00:00Penutupan Selat Hormuz ini memicu kekhawatiran global.
00:03Selat yang menghubungkan Teluk Persia dan juga Laut Arab ini
00:05selama ini menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia.
00:14Iran menutup Selat Hormuz sejak Sabtu 28 Februari 2026
00:19sebagai aksi balasan Iran atas serangan militer gabungan Amerika Serikat Israel.
00:24Penutupan Selat Hormuz sontak mengguncang pasar energi global
00:28sebab Selat yang menghubungkan Teluk Persia dan Laut Arab ini
00:32selama ini menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia.
00:36Sekitar 20 persen jalur perdagangan minyak dunia melintasi Selat Hormuz
00:40dan berpotensi memicu lonjakan harga minyak mentah dunia.
00:45Penutupan Selat Hormuz juga mengganggu ekspor-impor
00:48karena ini adalah jalur perdagangan vital
00:51bagi komoditas migas dan non-migas Indonesia dengan mitra di Timur Tengah.
00:56Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Adelang Gahartarto menyatakan
01:00setiap ketegangan di kawasan Timur Tengah
01:02hampir pasti berdampak pada pasokan minyak global
01:05yang tentu berdampak juga terhadap Indonesia.
01:11Yang terganggu kan pasti suplai minyak.
01:14Yang kedua, transportasi logistik.
01:18Dan yang ketiga, tentunya kita melihat turisme akan sangat terganggu.
01:23Menaruh ke ekspor juga nggak Pak?
01:25Kan ini juga melibat ke negara-negara lain, UAE, UAE.
01:27Ya, kalau negara tergantung juga berapa lama.
01:31Balik lagi kita monitor aja bahwa perang ini lama
01:35atau perang 12 hari, atau perang berapa jauh.
01:38Berarti harga BBM bisa naik Pak?
01:40Apa?
01:40Harga BBM bisa naik?
01:42Otomatis akan naik sama seperti saat perang Ukraine kan naik.
01:46Tetapi kan kali ini suplai dari Amerika juga akan meningkat
01:52dan OPEC juga meningkatkan kapasitasnya.
01:55Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia,
02:00memastikan Indonesia hanya mengambil 25 persen kebutuhan minyak mentah
02:04atau krut yang melintasi selat hormus.
02:08Ini dampaknya tidak hanya pada dampak peran,
02:12tapi juga berdampak pada energi global.
02:16Ketegangan ini tidak bisa kita merambahkan kapan selesai.
02:20Bisa cepat, bisa lambat.
02:22Nah, dalam raka itu kami mengambil alternatif terjelek,
02:26kata kelhani lambat.
02:28Maka apa skenario-nya?
02:30Skenario-nya adalah sekarang ini
02:32untuk krut yang kita ambil dari Middle East
02:35sebagian kita alihkan untuk ambil di Amerika.
02:39Supaya apa?
02:40Ada kepastian ketersediaan krut kita.
02:44Ekonomi Joshua Pardede menyatakan
02:46pemerintah harus memitigasi dampak kenaikan harga minyak mentah
02:50dan potensi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
02:55Minyak mentah ini penting sekali buat aktivitas ekonomi domestik.
02:59Karena kalau misalkan terjadi gangguan yang cukup signifikan tadi terganggu secara berkepanjangan,
03:04tentu harga minyak naik, lalu juga harga pengapalan juga meningkat.
03:08Dan ini akan berimplikasi juga kepada inflasi domestik
03:12yang dimana kemarin BPS juga menyampaikan bahwa inflasi di bulan Februari pun juga sudah di atas 4%.
03:18Sehingga tentunya ini memberikan tekanan inflasi yang datang dari harga barang-barang impor.
03:26Ataupun dengan kata lain imported inflation ini akan bisa meningkat.
03:29Sehingga tentunya ini harus diantisipasi oleh pemerintah
03:32untuk bisa memitigasi risiko tadi imported inflation akibat.
03:36Ya, akibat dari kenaikan harga minyak mentah.
03:39Sekaligus juga di saat bersamaan pun juga kita perlu memitigasi
03:42bagaimana dampak dari potensi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
03:47Penutupan Selat Hormus jadi perhatian serius komunitas internasional
03:51karena berpotensi mengguncang stabilitas pasokan global.
03:56Tim Liputan, Kompas TV
Komentar