00:00Intro
00:00Bertemu kembali, di tengah serangan ke Gaza, militer Israel mengungkap alasan serangan ke wilayah Palestina itu.
00:09Setelah serangan di Gaza Sabtu lalu yang menewaskan 3 orang, Israel terus melanjutkan serangannya menyasar ke sejumlah wilayah Gaza.
00:17Militer Israel mengatakan serangan terbaru menyasar salah satu komandan Hamas yang dituding melanggar kesepakatan genjatan senjata.
00:23Serangan terakhir yang berlangsung di Gaza Selatan kemarin menewaskan 2 orang paramedis dan melukai 10 orang di Gaza Selatan.
00:42Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menlu dan Wamenlu, anggota Komisi 1 serta sejumlah mantan Duta Besar dan Diplomat di Istana Merdeka kemarin.
00:52Pertemuan selama 3 jam ini, salah satunya membahas alasan Presiden memutuskan Indonesia masuk dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace
01:00bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sebagai salah satu upaya untuk menghentikan perang di Gaza.
01:09Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Pati Jalal, menyebut keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian sebagai sebuah eksperimen diplomasi yang penting namun beresiko tinggi.
01:20Dino menegaskan, meski BOP menjadi satu-satunya solusi, namun Indonesia harus tetap memastikan badan tersebut berjalan dalam koridor dan tetap memegang opsi untuk keluar.
01:35Presiden Prabowo itu mempunyai pendekatan yang realistis mengenai ini.
01:39Realistis dalam arti apa, sekarang ini memang satu-satunya opsi di atas meja adalah mengenai Board of Peace.
01:50Ya, kan tidak ada opsi lain. Dan faktanya adalah Board of Peace ini yang bagian dari solusi untuk menghentikan gencatan senjata,
02:00walaupun sampai sekarang masih dilanggar oleh Israel.
02:04Align juga dengan posisi foreign policy community of Indonesia adalah bahwa kita masuk dengan hati-hati.
02:11Dan terus berpegang pada opsi untuk bisa keluar kalau ini bertentangan dengan prinsip kita dan kepentingan kita.
02:24Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut,
02:26Presiden Prabowo memutuskan untuk membayar iuran keanggotaan Dewan Perdamaian mulai tahun ini sebesar 17 triliun rupiah.
02:34Menlu Sugiono menyebut, biaya keanggotaan Dewan Perdamaian bisa dicicil mulai tahun ini menggunakan APBN.
02:41Seperti apa?
02:43Bapak Presiden memutuskan untuk itu.
02:47Mas, soal iuran dari APBN, mas. Berarti mas, hitungan Presiden atau seperti apa?
02:51Kenapa?
02:52Iuran dari APBN berarti, hampir.
02:55Tapi tenggat optiknya adalah, mas.
02:57Tenggat waktu membayar iuran?
02:58Jadi, piagam itu disebutkan bahwa untuk pembayaran ini dalam tahun pertama.
03:06Berarti 2026 ini ya, Pak?
03:08Dalam satu tahun, Pak.
03:11Hingga saat ini, serangan Israel ke Gaza masih terus berlanjut.
03:15Serangan Israel ini melanggar kesepangkatan kejatan senjata yang berlangsung.
03:19Serangan ini menjadi tantangan bagi sejumlah negara yang bergabung di Dewan Perdamaian
03:24yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
03:29Tim Liputan, Kompas TV
03:32Apa saja fokus pembicaraan mantan menlua menlua dengan Presiden Prabowo kemarin?
03:42Bagaimana pula Presiden menanggapi kritik atas iuran Dewan Perdamaian Trump?
03:46Kami ajak Anda bergabung dengan mantan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia,
03:49Ikrar Nusabakti, yang kemarin ikut bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.
03:53Pak Ikrar, selamat sore dengan Tifal, Pak.
03:56Selamat sore, Bung Tifal.
03:57Tampaknya para mantan menlua menlua setelah pertemuan setuju dengan semangat kita bergabung ke BOP.
04:04Tapi sebetulnya dari Anda pribadi hal apa yang menjadi penting sehingga kita tampaknya perlu untuk bergabung ke sana?
04:10Jadi kita memang melihat bahwa kita perlu aktif di situ.
04:17Mengapa? Karena bagaimanapun kita juga ingin menyelesaikan persoalan di Palestina ya.
04:24Yaitu bagaimana membangun satu kesepakatan adanya two states solutions ya.
04:31Jadi solusi dua negara ya.
04:34Jadi Israel harus menerima bahwa yang namanya Palestina itu harus merdeka.
04:39Dan ini adalah bagian dari suatu perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.
04:44Nah, kita juga tidak sendirian di situ ya.
04:48Jadi ada delapan negara Islam yang bergabung di dalam BOP itu ya.
04:53Itu adalah Arab Saudi dan kemudian juga Qatar, Jordania, Mesir.
04:59Dan kemudian juga ada UAE ya.
05:06Tambah dengan Indonesia, kemudian Pakistan, dan Turki ya.
05:11Mengapa kita bergabung supaya kita juga bisa memperjuangkan masalah kemerdekaan Palestina.
05:17Dan memang kita juga meminta agar Trump itu juga bisa menekan Israel agar menghentikan pemboman-pemboman ke Gaza tersebut ya.
05:28Sorry Pak, saya tahan di situ.
05:30Karena begini, fenomenanya sekarang Israel masih menyerang Gaza.
05:33Apakah dalam pertemuan itu Pak Prabowo sempat menyatakan posisi Indonesia di BOP itu akan bagaimana kemudian?
05:39Karena kan Pak Dino Patijala juga bilang ini diplomasi yang beresiko.
05:44Ya, jadi yang jelas ya Pak Prabowo dan juga tentunya delapan negara Islam ini
05:50akan terus menekan agar Trump itu bisa menekan Israel agar menghentikan pemboman-pemboman terhadap Gaza tersebut yang masih terus berlangsung ya.
06:01Itu satu.
06:02Kedua ya, bahwa kita tidak akan melanjutkan suatu kanggotan di BOP ya.
06:09Kalau kemudian ternyata Israel tidak menyetujui adanya penyelesaian dua negara merdeka itu ya.
06:18Jadi ini yang juga menjadi satu yang sangat penting.
06:21Dan kita akan terus melakukan suatu diskusi-diskusi yang tadi saya katakan dengan tujuh negara Muslim yang lain ya.
06:30Agar apa yang diperjuangkan oleh delapan negara Muslim ini benar-benar akan diikuti oleh Donald Trump.
06:38Dan kemudian kita juga menginginkan agar ini bukan cuma Trump sebagai seorang presiden.
06:46Tapi kalau bisa ini juga didukung oleh Amerika sebagai sebuah negara.
06:51Karena kalau ini cuma Donald Trump sendiri, ini kan kemudian kekuatan politiknya di mana.
06:57Dan kemudian juga kami juga menginginkan agar ini jangan sampai melenceng dengan kesepakatan di Dewan Kamanan PBB ya.
07:07Bahwa yang namanya perdamaian Palestina itu memang harus sejalan juga dengan apa yang disebut dengan BOP yang dulu juga sudah digagas oleh Dewan Kamanan PBB.
07:20Atas kritik soal iuran nilainya 17 triliun itu Pak, apa penjelasan Pak Prabowo?
07:24Terlebih men lu bilang itu iuran akan dicicil, akan dibayas secara bertahap.
07:29Ya, jadi maksudnya secara bertahap ini adalah bahwa kalau memang ternyata kemudian BOP ini benar-benar berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama,
07:41ini akan lanjut ya.
07:43Tapi kalau kemudian ternyata itu tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia,
07:49tentunya ini Indonesia akan kemudian bisa keluar dari BOP ini ya.
07:55Jadi ini yang harus diingat ya.
07:57Dan kemudian Pak Prabowo berjamin bahwa yang jelas politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif ya,
08:03dan juga memperjuangkan kemerdekaan Palestina,
08:07ini tetap menjadi pegangan dari apa yang akan dilaksanakan oleh Indonesia di dalam BOP tersebut ya.
08:15Jadi Pak Prabowo tidak akan keluar dari garis politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif,
08:21dan juga untuk kemerdekaan Palestina.
08:24Satu lagi Pak, singkat saja.
08:25Sehingga ada catatan kritis yang dititipkan kepada Pak Prabowo untuk sikap kita di BOP ini,
08:30kalau kemudian ada banyak pelanggaran, apakah satu-satunya dengan keluar atau ada langkah-langkah bertap yang bakal diambil?
08:36Ya, kita tahu bahwa kita juga menginginkan agar yang namanya BOP ini benar-benar bisa menekan Israel
08:44agar menghentikan pemboman-pemboman di Gaza tersebut ya,
08:49dan kemudian mengikuti apa yang sudah disepakati di dalam gencatan senjata antara Israel dengan Palestina tersebut
08:58atau dengan maksud saya mereka-mereka yang menjadi gerilyawan untuk tetap mempertahankan Gaza sebagai wilayah Palestina tersebut.
09:09Baik Pak Ikrat Nusa Bakti, terima kasih banyak sudah berbagi cerita dan berbagi pandangan bersama kami kali ini.
09:14Selamat sore Pak.
09:15Selamat sore.
09:16Selamat menikmati.
09:17Selamat menikmati.
09:18Selamat menikmati.
09:19Selamat menikmati.
09:20Selamat menikmati.
09:21Selamat menikmati.
09:22Selamat menikmati.
09:23Selamat menikmati.
09:24Selamat menikmati.
09:25Selamat menikmati.
09:26Selamat menikmati.
09:27Selamat menikmati.
09:28Selamat menikmati.
09:29Selamat menikmati.
09:30Selamat menikmati.
09:31Selamat menikmati.
09:32Selamat menikmati.
09:33Selamat menikmati.
09:34Selamat menikmati.
09:35Selamat menikmati.
09:36Selamat menikmati.
09:37Selamat menikmati.
09:38Selamat menikmati.
Komentar