Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GAZA, KOMPAS.TV - Di tengah serangan ke Gaza, militer Israel mengungkap alasan serangan ke wilayah Palestina tersebut.

Setelah serangan di Gaza Sabtu lalu yang menewaskan tiga orang, Israel terus melanjutkan serangannya menyasar ke sejumlah wilayah Gaza.

Militer Israel mengatakan serangan terbaru menyasar salah satu komandan Hamas yang dituding melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Serangan terakhir yang berlangsung di Gaza selatan kemarin menewaskan dua orang paramedis dan melukai 10 orang di Gaza selatan kemarin.

Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan menlu dan wamenlu, anggota Komisi I serta sejumlah mantan duta besar dan diplomat di Istana Merdeka, Rabu (4/02/2026) kemarin.

Pertemuan selama tiga jam ini, salah satunya membahas alasan Presiden memutuskan Indonesia masuk dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang disebut sebagai salah satu upaya untuk menghentikan perang di Gaza.

Apa saja yang menjadi fokus pembicaraan dengan Presiden Prabowo kemarin, bagaimana Presiden merespons kritik soal iuran Dewan Perdamaian Trump, sore ini kita sudah bersama dengan mantan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Ikrar Nusa Bakti yang kemarin bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana.

Baca Juga Ikrar Ungkap Alasan Prabowo Bayar Bertahap Iuran Board of Peace yang Hampir Rp 17 Triliun di https://www.kompas.tv/talkshow/648797/ikrar-ungkap-alasan-prabowo-bayar-bertahap-iuran-board-of-peace-yang-hampir-rp-17-triliun

#boardofpeace #prabowo #palestina #gaza

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/648853/ketemu-prabowo-eks-dubes-ri-untuk-tunisia-ungkap-sikap-indonesia-di-board-of-peace-kompas-petang
Transkrip
00:00Intro
00:00Bertemu kembali, di tengah serangan ke Gaza, militer Israel mengungkap alasan serangan ke wilayah Palestina itu.
00:09Setelah serangan di Gaza Sabtu lalu yang menewaskan 3 orang, Israel terus melanjutkan serangannya menyasar ke sejumlah wilayah Gaza.
00:17Militer Israel mengatakan serangan terbaru menyasar salah satu komandan Hamas yang dituding melanggar kesepakatan genjatan senjata.
00:23Serangan terakhir yang berlangsung di Gaza Selatan kemarin menewaskan 2 orang paramedis dan melukai 10 orang di Gaza Selatan.
00:42Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menlu dan Wamenlu, anggota Komisi 1 serta sejumlah mantan Duta Besar dan Diplomat di Istana Merdeka kemarin.
00:52Pertemuan selama 3 jam ini, salah satunya membahas alasan Presiden memutuskan Indonesia masuk dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace
01:00bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sebagai salah satu upaya untuk menghentikan perang di Gaza.
01:09Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Pati Jalal, menyebut keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian sebagai sebuah eksperimen diplomasi yang penting namun beresiko tinggi.
01:20Dino menegaskan, meski BOP menjadi satu-satunya solusi, namun Indonesia harus tetap memastikan badan tersebut berjalan dalam koridor dan tetap memegang opsi untuk keluar.
01:35Presiden Prabowo itu mempunyai pendekatan yang realistis mengenai ini.
01:39Realistis dalam arti apa, sekarang ini memang satu-satunya opsi di atas meja adalah mengenai Board of Peace.
01:50Ya, kan tidak ada opsi lain. Dan faktanya adalah Board of Peace ini yang bagian dari solusi untuk menghentikan gencatan senjata,
02:00walaupun sampai sekarang masih dilanggar oleh Israel.
02:04Align juga dengan posisi foreign policy community of Indonesia adalah bahwa kita masuk dengan hati-hati.
02:11Dan terus berpegang pada opsi untuk bisa keluar kalau ini bertentangan dengan prinsip kita dan kepentingan kita.
02:24Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut,
02:26Presiden Prabowo memutuskan untuk membayar iuran keanggotaan Dewan Perdamaian mulai tahun ini sebesar 17 triliun rupiah.
02:34Menlu Sugiono menyebut, biaya keanggotaan Dewan Perdamaian bisa dicicil mulai tahun ini menggunakan APBN.
02:41Seperti apa?
02:43Bapak Presiden memutuskan untuk itu.
02:47Mas, soal iuran dari APBN, mas. Berarti mas, hitungan Presiden atau seperti apa?
02:51Kenapa?
02:52Iuran dari APBN berarti, hampir.
02:55Tapi tenggat optiknya adalah, mas.
02:57Tenggat waktu membayar iuran?
02:58Jadi, piagam itu disebutkan bahwa untuk pembayaran ini dalam tahun pertama.
03:06Berarti 2026 ini ya, Pak?
03:08Dalam satu tahun, Pak.
03:11Hingga saat ini, serangan Israel ke Gaza masih terus berlanjut.
03:15Serangan Israel ini melanggar kesepangkatan kejatan senjata yang berlangsung.
03:19Serangan ini menjadi tantangan bagi sejumlah negara yang bergabung di Dewan Perdamaian
03:24yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
03:29Tim Liputan, Kompas TV
03:32Apa saja fokus pembicaraan mantan menlua menlua dengan Presiden Prabowo kemarin?
03:42Bagaimana pula Presiden menanggapi kritik atas iuran Dewan Perdamaian Trump?
03:46Kami ajak Anda bergabung dengan mantan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia,
03:49Ikrar Nusabakti, yang kemarin ikut bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.
03:53Pak Ikrar, selamat sore dengan Tifal, Pak.
03:56Selamat sore, Bung Tifal.
03:57Tampaknya para mantan menlua menlua setelah pertemuan setuju dengan semangat kita bergabung ke BOP.
04:04Tapi sebetulnya dari Anda pribadi hal apa yang menjadi penting sehingga kita tampaknya perlu untuk bergabung ke sana?
04:10Jadi kita memang melihat bahwa kita perlu aktif di situ.
04:17Mengapa? Karena bagaimanapun kita juga ingin menyelesaikan persoalan di Palestina ya.
04:24Yaitu bagaimana membangun satu kesepakatan adanya two states solutions ya.
04:31Jadi solusi dua negara ya.
04:34Jadi Israel harus menerima bahwa yang namanya Palestina itu harus merdeka.
04:39Dan ini adalah bagian dari suatu perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.
04:44Nah, kita juga tidak sendirian di situ ya.
04:48Jadi ada delapan negara Islam yang bergabung di dalam BOP itu ya.
04:53Itu adalah Arab Saudi dan kemudian juga Qatar, Jordania, Mesir.
04:59Dan kemudian juga ada UAE ya.
05:06Tambah dengan Indonesia, kemudian Pakistan, dan Turki ya.
05:11Mengapa kita bergabung supaya kita juga bisa memperjuangkan masalah kemerdekaan Palestina.
05:17Dan memang kita juga meminta agar Trump itu juga bisa menekan Israel agar menghentikan pemboman-pemboman ke Gaza tersebut ya.
05:28Sorry Pak, saya tahan di situ.
05:30Karena begini, fenomenanya sekarang Israel masih menyerang Gaza.
05:33Apakah dalam pertemuan itu Pak Prabowo sempat menyatakan posisi Indonesia di BOP itu akan bagaimana kemudian?
05:39Karena kan Pak Dino Patijala juga bilang ini diplomasi yang beresiko.
05:44Ya, jadi yang jelas ya Pak Prabowo dan juga tentunya delapan negara Islam ini
05:50akan terus menekan agar Trump itu bisa menekan Israel agar menghentikan pemboman-pemboman terhadap Gaza tersebut yang masih terus berlangsung ya.
06:01Itu satu.
06:02Kedua ya, bahwa kita tidak akan melanjutkan suatu kanggotan di BOP ya.
06:09Kalau kemudian ternyata Israel tidak menyetujui adanya penyelesaian dua negara merdeka itu ya.
06:18Jadi ini yang juga menjadi satu yang sangat penting.
06:21Dan kita akan terus melakukan suatu diskusi-diskusi yang tadi saya katakan dengan tujuh negara Muslim yang lain ya.
06:30Agar apa yang diperjuangkan oleh delapan negara Muslim ini benar-benar akan diikuti oleh Donald Trump.
06:38Dan kemudian kita juga menginginkan agar ini bukan cuma Trump sebagai seorang presiden.
06:46Tapi kalau bisa ini juga didukung oleh Amerika sebagai sebuah negara.
06:51Karena kalau ini cuma Donald Trump sendiri, ini kan kemudian kekuatan politiknya di mana.
06:57Dan kemudian juga kami juga menginginkan agar ini jangan sampai melenceng dengan kesepakatan di Dewan Kamanan PBB ya.
07:07Bahwa yang namanya perdamaian Palestina itu memang harus sejalan juga dengan apa yang disebut dengan BOP yang dulu juga sudah digagas oleh Dewan Kamanan PBB.
07:20Atas kritik soal iuran nilainya 17 triliun itu Pak, apa penjelasan Pak Prabowo?
07:24Terlebih men lu bilang itu iuran akan dicicil, akan dibayas secara bertahap.
07:29Ya, jadi maksudnya secara bertahap ini adalah bahwa kalau memang ternyata kemudian BOP ini benar-benar berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama,
07:41ini akan lanjut ya.
07:43Tapi kalau kemudian ternyata itu tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia,
07:49tentunya ini Indonesia akan kemudian bisa keluar dari BOP ini ya.
07:55Jadi ini yang harus diingat ya.
07:57Dan kemudian Pak Prabowo berjamin bahwa yang jelas politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif ya,
08:03dan juga memperjuangkan kemerdekaan Palestina,
08:07ini tetap menjadi pegangan dari apa yang akan dilaksanakan oleh Indonesia di dalam BOP tersebut ya.
08:15Jadi Pak Prabowo tidak akan keluar dari garis politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif,
08:21dan juga untuk kemerdekaan Palestina.
08:24Satu lagi Pak, singkat saja.
08:25Sehingga ada catatan kritis yang dititipkan kepada Pak Prabowo untuk sikap kita di BOP ini,
08:30kalau kemudian ada banyak pelanggaran, apakah satu-satunya dengan keluar atau ada langkah-langkah bertap yang bakal diambil?
08:36Ya, kita tahu bahwa kita juga menginginkan agar yang namanya BOP ini benar-benar bisa menekan Israel
08:44agar menghentikan pemboman-pemboman di Gaza tersebut ya,
08:49dan kemudian mengikuti apa yang sudah disepakati di dalam gencatan senjata antara Israel dengan Palestina tersebut
08:58atau dengan maksud saya mereka-mereka yang menjadi gerilyawan untuk tetap mempertahankan Gaza sebagai wilayah Palestina tersebut.
09:09Baik Pak Ikrat Nusa Bakti, terima kasih banyak sudah berbagi cerita dan berbagi pandangan bersama kami kali ini.
09:14Selamat sore Pak.
09:15Selamat sore.
09:16Selamat menikmati.
09:17Selamat menikmati.
09:18Selamat menikmati.
09:19Selamat menikmati.
09:20Selamat menikmati.
09:21Selamat menikmati.
09:22Selamat menikmati.
09:23Selamat menikmati.
09:24Selamat menikmati.
09:25Selamat menikmati.
09:26Selamat menikmati.
09:27Selamat menikmati.
09:28Selamat menikmati.
09:29Selamat menikmati.
09:30Selamat menikmati.
09:31Selamat menikmati.
09:32Selamat menikmati.
09:33Selamat menikmati.
09:34Selamat menikmati.
09:35Selamat menikmati.
09:36Selamat menikmati.
09:37Selamat menikmati.
09:38Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan