Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menteri Luar Negeri dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri ke Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai isu global, di antaranya partisipasi Indonesia dalam Board of Peace atau Badan Perdamaian.

Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berjuang bersama rakyat Palestina.

Presiden juga menyebut bahwa Indonesia akan tetap berpegang pada penyelesaian konflik melalui two state solution, yakni solusi dengan berdirinya dua negara berdaulat, Palestina dan Israel, yang hidup berdampingan secara damai.

Baca Juga [FULL] Buka-bukaan! Isi Pertemuan Prabowo dengan "Oposisi", Jokowi Kerja Mati-matian untuk PSI di https://www.kompas.tv/talkshow/648615/full-buka-bukaan-isi-pertemuan-prabowo-dengan-oposisi-jokowi-kerja-mati-matian-untuk-psi

#prabowo #boardofpeace #palestina #menlu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648632/isi-pertemuan-presiden-prabowo-dan-sejumlah-eks-menlu-di-istana-bahas-board-of-peace-untuk-gaza
Transkrip
00:00Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan Menteri Luar Negeri dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri ke Istana Kepresidenan Jakarta.
00:08Dalam kesempatan itu dibicarakan sejumlah isu global diantaranya ikut sertanya Indonesia dalam Board of Peace atau Badan Perdamaian.
00:18Dalam pertemuannya dengan para mantan Menteri Luar Negeri, Presiden Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk selalu berjuang bersama rakyat Palestina.
00:28Indonesia tetap akan berpegang pada penyelesaian two-state solution, yakni penyelesaian konflik dengan berdirinya dua negara berdaulat, yaitu Palestina dan Israel yang hidup berdampingan secara damai.
00:41Kelasan beliau itu bahwa Indonesia tidak pernah meninggalkan komitmen terhadap perjuangan Palestina dan tetap menginginkan adanya two-state solution.
01:03Itu kalau istilah awamnya itu adalah harga mati, two-state solution.
01:09Jadi oleh Bapak Presiden tadi dikatakan kalau Board of Peace ini kelihatan tidak sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia, maka dengan mudah kita bisa keluar.
01:24Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan