00:00Rintik Sedu ajak pembaca pekan baru rayakan kisah menjadi pilihan kedua lewat buku.
00:05Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti gedung gram media saat digelar Book Talk and Meet the Author
00:12bersama penulis Rintik Sedu dalam rangka turbuku terbarunya musim yang tak sempat kita miliki.
00:19Sabtu 14 Februari 2025, kehadiran penulis bernama asli Nadifa alias Sama ini menjadi momen spesial bagi para pembaca di kota
00:28bertuah.
00:28Pekan baru menjadi kota keempat dalam rangkaian tur setelah Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta
00:34sekaligus kunjungan perdananya untuk agenda turbuku di kota ini.
00:39Sana yang lebih dikenal dengan nama pena Rintik Sedu mengungkapkan kebahagiaannya bisa berbagi cerita secara langsung dengan pembaca pekan baru.
00:48Sana menyebut respon yang diterimanya di setiap kota terasa seperti melepas rindu.
00:52Dalam sesi diskusi, Rintik Sedu banyak berbagi tentang proses kreatif dibalik novel ke-11 berjudul musim yang tak sempat kita
01:00miliki.
01:01Sana menyebut buku ini lahir dari keresahan yang dekat dengan kehidupan banyak orang, khususnya generasi muda,
01:07yakni tentang fenomena back burner atau menjadi pilihan kedua dalam hubungan percintaan.
01:13Menurutnya hampir setiap orang pernah berada di posisi tersebut, menjadi sosok yang tidak dipilih sepenuhnya atau hanya hadir sebagai cadangan
01:20perasaan.
01:21Namun pengalaman itu sering dianggap tidak layak untuk dirayakan atau bahkan diceritakan.
01:26Melalui karakter utama bernama Rani, seorang editor buku yang akhirnya mendapat kesempatan menulis,
01:32Rintik Sedu ingin merayakan mereka yang pernah menjadi second choice.
01:36Dalam proses menulis, Rani justru dihadapkan kembali pada masa lalu yang belum selesai.
01:41Sana menambahkan perjalanan Rani menulis buku menjadi simbol bagaimana seorang perlu menuntaskan masa lalu,
01:47yang belum selesai agar bisa melangkah ke depan dengan lebih utuh.
01:50Tak hanya mengangkat tema cinta bertepuk sebelah tangan, novel ini juga menghadirkan unsur unik yang belum pernah ia eksplorasi sebelumnya,
01:58yakni tentang parfum.
01:59Dalam cerita, parfum menjadi elemen penting yang menyimpan kenangan bagi tokoh utama.
02:04Inspirasi cerita lanjut Sana, banyak datang dari kegiatan pembaca yang sering berbagi kisah dengannya.
02:09Ia kemudian meramu berbagai pengalaman itu menjadi karakter yang utuh dalam diri Rani.
02:15Proses penulisan buku ini memakan waktu sekitar satu setengah tahun.
02:19Ia menyebut masa tersebut sebagai perjalanan yang menyenangkan sekaligus menantang.
02:24Menariknya dalam novel ini, Rintik Sedu menggunakan sudut pandang orang ketiga,
02:29berbeda dari sejumlah karya sebelumnya yang identik dengan sudut pandang personal dan emosional.
02:34Sana juga mengungkapkan bahwa target pembacanya kini semakin beragam.
02:38Jika sebelumnya identik dengan pembaca perempuan,
02:41kini semakin banyak pembaca laki-laki yang hadir dan terlibat dalam diskusi.
02:45Turbuku musim yang tak sempat kita miliki masih akan berlanjut ke dua kota lainnya.
02:50Namun bagi para pembaca di pekan baru, pertemuan ini menjadi momen istimewa.
02:55Ruang berbagi cerita, proses kreatif, sekaligus validasi,
02:59bahwa menjadi pilihan kedua bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan.
03:03Melainkan bisa dirayakan sebagai bagian dari perjalanan menjadi manusia yang utuh.
Komentar