Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BEKASI, KOMPAS.TV - Polisi ungkap uang cacahan yang ditemukan di tempat pembuangan sampah di daerah Setu, Bekasi, Jawa Barat, adalah milik Bank Indonesia. Uang cacahan tersebut merupakan limbah pemusnahan BI.

Polisi dan perwakilan Bank Indonesia hari ini mengecek lokasi temuan uang cacahan.

Kapolsek Setu, AKP Usep Armansyah, menyatakan polisi dan Bank Indonesia tengah menginvestigasi penyebab sampah sisa pemusnahan uang tersebut dibuang di tempat pembuangan sampah liar.

Polisi telah menyita 21 karung berisi uang cacahan. Namun di lokasi masih tersisa beberapa karung cacahan uang dengan nominal 100 ribu dan 50 ribu, serta ceceran cacahan uang 5 ribu.

Bagaimana cacahan uang tersebut bisa sampai ke pembuangan sampah di Bekasi. Kita sudah terhubung dengan Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga [FULL] KPK Beberkan Kronologi OTT di Ditjen Bea Cukai, Dolar AS-Emas 5,3 Kg Disita! di https://www.kompas.tv/nasional/648868/full-kpk-beberkan-kronologi-ott-di-ditjen-bea-cukai-dolar-as-emas-5-3-kg-disita

#bankindonesia #cacahanuang #tpsbekasi #bi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648877/full-soal-cacahan-uang-bi-proses-pemusnahan-uang-tidak-layak-edar-diawasi-ketat-dan-sesuai-sop
Transkrip
00:00di tempat pembuangan sampah di daerah Setu di Bekasi, Jawa Barat
00:04adalah milik Bank Indonesia.
00:06Uang cacahan tersebut merupakan limbah pemusnahan Bank Indonesia.
00:11Polisi dan perwakilan Bank Indonesia hari ini mengecek lokasi temuan uang cacahan.
00:16Kapolsek Setu AKP Musep Armansyah menyatakan
00:20polisi dan Bank Indonesia tengah menginvestigasi penyebab sampah
00:24sisa pemusnahan uang tersebut dibuang di tempat pembuangan sampah liar.
00:29Polisi kini telah menyita 21 karung berisi uang cacahan.
00:33Tapi di lokasi masih tersisa beberapa karung cacahan uang
00:36dengan nominal 100 ribu dan 50 ribu rupiah
00:40serta caceran cacahan uang 5 ribu rupiah.
00:47Dari Bank BI menyatakan bahwa benar itu adalah
00:50barang-barang dari sampah sisa pemusnahan dari Bank BI.
00:56Nah ini yang lagi pendalaman dari pihak kami juga
01:00kemudian dari secara internal dari BI juga sedang melaksanakan
01:03investigasi juga secara internalnya
01:06kenapa barang dari BI ini nyampe ke
01:08buangan sampah masyarakat.
01:11Untuk mengetahui lebih jauh soal cacahan uang di tempat pembuangan sampah di Bekasi
01:18kita terhubung dengan Rido Satria, pegiat lingkungan yang juga penemu awal cacahan uang.
01:24Halo Rido, selamat sore.
01:26Anda bisa ceritakan bagaimana awalnya bisa tahu ada cacahan uang
01:31atau mungkin Anda melihat siapa yang membuang?
01:34Oke, baik Pak.
01:39Jadi memang kami kan aktif berkonsen dengan orang lingkungan
01:45atau kualitas sahabat.
01:47Jadi kami dan tim dan kawan-kawan jaringan
01:50untuk kandungan dan kawan-kawan penggiat lingkungan
01:53ada informasi tuh
01:55kalau di sekitar wilayah itu
01:57itu ada sampah liar
02:05pertamanya saya tahunya sampah liar
02:07nah setelah kami bersama-sama kawan-kawan
02:10bisa mengejek kan
02:12investigasi bahwa kalau sampah liar kan memang sudah dilarang ya mbak
02:15nomor undang-undang nomor 18 tahun 2008
02:18tentang pembuangan sampah kan
02:19pembuangan sampah harus yang benar
02:21dan harus yang sesuai dengan perintah undang-undang
02:24nah makanya kita ke situ
02:25pas kita datang ke situ
02:27kita kaki tuh
02:29anda warna merah tuh
02:31dari kejauhan
02:32setelah kita dekatin
02:33ternyata tuh
02:34rajangan cacahan yang diduga uang
02:36saya belum bisa menyimpulkan
02:38karena yang bisa paham masalah
02:41asli tidaknya kan yang kompeten gitu
02:44makanya kita lihat
02:45seperti uang itu
02:46banyak tercacah di situ
02:48sudah berapa lama
02:51cacahan uang tersebut
02:53ada di TPS mas?
02:54saya setahu saya
02:58waktu kita
02:59menengok itu kan tanggal
03:0128 Januari
03:022026 kemarin
03:04itu setahu saya baru itu
03:05karena lihatnya di situ saat itu
03:07kita lakukan
03:08investigasi pengelolaan sampah
03:11biar istilahnya masyarakat nantinya
03:13mengelola sampah yang benar gitu mbak
03:14jangan apa namanya
03:16gak ada perdampingan
03:17atau kacau kan
03:18harusnya yang diarahkan gitu
03:20jadi hanya sekali
03:22atau mungkin beberapa kali
03:25adanya tumpukan uang di sana
03:27jadi gak langsung sekali menumpuk
03:29setahu kami
03:32sampah selihat itu
03:33hanya menumpuk
03:34langsung lihat
03:36oh langsung di sana
03:39apa yang Anda lakukan setelah
03:42melihat cacahan uang yang begitu banyak
03:45mas Ridho
03:46jadi setelah kami lihat
03:50kami ambil dokumentasi ya kan
03:54setelah kami ambil dokumentasi
03:56salah satunya saya naikkan
03:58memang
03:58kami kan di
04:00pergiat lingkungan
04:01satu pergiatan kami kan
04:03salah satu
04:03salah satunya memang
04:12saya sebagai
04:13sekretarisnya di
04:14Papu Perlilinguan Foundation
04:15nah disitu kita naikkan
04:16di
04:17medsosnya
04:18selanjutnya kita
04:19kirim juga di
04:20ada kawan di
04:21Kementerian Lingkungan Hidup tuh mbak
04:22nah saya
04:24kirimkan juga ke
04:25belinya ke mereka
04:25nah
04:26akhirnya
04:27setelah itu
04:29video naik
04:30kawan-kawan dari
04:31Kementerian Lingkungan Hidup
04:32sudah juga datang
04:34ke lokasi tersebut
04:35nah itu
04:35mungkin karena ya
04:37karena lokasi itu kan
04:38irisan mbak
04:39antara kota dan Kabupaten Bekasi
04:41ya seharusnya
04:42stakeholder
04:43atau yang terkait
04:45misalnya
04:45Dinas Lingkungan Hidup
04:46Kabupaten Bekasi
04:47itu lebih
04:47memantau
04:49daerah itu kan
04:49memang daerah rawan
04:50daerah rawan karena apa
04:51rawan dengan sampah
04:52kan itu berbatasan langsung
04:53dengan TPST
04:54Bantergebang tuh mbak
04:55disitu
04:56kalau pemahaman masyarakat
04:58tidak tahu
04:59tidak mengetahui
05:00mereka juga gak tahu tuh
05:01kayak Pak Haji Santo
05:04misalnya kan
05:04dia tahunya buat nguruk
05:05uang itu ya kan
05:07tapi kalau ada
05:08oklum-oklum yang gak
05:09kalau mereka belum
05:11tahu edukasi kan
05:12resikonya seperti itu mbak
05:13memang harus
05:14sudah mbingin
05:15makasih masyarakat-masyarakat
05:16di daerah rentan
05:16dengan sampah itu
05:17ya saya harap
05:19pemerintah Kabupaten Bekasi
05:20terus ya
05:22yang beririsan dengan
05:23TPST Bantergebang
05:25Kota Bekasi
05:25ini memang
05:26kalau udah irisan itu kan
05:28jarang diri
05:29apa ya
05:30dipantau gitu
05:31padahal mereka
05:32tercemar
05:33mereka terkena
05:34efek-efek dari sampah
05:36TPST Bantergebang
05:37ya baik
05:38terima kasih
05:39Mas Ridho telah berbagi cerita
05:40kepada kami
05:41selamat sore Mas Ridho
05:42ya lalu pertanyaannya
05:45saudara
05:46bagaimana cacahan
05:47uang tersebut
05:47bisa sampai ke
05:48pembuangan sampah
05:49di Bekasi
05:50kita sudah terhubung
05:51dengan kepala
05:52Departemen Komunikasi
05:53Bank Indonesia
05:53Ramdan Denny Prakoso
05:55selamat sore
05:56Pak Denny
05:57selamat sore Mbak Ilona
06:02ya
06:02Pak
06:04sudah dipastikan ya
06:06bahwa cacahan uang tersebut
06:07yang ada di TPS
06:08merupakan milik Bank Indonesia
06:10betul
06:14dalam arti begini
06:16yang perlu kami
06:16sampaikan adalah
06:18Pak Indonesia
06:20sekarang ini
06:21sebagaimana tadi
06:22yang juga
06:22disampaikan oleh
06:24Mas Ridho
06:25itu
06:26tengah melakukan
06:28pendalaman ya
06:29atas
06:30temuan
06:31cacahan uang
06:32di salah satu
06:33TPA
06:33di wilayah Bekasi
06:35tentunya
06:37kami
06:37terus berkoordinasi
06:39dengan
06:40seluruh pihak terkait
06:41apakah itu
06:42kepolisian
06:43pengurus TPA
06:45dan juga
06:46dinas lingkungan hidup
06:47saya tentunya
06:48mengapresiasi
06:49konsen dari Mas Ridho
06:50tadi
06:51khususnya terkait
06:51dengan lingkungan
06:52dan
06:53kami tentunya
06:54ingin
06:55menggarisbawahi
06:56bahwa
06:57itu adalah
06:58uang
06:59asli
07:00dan juga
07:01sekaligus
07:02menepis
07:03kemungkinan
07:04ataupun
07:04berita-berita
07:06bahwa
07:06tumpukan itu
07:07adalah berasal
07:08dari uang palsu
07:09ataupun
07:10uang
07:11dari bentuk-bentuk
07:12kejahatan yang lain
07:13demikian Pak Ilona
07:14Pak Ramdan
07:15tapi pertanyaan gini
07:17kalau memang itu
07:18uang asli
07:19dan sudah dikonfirmasi
07:20milik Bank Indonesia
07:21kenapa bisa sampai
07:23di TPS Liar
07:24bukankah
07:24pemusnahan uang
07:26yang tidak layak pakai
07:27harus punya tempat khusus
07:29wah tegas sekali ini
07:32jadi gini ya
07:34tadi kan sudah kami
07:35sampaikan
07:36kami terus akan
07:37melakukan pendalaman
07:38bekerjasama dengan
07:39pihak-pihak terkait
07:40nah yang ingin kami
07:42sampaikan adalah
07:43sebagaimana
07:46amanat undang-undang
07:47nomor 7
07:48tahun 2011
07:49tentang mata uang
07:51ini Bank Indonesia
07:52melakukan
07:54pemusnahan
07:55jadi
07:56pemusnahan
07:57atas uang
07:58yang memang
07:59kita lihat
08:01dalam kondisi
08:01yang memang
08:02tidak layak edar
08:03tidak layak edar
08:05itu maksudnya
08:05termasuk uang yang
08:06lusuh
08:07yang memang
08:07apa istilah
08:08sudah sulit
08:09dikenali gitu ya
08:10ada uang
08:11cacat
08:12ada uang
08:13rusak
08:13ataupun memang
08:14uang-uang yang memang
08:15sudah ditarik
08:17dari peredaran
08:18nah ini yang
08:18kita musnahkan
08:19nah
08:20pemusnahan
08:21uang rupiah ini
08:22itu
08:23dilakukan
08:25dengan cara
08:25meraci
08:26ataupun melebur
08:27atau cara lain
08:29sehingga
08:30memang
08:30setelah hasil
08:31pemusnahan itu
08:32itu tidak
08:34lagi
08:34menyerupai
08:36uang
08:36sehingga
08:37memang
08:37tidak bisa
08:38dipergunakan
08:39sebagaimana
08:40tidak dipergunakan
08:41atau disalah
08:42pergunakan ya
08:42kira-kira seperti itu
08:43nah
08:43Bank Indonesia
08:45selalu memastikan
08:46bahwa
08:48proses
08:49pemusnahan
08:49uang ini
08:50itu dilakukan
08:51dengan prosedur
08:52pelaksanaan
08:53dan pengawasan
08:53yang sangat ketat
08:54serta dapat
08:55dipertanggungjawabkan
08:56sehingga
08:57memang
08:58tadi
08:59tentunya
08:59kami terus
09:00akan melakukan
09:00pendalaman
09:01dengan pihak-pihak
09:02terkait
09:03kepolisian
09:04kemudian
09:05juga
09:05pengelola
09:06TPA
09:06dan juga
09:07dinas
09:07lingkungan hidup
09:09untuk
09:10memastikan
09:11hal tersebut
09:12tetapi ini
09:13kami pastikan
09:14bahwa
09:15proses
09:16yang dilakukan
09:17oleh Bank Indonesia
09:17sudah sesuai
09:18dengan
09:18perhidupan
09:19dalam hal
09:19pemusnahan
09:20uang rupiah
09:21demikian
09:22Pak Ramdan
09:23kita tahu
09:23memang
09:24setiap tahun
09:24Bank Indonesia
09:25pasti akan
09:26memusnahkan
09:26uang yang
09:27tidak layak
09:28edar
09:28begitu ya
09:29tapi
09:29sekarang
09:30sekali lagi
09:30pertanyaannya
09:31kenapa
09:33ini berada
09:33di TPS
09:35kalau memang
09:36sudah sesuai
09:37prosedur
09:37harusnya
09:38uang-uang tersebut
09:39cacahan
09:39tidak ada
09:40di TPS
09:40liar
09:41jadi hasil
09:42evaluasi
09:42internal
09:43Bank Indonesia
09:44ada apa
09:45kenapa
09:45uang
09:46yang seharusnya
09:46dimusnahkan
09:47itu berada
09:48di TPS
09:48liar
09:48iya
09:51jadi yang
09:52sudah tadi
09:52disampaikan
09:53oleh
09:53Pak Polisi
09:54dan juga
09:56disampaikan
09:56oleh
09:57Mas Rido
09:57kita kan
09:58sedang akan
09:59melakukan
09:59pendalaman
10:00kenapa
10:01hal itu
10:01sampai di
10:03TPA
10:04yang dimaksud
10:05tetapi
10:05tentunya
10:06kami ingin
10:07menyampaikan
10:07kepada
10:07masyarakat
10:08bahwa
10:09proses
10:10pemusnahan
10:11uang itu
10:11memang dilakukan
10:12secara ketat
10:13dalam arti
10:14kami melakukannya
10:15secara
10:15SOP
10:16Bank Indonesia
10:17dan tentunya
10:18kami ingin
10:19memastikan
10:19bahwa
10:20kenapa
10:21uang itu
10:22dimusnahkan
10:22karena memang
10:23Bank Indonesia
10:24ingin bahwa
10:25uang-uang yang
10:26beredar itu
10:27adalah uang-uang
10:27yang memang
10:28kita sebut
10:28uang layak edar
10:29sehingga memang
10:31uang-uang lusuh
10:32yang memang
10:32sedang
10:34yang memang
10:35beredar
10:35itu kita
10:36cotarik
10:36kemudian
10:36kita musnahkan
10:37yang perlu juga
10:39masyarakat tahu
10:40adalah
10:40ataupun semua pihak
10:41tahu adalah
10:42Bank Indonesia
10:44ini secara
10:45bertahap
10:45juga telah
10:46mengadopsi
10:47apa yang kita sebut
10:47dengan
10:48waste to energy
10:50dan juga
10:50waste to product
10:51terkait dengan
10:53pemanfaatan
10:54limbah tadi
10:55jadi setelahnya itu
10:56kita berupaya
10:58supaya
10:59limbah
11:00racik
11:01uang kertas
11:02itu
11:02kita kelola
11:04untuk mendukung
11:05pengelolaan lingkungan
11:06yang berkelanjutan
11:07jadi kalau kita
11:08bicara mengenai
11:09waste to energy
11:10itu
11:11melalui kerjasama
11:12pemanfaatan
11:13limbah racik
11:14sebagai bahan bakar
11:15alternatif
11:16pembangkit
11:17listrik
11:17tenaga
11:18uap
11:19jadi
11:19hasil racikan
11:21itu sebenarnya
11:22bisa juga
11:22dimanfaatkan
11:23untuk bahan bakar
11:25alternatif
11:25pembangkit
11:26listrik
11:27tenaga
11:27uap
11:27dimikirkan juga
11:29kalau kita bicara
11:29mengenai
11:30waste to product
11:31artinya
11:32memang
11:32bagaimana
11:33limbah
11:34uang kertas
11:35itu
11:35limbah racik
11:37itu
11:37bisa juga
11:38diadikan
11:38sebagai
11:39bahan-bahan
11:40souvenir
11:40yang ini
11:42sekarang kita
11:42coba galakkan
11:43di seluruh kantor
11:44perwakilan bakar Indonesia
11:45sehingga memang
11:46hasil
11:47timbah
11:47racik ini
11:49itu juga
11:50bisa dimanfaatkan
11:52untuk ramah lingkungan
11:53dan juga bisa
11:54dimanfaatkan
11:55untuk menghasilkan
11:56apa
11:57istilahnya itu
11:58ada tambahan
12:00apa
12:00untuk menghasilkan
12:01sesuatu yang lebih
12:02bermanfaat
12:02demikian
12:03Pak Ramdan
12:05koleksi
12:05kalau saya salah
12:06ada berbagai cara
12:07untuk memusnahkan
12:08uang yang tidak lagi
12:09like edar ya
12:10misalnya
12:11itu dilebur
12:13atau mungkin
12:13dibakar
12:14termasuk juga
12:15dicacah ya Pak
12:15seperti yang kita
12:16temukan di TPS
12:17bahwa
12:17proses pemusnahannya
12:19itu sebenarnya
12:19sudah benarkah
12:20betul
12:22jadi
12:24sudah benar
12:25tapi sekarang
12:25kita tinggal
12:26lihat ini
12:27kenapa
12:27uang yang
12:28dicacah itu
12:30nyampainya
12:30di TPS
12:31ya
12:34jadi nanti
12:34sebagaimana
12:35yang saya tadi
12:36saya sampaikan
12:36apa
12:38kita akan terus
12:39melakukan
12:39penelusuran
12:40lebih lanjut
12:40untuk nanti
12:41memastikan
12:43bahwa
12:44bagaimana
12:46proses itu
12:47terjadi
12:47tetapi
12:47kita sampaikan
12:49kepada masyarakat
12:49adalah
12:50proses pemusnahan
12:51uang itu
12:51memang
12:52sudah berjalan
12:53sebagaimana
12:54mestinya
12:54dengan pengawasan
12:55yang ketat
12:56dan tentunya
12:57ini juga
12:58dalam rangka
12:59supaya
12:59bagaimana
13:00uang yang
13:00beredar di masyarakat
13:01itu
13:01tetap dalam
13:02kondisi yang baik
13:03demikian
13:04Pak Ilona
13:04baik
13:05terima kasih
13:05Pak Ramdan
13:07semoga
13:08segera kita
13:08ketahui
13:09apa penyebab
13:10kenapa
13:10uang tersebut
13:10sampai di TPS
13:11yang jelas
13:12saudara
13:12yang namanya
13:13uang dari
13:13Bank Indonesia
13:14itu tidak
13:14boleh dibuang
13:15sembarangan
13:16begitu ya
13:16Pak Ramdan
13:17betul
13:19terima kasih
Komentar

Dianjurkan