Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Asap mengepul di zona industri Fujairah, Uni Emirat Arab menyusul kebakaran yang disebabkan oleh puing-puing pesawat tanpa awak dari Iran, yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara Uni Emirat Arab.

Fujairah memiliki kepentingan strategis sebagai rute ekspor alternatif dan pelabuhan pengisian bahan bakar di luar Selat Hormuz.

Konsulat Amerika Serikat di Dubai juga diserang oleh drone Iran. Serangan ini memicu kebakaran kecil.

Video memperlihatkan ledakan di dekat gedung konsulat disertai kepulan asap hitam, sementara warga terlihat berlarian menjauh dari lokasi kejadian.

Menteri Negara Kerja Sama Internasional Uni Emirat Arab, Reem Al-Hashimy mengutuk serangan rudal dan drone yang dianggap sebagai serangan Iran terhadap kedaulatan negaranya.

Al-Hashimy menambahkan, setiap pelanggaran kedaulatan Uni Emirat Arab atau negara Teluk mana pun tidak akan dibiarkan begitu saja.

Ia menekankan, negaranya tidak akan berkompromi dalam melindungi kedaulatannya.

Uni Emirat Arab yakin keamanan negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk tidak dapat dipisahkan dan bahwa setiap ancaman atau serangan yang menargetkan salah satu dari mereka dianggap sebagai ancaman atau serangan terhadap keamanan kolektif negara-negara dewan.

Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyayangkan sikap sejumlah negara Arab yang menyudutkan Teheran, menyusul serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Menurutnya, langkah militer yang ditempuh Teheran merupakan bentuk perlawanan atas serangan yang lebih dahulu dilancarkan AS bersama Israel dari pangkalan-pangkalan militer negara tetangga.

Baca Juga Memanas! Israel Klaim Hancurkan 300 Peluncur Rudal, Iran Balas Serang dengan Rudal Balistik di https://www.kompas.tv/internasional/654600/memanas-israel-klaim-hancurkan-300-peluncur-rudal-iran-balas-serang-dengan-rudal-balistik

#iran #israel #uea #amerikaserikat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654605/uea-kutuk-serangan-drone-iran-yang-picu-kebakaran-di-zona-industri-fujairah
Transkrip
00:01Asap mengepul di zona industri Fujairah, Uni Emirat Arab,
00:05menyusul kebakaran yang disebabkan oleh puing-puing pesawat tanpa awak dari Iran
00:09yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara Uni Emirat Arab.
00:14Fujairah memiliki kepentingan strategis sebagai rute ekspor alternatif
00:18dan pelabuhan pengisian bahan bakar di luar Selat Hormuz.
00:22Konsulat Amerika Serikat di Dubai juga diserang oleh drone Iran.
00:26Serangan ini memicu kebakaran.
00:27Video memperlihatkan ledakan di sekitar gedung konsulat disertai kepulan asap hitam
00:32sementara warga terlihat berlarian menjauh dari lokasi kejadian.
00:36Menteri Negara Kerjasama Internasional Uni Emirat Arab,
00:40Rehm Al-Hashimi mengutuk serangan rudal dan drone
00:42yang dianggap sebagai serangan Iran terhadap kedaulatan negaranya.
00:46Al-Hashimi menambahkan setiap pelanggaran kedaulatan Uni Emirat Arab
00:50atau negara teluk manapun tidak akan dibiarkan begitu saja.
00:53Ia menekankan negaranya tidak akan berkompromi dalam melindungi kedaulatannya.
01:13Hubus Iran untuk Indonesia,
01:15Muhammad Burujerdi menyayangkan sikap sejumlah negara Arab
01:18yang menyudutkan Teheran menyusul serangan balasan
01:21terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan teluk.
01:24Menurutnya, langkah militer yang ditempuh Teheran merupakan bentuk perlawanan
01:29atas serangan yang lebih dahulu dilancarkan AS bersama Israel
01:32dari pangkalan-pangkalan militer negara tetangga.
02:06Perang terbuka antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat pecah sejak Sabtu pekan lalu.
02:11Serangan awal dilakukan dengan pemboman ke ibu kota Teheran
02:14yang berujung pada tewasnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khomeini
02:18beserta sejumlah jenderal dan pejabat lainnya.
02:21Iran membalasnya dengan melancarkan serangan ke Israel
02:24dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat
02:26yang berada di Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, serta Arab Saudi.
Komentar

Dianjurkan