00:00Ratusan siswa dan guru SMP negeri di Jember, Jawa Timur diduga keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis.
00:07Pihak SPPG dinyatakan melanggar standar operasional prosedur.
00:11Sementara di Ketapang, Kalimantan Barat, 340 orang keracunan makanan dan dilarikan ke puskesmas marau diduga usai menyantap MBG.
00:23Ratusan siswa dan guru SMP negeri satu umur Sari, Jember, Jawa Timur mengalami gejala keracunan.
00:28Usai menyantap paket menu makan bergizi gratis.
00:32Gejala yang dirasakan siswa dan guru rata-rata hampir sama, yakni mengalami pusing, mual, dan diare.
00:38Bahkan karena terlalu lemasnya, sebagian dari mereka merabahkan diri di lantai sekolah.
00:43Dari 112 siswa dan guru yang mengalami gejala keracunan MBG, 15 diantaranya harus dilarikan ke puskesmas tempat.
00:50Guna mendapat penanganan medis, lantaran mengalami gejala cukup serius.
00:54Pihak sekolah menyesalkan kejadian yang menyimpas siswa dan guru mereka.
00:58Lebih sehat, lebih teliti lagi.
01:02Kalau saya ditanya, bagaimana ke depannya?
01:06Ya namanya MBG. MBG itu makanan bergizi gratis kan.
01:11Berarti namanya bergizi.
01:13Kalau bergizi ya harus bergizi.
01:16Ini bagaimana ini sesuai dengan tujuan awal.
01:21Tujuan awal MBG kan menjadikan anak-anak Indonesia sehat, bergizi, sehingga menjadi penerus bangsa ini dengan kualitas yang anak sehat.
01:32Satgas MBG Kabupaten Jember langsung melakukan pemeriksaan.
01:37Hasilnya, petugas menegaskan jika pihak SPPG telah melanggar SOP.
01:42SOP yang kami, yang ada beberapa SOP yang dilewati oleh mereka yaitu sampling.
01:53Sampling itu gak boleh, gak ada.
01:55Harus dua hari harus ada.
01:57Ini gak ada.
01:58Hanya kita mau tidak mau, harusnya sampling ini sebagai bukti yang bersangkutan kualitas kelayakannya dari makanan itu.
02:08Kemana tidak ada sampling, ada beberapa sisa semuntahan dari anak-anak.
02:14Sementara di Kertapang, Kalimantan Barat, 340 orang terdiri dari pelajar serta guru keracunan makanan dan dilarikan ke Puskes Basmarau diduga usai menyantap makanan MBG.
02:26Terduga akibat konsumsi makanan sejumlah 340 yang terdiri dari SD 9, SMP 144, SMA 73, SMK 101, petugas MBG 6, guru 7.
02:49Dan saat ini kami merujuk dua pasien yang tidak bisa kami tanganin saat ini ke rumah sakit Dr. Agus Jam.
02:59Siswa dan guru tersebut sudah ditangani pihak Puskes Mas.
03:03Sementara dua orang dilatikan ke rumah sakit, Agus Jam ketapang untuk mendapatkan perawatan intensif.
03:09Tim Liputan, Kompas TV.
03:10Dan saudara untuk mengetahui perkembangan dugaan keracunan MBG, kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV, Hernawan Mustika di Jember, Jawa Timur.
03:22Selamat siang Hernawan.
03:24Hingga saat ini bagaimana penanganan korban keracunan MBG?
03:28Ya, selamat siang Imron dan juga saudara.
03:31Bisa kami laporkan dari siang ini bahwa pasien yang diduga keracunan makanan berkisi gratis saat ini sudah dipulangkan.
03:44Sejak tadi pagi dan juga beberapa yang tadi malam.
03:48Karena kondisinya berangsung baik, rasa mual, rasa pusing dan diare sudah berangsung pulih dan cenderung normal, Imron.
03:56Baik, hingga sejauh ini kondisi siswa dan juga korban lainnya yang diduga keracunan akibat makanan sudah dipulangkan karena kondisinya sudah semakin baik.
04:08Lalu bagaimana dengan sanksi yang diberikan kepada SPPG yang diduga terbukti lalai?
04:12Ya, dari pantuan kami berdasarkan keterangan dari Satgas MBG yang kebetulan dan memang melaksanakan tidak pada Jumat yang kemarin,
04:23menyatakan bahwa ada beberapa prosedur SOP yang dilewati oleh SPPG tersebut.
04:30Salah satunya diantaranya tidak ada sampling makanan yang merupakan sebuah hal yang wajib ada untuk membuktikan kualitas makanan tersebut.
04:40Sanksi yang diberikan yaitu berupa sanksi administratif dan juga sanksi tidak boleh beroperasi selama beberapa waktu yang belum ditutupkan
04:52sembari menunggu evaluasi yang dilakukan oleh Satgas MBG, Imron.
04:58Hernawan, lalu bagaimana dengan upaya untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi gratis ke sejumlah sekolah yang sebelumnya dilakukan oleh SPPG yang dikenakan sanksi tersebut?
05:08Ya, kalau berdasarkan informasi dan keterangan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Umbul Sari,
05:17untuk saat ini memang mereka berdasarkan kesepakatan bersama komite dan juga wali murid,
05:25memang tidak menerima untuk sementara MBG sesuai arahan Satgas MBG.
05:32Karena memang SPPG itu sendiri saat ini masih dilakukan evaluasi dan nantinya akan kembali beroperasi setelah dan menunggu hasil evaluasi.
05:43Dan memang para siswa maupun orang tua wali murid yang mengalami dugaan keracuan di SMP Negeri 1 Umbul Sari,
05:50ya mengaku tidak masalah jika memang MBG untuk sembara dihentikan, Imron.
05:56Baik, seluruh pasien yang sebelumnya mendapatkan perawatan saat ini telah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah semakin mendaik.
06:03Sementara itu SPPG yang diduga melakukan kekelayalayan,
06:07suntuk sementara dalam proses evaluasi dan tidak boleh memproduksi MBG untuk sekolah.
06:10Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Herna Wan Mustika yang melaporkan dari Jember, Jawa Timur.
06:15Terima kasih atas laporan Anda.
Komentar