00:00Hendak kabur ke Malaysia, bandar narkoba penyetor uang ke mantan Kapolres Bima Kota ditangkap Subdit 4 Direkturat Tindak Pidana Narkoba
00:09Baris Krim Polri di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
00:18Erwin Iskandar alias Koko Erwin ditangkap di sebuah kapal kayu di perairan perbatasan Malaysia-Indonesia di perairan Pematang Silung
00:27yang diduga tengah dalam perjalanan kabur ke Malaysia.
00:31Koko Erwin merupakan DPO sejumlah kasus narkoba, salah satunya adalah bandar narkotika penyetor uang
00:37senilai 2,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
00:50Kedatangan Koko Erwin di Bandara Suta Tanggerang, Banten dikawal ketat polisi.
00:54Ia sempat melarikan diri saat hendak ditangkap dan selain Erwin, polisi juga menangkap 2 orang berinisial A alias Y dan
01:02R alias K.
01:04Keduanya berperan membantu pelarian Erwin dan ketiga tersangka ini merupakan jaringan narkoba yang menyeret nama mantan Kapolres Bima Kota,
01:13yaitu AKBP Didik Putra Kuncoro dan juga kasat narkoba Malawngi.
01:23Sedang melakukan penyeberangan menggunakan kapal, jadi kita melakukan penangkapan yang diduga akan menuju ke Malaysia.
01:34Paran DPO merupakan bandar sabu di NTB.
01:40Keterkaitannya mungkin nanti akan lebih jelasnya disampaikan pada saat pres rilis.
01:48Mantan Kapolres Bima Kota dipecat karena terbukti bersalah lantaran meminta dan merima uang dari bandar narkoba di wilayah Bima Kota.
01:57AKBP Didik Putra Kuncoro terbukti merima uang melalui mantan kasat res narkoba Polres Bima Kota.
02:03Selain keterlibatan kasus narkoba saudara, dalam sidang etik juga terungkap.
02:08Ex Kapolres Bima Kota tersandung kasus Asusila.
Komentar