Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sengketa dan dugaan gangguan atas sebidang tanah seluas 19.900 meter persegi di Jalan Air Hitam, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru menjadi perdebatan.

Pemilik lahan, pasangan suami istri Masril dan Diawati Barus, mengaku mengalami intimidasi hingga aksi sepihak dari oknum tak dikenal setelah sertifikat resmi atas tanah tersebut terbit pada Agustus 2025.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #sengketalahan #pekanbaru

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Sengketa lahan di Pekanbaru, pemilik sah diintimidasi oknum usai sertifikat terbit.
00:07Sengketa dan dugaan gangguan atas sebidang tanah seluas 19.900 meter persegi.
00:13Di Jalan Air Hitam, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binewidia, Kota Pekanbaru menjadi pertibatan.
00:19Pemilik lahan, pasangan suami istri Masril dan Diewati Barus, mengaku mengalami intimidasi hingga aksi sepihak.
00:26Dari oknum tak dikenal, setelah sertifikat resmi atas tanah tersebut terbit pada Agustus 2025.
00:34BPN Kota Pekanbaru, pemanggil kita melalui undangan.
00:38Melalui undangan menyatakan kita untuk menjelaskan.
00:42Ada pengaduan katanya mau membatalkan sertifikat yang sudah keluar.
00:46Kemudian kita sikapin, kita laporan kepada pihak kita, kita berhadap ke BPN Kota Pekanbaru.
00:51Di sekitaran awal Januari 2026.
00:56Nah, kita menghadap ke BPN Kota, langsung menjumpai kasih sengketa di BPN Kota.
01:02Kita tunjukkan semua berkas.
01:04Dan mereka, BPN Kota, malah menunjukkan ada enam sertifikat yang menjadi lawan di atas tanah kami tersebut.
01:13Bingung lagi kita.
01:14Sementara lahan kami cuma 19.900.
01:17Sertifikat A6.
01:18Kita ada kekunci dengan sempadan.
01:23Mau kemana?
01:24Mau menyunjukkan yang enam sertifikat yang dilawan tadi.
01:26Jadi kami seperti apa dibuat?
01:28Cuman, kasih sengketa menyatakan akan melakukan pemanggilan ulang sekali lagi.
01:34Kemudian sekali lagi, dengan catatan kami harus menguasai bisik lahan.
01:39Ya, memang sebenarnya kami kuasai 2017.
01:41Hanya karena gangguan-gangguan yang hal-hal yang terjadi di akhir-akhir 2025 kemarin.
01:47Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan