Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) menata pengelolaan kegiatan Car Free Day (CFD) agar lebih tertib dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengatakan selama ini CFD belum dikelola secara struktural, meskipun kegiatan tersebut berada di bawah naungan Disperindag dan memiliki potensi besar sebagai sumber PAD.

“Selama ini Car Free Day tidak ada yang mengelola secara struktural, padahal CFD itu merupakan sumber PAD dan berada di bawah Disperindag. Karena tidak terkelola dengan baik, PAD dari CFD juga tidak maksimal,” ujar Iwan, Senin 9 Februari 2026.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #CFDPekanbaru #KoperasiKodim

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menata pengelolaan kegiatan Car Free Day, CFD,
00:07agar lebih tertib dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan asli daerah, PAD.
00:13Kepala Disperinda Kota Pekanbaru, Iwan Sima Tupang, mengatakan selama ini CFD belum dikelola secara struktural,
00:19meskipun kegiatan tersebut berada di bawah naungan Disperinda dan memiliki potensi besar sebagai sumber PAD.
00:24Selama ini Car Free Day tidak ada yang mengelola secara struktural, padahal CFD itu merupakan sumber PAD dan berada di bawah Disperinda.
00:32Karena tidak terkelola dengan baik, PAD dari CFD juga tidak maksimal, ujar Iwan, Senin 9 Februari 2026.
00:40Melihat kondisi tersebut, Disperinda kemudian mengambil kebijakan untuk menyerahkan pengelolaan CFD kepada badan usaha.
00:47Saat ini, pengelolaan CFD dipercayakan kepada Koperasi Kodim.
00:52Kenapa Koperasi Kodim yang ditunjuk?
00:54Karena Koperasi ini juga sudah mengelola kawasan kuliner malam Kat Nyakdin.
00:59Jadi dari sisi pengalaman dan pengelolaan, mereka sudah cukup siap, jelasnya.
01:04Iwan menegaskan, meski pengelolaan CFD dilakukan oleh Koperasi Kodim,
01:08retribusi yang dipungut dari para pedagang tetap akan masuk ke kas daerah sebagai PAD Kota Pekanbaru.
01:13Walaupun dikelola oleh Koperasi Kodim, retribusi dari pedagang tetap disetor ke kas daerah.
01:18Jadi tidak mengurangi hak pemerintah daerah, justru diharapkan bisa lebih tertib dan maksimal, tegasnya.
01:26Saat ini, Disperinda juga meminta pihak Koperasi Kodim untuk terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada para pedagang yang berjualan di area CFD.
01:33Sosialisasi tersebut meliputi mekanisme pengelolaan, besaran iuran, hingga penataan lapak pedagang.
01:40Kami minta badan usaha yang mengelola untuk melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada para pedagang,
01:45termasuk soal besaran iuran dan sistem pengelolaannya, agar tidak ada kesalahpahaman, katanya.
01:50Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan