00:00Kinerja pengawasan pelayanan publik di Provinsi Riau sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian positif.
00:07Perwakilan Ombudsman Provinsi Riau mencatat ratusan laporan dan konsultasi masyarakat berhasil ditangani,
00:12bahkan realisasi penyelesaian laporan melampaui target yang telah ditetapkan.
00:17Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama menyampaikan selama tahun 2025 Ombudsman Riau menerima total 729 akses layanan masyarakat.
00:26Jumlah tersebut terdiri dari 338 laporan masyarakat, 284 layanan konsultasi, 102 tembusan laporan, 3 respons cepat Ombudsman, RCO, serta 2
00:38investigasi atas prakarsa sendiri, IAPS.
00:42Partisipasi masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun konsultasi menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap mekanisme pengawasan pelayanan publik, ujarnya,
00:51Senin 16 Februari 2026.
00:54Berdasarkan data Ombudsman, kanal penyampaian laporan yang paling banyak digunakan masyarakat adalah layanan PVL on the spot dengan 308 akses.
01:02Metode ini dinilai memudahkan masyarakat karena dapat langsung berkonsultasi dan menyampaikan aduan.
01:07Selanjutnya, laporan melalui surat tercatat sebanyak 163 akses dan kunjungan datang langsung mencapai 145 akses.
01:14Masyarakat juga memanfaatkan kanal digital seperti telepon dan WhatsApp sebanyak 97 akses, email 11 akses, serta sebagian kecil melalui SP4N
01:24Lapor dan kanal lainnya.
01:26Dari sisi wilayah pelapor, Kota Pekanbaru menjadi daerah dengan kontribusi laporan tertinggi mencapai 56,9 persen.
01:33Disusul Kabupaten Siak 14,2 persen, Kampar 12 persen, dan Rokan Hulu 10,9 persen.
01:40Data ini menunjukkan persebaran partisipasi masyarakat yang cukup merata di Kabupaten dan Kota Diriau.
Komentar