Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, kecewa dengan sanksi oleh Komite Disiplin FIFA yang menimpa dirinya.

Sanksi berupa larangan mendampingi timnas dalam 20 pertandingan dan denda Rp 324 juta.

Komite Disiplin FIFA menilai Sumardji melakukan tindakan agresif kepada wasit Tiongkok, Ma Ning, hingga terjatuh, di laga timnas melawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026, 11 Oktober 2025.

Sumardji mengaku kecewa, namun tetap akan menjalani hukumannya.

Sebelumnya, dua penggawa timnas, Shayne Pattynama dan Thom Haye, sudah lebih dulu mendapatkan sanksi dari FIFA berupa sanksi larangan bermain 4 pertandingan dan denda Rp103 juta.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga [FULL] Mantan Pelatih Timnas, Nil Maizar Soal Pertemuan Herdman dengan Operator Liga, Bahas Apa? di https://www.kompas.tv/olahraga/648870/full-mantan-pelatih-timnas-nil-maizar-soal-pertemuan-herdman-dengan-operator-liga-bahas-apa

#fifa #sumardji #timnasindonesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/648873/sumardji-kecewa-disanksi-fifa-dilarang-dampingi-timnas-20-laga-dan-denda-rp324-juta-kompas-malam
Transkrip
00:00Setelah Ketua Badan Tim Nasional, Sumarji kecewa dengan sanksi oleh Komite Disiplin FIFA yang menimpa dirinya.
00:06Sanksi berupa larangan mendampingi Timnas dalam 20 pertandingan dan denda Rp324 juta.
00:13Komite Disiplin FIFA menilai Sumarji melakukan tindakan agresif kepada wasit Tiongkok, Manning,
00:19hingga terjatuh di laga Timnas melawan Irak di kualifikasi Piala Dunia 2026-11 Oktober 2025.
00:26Sumarji mengaku kecewa, namun tetap akan menjalani hukumannya.
00:31Sebelumnya, dua penggawa Timnas, Sain Patinama dan Tom Haye,
00:35sudah lebih dulu mendapatkan sanksi dari FIFA berupa sanksi larangan bermain 4 pertandingan dan denda Rp103 juta.
00:56Ya, tapi ya itulah FIFA, itulah siapa bola, memang fair play itu juga memang sangat dibutuhkan
01:03dan itu juga merupakan kesalahan saya kenapa saya harus demikian.
01:07Harusnya saya tidak, tapi kembali lagi bahwa itu bentuk rasa ingin melindungi pemain saya
01:13dan saya memang melihat waktu itu mungkin juga masyarakat melihat bagaimana wasit memperlakukan Timnas kita.
01:20Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan