Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti Gedung Gramedia saat digelar Book Talk dan Meet The Author bersama penulis Rintik Sedu dalam rangka tur buku terbarunya, Musim yang Tak Sempat Kita Miliki, Sabtu, 14 Februari 2025.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #penulis #Rintiksedu #gramedia

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Rintik Sedu ajak pembaca pekan baru rayakan kisah menjadi pilihan kedua lewat buku.
00:05Suasana hangat dan penuh antusiasme menyelimuti gedung gram media saat digelar Book Talk and Meet the Author
00:12bersama penulis Rintik Sedu dalam rangka turbuku terbarunya musim yang tak sempat kita miliki.
00:19Sabtu 14 Februari 2025, kehadiran penulis bernama asli Nadifa alias Sama ini menjadi momen spesial bagi para pembaca di kota
00:28bertuah.
00:28Pekan baru menjadi kota keempat dalam rangkaian tur setelah Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta
00:34sekaligus kunjungan perdananya untuk agenda turbuku di kota ini.
00:39Sana yang lebih dikenal dengan nama pena Rintik Sedu mengungkapkan kebahagiaannya bisa berbagi cerita secara langsung dengan pembaca pekan baru.
00:48Sana menyebut respon yang diterimanya di setiap kota terasa seperti melepas rindu.
00:52Dalam sesi diskusi, Rintik Sedu banyak berbagi tentang proses kreatif dibalik novel ke-11 berjudul musim yang tak sempat kita
01:00miliki.
01:01Sana menyebut buku ini lahir dari keresahan yang dekat dengan kehidupan banyak orang, khususnya generasi muda,
01:07yakni tentang fenomena back burner atau menjadi pilihan kedua dalam hubungan percintaan.
01:13Menurutnya hampir setiap orang pernah berada di posisi tersebut, menjadi sosok yang tidak dipilih sepenuhnya atau hanya hadir sebagai cadangan
01:20perasaan.
01:21Namun pengalaman itu sering dianggap tidak layak untuk dirayakan atau bahkan diceritakan.
01:26Melalui karakter utama bernama Rani, seorang editor buku yang akhirnya mendapat kesempatan menulis,
01:32Rintik Sedu ingin merayakan mereka yang pernah menjadi second choice.
01:36Dalam proses menulis, Rani justru dihadapkan kembali pada masa lalu yang belum selesai.
01:41Sana menambahkan perjalanan Rani menulis buku menjadi simbol bagaimana seorang perlu menuntaskan masa lalu,
01:47yang belum selesai agar bisa melangkah ke depan dengan lebih utuh.
01:50Tak hanya mengangkat tema cinta bertepuk sebelah tangan, novel ini juga menghadirkan unsur unik yang belum pernah ia eksplorasi sebelumnya,
01:58yakni tentang parfum.
01:59Dalam cerita, parfum menjadi elemen penting yang menyimpan kenangan bagi tokoh utama.
02:04Inspirasi cerita lanjut Sana, banyak datang dari kegiatan pembaca yang sering berbagi kisah dengannya.
02:09Ia kemudian meramu berbagai pengalaman itu menjadi karakter yang utuh dalam diri Rani.
02:15Proses penulisan buku ini memakan waktu sekitar satu setengah tahun.
02:19Ia menyebut masa tersebut sebagai perjalanan yang menyenangkan sekaligus menantang.
02:24Menariknya dalam novel ini, Rintik Sedu menggunakan sudut pandang orang ketiga,
02:29berbeda dari sejumlah karya sebelumnya yang identik dengan sudut pandang personal dan emosional.
02:34Sana juga mengungkapkan bahwa target pembacanya kini semakin beragam.
02:38Jika sebelumnya identik dengan pembaca perempuan,
02:41kini semakin banyak pembaca laki-laki yang hadir dan terlibat dalam diskusi.
02:45Turbuku musim yang tak sempat kita miliki masih akan berlanjut ke dua kota lainnya.
02:50Namun bagi para pembaca di pekan baru, pertemuan ini menjadi momen istimewa.
02:55Ruang berbagi cerita, proses kreatif, sekaligus validasi,
02:59bahwa menjadi pilihan kedua bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan.
03:03Melainkan bisa dirayakan sebagai bagian dari perjalanan menjadi manusia yang utuh.
Komentar

Dianjurkan