00:00Intro
00:00Ya Pak Ginting, jadi kasus ijazah ini merupakan persaingan 2029
00:10Terah Jokowi versus SBY dan mataharinya adalah perbawo?
00:14Ya saya kira demikian, politik itu waktu itu tidak bisa ditebak
00:20Artinya momentum 2029 bisa dimanfaatkan di akhir tahun ini
00:25Ini adalah kampanye politik untuk 2029
00:29Karena itu persaingan antara dua keluarga ini
00:33Atau bahkan nanti jadi tiga keluarga, empat keluarga
00:37Saya kira wajar-wajar saja
00:39Dalam politik itu semua kemungkinan harus dinilai
00:42Semua kemungkinan harus diprediksi
00:45Jadi wajar kalau ada tudingan-tudingan
00:49Misalnya orang besar itu ditujukan kepada siapa?
00:53Orang besar apakah orangnya yang besar?
00:55Apakah orangnya yang memiliki kedudukan besar?
00:59Karena itu narasi-narasi spekulatif ini menurut saya juga mengingatkan pada tudingan Gusdur
01:07Gusdur, almarhum Gusdur, ada Jenderal K
01:11Kemudian ketika ditanyakan siapa Jenderal K
01:14Dia dengan ringan menjawab Jenderal Kunyuk
01:17Kan kira-kira begitu
01:18Nah ini juga barangkali nanti pola yang sama akan dilakukan oleh Jokowi
01:24Ketika dituduhkan siapa orang besar yang dimaksud misalnya
01:29Apakah itu gorila ataukah apa begitu
01:32Jadi memang menurut saya orang besar dibalik isu ini tapi tidak disebut
01:38Tentu saja memberi kesan tuduhan tanpa bukti alias spekulatif
01:43Karena itu tanpa nama konkret tentu saja sulit diuji kredibilitas tuduhan itu
01:50Publik dengan pernyataan itu menurut saya justru semakin skeptis dengan pernyataan saling tuding
01:59Yang kemudian mengingatkan kita pada lagu alamat palsu Ayu Ting Ting tersebut
02:05Nah tentu saja menolak di sisi lain ya
02:09Menolak menunjukkan ijazah ketika banyak netizen publik dan juga tokoh
02:16Minta agar segera ditunjukkan dari 4 tahun yang lalu
02:21Itu justru dianggap sebagai kebaikan untuk transparansi
02:26Ini yang dituntut oleh publik
02:28Dan bagi sebagian orang pemimpin yang transparan harusnya tidak takut untuk membuka sebuah dokumen
02:37Nah di sisi lain reaksi partai-partai politik
02:41Saya kira ini nanti akan reaksinya sudah ada dari partai demokrat
02:46Dan orang besar lainnya juga kemungkinan nanti akan ada dari PDI
02:52Perjuangan ketika kemudian ini adalah tokoh-tokoh yang bersaing dengan Jokowi
03:01Dan itu tentu saja tidak salah ketika kemudian mengaitkan persaingan antara Gibran dengan AHY
03:10Untuk pemilu 2029 nanti
03:13Saya kira wajar-wajar saja
03:15Dan ini memang serangan balik kepada pihak-pihak yang kemudian berpotensi mengambil peluang untuk ikut dalam kontestasi presiden di 2029 nanti
03:30Saya kira begitu
03:31Oke, Mas Ade
03:32Kalau kata Pak Ginting
03:35Pernyataan Pak Jokowi justru menimbulkan skeptis
03:39Karena tidak menyebutkan langsung tanpa bukti partai politiknya seperti apa
03:44Siapa nama orang besarnya
03:45Tengah pernah
03:46Oh skeptis bahasanya
03:47Bukan skeptis
03:48Palsu dong
03:49Palsu baik
03:50Palsu
03:50Pastinya
03:51Palsunya dimana
03:53Ya orang palsu
03:54Ini Roy Suryo nih
03:58Ya kan
03:58Kalau enggak ada ciri-ciri yang jelas
04:01Yang enggak jelas
04:02Macam-macam ya palsu
04:04Saya membahas yang pertama adalah gini
04:06Mas Roy selalu berpegang pada penelitian
04:12Iya lah
04:14Ya
04:15Kalau penelitian itu setahu saya
04:18Nah itu yang enggak tahu
04:20Itu ada BNP-nya
04:22Enggak
04:23Ya
04:23Badan sertifikasi
04:25Salah
04:26Nasional
04:26Ini salah
04:27Udah terlalu NSP
04:29Terus ada sertifikat minimal LIPI
04:33Itu peneliti itu
04:37Nah
04:38Kenapa ada seorang yang berkoar-koar bahwa ini adalah penelitian
04:43Ya
04:44Tapi tidak pernah menunjukkan sertifikat keahliannya
04:48Karena enggak tahu aja nanti di sidang saya tunjukkan
04:50Mana
04:51Mana
04:52Nanti di sidang
04:54Mana
04:54Nanti disini
04:55Tunjukkan aja
04:56Nah gitu loh
04:57Jangan sampai
04:58Jangan sampai
04:59Enggak baik
05:00Dibuatnya baru sekarang loh
05:02Oke
05:02Nah kalau dia
05:03Peristiwanya tanggal 26
05:05Dibuatnya nanti
05:06Terus bagaimana yang menjawab tadi
05:08Sertifikat saya
05:10Peneliti ketahu saya
05:12Bang Bang Kuti
05:13Kenapa Anda tidak mempersoalkan keaslian ijazah Pak Jokowi
05:17Nah
05:18Di sini
05:19Bang Bang Kuti
05:20Saya sampaikan
05:21Biar paham juga
05:23Sertifikatnya ini
05:24Bapak
05:26Emang kalau ijazah yang mencetak siapa?
05:31Kenapa?
05:31Bang Kri
05:32Saya mau nanya sama Bang Kri
05:33Yang mencetak siapa?
05:34Emang kuliah
05:34Saya mempertanyakan Anda
05:37Kalau Anda mempertanyakan
05:40Ijazah apa namanya
05:41Sertifikat
05:43Ya kan?
05:43Ya saya mau nanya
05:44Bang Kri kan bilang palsu
05:46Kenapa?
05:46Bang Kri bilang palsu
05:47Bang Kri bilang palsu
05:49Pada Pak Jokowi
05:50Anda bilang palsu
05:51Pak Jokowi
05:52Saya mau nanya Bang Kri
05:53Sebentar aja
05:54Bang Kri
05:54Bang Kri
05:56Bang Kri
05:56Saya mau nanya
05:58Pak Jalian Bung Suryo
05:59Pertanyaan yang saya
06:00Sama saya alamatkan kepada Pak Jokowi
06:02Benar gak sih
06:03Ijazah Pak Jokowi itu asli atau enggak?
06:06Pertanyaan itu kan hak Anda bertanya kan?
06:09Betul
06:09Hak yang juga menjawab atau tidak
06:13Bang Kri itu
06:14Kan sama
06:15Bang Kri itu
06:17Nah
06:18Berlanggan saya
06:20Yang ini tidak pernah
06:22Mencualkan
06:24Kemudian
06:25Jangan
06:26Jangan
06:26Tentangkan
06:26Tentangkan
06:27Terangs yang dari otak
06:29Oh
06:29Jangan
06:30Tentangkan
06:31Tentangkan
06:33Pertanyaan awal saya tadi
06:37Yang disampaikan oleh Pak Ginting
06:39Pada Anda gimana?
06:41Terkait masalah
06:42Itu tadi loh
06:44Dan hanya bahwa
06:46Pernyataan dari Jokowi
06:48Tampaknya dibikin skeptis
06:50Karena tidak memberikan bukti
06:51Siapa nama besar dimaksud
06:53Kembali lagi kalau persoal politik
06:56Itu memang seperti itu
06:58Sudah dapat penjelasan
06:59Tidak bisa terang-benerang
07:02Tidak boleh terang-benerang politik
07:05Gimana
07:06Anda menyebutkan
07:10Tidak bisa terang-benerang politik begitu
07:12Tidak bisa terang-benerang politik
07:14Masa yang bahwa politik
07:17Yang abu-abu
07:18Ditanya regulasinya
07:20Lu mau baca undang-undang politik pun
07:22Tidak ada di dalam
07:23Bagaimana
07:25Undang-undang politik
07:28Tidak ada yang namanya
07:31Menyatakan itu
07:32Dia terang-benerang kalau soal politik
07:34Dimana
07:34Bagaimana
07:36Inilah
07:38Bahwa politik itu
07:39Yang rambing-rambing
07:40Nanti kedua
07:41Bawa buku
07:42Isi 12 lembar
07:43Belajar lagi ke sini
07:44Bukunya Sintan
07:46Yang dia baca itu
07:48Tuan Sintan
07:48Dari dulu itu
07:49Tuan Sintan
07:50Pak Isyam
07:51Bagaimana
07:52Anda melihat
07:53Adanya dugaan
07:54Perpecahan
07:55Antara
07:56SBE
07:57Partai politik
07:58Dimana posisi
07:59Ya kan
07:59Anda berada
08:00Dalam polisi
08:01Jadi gini loh
08:02Nanti lagi dijawab
08:03Boleh lelah
08:03Saya kembali saudara
08:04Ya ya
08:04Terima kasih
Komentar