Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Komika Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan klarifikasi selama tujuh jam di Polda Metro Jaya terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.

Dosen Hukum Tata Negara Feri Amsari menilai penggunaan KUHP baru berpotensi bermasalah secara hukum Pelapor atau wakil ketua TPUA Novel Bamukmin berpendapat materi tersebut telah melewati batas kebebasan berekspresi karena menyentuh aspek agama yang sensitif.

Baca Juga Diperiksa 8 Jam Perkara Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Bantah Lakukan Penistaan Agama! di https://www.kompas.tv/regional/649071/diperiksa-8-jam-perkara-mens-rea-pandji-pragiwaksono-bantah-lakukan-penistaan-agama



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/649081/adu-argumen-novel-bamukmin-vs-pakar-hukum-soal-mens-rea-pandji-pragiwaksono-bola-liar
Transkrip
00:00Selamat malam saudara, Bola Liar kembali menggelinding ke hadapan anda.
00:05Hari ini komika Panji Peragiwaksono memenuhi panggilan polisi untuk dimintai klarifikasi terkait komedi tunggal Mensreya.
00:13Dua komika pembuka Mensreya lebih dulu telah dimintai keterangan berikut pelaporannya.
00:18Panji juga dilaporkan soal dugaan penghinaan adat Toraja dan melawakan tunggalnya tahun 2013 silam.
00:25Banis Kempori telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan.
00:30Yang jadi pertanyaan berdasarkan KUHP dan KUHP baru, apakah memenuhi syarat Panji dipidanakan karena lawakannya?
00:39Apa yang harus dilakukan polisi tetap memproses hukum, restorative justice, atau menghentikan kasusnya?
00:46Saudara inilah Bola Liar bersama saya, My Sister Tarikan.
00:50Terima kasih.
01:20Selamat menikmati.
01:22Selamat malam, Pak Rangga Kusumo, jurubicara muda PKS.
01:27Selamat malam, Pak Rangga.
01:28Selamat malam, Pak Rangga.
01:28Selamat malam, Pak Rangga.
01:28Dan di pelot ada Pak Supalji Ahmad, guru besar ilmu hukum Universitas Al-Azhar Indonesia.
01:35Kita update dulu informasi terbarunya.
01:37Komika Panji Peragiwaksono telah selesai menjalani klarifikasi terkait materi Mensreya di Polda Metro Jaya.
01:44Panji diperiksa polisi selama tujuh jam.
01:47Apa saja yang ditanyakan polisi pada Panji?
01:50Ditanyakan pada jurnalis Kompas TV, Alfa Neriski, di Polda Metro Jaya.
01:55Alfa, apa saja klarifikasi yang diminta pihak kepolisian terhadap Panji?
01:59Ya, Mas Ister dan juga Saudara, setidaknya Panji Peragiwaksono bersama kuasa hukumnya ini dicecar 63 pertanyaan oleh penyidik di Reskrim Mumpolda Metro Jaya
02:12terkait dengan konten komedinya di komedi bertajuk Mensreya, di jamin tanpa Mensreya.
02:18Tadi disebutkan oleh Haris Azhar selaku kuasa hukum dari Panji.
02:22Jadi setidaknya penyidik menyampaikan Panji bisa disangkakan dengan 4 pasal dari KUHP yang baru,
02:29yaitu pasal 300 terkait penodaan agama, penyebar luasan publikasi, penistaan terhadap kelompok tertentu,
02:37juga penyebaran dari poin pasal 242.
02:40Dan hal ini yang kemudian disampaikan oleh Haris Azhar.
02:43Tetapi di sisi lain, Panji dengan tenang menjawab bahwa ia bisa menjawab semua pertanyaan dari penyidik,
02:50tepatnya 63 pertanyaan itu.
02:51Dan dia siap jika memang nantinya harus dipanggil kembali atau membuka proses diskusi
02:57dengan pihak-pihak yang kemudian melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya.
03:01Dan berikut pernyataan lengkap dari Panji Peragiwaksono.
