00:00Saudara kondisi memprihatinkan akses penyebrangan di Desa Kalipasir, Lampung Timur menjadi sorotan.
00:07Warga harus menggunakan perahu kayu rakitan untuk menyebrangi sungai karena tidak ada jembatan.
00:20Inilah kondisi jembatan mangkrak di Desa Kalipasir, Wai Bungur, Lampung Timur, Saudara.
00:25Jembatan sepanjang 100 meter ini menjadi satu-satunya akses jalan warga Desa Kalipasir.
00:32Namun karena mangkrak sejak puluhan tahun, jembatan ini tidak bisa dilalui warga.
00:47Kasihan saya anak didik generasi bangsa ini.
00:51Ini Desa Kalipasir ini berdiri dari tahun 1960, sekarang ini 2026.
01:00Oh, kalian itu di mana? Kalau memang tidak bisa kerja, tidak usah kerja.
01:05Warga di Desa Kalipasir, Kabupaten Lampung Timur, kesal melihat setiap pagi anak-anak harus pergi ke sekolah dengan menggunakan rakit kayu saudara.
01:14Warga menilai untuk menyebrangi sungai sepanjang 700 meter dengan rakit kayu ini sangat berbahaya.
01:23Ia pun mendesak agar pemerintah pusat ataupun daerah segera merespons keluhan warga dengan membangun jembatan
01:30ataupun dengan membangun kembali proyek jembatan yang mangkrak sehingga memudahkan aktivitas warga.
01:37Kasihan saya anak didik generasi bangsa ini.
02:05Ini Desa Kalipasir ini berdiri dari tahun 1960, sekarang ini 2026.
02:14Kalian itu di mana? Kalau memang tidak bisa kerja, tidak usah kerja.
02:18Setiap pagi, anak-anak di Desa Kalipasir harus bertaruh nyawa saat akan pergi ke sekolah.
02:24Benar-benar marah tuh lho.
02:26Ini tuh jauh lho, ini ada sekitar 700 meter lho.
02:33Naik seperti itu coba.
02:35Masya Allah.
02:38Mereka harus menyebrangi sungai Wai Pungur di Desa Kalipasir Lampung dengan menggunakan perahu rakitan dari kayu.
02:45Perahu ini hanya bisa menampung 20 anak dengan sepeda motornya sehingga anak-anak harus berhimpitan saat menyebrangi sungai sepanjang 80 meter.
02:5610 tahun lalu proyek pembangunan jembatan sempat dilakukan.
03:02Namun proyek ini mangkrak dan belum terselesaikan hingga saat ini.
03:07Menteri Pekerjaan Umum Dodi Hanggodo langsung meninjau Desa Kalipasir untuk melihat jembatan yang mangkrak.
03:14Dodi menegaskan pembangunan jembatan akan dilanjutkan tahun 2026 dengan menggunakan APBN.
03:20Apakah di sini atau di sana atau di situ nanti kita lihat ya.
03:33Kan semua ada plus minusnya ya.
03:35Sepintas sih saya ragu ya.
03:37Sepintas ya.
03:38Tapi kan saya ini kan jawab.
03:39Cuman manusia biasa.
03:40Jadi biarlah yang punya kalian untuk melakukan mengecekan secara teknis.
03:45Kalau ini tidak mempunyai kita teruskan.
03:48Daripada membuat masalah besar.
03:51Karena kan kemudian saya akan pakai handband.
03:54Kemudian kita akan jalan ambruk kan jadi masalah di saya.
03:58Saya minta juga teman-teman mencari antiket lain.
04:02Itu sama dengan Bupati, Bapak Wakil Bupati, Pasir dan dan seterusnya.
04:05Bupati Lampung Timur menegaskan pemerintah daerah akan memfasilitasi perahu baru yang layak pakai untuk sarana warga menyebrang sambil menunggu proses pembangunan jembatan.
04:18Pembebasan lahan atau perbaikan jalan yang menjadi tugas sewenang kami.
04:27Kami siap untuk bisa mengalokasikan supaya pelayanan pabrik terutama infrastruktur jembatan ini tersedia dan terselesaikan dengan baik.
04:37Dan kami juga tadi dari kemarin sudah koordinasi sama Pak Dandim, Pak Pangdam untuk membuat jembatan afirmasi dan akan kita botong royongan bersama pemerintah.
04:48Pembangunan jembatan di desa Kali Pasir Lampung Timur harus menjadi prioritas pembangunan pemerintah pusat ataupun daerah.
05:00Karena jembatan ini menjadi satu-satunya akses warga yang ingin bersekolah dan bekerja agar tidak terganggu.
Komentar