Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polres Metro Jakarta Timur menerima laporan pasangan pengantin di Bekasi yang menjadi korban penipuan wedding organizer di Jakarta Timur.

Korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp85,5 juta.

Pasangan pengantin di Kota Bekasi, Jawa Barat ditipu wedding organizer di hari gelaran resepsi.

Tak ada catering, tak ada dekorasi saat resepsi diadakan di aula Gedung Islamic Center Sabtu (23/5/2026) kemarin.

Korban yang sudah membayar lunas kepada pihak WO pun langsung melapor ke polisi usai melangsungkan akad nikah.

Dan inilah kantor wedding organizer yang dituduh bermasalah.

Kantor yang berada di Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, menunjukkan tidak ada orang beraktivitas di dalam kantor.

Hanya ada beberapa furnitur seperti sofa dan perlengkapan seserahan pernikahan.

Menurut informasi dari petugas keamanan kompleks, kantor ini sudah kosong sejak beberapa hari lalu.

Salah satu mantan pegawai wedding organizer yang dilaporkan mengaku sudah hampir delapan bulan tidak menerima gaji.

Gaji Rp3,5 juta per bulan berikut upah Rp250 ribu per event tidak dibayarkan oleh pengelola wedding organizer.

Untuk membahas lebih lanjut mengenai kronologi dan dampak yang dialami korban dugaan penipuan dari Marwah Wedding Organizer, saat ini kami sudah bergabung melalui sambungan Zoom dengan korban penipuan WO Marwah, Fenny Indah Fitria.

Baca Juga Pengantin di Bekasi Tertipu Wedding Organizer, Gagal Pesta Usai Bayar Rp85 Juta | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/671038/pengantin-di-bekasi-tertipu-wedding-organizer-gagal-pesta-usai-bayar-rp85-juta-kompas-malam

#weddingorganizer #penipuan #pengantin

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/671044/full-korban-ungkap-kronologi-ditipu-wedding-organizer-uang-rp85-5-juta-raib-kompas-petang
Transkrip
00:00Dan untuk membahas lebih lanjut mengenai kronologi dan dampak yang dialami korban dugaan penipuan dari Marwah Wedding Organizer.
00:08Saat ini kami sudah bergabung melalui sambungan Zoom dengan salah satu korban penipuan WO Marwah, Mbak Feni Indah Fitriah.
00:16Selamat sore Mbak Feni, tentunya kami turut prihatin atas apa yang terjadi pada Anda, suami dan juga keluarga.
00:24Mungkin boleh diceritakan kepada kami kronologi singkatnya penipuan ini berawal dari mana Mbak Feni?
00:32Berawal dari pihak venue yang kemungkinan hamin 10 chat saya bilang katanya Mbak Feni ini untuk pendornya belum melakukan perlunasan
00:45ya.
00:47Karena yang baru mereka bayarkan hanya DP saja, kalau Mbak Feni belum melakukan perlunasan kita nggak bisa masukin dekor ya
00:54ke lokasi, nggak bisa masukin dekor sama catering.
00:57Nah, setelah dari situ saya mencoba hubungin si tendornya ini.
01:02Nah, setelah hubungin si tendor bilangnya ia akan membayarkan ditunggu saja.
01:06Nah, oke kami tunggu. Nah, setelah hamin 2 ternyata belum dibayarkan juga.
01:11Nah, dari situ saya bersepakat sama suami saya untuk hamin 1-nya untuk ke galerinya untuk menagih pelunasan pada venue
01:23tersebut.
01:23Nah, setelah disampelin ke galerinya ternyata kosong.
01:29Nah, saya dapet info katanya ada gudangnya nih di daerah Rorotan, Cilincing.
01:33Nah, saya lanjut ke sana ternyata ada onernya si istrinya sih awalnya.
01:39Ternyata untuk suaminya ini belum ada. Jadi, saya ngobrol dulu sama istrinya katanya tunggu aja suami saya selesai.
01:45Salat Jumat saya tunggu, udah bertemu. Kita buat perjanjian. Setelah buat perjanjian itu, tanda tangan mereka izin keluar.
01:53Setelah dari situ tidak balik lagi.
01:56Setelah melakukan perjanjian tertulis ini, Anda masih bisa menghubungi terduga pelaku ini tidak Mbak Feni?
02:04Oh, bisa. Masih bisa. Saya nanya, Kak ini gimana? Udah jam 4. Ditunggu ya, Kak belum cair.
02:12Nah, kami tunggu.
02:13Belum cair nih artinya dari mana ya Mbak Feni?
02:17Dari vendornya ini belum cair, Kak.
02:22Baik. Lalu?
02:26Dari vendornya belum cair. Nah, kita tunggu lagi sampai jam 5.
02:30Ternyata vendornya ini nggak balik-balik.
02:33Terus, saya coba chat-chatin.
02:36Nggak dibales juga. Terus, tiba-tiba saya WhatsApp ke nomor pribadinya.
02:41Tiba-tiba centang 1.
02:43Nah, dari situ saya udah mulai curiga.
02:46Oh, ini pasti kabur deh orangnya. Yaudah.
02:50Kemungkinan saya sampai ke jam 8 nunggu di gudang itu.
02:54Ternyata daripada saya sia-sia, lebih baik saya pelang.
02:58Nah, setelah dari situ akunnya langsung hilang.
03:01Akun Instagram itu.
03:06Mbak Feni, tapi Anda sempat fotokopi identitas dari pemilik vendor tidak?
03:13Dan mungkin berapa kali Mbak Feni pernah bertemu dengan pemilik wedding organizer ini?
03:19Kalau untuk identitasnya kita udah punya, bertemunya baru hamin satu ini kita.
03:25Untuk vendornya, tapi kalau untuk staff yang lainnya kita udah pernah ketemu.
03:29Dari waktu event wedding sama fitting baju.
03:34Nah, saat fitting baju dan juga disebutkan juga Anda sempat melakukan test food dan juga melihat ke lokasi.
03:42Itu sudah ada kecurigaan belum Mbak Feni?
03:47Dari situ belum ada curiganya itu.
03:49Waktu mereka ngejar-ngejar minta DP cepat nih.
03:55Dari situ udah curiga.
03:56Setelah curiga, saya sempat ada memang telusuri ke tiga klien yang memang sudah pernah melakukan acara wedding di situ.
04:05Katanya memang mereka tuh marketingnya seperti itu.
04:12Selalu mau ngejar-ngejar DP dulu gitu.
04:15Oh, saya pikir benar nih dari tiga klien jawabannya sama.
04:19Tapi dari tiga klien ini teraksana.
04:22Memang dia selalu minta DP terus-terus.
04:25Maksudnya nge-chat terus-terusan.
04:27DP aja cepat di transfer ya DP-nya.
04:35Mbak Feni pertama kali mengetahui wedding organizer marwah catering and services ini dari mana Mbak Feni?
04:46Dari Instagram, aku tuh search itu wedding organizer.
04:50Nah, ada beberapa pilihan.
04:51Kebetulan pilihannya itu ada si marwah ini.
04:55Si wedding organizer ini.
04:58Sempat melakukan pengecekan tidak terhadap mungkin dari media sosialnya sebelum melakukan pembayaran?
05:08Ataupun bertanya-tanya ke pihak lain?
05:11Udah, udah sempat.
05:12Udah sempat kayak nelusuri highlight-nya, vendor-vendor yang memang udah pernah rekanan,
05:18klien-klien yang memang udah pernah maket dia.
05:21Nah, terus kita tanya satu-satu kliennya gimana untuk si vendor ini.
05:27Nah, kalau menurut mereka memang pembayarannya itu memang harus cepat.
05:33Oke.
05:33Lulasannya itu dia mau cepat.
05:35Itu aja sih udah sempat nanya-nanya juga.
05:37Anda sudah menyetorkan uang sejumlah 85,5 juta rupiah, betul ya?
05:43Ini untuk dana apa yang dijanjikan oleh marwah organizer ini?
05:49Dananya itu venue, dekor, catering, rias busana, entertain, MC.
05:58Oke, jadi hampir seluruh kebutuhan ya.
06:01Dan semua dari janji yang dilakukan wedding organizer tersebut tidak ada yang dipenuhi?
06:08Yang dipenuhi hanya dua, MC sama MUA.
06:12MC dan MUA itu hadir ya?
06:16Iya, MC dan MUA hadir.
06:18Kalau untuk catering memang tidak termasuk dalam 85 juta itu?
06:24Catering termasuk, tapi nggak ada.
06:27Karena cateringnya itu memang dari si vendor ini sendiri.
06:29Kan kalau MC sama MUA itu vendor kanan mereka.
06:35Oke, jadi termasuk catering yang juga tidak disediakan oleh wedding organizer tersebut.
06:43Lalu saat resepsi berlangsung, apa yang Anda lakukan?
06:48Baik dari catering, disediakan sendiri, atau seperti apa, Mbak Feni?
06:54Untuk apa, maaf?
06:56Untuk catering, itu disediakan sendiri atau seperti apa?
07:01Pada saat resepsi?
07:02Pada saat pernikahan berlangsung.
07:05Oh, yang akad kemarin?
07:08Betul.
07:09Oh, itu koordinasi sama saudara juga untuk membeli makanan ringan aja sih.
07:16Makanan ringan sama air mineral untuk tamu yang hadir di atas.
07:24Hari ini Anda melapor ke polisi, betul ya?
07:28Iya, kemarin melapornya.
07:30Oh, kemarin melapornya.
07:31Dokumen-dokumen yang dilampirkan apa saja?
07:35Dan respon dari pihak kepolisian tanggapannya seperti apa?
07:39Apakah kasus ini bisa berlanjut atau seperti apa?
07:43Untuk dokumennya belum kami serahkan sih, masih dikumpulkan.
07:51Baru mau kami sampaikan, cuman belum kita kasih ke polres.
07:55Oke, tapi Anda sudah sempat diinterview oleh pihak kepolisian?
08:01Udah.
08:03Kemarin.
08:04Kemarin.
08:05Ada pendampingan hukum mungkin?
08:08Atau Anda dan suami saja yang melaporkan?
08:10Iya.
08:12Oke.
08:13Berdua sama.
08:16Tahap selanjutnya dan apa yang akan Anda lakukan dalam kasus yang sudah merugikan Anda dan suami?
08:27Masih mau ngumpulin data dulu, kalau misalnya data sudah lengkap, kita tanyakan ke polres selanjutnya seperti apa.
08:32Maunya sih segera ya.
08:35Baik.
08:36Tentunya harapan kami juga agar kasus ini bisa terselesaikan dengan baik
08:40dan uang yang sudah Anda bayarkan bisa dikembalikan dan tidak ada korban-korban lain dari Marwah Wedding Organizer.
08:47Terima kasih, Feni Indah Fitriah sudah berbagi informasi dengan Kompas Petang.
08:51Selamat sore, Mbak Feni.
08:52Selamat menikmati.
08:52Selamat consent.
08:52Terima kasih, Feni Indah Fitriah sudah berbagi informasi dengan kompas Petang.
Komentar

Dianjurkan