03:05Ya, saya tadi menjalani prosesnya, saya coba untuk jawab pertanyaan dari polisi sebaik mungkin.
03:11Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama.
03:17Jadi prosesnya tadi jalan dengan cukup lancar, pertanyaannya terjawab, dan kita ikutin prosesnya saja.
03:25Saya selalu membuka ruang untuk dialog, dan secara historical juga ada terlalu banyak bukti
03:30yang menunjukkan bahwa dalam sebuah kesalahpahaman atau ada ketidaksesuaian penangkapan makna dari karya seni saya,
03:39saya selalu bersediri untuk dialog, bahkan saya sama Haris berkata tentu langkah lebih baik kalau kita duduk bareng.
03:49Di Polda Metro Jaya, Panji dilaporkan terkait dengan penistaan agama dan juga penistaan terhadap kelompok tertentu.
03:56Tapi dengan sampai, Panji dan juga Haris menyebut ia akan mengikuti prosesnya,
04:00dan ia mengambil contoh kritikan atau respon yang disampaikan oleh Wakil Presiden Gibran Raka Bumi Raka
04:07terkait dengan konten komedinya.
04:09Ia menyebutkan seharusnya komedi di respon seperti itu, santai saja.
04:12Tetapi dalam hal ini, Haris Azhar juga membuka potensi bahwa nantinya Panji siap untuk mengikuti proses
04:21atau menjadi restoratif justice mengikuti KUHP yang baru jika memang proses tersebut mengarah ke sana
04:27dan panggilan-panggilan selanjutnya ditujukan kepada Panji Pargewaksono dan juga tim kuasa hukumnya.
04:33My sister.
04:34Ya, terima kasih Alvanya Rizky atas laporan Anda. Selamat kembali bertugas.
04:37Saya langsung ke Mas Ferry.
04:38Kalau begitu Mas Ferry, ini Panji dihadapkan dengan dua kasus,
04:42mens rea dan juga kemarin kasus Toraja 2013 yang kemarin ada yang melaporkan di akhir 2025.
04:48Ini Anda melihat seorang Panji sedang ditarget sebagai political trial atau bukan?
04:54Ya, di satu sisi kita bisa melihat dugaan seperti itu ya.
04:59Terutama kalau kita melihat pasal yang dikenakan, pasal 300 KUHP yang baru.
05:06Sementara tempus deliktinya bulan Desember 2025, berlakunya KUHP baru Februari 2026.
05:18Bagi saya, orang hukum pulang kampung dan sholat, taubat semua kalau kemudian ini dikenakan pasal yang berlaku surut seperti ini.
05:29Padahal undang-undang dasar kita mengatakan semua orang dilindungi dari hukum yang berlaku surut.
05:36Jadi ada kesan mencoba memaksakan ya, tiba-tiba kasus lamanya naik lagi.
05:42Saya duga sebentar lagi juga kasus Kucing yang dulu juga berkaitan dengan Panji juga akan naik ya.
05:48Dan mungkin kasus-kasus lain ketika Panji masih sekolah TK mungkin ya, supaya ini sempurna untuk menjelaskan Panji memang penjahat di Republik ini ketika akal sehat tidak lagi berpihak.
06:02Jadi ada dugaan itu karena berlebihan bagi saya, di titik tertentu bahkan sudah dikatakan di promosi acaranya bahwa ini murni untuk bercandaan, untuk kepentingan lawakan ya.
06:20Dan kalau ada yang menduga Panji itu melecehkan agama, menurut saya tidak tepat.
06:28Karena eksplisit, tegas sekali Panji mengatakan bahwa untuk menjadi pemilih yang baik, kurang lebih begitu ya,
06:37kita pemilih tidak boleh sekedar melihat orang yang sholat ketika kampanye, ketika pemilu.
06:44Jadi Panji sedang mengajarkan para pemilih kita untuk bersikap lebih cerdas ya, tidak melihat sekedar tampilan di permukaan.
06:56Maka saya bilang dalam bahasa agama juga ada, bahkan Al-Quran mengatakan ya, celakalah orang yang sholat.
07:05Apa artinya orang yang sholat yang kemudian sengaja berbuat ria, ya di kampanye tiba-tiba jadi soleh betul dia ya.
07:12Dan itu yang ingin dikritik Panji tidak tepat dalam pemilu kita, harusnya kita memilih orang karena track recordnya, sejarahnya, cerita keberhasilannya di masa lalu.
07:24Nah ini bentuk pendidikan politik, baik sebenarnya bagi kita semua, baik bagi para pemilih.
07:30Kalau kemudian ada yang menafsirkan bahwa ini melecehkan agama, menurut saya agak kejauhan dalam terminologi pendidikan politik, apalagi bercandaan.
07:41Dan perlu diingat dalam konsep hukum maha azazi manusia, ada dua forum yang kemudian itu perlu menjadi pemahaman bersama.
07:52Namanya satu forum internum, forum internal.
07:55Orang secara sadar di dalam forum itu untuk membahas sesuatu yang kritis, yang mungkin akan berbeda bagi orang lain.
08:02Nah orang yang masuk ke sana dengan penuh kesadaran tuh, bahwa ini adalah bahan ketawaan.
08:09Maka mereka semua tertawa, bahagia gitu ya.
08:12Seperti apa yang diharapkan oleh Pak Prabowo ya, bahwa warga Indonesia itu adalah warga yang bahagia.
08:19Ternyata nggak bisa bahagia ketika tertawa bisa dipidanakan gitu.
08:23Nah bagi saya, kalau ada orang secara sadar, termasuk di Netflix, ketika dia berlangganan, dia cari stand-up komedian, keluar mensreya, dia tekan, dia sadar untuk masuk ke sebuah forum internum yang semuanya bersepakat bahwa ini bercandaan.
08:43Jadi bagi saya, jangan sampai lawakan kemudian menjadi pidana.
08:47Oke, cuma bercanda, kemudian juga dianggap sebagai pendidikan politik, kenapa harus dilaporkan, Mas Tovel?
08:54Jadi apa yang saya sampaikan, ini jelas. Kita nggak anti kritik terhadap orang yang mengkritik.
09:00Karena memang dilindungi oleh undang-undang untuk menyampaikan pendapat, kebebasan, ekspresi.
09:06Tapi ada norma-norma yang harus kita jaga.
09:10Bahwa Indonesia ini negara berketuhanan yang maha esa.
09:13Bahwa negara Indonesia ini, yaitu harus menjaga persatuan Indonesia, harus menjaga kebineka tunggal ikaan.
09:21Dan itu nggak bisa dilepaskan.
09:24Seharusnya ketika ingin tampil, harus dipegang erat-erat.
09:28Ideologi Pancasila itu harus dibawa untuk menyamakan persepsi yang ada sebagai warga negara.
09:37Silahkan untuk menyampaikan apapun.
09:39Tapi kalau sudah masuk hal-hal yang sensitif, apalagi agama buat bercandaan, ini nggak ada tempat.
09:46Karena kita semua ini diikat dalam ketuhanan yang maha esa.
09:50Dan agama apapun punya kriteria untuk milih pemimpin.
09:54Nah ketika milih pemimpin, itu dianggap salah satu daripada ajaran Islam milih pemimpin, dianggap yang aneh-aneh.
10:02Maka kalau kita mau komentar, harus kita jabarkan kata per kata satu demi satu.
10:08Nah ini apa yang disampaikan oleh Bang Ferry Amsari, ini hanya seklumit.
10:13Sedikit dari jabaran-jabaran yang disampaikan oleh daripada Panji.
10:19Dan kalau kita melihat, ini beruntun, bertubi-tubi.
10:23Sholat diserang, agama diserang.
10:26Ada apa sebenarnya ini?
10:27Judulnya saya.
10:28Berapa kali dari catatan Anda Panji melakukan pelecehan terhadap agama?
10:31Kenapa?
10:32Berapa kali dari melihat catatan bahwa Panji sedang melecehkan agama?
10:35Berapa kalinya itu?
10:35Jadi kita satu persatu disini ada yang kita ambil lima baris.
10:41Lima rangkaian kata-kata.
10:43Bukan hanya yang disampaikan oleh Bang Ferry Amsari.
10:47Ini lebih dari ahok-ahok hanya sekalimat.
10:48Sekalimat tentang Al-Maidah 51.
10:52Ini rentetan demi rentetan diserang.
10:54Seakan-akan gak puas.
10:55Dengan satu kalimat.
10:57Diperjelas lagi, diperjelas lagi, diperjelas.
10:59Dan itu sudah jelas.
11:01Ini memasuki ranah-ranah agama yang sangat sensitif.
11:05Begitu juga dengan apa yang dikatakan tadi masalah Toraja.
11:10Karena memang harus ada dijaga.
11:13Dijaga daripada perasaan rakyat Indonesia.
11:16Yang memegang erat daripada ketuhan.
11:19Yang memegang erat Pancasila.
11:21Yang gak bisa dipisahkan daripada keberagama.
11:23Meskipun konteksnya tadi dikatakan oleh Mas Ferry sedang mengkritik.
11:27Mengkritik silahkan.
11:28Mengkritik bebas.
11:29Saya orang yang mengkritik.
11:30Saya orang yang paling tegas kritik.
11:32Saya melakukan pengkritikan.
11:34Saya masuk penjara.
11:36Dari kepemimpinan Jokowi dan PDIP 10 tahun.
11:39Itu saya melakukan kritik.
11:40Tentunya kita mengkritik.
11:42Daripada untuk.
11:43Karena kebebasan beragama juga dilindungi.
11:45Jadi menurut Anda Panji memang berniat jahat untuk melakukan percayaan beragama?
11:49Kalau niat kita gak tahu.
11:50Niat yang tahu Tuhan.
11:51Nah cuman judulnya.
11:53Men seringnya.
11:54Niat jahat.
11:55Dan amalannya jahat.
11:56Itu pendidikan apaan.
11:58Itu pendidikan apaan.
12:00Aksi pornografi.
12:01Arti aksi-ponoaksi.
12:03Melakukan.
12:04Apa.
12:04Mempertunjukkan gerakan onahan.
12:07Itu pendidikan apaan.
12:09Ini kotor.
12:11Disilahkan.
12:11Kita gak pernah masalah.
12:13Mau kritik siapapun.
12:14Kita juga dikritik siapapun.
12:15Apalagi ormas.
12:17Disilahkan diserang.
12:18Kita bagian kita mau dibulia.
12:19Gak masalah.
12:20Tapi tolong.
12:21Agama tolong dijung-jung tinggi.
12:23Kalau untuk menyampaikan dakwah.
12:25Dengan rujukan-rujukan apa yang ada.
12:27Bukan hanya semauhnya.
12:28Karena ulama juga merujuk.
12:30Daripada.
12:31Tapsir-tapsir semuanya itu.
12:32Juga bisa sesat menyesatkan.
12:34Ini bukan sesat menyesatkan.
12:35Ini kebejatan demi kebejatan.
12:37Rangkaian kebejatan demi kebejatan.
12:38Oke.
12:39Jadi gak perlu ditanggapin.
12:41Nah ini kita melihat pujian demi pujian puja.
12:43Dan puji demi panji.
12:44Ini ada apa.
12:45Baik.
12:46Silahkan.
12:46Tanah akal sehat.
12:47Anda melihat ada niat jahat seorang panji gak?
12:51Kalau dari kop baru itu kan memang orang itu dianggap lecekan.
12:54Kalau ada niat jahat dan perbuatannya.
12:58Panji di dalam menuju stand-up spesialnya.
13:05Menjelaskan dalam berbagai promosinya bahwa ini dilakukan tanpa niat jahat.
13:12Sekaligus niat dia untuk menjelaskan konsep mensreya di dalam pemidanaan.
13:18Jadi ada pendidikan.
13:19Makanya saya bilang bukan sekedar kritik.
13:21Tapi pendidikan politik.
13:23Kedua kalau soal pelecehan terhadap masyarakat itu dianggap sebagai pidana yang harus dilakukan secara serius.
13:33Maka perlu juga di pidana yang namanya pemerintah.
13:38Karena misalnya di ibu kota negara itu seluruh tanah ulayat adat diambil oleh negara.
13:45Mereka disingkirkan.
13:47Sangat melecehkan adat.
13:50Banyak tanah ulayat juga adat istiadat digusur oleh pebisnis.
13:55Pidanakan mereka.
13:56Kalau kemudian pernyataan Panji yang menyinggung relasi pendidikan politik dengan bumbu-bumbu agama dianggap sebuah pidana.
14:06Jangan lupa anggota DPR kita laporkan juga.
14:10Ada yang nonton video porno.
14:12Ada yang kemudian bahkan video perzinahan mereka tampil.
14:17Sudah dipecat itu sudah dipecat.
14:18Tidak pernah dilaporkan pelecehan agama.
14:21Dan dipilih kembali.
14:22Sampai hari ini kalau bicara tempus delikti yang tidak sesuai.
14:28Tidak ada yang melaporkan walaupun tempo waktunya berbeda seperti Panji.
14:33Di konsep hukum pidana saja Panji sudah selesai.
14:36Bahwa dia tidak berhak dikenakan KUHP baru.
14:39Jadi sudah seharusnya ini dihentikan saja menurut Anda?
14:41Hentikan saja.
14:41Dihentikan saja Mas Fitrah.
14:42Harusnya.
14:43Menurut Mas Ferry.
14:45Yang pertama saya ingin bahas terkait dengan menstria.
14:49Apakah memang Panji ini melakukan menstria atau tidak?
14:52Dari segi pandangan subjektivitas saya.
14:57Berbicara terkait dengan niat jahat.
14:59Tentu kita berbicara terkait dengan motivasi.
15:03Motivasi itu dibentuk dalam apa?
15:04Sudah direncanakan.
15:06Kan begitu?
15:07Nah pertanyaannya adalah.
15:09Apakah naskah yang dia bacakan tersebut itu sudah tertulis atau sudah direncanakan?
15:14Tentu kan sudah ada naskah-naskah, tekstek yang dia bacakan untuk itu.
15:17Kalau dia berpikir secara waras dan secara memang memahami apakah memang ini berpotensi.
15:25Tentu naskah itu akan dicoret dia.
15:27Kan begitu?
15:28Nah dari kuasa hukumnya saja sudah menyatakan bahwasannya itu sudah ada skrip kan gitu.
15:32Nah artinya apa?
15:33Sudah ada kesengajaan dalam hal apa yang mau ia sampaikan nantinya untuk berbicara kehadapan publik.
15:39Jadi konteks mensiraya itu kita lihat apakah dia memiliki motif yang direncanakan, terus yang kedua keuntungan.
15:47Dan menurut Anda?
15:48Ya yes.
15:49Dia kan membuat tarif tiket itu 500 ribu sampai 750 ribu orang untuk masuk menonton itu.
15:58Artinya ada materi di sini yang didapatkan.
16:01Dan ya kalau seumpamanya dia membuat suatu acara yang sifatnya free part, tidak untuk publik dan tidak juga diperjual belikan, mungkin lain cerita, lapor menanggapinya kan gitu.
16:14Tetapi ini sudah ada motif ekonomi, mendapatkan keuntungan dan sudah ada juga penjualan di next split kan gitu.
16:23Sehingga ditayangkan di Netflix.
16:25Kalau kita tonton secara utuh, kita review ke belakang nih, Mbak Tarikannya, 2 jam 30 menit konten mensiraya tersebut.
16:33Nah saya melihat dari openingnya saja itu sudah sangat pulgar sekali untuk ditonton oleh anak di bawah umur.
16:42Apalagi cara-cara secara verbal maupun non-verbal kita lihat itu tidak layak untuk dipertontonkan kepada publik.
16:48Dan saya yakin kalau itu dijual dia kepada televisi nasional, televisi nasional tidak akan menayangkan itu.
16:56Karena banyak di situ kata-kata yang memang tidak layak untuk dilihat oleh anak-anak kita.
17:01Ataupun para pelajar maupun generasi muda.
17:04Nah berbicara konteks terkait dengan kenapa saya dilaporin kan gitu.
17:12Ya memang itu ruangnya.
17:13Kalau dia merasa tidak bersalah, itu merasa kritik, saya kira dia tidak keberatan.
17:21Karena ruang hukum itu adalah dengan laporan polisi untuk menguji apakah dia melakukan penistaan agama atau tidak.
17:29Nah konteks teraja, biar dipahami juga oleh masyarakat.
17:33Bahwasannya ya kita harus bisa membedakan antara kasus ITE dunia maya dan dunia nyata.
17:40Nah dia dilaporkan itu pada tanggal 3 November 2025.
17:45Sekalipun itu videonya itu tahun 2013, TKP-nya 3 November 2025.
17:52Yang dilihat dia kapan dan dimana.
17:54Itu perbedaannya dengan kasus-kasus pembunuhan kan gitu.
17:58Oke.
17:58Peristiwanya.
17:59Nah itu yang harus dipahami.
18:01Baik.
18:01Oke.
18:02Baik saya ke follow dulu Pak Asuparji.
18:04Tadi disampaikan oleh Mas Witra bahwa motif ekonomi, kemudian ini sudah dirancanakan, begitu apakah sudah bisa dijadikan sebagai mensre ya?
18:13Ya, pertama meskipun acara ini bola liar, tetapi saya kira arahnya mengiring supaya tidak liar bolanya.
18:21Supaya diskusi kita terarah.
18:23Jadi dalam konteks itu tentunya perspektifnya harus dengan bantu uji yang objektif dan rasional.
18:33Pertama kaitan dengan soal apakah dengan adanya narasi yang sudah disiapkan terlebih dahulu dan kemudian adanya keuntungan yang diperoleh itu bisa menjadi satu justifikasi pemenuhan unsur mensre ya?
18:51Saya kira itu sebagai satu petunjuk ya yang kemudian perlu didalami.
18:55Dan sekarang kan polisi sedang melakukan proses penyelidikan.
18:59Ini kan masih tahap awal yang dilakukan oleh penyelidik adalah mencari, menemukan keterangan terhadap peristiwa yang diduga tindak pidana dalam rangka menentukan apakah dapat ditingkatkan pada tahap penyelidikan.
19:18Kalau menggunakan petunjuk bahwa berubah narasi yang sudah disiapkan dan sekaligus adanya penerimaan keuntungan yang diperoleh perlu didukung dengan alat bukti-alat bukti yang lain.
19:32Apakah memang ada villain and witness, ada pengetahuan dan kehendak untuk secara sungguh-sungguh melakukan penodaan agama.
19:41Bahwa ketentuan tentang penodaan agama ini terus mengalami evolusi dan dalam konteks pasal 300 sampai 305 KUHB ini memberikan ketentuan yang lebih jelas, lebih pasti, yang lebih tertulis.
19:57Yaitu arahnya adalah bagaimana menyasar kepada orang yang secara sengaja di muka umum untuk melakukan diskriminasi, menyebar kebencian, menghasut dengan tujuan memecah belah umat.
20:13Maka ini lebih terukur, lebih terarah.
20:16Maka dalam konteks bahwa apa yang dilakukan oleh Panji yang dikemas dalam sebuah komedi, tentunya memang belum sepenuhnya secara material unsur penodaan agama.
20:27Tetapi pada sisi yang lain, saya kira ini juga pembelajaran yang menarik buat Panji untuk hati-hati ke depan mengungkapkan narasi agama itu adalah soal sensitif, soal yang kemudian perlu keahlian tertentu tidak bisa jadikan bahan komedian.
20:43Baik, yang menarik juga sebelumnya ada pelaporan-pelaporan yang cukup kontroversial dan ternyata dibantah oleh pihak yang katanya melaporkan.
20:50Apakah ini sengaja untuk memojokkan seorang Panji? Nanti dijawab, Prof. Kamsirwa Kembali Saudara. Tetap di Bola Liar.
Komentar

Dianjurkan