00:00Bapak Suparje, layakkah seorang komika yang sedang melawak di pidana bagaimana memisahkan kebebasan berekspresi dengan pelanggaran pidana?
00:12Saya kira bahwa satu proses ekspresi dalam konteks lawakan yang bisa dipidana kalau ada unsur-unsur pidananya.
00:23Yang misalnya tadi menista, menodahi, menghasut, membuat kebencian dan sebagainya.
00:31Bahwa melawak itu kan sebetulnya sebuah tindakan yang bertujuan menghibur supaya tersenyum.
00:37Sedangkan bagaimana ekspresi adalah sebuah pengungkapan.
00:40Sedangkan kritik adalah bagaimana sebuah evaluasi atau pendapat.
00:44Tapi dalam konteks ini yang terpenting menurut saya adalah pembelajaran bagi siapapun termasuk komedi.
00:51Bahwa bagaimana narasi yang disampaikan itu kritik itu menyinggung tapi tidak membuat orang tersinggung.
00:58Membuat orang tersenyum sehingga kemudian tidak melukai kepada siapapun.
01:02Dan ketika melukai secepatnya adalah minta maaf.
01:06Karena kita tentunya harus semangat ke UHP yang ada itu lebih humanis, lebih manusiawi itu dikedepankan.
01:13Oke baik, Mas Fitra menurut Anda kasusnya Panji political trial atau bukan?
01:17Ya kalau politik saya kira tentu ya semua orang juga buat politik kita adir juga sini pasti ada politik dan tujuannya masing-masing.
01:25Jadi saya ingin menyampaikan sebuah asas legalitas yang mengatakan
01:30Yang artinya suatu perbuatan tidak dapat dipidana tanpa ada aturan undang-undang yang mengaturnya.
01:44Artinya kalau seumpamanya Panji merasa tidak bersalah ya, merasa itu adalah kritikan.
01:50Saya kira dia tidak usah keberatan terkait dengan hak konstitusional yang dilakukan oleh beberapa warga masyarakat.
01:58Karena di dalam pasal 1 ayat 3 undang-undang dasar 45 bahwasannya negara Indonesia adalah negara hukum.
02:03Ini harus digasbawai.
02:05Terus ya saya ingin sampaikan bahwasannya yang disampaikan Panji ya sampai saat ini kita belum melihat permintaan maaf itu terbuka kepada publik.
02:18Dan mereka juga sepenuhnya bilang ya kalau ini tidak lucu ya berarti para penonton meminta uangnya balik kembali kan gitu.
02:25Ini yang harus kita lihat motivasi.
02:26Dan saya berkeyakinan Pori akan mengedepankan restoratif justice dalam penyesuaian kasus ini.
02:31Oke baik Mas Ferry dengan kasus yang dapi oleh Panji menurut Anda, Panji lebih baik agak sedikit kalem aja atau lanjut aja gas aja seperti sekarang lebih kritis?
02:40Saya cerita dikit ya.
02:41Jangan panjang singkat aja.
02:44Sedikit panjang.
02:45Jangan gak boleh.
02:45Jadi ketika dulu ada seorang sastrawan terkenal namanya Dante Allegri.
02:53Dia buat sebuah narasi puisi judulnya The Divine Comedy.
02:58Oke.
02:59Tuhan juga suka komedi rupanya.
03:02Dan itu jadi kontroversial.
03:05Bahkan diperdebatkan dan kurang lebih adalah ulama-ulama dikaitan alim dalam agama tertentu yang mempertanyakan, meributkan.
03:13Nah ternyata ketika orang yang pendekatan agamanya tinggi bertemu dengan negara, ternyata melahirkan namanya pasal-pasal Blas Pemilo.
03:26Oke.
03:27Penistan terhadap agama yang merupakan pasal karet.
03:30Bisa ditarik-tarik kemana-mana.
03:31Jadi mau Panji nanti minta maaf, juga akan berkata hukum juga harus terus berjalan begitu ya.
03:38Oke.
03:38Tapi minta maaf lain hal begitu saling memaafkan.
03:41Polisi akan bilang sudah dilaporkan dan ini harus jalan.
03:45Bagi saya Panji punya hak untuk memastikan bahwa niat baik dia ada.
03:51Ini bukan ya jahat.
03:52Dan dia harusnya mempertahankan keyakinannya.
03:55Oke.
03:55Dan kemudian sekedar meminta maaf saja.
03:59Kalau soal minta maaf bentar lagi lebaran.
04:01Saya yakin nanti akan ada pembungkaman.
04:02Ya nanti peperluar kita mau maafkan ya.
04:04Baik.
04:04Edi, ada menurut Anda ini politik kaya atau bukan?
04:07Jadi gini.
04:08Kalau kita lihat kemarin itu kan banyak sekali.
04:10Ini adalah pembungkaman ya.
04:12Ini adalah politik katanya.
04:13Saya kira kalau kita melihat bahwasannya ini murni masalah hukum.
04:17Kenapa murni masalah hukum?
04:18Karena memang banyak masyarakat yang melapor.
04:21Yang merasa terhatinya tadi.
04:24Apalagi ada penisitan agama di sini ya.
04:27Seharusnya kalau menurut saya ini harus dijadikan oleh Panji menjadi bahan pembelajaran.
04:33Tadi sampaikan prop bahwasannya ini boleh.
04:36Saya kira kita semua sama.
04:38Sama-sama suka melihat ada komedi.
04:41Hati kita teribur.
04:42Tetapi juga jangan menyakiti orang lain.
04:44Tapi perlu ditanya juga seberapa banyak orang yang melakukan dan seberapa banyak orang yang suka.
04:48Ya makanya kan harus dijaga ya.
04:49Kan ini kan bukan soal banyak-banyakan ya.
04:51Saya kira gini ya.
04:52Kita boleh menyampaikan apa saja.
04:54Tapi yang tidak boleh adalah jangan sampai menyinggung perasaan orang lain.
04:58Oke.
04:59Norma-norma yang ada.
05:01Oke baik.
05:01Bung Ben.
05:02Kasus Panji masuk ke ranah hukum yang kritis di proses hukum.
05:07Apakah ini merupakan sinyal bahaya kebebasan berekspresi untuk Komika?
05:11Sebenarnya tidak.
05:12Karena kita tetap apa namanya.
05:15Dari dulu Komika itu yang seperti Panji omongannya cukup banyak.
05:20Tapi bedanya pada nggak masuk ini aja.
05:23Ranah yang lebih gede aja gitu.
05:25Karena mendukung yang lain.
05:26Karena mendukung yang lain.
05:27Ya.
05:29Jadi begitu.
05:29Oke.
05:30Bung Nova Anda gimana melihatnya ini politik elektronial atau bukan?
05:33Jadi harus ada efek jerah.
05:35Harus ada efek jerah?
05:35Harus.
05:36Harus.
05:36Jangan sampai tidak.
05:38Karena kalau tidak ada efek jerah akan terjadi panji-panji yang lain akan terus berdatangan.
05:44Karena tidak ada efek jerah.
05:46Sementara Indonesia ini harus di eratkan dengan satu kesatuan.
05:51Pancasila itu sudah merupakan ideologi kita sebagai tempat wadah kita.
05:57Yang itu kita dipersatukan.
05:59Oke.
05:59Pemersatu ini tolong jangan pernah untuk disinggung masalah Sarah.
06:04Dan saya melihat ada beberapa seniman kewan palas ketika mata dewa mengilustrasikan gambar dewa.
06:12Minta maaf.
06:12Begitu juga yang namanya Dewa 19 minta maaf.
06:15Banyak yang sudah minta maaf.
06:16Selesai dan nggak masuk kerana hukum.
06:18Tapi ini menantang.
06:19Menantang dan menantang.
06:21Maka saya berharap ada efek jerah.
06:23Berikan panji hukum yang seberat-beratnya.
06:25Oke baik.
06:25Mas Rangga apakah yang menimpa panji membuat kebebasan ekspresi akhirnya terkungkung?
06:31Menurut keyakinan saya.
06:32Ya kenurutnya anak.
06:33Thanks to panji.
06:34Yang disampaikan oleh panji di dalam show-nya itu bagian dari ekspresi politik.
06:41Oke.
06:41Menyampaikan aspirasi.
06:43Dan banyak cara warga negara.
06:44Ada yang stand up.
06:45Ada yang bernyanyi.
06:46Ada yang turun ke jalan untuk demonstrasi.
06:48Dan kami sebagai partai politik PKS menangkap itu bagian dari aspirasi.
06:53Yang harusnya di respons dengan bijak.
06:55Dan menjadi pembelajaran bagi partai politik untuk berbenah ke depannya.
06:59Terima kasih.
06:59Baik.
06:59Terima kasih semua telah hadir di video Pembangsijik.
07:02Saya masih bertarik dan pamit.
07:03Sampai jumpa minggu depan.
07:18Terima kasih.
Komentar