauan Polri berkomitmen untuk melakukan proses hukum bidana.
01:50Kami sudah sampaikan tadi pasal yang kami persangkakan, sesuai dengan peran masing-masing.
01:56Sampai sejauh ini, sudah ada beberapa tersangka yang sudah dapat kami tetapkan,
02:04sedangkan nanti yang sisanya masih akan kita lakukan pendalaman.
02:08Yang kedua tadi pertanyaan apa mas?
02:10Soal operandi yang dijalankan seperti apa?
02:13Oke, baik. Untuk modus operandi yang dijalankan sama mereka, kami ulangi bahwa ini bukan scam ya, mas.
02:20Ini adalah pure perjudian online.
02:23Jadi mereka menawarkan ada yang bagian telemarketing, ada yang bagian customer service,
02:31kemudian ada yang bagian accounting, keuangan ataupun accounting,
02:36kemudian ada juga yang telemarketing, telemarketing, customer service, bagian keuangan,
02:45dan mungkin akan kita kembangkan peran yang lain nantinya, masuk nanti ke tingkat atasnya.
02:54Untuk kurban, sementara dari hasil penelusuran kami, berdasarkan analisa,
03:04bahwa yang menjadi kurban ini rata-rata adalah warga negara luar.
03:10Karena bagian telemarketing, bagian memperlesting daripada web tersebut,
03:17kemudian bagian customer service yang tugasnya untuk mencari nasabah baru,
03:22itu rata-rata kurbanya dari luar.
03:29Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
03:34Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
03:38Saksikan Kompas Petang di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan