00:00Dari kesorotan lainnya, siswa-siswi sekolah dasar di Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, Banten
00:06nekat melintasi jembatan yang rusak dan curam demi tetap berangkat ke sekolah.
00:11Meski berbahaya, tapi jalan itu tetap ditempuh karena jalur lainnya relatif jauh.
00:16Terima kasih telah menonton!
00:46Serta sisa rangkaan jembatan yang licin, serta naik kembali menggunakan tangga bambu.
00:50Tak jarang, mereka dibantu teman sebaya maupun warga sekitar agar tidak terjatuh ke sungai di bawahnya.
00:57Meski dinilai berbahaya, namun cara ini terpaksa ditempuh karena jalan yang lain relatif jauh.
01:03Itu terus jalan pintasnya itu cuma ke sini, kalau ke sana kan mesti kejauhan.
01:10Pak tadi banyak juga anak-anak sekolah ya yang berangkat?
01:12Iya. Terpaksa lawat sini, terpaksa anak sekolah itu.
01:19Warga pun berharap jembatan bisa segera diperbaiki.
01:23Akses lain kayaknya ini sangat jauh lah.
01:26Sebenarnya jauh, muter, memakan waktu.
01:30Sangat memakan waktu.
01:31Akses yang jembatannya yang sangat dibutuhkan,
01:34secepatnya ini segera dibangun lah.
01:36Jembatan ini ambruk pada 1 Februari lalu.
01:40Menurut warga, jembatan ambruk akibat struktur jembatan yang mulai rusak dan lapuk dimakan usia.
01:46Yudha Dwi Taruna, Kompas TV, Pandeglang, Banten.
01:51Lalu bagaimana kondisi terkini di lokasi jembatan ambruk di Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Banten?
01:56Kita telah terhubung dengan jurnalus Kompas TV Yudha Dwi Taruna.
02:00Yudha, untuk saat ini bagaimana proses sekolah dan kemudian siswa atau siswa-siswa ini berangkat ke sekolah
02:07dan menyeberangi jembatan yang ambruk ini?
02:11Baik Juno dan Saudara, saat ini saya sedang berada di Desa Sinar Jaya,
02:16di mana pada hari Sabtu kemarin jembatan yang berada di belakang saya ini ambruk
02:21akibat intensitas curah hujan yang tinggi serta kondisi tekstur bangunan yang sudah lapuk.
02:28Adapun kalau kondisi terkini, jembatan yang sebelumnya ambruk telah dibangun secara swadaya
02:35oleh warga beserta aparat desa setempat.
02:40Sehingga para siswa ataupun warga sudah bisa melintasi jembatan ini.
02:48Adapun kalau misalkan sebelumnya, tiga hari kemarin,
02:51para siswa secara bersusah payah melewati jembatan yang ambruk ini,
02:56melewati tangga, ataupun melintasi jalan yang lebih memutar.
03:03Bahkan ada beberapa siswa menyampaikan tempat terjatuh dan tidak ingin berangkat ke sekolah demikian.
03:11Ya sudah, untuk saat ini apakah ada jalan alternatif yang lebih aman bagi para murid untuk bersekolah?
03:16Untuk jalan alternatif sendiri sebenarnya cukup jauh Juno,
03:22sehingga warga dan aparat desa berinisiatik membangun jembatan dari Bambu secara sementara ini.
03:30Namun demikian jembatan ini hanya bisa dilewati oleh Roda 2, demikian.
03:36Ya sudah, untuk saat ini sebenarnya berapa sekolah dasar yang terdampak akibat jembatan ambruk?
03:42Untuk jumlah sekolah yang terdampak itu, posisi yang terdekat itu,
03:49yakni satu sekolah SDN, SDN, satu sekolah sekolah dasar dan PAU demikian.
03:58Karena jarak antara posisi jembatan dengan sekolah hanya sekitar 100 meter.
04:04Oke, baik. Untuk saat ini proses perbaikan apakah sudah berlangsung
04:08dan apakah juga ada pihak terkait yang segera melakukan perbaikan?
04:14Untuk tentu ke depannya warga sendiri menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah,
04:21baik itu kaupaten maupun provinsi,
04:24untuk segera membangun jembatan ini menjadi jembatan permanen ataupun baiklah demikian.
04:31Baik hingga saat ini warga hanya bersuadaya untuk memperbaiki secara sementara
04:35dan kita harapkan pemerintah dapat memberikan bantuan untuk perbaikan segera
04:39agar murid dapat bersekolah dengan normal dan aman.
04:44Terima kasih atas informasi Anda, Yudha Dwi Taruna dari Pemerintah.
Komentar