Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Bayangkan, nama Indonesia tercatat 902 kali dalam Epstein Files, angka yang kemudian membuat publik bertanya, kebetulan atau ada cerita besar di baliknya?

Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis arsip terbaru pada 30 Januari 2026. Jumlahnya sangat besar, mencapai sekitar tiga juta halaman, disertai lebih dari 180 ribu gambar serta sekitar dua ribu video.

Angka penyebutan Indonesia yang mencapai ratusan kali sempat memicu spekulasi publik. Namun, isi dokumen menunjukkan tidak ada bukti yang mengaitkan tokoh maupun institusi Indonesia dengan kejahatan seksual Epstein.

Penyebutan Indonesia tersebar dalam berbagai jenis dokumen yang bersifat administratif dan kontekstual. Mulai dari laporan perbankan global, analisis ekonomi negara berkembang, korespondensi bisnis internasional, hingga kliping media yang dikumpulkan sebagai bahan referensi penyidikan.

Indonesia juga muncul dalam catatan perjalanan Asia Tenggara, termasuk dokumentasi foto-foto di Bali. Otoritas Amerika Serikat tidak mengaitkan foto-foto tersebut dengan tindak pidana Epstein.

Sejumlah nama tokoh Indonesia memang tercantum, salah satunya Hary Tanoesoedibjo. Namun, penyebutan tersebut hanya dalam konteks relasi bisnis internasional dan tidak disertai tuduhan kriminal.

Kesimpulannya, ratusan penyebutan Indonesia lebih mencerminkan luasnya jaringan arsip global Epstein, bukan bukti keterlibatan dalam kasus kejahatan.

Artikel terkait:
https://www.suara.com/lifestyle/2026/02/05/204001/indonesia-disebut-902-kali-dalam-epstein-files-ada-jejak-skandal-di-ri

#Indonesia #EpsteinFIles #Fakta

Creative/Video Editor:Nura/Leo

==================================

Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Indonesia muncul 902 kali dalam Epstein Files berikut faktanya
00:05Bayangkan nama Indonesia tercatat 902 kali dalam Epstein Files
00:10angka yang kemudian membuat publik bertanya
00:12kebetulan atau ada cerita besar dibaliknya
00:16Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis arsip terbaru pada 30 Januari 2026
00:23jumlahnya sangat besar mencapai sekitar 3 juta halaman
00:27disertai lebih dari 180 ribu gambar serta sekitar 2 ribu video
00:32angka penyebutan Indonesia yang mencapai ratusan kali
00:36sempat memicu spekulasi publik
00:39namun isi dokumen menunjukkan tidak ada bukti yang mengaitkan tokoh
00:43maupun institusi Indonesia dengan kejahatan seksual Epstein
00:47penyebutan Indonesia tersebar dalam berbagai jenis dokumen
00:51yang bersifat administratif dan kontekstual
00:55mulai dari laporan perbankan global
00:57analisis ekonomi negara berkembang
00:59korespondensi bisnis internasional
01:02hingga clipping media yang dikumpulkan sebagai bahan referensi penyidikan
01:06Indonesia juga muncul dalam catatan perjalanan Asia Tenggara
01:11termasuk dokumentasi foto-foto di Bali
01:13otoritas Amerika Serikat tidak mengaitkan foto-foto tersebut
01:17dengan tindak pidana Epstein
01:19sejumlah nama tokoh Indonesia memang tercantum
01:24salah satunya Haritano Sudipjo
01:26namun penyebutan tersebut hanya dalam konteks relasi bisnis internasional
01:31dan tidak disertai tuduhan kriminal
01:34kesimpulannya ratusan penyebutan Indonesia lebih mencerminkan
01:38luasnya jaringan Arsip Global Epstein
01:41bukan bukti keterlibatan dalam kasus kejahatan
01:44selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan