Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TEGAL, KOMPAS.TV - Bencana tanah bergerak memaksa ratusan warga mengungsi.

Pemerintah akan menyiapkan hunian aman lengkap dengan sertifikat kepemilikan agar warga tidak lagi kembali ke lokasi lama yang masih rawan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta warga tidak kembali ke permukiman lama.

Karena kondisi tanah di lokasi bencana masih terus bergerak dan berbahaya.

Pemerintah menyiapkan relokasi bagi seluruh korban ke hunian yang lebih aman.

Dimulai dari tempat tinggal sementara hingga rumah tetap, lengkap dengan sertifikat kepemilikan.

Dalam proses pengungsian, kelompok rentan seperti anak-anak, warga lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas menjadi prioritas utama.

Pendataan warga juga terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran.

Baca Juga Tanah Bergerak Hancurkan 157 Rumah, Warga Desa Tandihat Tapsel Tinggalkan Kampung untuk Mengungsi di https://www.kompas.tv/nasional/638609/tanah-bergerak-hancurkan-157-rumah-warga-desa-tandihat-tapsel-tinggalkan-kampung-untuk-mengungsi

#tanahbergerak #tegal #gubernurjawatengah

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/649127/bencana-tanah-bergerak-paksa-warga-tegal-mengungsi-pemerintah-siapkan-rumah-aman-dan-sertifikat
Transkrip
00:00Bencana tanah bergerak memaksa ratusan warga mengungsi.
00:03Pemerintah akan menyiapkan hunian aman lengkap dengan sertifikat kepemilikan
00:07agar warga tidak lagi kembali ke lokasi lama yang masih rawat.
00:15Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi meminta warga tidak kembali ke permukiman yang lama
00:20karena kondisi tanah di lokasi bencana masih terus bergerak dan berbahaya.
00:25Pemerintah menyiapkan relokasi bagi seluruh korban kehunian yang lebih aman.
00:31Dimulai dari tempat tinggal sementara hingga rumah tetap lengkap dengan sertifikat kepemilikan.
00:38Dalam proses pengungsian, kelompok rentan seperti anak-anak, warga lansia, ibu hamil,
00:43dan penyandang disabilitas menjadi prioritas utama.
00:47Pendataan warga juga terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran.
00:55Jam setengah sembilan, jam sembilan masih gerak di sini, Pak.
00:59Masih bunyi, krek-krek-krek gitu materialnya.
01:01Materialnya masih bunyi?
01:02Masih bunyi, Pak.
01:03Kalau keluarga sendiri sudah pada relokasi?
01:04Kalau keluarga sudah relokasi, cuma kalau ini magetnya masih di sini,
01:09mau ngerapin barang-barang baju-baju dulu, Pak.
01:12Cepat-cepat dikasih hunian sementara, Pak, hunian tetap, Pak.
01:16Biar warga lebih aman, biar aktivitasnya lebih luas, Pak.
Komentar

Dianjurkan