Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kondisi memprihatinkan, akses penyeberangan di Desa Kali Pasir, Lampung Timur, menjadi sorotan.

Warga harus menggunakan perahu kayu rakitan untuk menyeberangi sungai karena tak ada jembatan.

Inilah kondisi jembatan mangkrak di Desa Kali Pasir, Way Bungur, Lampung Timur.

Jembatan sepanjang 100 meter ini menjadi satu-satunya akses jalan warga Desa Kali Pasir. Namun karena mangkrak sejak puluhan tahun, jembatan ini tak bisa dilalui warga.

Warga di Desa Kali Pasir, Kabupaten Lampung Timur, kesal melihat setiap pagi anak-anak harus pergi ke sekolah dengan menggunakan rakit kayu rakitan.

Warga menilai untuk menyeberangi sungai sepanjang 700 meter dengan rakit kayu rakitan sangat berbahaya.

Ia pun mendesak agar pemerintah pusat ataupun daerah segera merespon keluhan warga dengan membangun kembali proyek jembatan yang mangkrak, sehingga memudahkan aktivitas warga.

#lampung #jembatan #pelajar

Baca Juga Karoseri Bus Delima Jaya di Bogor Kebakaran | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/649026/karoseri-bus-delima-jaya-di-bogor-kebakaran-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649027/potret-pelajar-seberangi-sungai-dengan-rakit-kayu-akibat-pembangunan-jembatan-mangkrak
Transkrip
00:00Saudara kondisi memprihatinkan akses penyebrangan di Desa Kalipasir, Lampung Timur menjadi sorotan.
00:07Warga harus menggunakan perahu kayu rakitan untuk menyebrangi sungai karena tidak ada jembatan.
00:20Inilah kondisi jembatan mangkrak di Desa Kalipasir, Wai Bungur, Lampung Timur, Saudara.
00:25Jembatan sepanjang 100 meter ini menjadi satu-satunya akses jalan warga Desa Kalipasir.
00:32Namun karena mangkrak sejak puluhan tahun, jembatan ini tidak bisa dilalui warga.
00:47Kasihan saya anak didik generasi bangsa ini.
00:51Ini Desa Kalipasir ini berdiri dari tahun 1960, sekarang ini 2026.
01:00Oh, kalian itu di mana? Kalau memang tidak bisa kerja, tidak usah kerja.
01:05Warga di Desa Kalipasir, Kabupaten Lampung Timur, kesal melihat setiap pagi anak-anak harus pergi ke sekolah dengan menggunakan rakit kayu saudara.
01:14Warga menilai untuk menyebrangi sungai sepanjang 700 meter dengan rakit kayu ini sangat berbahaya.
01:23Ia pun mendesak agar pemerintah pusat ataupun daerah segera merespons keluhan warga dengan membangun jembatan
01:30ataupun dengan membangun kembali proyek jembatan yang mangkrak sehingga memudahkan aktivitas warga.
01:37Kasihan saya anak didik generasi bangsa ini.
02:05Ini Desa Kalipasir ini berdiri dari tahun 1960, sekarang ini 2026.
02:14Kalian itu di mana? Kalau memang tidak bisa kerja, tidak usah kerja.
02:18Setiap pagi, anak-anak di Desa Kalipasir harus bertaruh nyawa saat akan pergi ke sekolah.
02:24Benar-benar marah tuh lho.
02:26Ini tuh jauh lho, ini ada sekitar 700 meter lho.
02:33Naik seperti itu coba.
02:35Masya Allah.
02:38Mereka harus menyebrangi sungai Wai Pungur di Desa Kalipasir Lampung dengan menggunakan perahu rakitan dari kayu.
02:45Perahu ini hanya bisa menampung 20 anak dengan sepeda motornya sehingga anak-anak harus berhimpitan saat menyebrangi sungai sepanjang 80 meter.
02:5610 tahun lalu proyek pembangunan jembatan sempat dilakukan.
03:02Namun proyek ini mangkrak dan belum terselesaikan hingga saat ini.
03:07Menteri Pekerjaan Umum Dodi Hanggodo langsung meninjau Desa Kalipasir untuk melihat jembatan yang mangkrak.
03:14Dodi menegaskan pembangunan jembatan akan dilanjutkan tahun 2026 dengan menggunakan APBN.
03:20Apakah di sini atau di sana atau di situ nanti kita lihat ya.
03:33Kan semua ada plus minusnya ya.
03:35Sepintas sih saya ragu ya.
03:37Sepintas ya.
03:38Tapi kan saya ini kan jawab.
03:39Cuman manusia biasa.
03:40Jadi biarlah yang punya kalian untuk melakukan mengecekan secara teknis.
03:45Kalau ini tidak mempunyai kita teruskan.
03:48Daripada membuat masalah besar.
03:51Karena kan kemudian saya akan pakai handband.
03:54Kemudian kita akan jalan ambruk kan jadi masalah di saya.
03:58Saya minta juga teman-teman mencari antiket lain.
04:02Itu sama dengan Bupati, Bapak Wakil Bupati, Pasir dan dan seterusnya.
04:05Bupati Lampung Timur menegaskan pemerintah daerah akan memfasilitasi perahu baru yang layak pakai untuk sarana warga menyebrang sambil menunggu proses pembangunan jembatan.
04:18Pembebasan lahan atau perbaikan jalan yang menjadi tugas sewenang kami.
04:27Kami siap untuk bisa mengalokasikan supaya pelayanan pabrik terutama infrastruktur jembatan ini tersedia dan terselesaikan dengan baik.
04:37Dan kami juga tadi dari kemarin sudah koordinasi sama Pak Dandim, Pak Pangdam untuk membuat jembatan afirmasi dan akan kita botong royongan bersama pemerintah.
04:48Pembangunan jembatan di desa Kali Pasir Lampung Timur harus menjadi prioritas pembangunan pemerintah pusat ataupun daerah.
05:00Karena jembatan ini menjadi satu-satunya akses warga yang ingin bersekolah dan bekerja agar tidak terganggu.
Komentar

Dianjurkan