Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi kembali memeriksa tempat ditemukannya jasad Alvaro Kiano, yang sempat dilaporkan hilang 8 bulan lalu.

Penyisiran dan olah TKP di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berlangsung selama tiga jam.

Dengan melibatkan anjing pelacak, polisi menemukan lima bagian kerangka diduga milik korban.

Selanjutnya temuan barang bukti dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ibu kandung Alvaro Kiano Nugroho mengaku, ancaman penculikan pernah dilontarkan ayah tiri Alvaro tahun lalu.

Hal ini dilakukan agar ia mau kembali rujuk dengan pelaku.

Alvaro berhasil ditemukan berkat laporan seorang warga, yang membawa bukti rekaman pembicaraan ke polisi.

Bagaimana kesaksian itu bisa mengungkap kematian Alvaro, termasuk pelakunya?

Kami sudah terhubung dengan Muhammad Reza, warga yang melapor ke polisi, terkait kematian Alvaro.

Baca Juga Polisi Temukan 5 Sampel Diduga Tulang Alvaro di Tenjo Bogor di https://www.kompas.tv/nasional/633640/polisi-temukan-5-sampel-diduga-tulang-alvaro-di-tenjo-bogor

#alvaro #kematianalvaro #pembunuhan

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/633673/saksi-pelapor-ungkap-kronologi-kematian-alvaro-dari-rekaman-pembicaraan-hingga-lapor-ke-polisi
Transkrip
00:00Saudara polisi kembali memeriksa tempat ditemukannya jasad Alvaro Kiano yang sempat dilaporkan hilang 8 bulan lalu.
00:08Penyisiran dan olah TKP di jembatan Cilalai Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat berlangsung selama 3 jam.
00:18Melibatkan anjing pelacak, polisi menemukan 5 bagian kerangka diduga milik korban.
00:25Selanjutnya, temuan barang bukti dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramajati untuk pemeriksaan lebih lanjut.
00:42Namakan beberapa pulang yang diduga adalah anak sepuk sehingga ini akan kami bawa lagi ke Rumah Sakit Kramajati.
00:52Ibu kandung Alvaro Kiano Nugroho mengaku ancaman penculikan pernah dilontarkan sang ayah Tire Alvaro pada tahun lalu.
01:15Hal ini dilakukan agar ia mau kembali rujuk dengan pelaku.
01:22Nah, nggak tahu ternyata dia bikin Alvaro kayak gini, malah yang kena imbasnya anak saya jadinya ya kan.
01:36Emang dia pernah melontarkan, kalau lu nggak mau balik lagi sama gue, gue bakal culik anak itu.
01:41Itu di tahun 2024, bulan Juni, Juli deh kalau nggak salah.
01:46Dia pernah melontarkan itu, kirain cuma bercanda, nggak akan terjadi.
01:50Soalnya, nih anak lu lagi sama gue, ternyata dia lagi jajan, main.
01:54Oh, ya aku pikir, oh nggak mungkin lah ya kan dia culik kayak gitu.
01:58Itu main fisik sering.
01:59Alvaro, saudara, berhasil ditemukan berkat laporan seorang warga yang membawa bukti rekaman pembicaraan ke polisi.
02:08Lalu bagaimana kesaksian itu akhirnya bisa mengungkap kematian Alvaro termasuk pada pelakunya.
02:13Kami sudah terhubung dengan Muhammad Reza, warga yang pertama kali melapor ke polisi terkait dengan kematian Alvaro.
02:20Mas Reza, selamat sore, Pak Reza.
02:25Selamat sore.
02:26Ya, Mas Reza kami ingin tahu dulu bagaimana Mas Reza ini bisa mendapat awalnya cerita tentang Alvaro.
02:33Apakah Mas Reza tetangga atau apa Mas Reza?
02:38Jadi gini, cerita awalnya sebenarnya itu cerita dari asis dan rumah tangga saya yang cerita kepada istri saya.
02:49Itu sebenarnya sejak tanggal 17 September 2025.
02:55Sebenarnya ada menginformasi ke saya, tapi saya karena tidak tahu sesuai secara detail, saya tidak berberani melakukan pertiap proyek.
03:05Dan sampai dengan tanggal 13 November itu keluar lagi di beranda IG bahwa ibunya Alvaro mencari-cari lagi yang akan tergerak dari istri saya.
03:22Saya sampaikan ke saya, tolong bagaimana apakah itu bisa melakukan ini kepada polisian.
03:30Akhirnya saya coba untuk menghubungi...
03:33Mas Reza, mungkin sambil diperbaiki koneksinya karena agak terputus-putus.
03:44Jadi pada saat awal tadi ada ART-nya Mas Reza yang bercerita kepada istri Anda ya.
03:50Itu hubungan antara ART Mas Reza dengan korban atau dengan pelaku hubungannya keluarga?
04:00Ya, jadi gini. Anak dari ART saya itu satu kelas dengan keponokan petu.
04:10Ya, dan kebetulan tinggal di rumah di rumah saya.
04:17Ini di Tenjo?
04:19Di sebuah rumah di Tenjo.
04:23Oke, waktu itu apa yang dibilang Mas?
04:27Saat itu bilang, aku mengetahui bahwa temanku setelahnya ini, mau bunuh anak cil.
04:38Terus ditunjukkan siapa, ditunjukkanlah fotonya.
04:42Fotonya adalah itu Alvaro.
04:44Nah, pada saat itu memang dia cerita ke ibunya, ini apa, anaknya dari ART saya cerita ke ibunya.
04:54Wah, mengetahui hal tersebut dari tangan.
04:57Saya sebutkan ini saya NA.
04:59NA itu keponokan saya dari pelaku hubungan.
05:02Terus akhirnya, saya tergerak tanggal 15 November.
05:08Nah, saya tergerak untuk mencoba cari tahu saya harus laporan.
05:13Akhirnya, nah, dibuka proses kesenggaraan, membuka polen di sosial, saya coba menghubungi biar.
05:22Akhirnya, saya respon dari buka proses.
05:2616 malam, saya langsung ke proses kesenggaraan membawa.
05:31Sebenarnya, di tanggal 13, saya sudah mencari yang kuat untuk saya membawa ke polisian.
05:39Bentar, Mas Reza ini karena agak terpatah-patah, jadi agak kurang terdengar jelas.
05:44Jadi, pada saat ART Mas Reza ini cerita, kemudian Mas Reza sampai bisa melapor ke Polsek ya tadi ya?
05:51Atau Polres tadi?
05:53Ke Polsek? Oke, ke Polsek di sana.
05:57Itu temuannya apa yang Mas Reza tahu?
06:00Tahu korban sudah meninggal atau bagian mananya?
06:04Ya, bahwa perangan saya mencoba meminta perangkan dari anaknya, anaknya saya.
06:12Saya datang ini, terus saya interview sedikit, saya retang bahwa memang benar mengetahui informasi tentang peradaan Alvaro.
06:24Waktu itu taunya masih hidup kan?
06:26Tahu korban sudah meninggal, jadi ini surhan, ini surhan.
06:33Mungkin N.A. ini kalau tidak ingin menyimpan rahasia ya, kepada N, ini dia cerita.
06:42Mas Reza, waktu itu pada saat cerita itu, waktu itu posisinya Alvaro ini masih hidup?
06:48Oh, tidak. Ini saya waktu cerita itu pada 13 November.
06:53Oh, 13 November.
06:54Sudah tidak ada.
06:56Sudah tidak ada ya. Nah, kemudian apa sih bukti yang kemudian Mas Reza kumpulkan sehingga berani ini melapor?
07:01Kalau saya berdasarkan perangkan, karena yang saya tanya itu kan anak SMA ya, SMA, saya feeling saya ini benar, gitu.
07:14Kerana ini, gitu. Jadi saya feeling saya kuat, saya berani kan untuk melapor.
07:20Oke, dengan keberanian itu apa yang membuat akhirnya Mas Reza berani melapor itu?
07:25Nah, pada saat akhirnya polisi bergerak kemudian menyusuri jembatan Cilalai ini, apakah itu berdasarkan informasi juga dari Mas Reza?
07:44Nah, informasi dari TSA, pelaku, dan keberanian dari G, ya. G itu adalah teman-teman yang berdua.
07:59Jadi, informasi dari saya itu pelaku bisa.
08:04Dan untuk keberadaan jelasan itu, kan, itu berdasarkan dari peningan dari G dan pelaku itu.
08:17Oke, Mas Reza kami mohon maaf karena sebenarnya banyak sekali yang informasi ingin kami gali, tapi karena sambungannya agak terpatah-patah, jadi kami kurang mendengarkan dengan baik.
08:27Mudah-mudahan nanti di lain kesempatan Mas Reza bisa bercerita lebih banyak ya.
08:29Terima kasih Mas Reza untuk informasinya. Selamat malam.
Komentar

Dianjurkan