00:00Saudara, untuk mengetahui kondisi terkini di Kabupaten Gayolues Aceh, saat ini kita telah terhubung dengan Bupate Gayolues, Bapak Suhadi.
00:11Selamat siang, Pak.
00:13Selamat siang.
00:15Selamat siang.
00:16Ya, Pak Bupati, sampai saat ini bagaimana kondisi di Kabupaten Gayolues dan bagaimana apakah bantuan sudah diterima masyarakat?
00:25Pas kan.
00:30Sampai hari ini masih terlalu.
00:34Selama kita yang selama ini menghubungkan ke Kabupaten Gayolues, itu putus total.
00:41Jadi, kita kira-kira mungkin 10-20 hari kemudian, pada kali ini kita baru bisa kembali.
00:51Tugisi tidak akan normal.
00:53Terima kasih.
01:00Pak Bupati, maaf sekali situasi atau jaringan di sini kurang baik.
01:08Bolehkah Anda ulangi terkait dengan kondisi di Kabupaten Gayolues saat ini dan bagaimana penyaluran bantuan apakah sudah diterima oleh masyarakat?
01:16Baik, Pak Bupati, maaf sekali terjadinya banjir pandang dengan 14 hari yang lalu, kondisi Kabupaten Gayolues hari ini masih terkurung karena jalur utama pasokan logistik ke Kabupaten Gayolues.
01:31Dan baru saja kami menerima laturan dari lapangan bahwa dipertirakan butuh batu 2 minggu sampai 20 hari ke depan mungkin jalan ini baru bisa dilalui untuk membawa logistik ke Kabupaten Gayolues.
01:45Tentunya karena kondisi seperti ini, Bu, ini saya juga khawatir.
01:50Saya juga khawatir terutama khususnya untuk BPM yang digunakan masyarakat kita, ini sudah menipis.
01:59Begitu juga dengan gas yang digunakan rumah tangga, ini juga sudah habis.
02:04Dan yang paling fatal satu lagi adalah kekesediaan BPM listrik, PLN, itu memang karena Gayolues itu listrik atau PLN-nya itu tidak terkonek dengan jaringan utama Sumatera Utara maupun dengan Aceh.
02:20Gayolues ini adalah masih menggunakan PLTD, memakai listrik tenaga desain dan BPM-nya tidak bisa didatangkan dari luar kota, terutamanya oleh pihak PLN.
02:30Jadi kalau misalnya listrik dan BPM ini pun juga belum tersalurkan dengan baik, Pak, bagaimana kondisi warga di sana untuk aktivitas sehari-harinya?
02:43Kondisi hari ini ada beberapa kecamatan lagi, sebagian wilayah desanya belum bisa kita jangkau.
02:51Walaupun logistik sudah pernah kita hantarkan melalui berjalan kaki gitu, Bu, oleh tim dan relawan kita.
02:58Kemudian berkat adanya bantuan dari pihak PNPP itu men-drop logistik melalui jalur udara yaitu menggunakan helikopter yang berkirsa sama dengan DNI Alkazan Udara.
03:12Jadi tugas kami Satgas di Kabupaten Gayolues itu mengirimkan koordinat-koordinat desa-desa yang belum terjangkau sama sekali, yang masih terisolasi.
03:22Jadi helikopternya langsung di-landing di desa yang masih terisolasi tersebut gitu.
03:28Dan upaya ini seperti yang di kamera kita lihat bersama aparat polisi, DNI Alkazan Udara, itu kita tetap berupaya maksimal.
03:37Ada yang menggunakan mobil, ada yang menggunakan sepeda motor, dan ada yang menggunakan berjalan kaki untuk menjemput bahan sembakunya dan dibawanya ke kampungnya masing-masing, gerisannya masing-masing.
03:48Baik, dengan upaya yang sedang dilakukan dari jalur udara, dengan cara dropping, kemudian juga melalui darat, begitu ya menggunakan sepeda motor,
03:59apakah seluruh daerah ini sudah terjangkau sepenuhnya atau masih ada daerah yang memang sulit sekali Pak untuk dibantu Pak?
04:07Mungkin ada beberapa desa yang sama sekali kita tidak mendapatkan informasi, dan kalaupun berjalan kaki itu tidak mungkin bisa sampai dua hari kita baru sampai di desa tersebut.
04:22Tetapi Alhamdulillah kemarin ada satu penerbangan helikopter sudah linding di desa tersebut Pak.
04:26Mudah-mudahan bantuan ini bisa, apa namanya, untuk kebutuhan logistik sementara warga kita yang terburung yaitu di Kecamatan Pining di desa Lesden gitu Bu.
04:37Kemudian untuk desa yang lain, walaupun kita belum bisa sepeda motor dan roda empat, ini kita tetap berupaya, kita dorong para protopinjam,
04:46bekerjasama TNI dan Polri, masyarakatnya kita kerahkan untuk menjemput perasnya masing-masing ke titik yang sudah kita tentukan yang bisa dilalui oleh mobil gitu Bu.
04:57Lebihnya baru dibawa atau diangkut oleh warga masing-masing gitu.
05:00Seperti yang terlihat di dalam foto tersebut, ini masyarakat kita, Gayo Luwes, yang sebagian sebenarnya mau menjemput logistik untuk makanan saudara-saudara kita gitu.
05:10Baik, jadi sampai saat ini memang untuk di Gayo Luwes penyaluran belum merata ya Pak.
05:17Lalu bagaimana kemudian dengan dampaknya kekesehatan masyarakat yang sedang mengungsi?
05:23Sejauh ini seperti apa kondisi di posko pengungsian Pak?
05:28Posko pengungsian sekarang ini ada sekitar 24.000 warga kita yang masih mengungsi, yang lokasinya tersebar di seluruh Kabupaten Gayo Luwes.
05:38Kita tetap berupaya, Ibu, untuk membentuk tim kesehatan khusus untuk memantau kondisi kesehatan warga Gayo Luwes, terutama yang ada di pengungsian.
05:50Bahkan hari ini bukan hanya di pengungsian, Ibu, karena seluruh masyarakat Gayo Luwes hari ini sudah terdampak.
05:56Mereka sudah ada kurangan obat dan sudah ada kurangan logistik karena tidak bisa kita drop ke lokasi mereka.
06:02Untuk itu kita selalu mengawasi kesehatan masyarakat kita, yang baik di pengungsi maupun di luar pengungsi.
06:12Dan terima kasih juga kepada pihak yang sudah membantu Kabupaten Gayo Luwes urusan kesehatan.
06:18Ini ada dokter spesialis dari Aceh dan petugas-petugas relawan kesehatan dari kabupaten lain.
06:23Baik, layanan kesehatan sedang diupayakan khususnya di poskop pengungsian.
06:29Pak Bupati ada juga yang ingin kami tanyakan terkait dengan ketersediaan air bersih di poskop pengungsian sendiri sampai sekarang bagaimana, Pak?
06:36Jaringan air bersih kemarin umumnya kita rusak total, Ibu.
06:43Tetapi setelah kita perintahkan ke perusahaan daerah PDAM kita, ini pelan-pelan kita perbaiki.
06:48Kita perbaiki. Mungkin kalau untuk pengungsian ini sudah bisa kita siapkan air.
06:57Demikian untuk air ya, Pak.
06:58Kemudian untuk jaringan telekomunikasi, Pak.
07:02Di Gayo Luwes sampai saat ini, bagaimana? Apakah masih tersendat atau sudah lembat laun pulih untuk telekomunikasi, Pak?
07:12Halo, ya, Bu.
07:14Halo, Pak Bupati. Untuk jalur telekomunikasi, Pak.
07:18Apakah sudah mulai pulih atau masih tersendat, Pak, sampai saat ini?
07:24Kita jalur komunikasi belum, Bu. Masih belum terbuka.
07:28Ini kita menggunakan alat bantuan seperti Starlink dan lain-lain, sehingga kita bisa berkomunikasi seperti ini, Bu.
07:36Tapi kalau dari pihak umum dingin sendiri, itu masih melakukan perbaikan jaringan, sehingga belum dapat kita memanfaatkan.
07:45Walaupun secara perlahan, mungkin ini akan pulih kembali, gitu, Bu.
07:48Jadi sedang dilakukan upaya pembetulan, itu, atau perbaikan dari segi jaringan atau telekomunikasi, ya, Pak.
07:58Selanjutnya, Pak Bupati mungkin bisa dijelaskan, Pak, untuk update pencarian korban.
08:03Sampai saat ini di Gayo Luwes seperti apa, Pak?
08:08Korban kita, Bu. Korban meninggal.
08:10Ada lima masyarakat Gayo Luwes yang meninggal pada saat kejadian bencana Bajerpandang.
08:16Dan sampai ada juga, sebenarnya pencarian, kita belum mendapatkan data yang sepenuhnya, Bu.
08:22Seluruh wilayah Kabupaten Gayo Luwes, karena seperti informasi yang saya sampaikan tadi,
08:27masih ada beberapa wilayah kita yang belum terjangkau.
08:30Sehingga ini kita sudah membentuk tim untuk menjemput bola ke desa-desa yang tidak terjangkau
08:37untuk memvalidasi data-data yang kita butuhkan, tentunya, sebagai bahan pelaporan kita, gitu.
08:45Baik, Pak Bupati, kita kembali ke topik terisolir, nih, Pak, terisolasi.
08:50Untuk warga masyarakat yang masih terisolasi di Kabupaten Gayo Luwes, Pak.
08:56Sampai saat ini, bisa dijelaskan atau digambarkan kepada kami
09:00untuk kondisi infrastruktur di sana seperti apa untuk jumlah jembatan
09:04yang sedang mungkin dilakukan upaya perbaikan atau seperti apa?
09:09Ya, jadi dampak dari kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir pandang yang dah siap ini, Bu.
09:16Itu tadi pagi kami menerima data dari tim kita di lapangan, khusus jembatan saja.
09:20Itu jembatan yang kutus dan rusak perat itu 88 unit jembatan.
09:27Nah, ini umumnya sudah tidak dapat kita fungsikan lagi.
09:31Sebenarnya jembatan ini adalah yang dimanfaatkan oleh masyarakat kita
09:35untuk ke sentra-sentra produksi masyarakat kita, gitu, Bu.
09:39Kemudian untuk jaringan irigasi yang rusak perat, itu 50 unit, Bu,
09:44yang tersebar di seluruh Kabupaten Gayo Luwes.
09:47Kemudian kondisi pasca kerusakan ini tentunya kami belum berpikir, gitu, Bu,
09:53bagaimana cara kami untuk membangun kembali aset-aset kami yang hilang ini.
09:59Tentu inilah orang kali ketidakmampuan kami untuk merehabilitasi dan merekonstruksi
10:05sarana-prasana yang rusak disebabkan oleh banjir pandang ini.
10:10Walaupun kemarin kami kunjungan ke lokasi-lokasi banjir pandang,
10:14itu ada suadanya-suadanya dari pemerintah, kemudian dari masyarakat kita
10:18untuk membangun jembatan sementara, gitu, Bu.
10:21Jadi untuk akses sepeda motor saja.
10:24Nah, ini sedang dilakukan di tengah-tengah masyarakat kita,
10:26tentu di bawah pengawasan pemerintah daerah Kabupaten Gayo Luwes, gitu, Bu.
10:31Baik, Pak Suhadi mungkin bisa dirincikan, Pak, untuk perbaikan infrastruktur di sana.
10:36Tadi Bapak bilang 88 unit jembatan ini rusak.
10:39Ada bangunan-bangunan lain, begitu, yang dibutuhkan berarti mungkin alat berat
10:44atau mungkin untuk proses pembangunan kembalinya bagaimana, Pak?
10:50Ya, tentu mungkin sebelum pembangunan permanen, Ibu,
10:52karena ini adalah kurang nadi dari masyarakat Kabupaten Gayo Luwes,
10:56kami tentunya berharap kepada pemerintah pusat dan provinsi
11:00agar dapat membuat jembatan-jembatan sementara
11:03yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita.
11:06Sehingga nanti ekonomi masyarakat Kabupaten Gayo Luwes
11:10akan berangsur kulit tentunya di dukung.
11:13Walaupun hari ini pihak balai jalan,
11:16nah ini sedang bergiat-giatnya
11:18untuk menerobos jalur dari Sumatera Utara,
11:22Cetenggara menuju Kabupaten Gayo Luwes,
11:24yang saya sebutkan tadi bahwa itu adalah jalur 95%
11:28bahan logistik kita melalui jalur tersebut, Ibu.
11:32Tapi harapan kami tentu ini mudah-mudahan
11:34bisa didorong, diperkuat,
11:36sehingga akses ini bisa cepat dipungsikan kembali
11:40oleh pemerintahan masyarakat Kabupaten Gayo Luwes.
11:44Baik, sangat dibutuhkan bantuan dari pemerintah pusat
11:47untuk melakukan beragam jenis perbaikan atau rehabilitasi
11:51di Kabupaten Gayo Luwes.
11:52Terima kasih banyak Bapak Bupati Suhadi
11:55dari Gayo Luwes, Aceh.
11:57Ibu, bisa ditambah sedikit, Ibu.
12:02Silakan, Pak.
12:07Halo?
12:08Ya, silakan, Pak. Pak Suhadi.
12:11Saya mau tambahkan sedikit laporan
12:13berkait dengan kerusakan perumahan, Ibu.
12:16Jadi, data sementara yang kami lihat,
12:18ada sekitar 2.600 unit rumah kita
12:23yang hanyut dan rusak berat.
12:25Yang hanyut dan rusak berat.
12:27Dan ini sudah tidak bisa ditempati lagi oleh masyarakat kita.
12:32Inilah masyarakat-masyarakat kita
12:33yang tertapung di dalam pengusian.
12:35Nah, untuk ini juga,
12:36tentunya kami, pemerintah daerah,
12:38sangat berharap kepada pihak MPB berangkali
12:41bisa melakukan rehabilitasi dan rekonversi
12:45rumah warga kita yang rusak ini, gitu.
12:48Mungkin bisa membangun rumah
12:50dari bahan-bahan yang portable
12:53sehingga bisa proses pembangunan
12:55yang bisa lebih cepat dan lebih awal
12:57sehingga nanti tujuannya untuk memberikan
12:59kenyamanan kepada masyarakat kita.
13:01Nikian.
13:02Baik, selain infrastruktur,
13:04tentunya diperlukan juga
13:05untuk perbaikan perumahan, ya, Pak Suhadi.
13:07Terima kasih banyak atas informasinya.
13:09Bapak Suhadi langsung dari Gayo Luwes, Aceh.
13:13Terima kasih, Bu.
Komentar