Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari mengakibatkan satu atap rumah ambruk dan dua dapur warga mengalami kerusakan.

Tak hanya di Pacitan, dampak gempa juga dirasakan oleh warga di Yogyakarta.

Untuk memantau perkembangan terkini pascagempa yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur, simak dialog bersama Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko.

#jawatimur #gempa #pacitan

Baca Juga Tentara Korea Utara Ternyata Masih Serang Pasukan Ukraina, Menembaki dengan Roket di https://www.kompas.tv/internasional/648965/tentara-korea-utara-ternyata-masih-serang-pasukan-ukraina-menembaki-dengan-roket



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648976/full-keterangan-bpbd-soal-gempa-m-6-4-guncang-pacitan-rumah-dapur-warga-rusak-sapa-siang
Transkrip
00:00Mau mantau perkembangan terkini gempa yang menguncang Pacitan, Jawa Timur?
00:03Kita sudah bergabung dengan Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Pak Erwin Andriyat Moko.
00:08Selamat siang, Pak Erwin. Pak Erwin bisa disampaikan bagaimana kondisi terkini di Pacitan
00:12usai gempa yang terjadi 6,4 mark itu dini hari tadi.
00:18Ya, selamat siang.
00:20Mas TV sudah lama-lama.
00:22Bisa sebesarannya. Selamat siang.
00:26Iya, Mas.
00:27Halo.
00:27Iya, silahkan Pak Erwin. Bagaimana update-nya, Pak?
00:32Oh, iya. Jadi, campak kumpulan semalam, bawa pemerintah separah, mungkin pemerintah sebagainya,
00:39ada sampai saat ini, abis kejadian, ada 17 laporan yang masuk.
00:45Oke.
00:47Rata-rata soal apa, Pak?
00:48Jadi, 17 itu?
00:50Iya.
00:51Iya, rata-rata 17 laporan itu seperti apa?
00:5317 itu kejadiannya ada yang ini, apa namanya, ada kerusakan berat sampai, harian sampai berat.
01:02Yang berat seperti Iposo itu, ada rumahnya Ambro, juga, walaupun ada rajian tertentu,
01:10juga ada fasilitas pemerintah seperti Balai Desa, di Balai Desa Pembangunan,
01:19Kedamatan Rantuan itu, retakan gini-nya itu lumayan parah, dan juga di kantor, kantor dinas koperasi,
01:30itu retakan rambatannya itu agak lumayan juga.
01:34Dan fasilitas pendidikan terpantau, ada satu MI di Iposo Meru, bisa kurangkan sesahari itu juga,
01:42malah meretakan yang seupara.
01:46Oke, artinya 6,4 makritudai yang terjadi Jumat ini hari,
01:50membuat rumah warga rusak, Balai Desa juga rusak, bahkan ada satu MI yang retak begitu ya, Pak.
01:57Apakah memang ini juga berpotensi menimbulkan gempa susulan,
02:01karena juga masyarakat tentunya khawatir soal itu?
02:04Ya, kita bicara gempa susulan, sampai, ini tadi terakhir kita pantau,
02:10sejak terjadi gempa, 20 kali, 21 kali gempa susulan,
02:15mulai dari 2, ya sampai gempa, sekarang ini.
02:20Jadi gempa susulan itu juga dirasakan ya, Pak.
02:22Nah, terkait setelah gempa itu, apakah ada laporan kembali, Pak?
02:28Tidak ada, kalau kerusakannya tidak ada, ya pada saat gempa yang pertama kali.
02:33Gempa susulan itu, mungkin karena epicentrumnya jauh, juga lukasnya dalam,
02:37jika walaupun ada sampai 4 skala reter, itu tidak kita raskakan yang ada di daratan.
02:43Oke, jadi skalanya tidak begitu besar dibandingkan gempa yang pertama, 6,4 makin itu ya, Pak.
02:47Dan lalu, apakah untuk wilayah pesisir pacitan ada potensi tsunami yang perlu diwas pada masyarakat, Pak?
02:53Bisa disampaikan soal itu?
02:54Nah, tadi Bapak juga menyampaikan bahwa kerusakan sejumlah fasilitas, rumah warga juga terjadi.
03:10Lalu bagaimana dengan korban, Pak?
03:11Apakah terdata atau ada laporan soal korban luka maupun korban jiwa di sana?
03:16Alhamdulillah, kalau korban luka sebenarnya tidak ada.
03:21Namun pada saat gempa itu, ketika pada proses menyelamatkan diri,
03:25dan itu sebenarnya sudah pada posisi duduk, posisi duduk sambil menenangkan diri,
03:34pada pasangan itu ada satu yang meninggal, ketika berdiri langsung jatuh dan meninggal.
03:39Namun dia berusaha dari biomedis itu karena yang disangkutan adalah jalan stroke.
03:47Oke.
03:47Dan orang dirawat di UGB karena shock.
03:51Oke.
03:51Tidak sampai saat ini yang masih di ruang perawat.
03:54Oke, jadi saya kembali klirkan bahwa ada satu orang yang meninggal dunia,
03:59karena punya rewet stroke, lalu juga ada satu yang sampai saat ini juga masih dirawat di rumah sakit.
04:06Ya, di pusus mas lebih tepatnya.
04:08Oke, di pusus mas.
04:09Oke Pak, selain tadi gempa susulan juga, tadi Bapak juga sampaikan bahwa ini juga tidak sebesar gempa yang awal,
04:18lalu juga tidak ada potensi soal tsunami di daerah pesisir.
04:21Lalu apa yang memang bisa dihimbau dari BPBD terkait dengan gempa yang telah terjadi Jumat Dini Hari tadi,
04:27sehingga warga juga bisa kembali beraktifitas tanpa rasa takut?
04:34Ya, Bapak, sudah langsung mas.
04:35Ya, apa yang bisa disampaikan dari BPBD sendiri soal warga yang mungkin khawatir dengan gempa ini?
04:44Karena tadi Bapak juga sampaikan bahwa tidak ada gempa susulan yang terjadi pun tidak sebesar gempa yang pertama,
04:49dan di pesisir pun tidak ada potensi tsunami.
04:52Apa yang bisa disampaikan?
04:53Oh iya, ya, terima kasih kepada seluruh luar kemas kakak Kabupaten Pajutan.
04:59Kita hidup di daerah kebas seperti biasa,
05:02eskalasi gempa di Pajutan itu sering.
05:05Jadi walaupun kita sudah terbiasa mengalami gempa,
05:07namun saya tetap berdaerah kemas padaan,
05:10bagi masyarakat tetap kita jaga,
05:12kita siap-siapkan, kita tingkatkan,
05:14karena sewaktu-waktu itu kebapan terjadi di Kabupaten Pajutan.
05:17Dan menurutkan ribuan kami,
05:21walaupun dengan keadaan yang seperti ini,
05:26saya tetap berharap kita semua meningkatkan kemampuan dan kapasitas kita,
05:30untuk siap-siapkan kita,
05:31juga untuk keselamatan kita sendiri.
05:34Dan juga kami berharap dengan kejadian ini,
05:37kita semua mari kita cek kondisi rumah kita masing-masing,
05:42maka kalau ada sesuatu kerusakan dengan sebaiknya yang belum sempat dilaporkan,
05:46karena akan mungkin pengenilah kejadian rumah dan lantai sebabnya,
05:50kami berharap sudah dilaporkan kepada kami,
05:53untuk merumuskan tidak lanjut dari kejadian bencana yang ada di wilayah kita.
05:58Terima kasih.
05:59Diharapkan warga juga komunikatif begitu ya Pak,
06:02untuk bisa melaporkan kejadian pasca gempa dini hari tadi.
06:06Bisa kemana Pak laporannya Pak?
06:09Ya untuk laporannya,
06:11sudah kami perluaskan ke bus dan kopi,
06:14juga buatan pacitan dengan kontak persen dan polsenter yang sebagian serba,
06:19sudah kita perluaskan.
06:21Sampai siang hari ini ada 17 laporan,
06:23apakah itu terkait ada juga laporan soal pengungsi Pak?
06:28Ya.
06:30Sampai siang ini ada 17 laporan,
06:32apakah ada laporan soal warga yang mengungsi?
06:36Kalau yang mengungsi tidak ada Mas.
06:38Jadi memang laporan itu berupa kerusakan fasilitas umum dan juga rumah warga.
06:44Kedepan, apa yang nantinya akan dilakukan bagi warga yang mengalami kerusakan rumah
06:49dan juga fasilitas yang rusak di sana Pak?
06:54Ya ini tadi,
06:56karena kita sama-sama tahu bahwa gempaan itu merupakan kejadian yang menjadi fokus pada kejadian pemerintah,
07:03pada saat kejadian ini kita sudah berkontasi dengan pemerintah Ropisi Jawa Timur,
07:07juga dari BNPB juga sudah menggunakan milis dan proses pendatangan.
07:12Nanti dampak dari Jumlah itu kita klasifikasi.
07:15Kalau memang itu sekalian kabupaten,
07:18nanti untuk perbaikannya diarahkan kepada anggaran kabupaten,
07:22bagi malu DGT dan lain sebagainya.
07:24Ketika kita memang dalam skala yang lebih besar,
07:27kita naikkan ke pemerintah yang lebih atas seperti provinsi,
07:30atau tata nanti sama BNPB yang jelas koordinasi dengan BNPB di Provinsi Jawa Timur setelah BNPB,
07:37terus kita lakukan sambil menunggu updating data,
07:39sehingga semua laporan yang ada itu bisa terkapas dan nanti bisa ditindaklan.
07:44Misalkan kita semua sudah pada posisi siang untuk memperkenalkan di kejadian pencara yang ada di rapor dan nanti.
07:51Baik, bahwa koordinasi dan juga komunikasi telah terjalin
07:55terkait dengan penanganan pasca gempa 6,4 market to do yang terjadi di Pacitan Jawa Timur.
08:00Terima kasih sekali lagi atas waktunya Kepala Pelaksanaan BPBD Pacitan,
08:03Pak Erwin Andriyat Moko bersama Kompas TV di Sapa Indonesia Siang.
08:06Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan