Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Freeport-McMoRan (FCX) resmi meneken Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Indonesia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatkan bahwa Freeport melakukan perpanjangan izin operasi tambang di Papua.

Kesepakatan ini memastikan perpanjangan izin operasi (IUPK) tambang Grasberg di Papua Tengah setelah tahun 2041.

Salah satu syarat yang diberikan Indonesia adalah tambahan kepemilikan saham Freeport ke pemerintah.

Melalui MoU tersebut, FCX akan mendivestasikan 12% kepemilikan sahamnya di PT Freeport Indonesia kepada Pemerintah Indonesia pada 2041, tanpa biaya apa pun atau gratis.

Saat ini Pemerintah Indonesia memilik 51% saham freeport dan nantinya pada 2041 akan ditambah 12%, total saham yang dimiliki Indonesia 63%.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga [FULL] Pakar Pertahanan PPAU soal Indonesia Jadi Wakil Komandan ISF untuk Pasukan di Gaza di https://www.kompas.tv/internasional/652025/full-pakar-pertahanan-ppau-soal-indonesia-jadi-wakil-komandan-isf-untuk-pasukan-di-gaza

#bahlillahadalia #menteriesdm #as #freeport #saham

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/652029/menteri-esdm-bicara-soal-perpanjangan-izin-tambang-freeport-ri-dapat-tambahan-12-persen-saham
Transkrip
00:00Kehubungan yang sudah sangat baik ini
00:02Yang berikut saya juga menyampaikan terkait dengan perpanjangan Freeport
00:07Bapak Ibu semua, kita tahu bahwa dua tahun terakhir
00:11Telah kita melakukan negosiasi komunikasi intens
00:14Antara pemerintah Indonesia, Mind ID, dan Freeport McMoran
00:21Secara kebetulan, puncak produksi Freeport itu puncak-puncaknya 2035
00:26Kita tahu bahwa konsentras Freeport sekarang memproduksi satu tahun
00:32Pada saat belum terjadi musibah itu mencapai 3,2 juta ton biji konsentras daripada tembaga
00:40Yang menghasilkan kurang lebih sekitar 900 ribu lebih tembaga
00:45Dan kurang lebih sekitar 50 sampai 60 ton emas
00:47Dan produksi ini adalah merupakan hasil eksplorasi yang dilakukan pada tahun 2002-2003
00:54Karena ini eksplorasinya di underground, itu membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 10 tahun
01:00Nah, oleh karena 2035 itu adalah puncaknya
01:05Maka kita berpandangan bahwa penting untuk kita mencari solusi dalam rangka
01:11Eksistensi dan keberlanjutan daripada usaha di Timika, di Papua
01:17Maka hari ini komposisinya adalah saham kita dari 100% itu kita punya 51%
01:25Perpanjangannya ini kita lakukan dengan maksud agar bisa dilakukan eksplorasi di awal
01:30Dengan menambah 12% saham kepada negara
01:33Jadi dilakukan divestasi
01:3412% ini tanpa ada biaya apapun khususnya untuk pengambil alian 12%
01:40Namun dalam proses untuk bagaimana meningkatkan eksplorasi
01:45Pasti disitu membutuhkan biaya
01:46Disitulah ditanggung renteng
01:48Nah, dengan demikian maka
01:51Pada tahun 2041
01:53Negara akan mendapatkan saham
01:5651 tambah 12% berarti 63
01:59Dimana penambahan 12% saham ini juga
02:02Akan berkontribusi, akan dibagi sebagian
02:05Kepada pemerintah daerah, Papua
02:08Penghasil tambang
02:09Nah, dengan demikian maka
02:12Pencipta lapangan pekerjaan dapat bertambah
02:15Yang eksistim tak bertahan
02:16Pendapatan negara juga bertambah
02:19Begitupun royalti PNBP dan pendapatan daerah
02:23Nah, kira-kira itu terkait dengan Freeport
02:25Namun, setelah MOU ini ditandatangani
02:28Tahap berikutnya adalah
02:30Kami akan melakukan pembahasan teknis
02:33Terkait dengan administrasi-administrasi
02:36Yang akan dipenuhi oleh pihak Freeport
02:39Sudah barang tentu dalam bernegosiasi
02:42Kami akan mengedepankan kepentingan negara
02:44Lebih ke depan
02:46Karena pasal 33, UNR45 masih bagaimana
02:49Apa yang diarahkan dan diperintahkan oleh Bapak Presiden
02:51Adalah kita harus mengedepankan kepentingan negara
02:54Dan oleh karena itu, di dalam perpanjangan 2041 nantinya
02:58Diharapkan pendapatan negara harus jauh lebih tinggi
03:01Ketimbang pendapatan negara yang ada sekarang ini
03:03Termasuk dalamnya royalti dan pajak-pajak lain khususnya emas
03:07Ini biar tidak disalah terjemahkan lain-lain oleh
03:12Saudara-saudara saya yang ada di tanah air
03:14Yang berikut menyangkut dengan
03:18Urusan etanol
03:19Bapak Ibu semua
03:20Salah satu strategi untuk kita mendorong
03:24Ketahanan energi dan kedorotan energi kita
03:26Adalah kita akan menerapkan
03:29Selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan