Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Delapan bulan pencarian yang dipenuhi harapan dan kecemasan berakhir tragis. Anak Alvaro, yang hilang tanpa jejak sejak Maret 2025 lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Temuan ini bukan hanya mematahkan harapan keluarga, tetapi juga membuka tanda tanya besar tentang apa yang sebenarnya terjadi sepanjang Alvaro dilaporkan hilang.

Tangis pilu keluarga tak tertahankan ketika kabar duka itu datang pada Minggu malam yang disampaikan oleh pihak kepolisian. Kakek Alvaro, Tugimin, menyampaikan jika saat ini pihak keluarga akan melakukan tes DNA untuk memastikan jenazah yang ditemukan polisi adalah Alvaro.

Sementara ibu kandung Alvaro yang bekerja di Malaysia saat ini masih dalam perjalanan pulang ke Indonesia usai mengetahui kabar kematian anak kandungnya.

#alvaro #bocahhilang #alvarohilan

Baca Juga Kakek-Polisi Soal Jenazah Alvaro Kiano Ditemukan di Bawah Jembatan Cilalay Bogor di https://www.kompas.tv/nasional/633199/kakek-polisi-soal-jenazah-alvaro-kiano-ditemukan-di-bawah-jembatan-cilalay-bogor

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/633202/full-keluarga-masih-menunggu-kabar-dari-ibu-kandung-alvaro-untuk-dilakukan-tes-dna
Transkrip
00:00Peninggal
00:00Untuk diketemukan tadi menurut Ibu Kapalsek
00:07Itu ada di Kalinjelele Tenjo, Terahkogor
00:30Saudara setelah 8 bulan dicari, akhirnya Alvaro ditemukan pada hari Minggu sore 23 November 2025 kemarin.
01:00Dengan melibatkan anjing pelacak, jenazah Alvaro Kiano bocah 6 tahun yang sejak bulan Maret 2025 lalu dinyatakan hilang,
01:15akhirnya ditemukan di bawah jembatan Cilalai, Desa Singabraja, Tenjo, Kabupaten Bogor.
01:23Polisi juga menemukan beberapa potong pakaian yang diduga milik korban.
01:27Usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa petugas ke Rumah Sakit Polri, Kramajati untuk dilakukan otopsi.
01:39Diduga dibuang di tempatan Cilalai, tempatan Cilalai, Alhamdulillah setelah 2 hari pencarian, membuahkan hasil yang baik.
01:52Jadi Alhamdulillah untuk korban sudah ditemukan, korban dilakukan otopsi.
02:05Komnas Perlindungan Anak Jakarta menyoroti tingginya kasus kekerasan dan anak hilang bukan hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh Indonesia.
02:14Kasus hilangnya Alvaro membuat Ketua Komnas Perlindungan Anak Jakarta, Cornelia Agata menegaskan,
02:21pentingnya kepekaan masyarakat sekitar jika melihat ada tanda-tanda potensi kekerasan pada anak agar segera melapor.
02:30Tentunya memang banyak sekali kejadian ya, bukan di Jakarta saja,
02:38di seluruh Indonesia itu banyak sekali kasus-kasus kekerasan pada anak, anak yang hilang.
02:44Tentunya menurut saya memang kita harus ada, yang pertama adalah membangun awareness masyarakat,
02:52kepekaan kolektif ya, antara masyarakat gitu, bahwa jika kita melihat ada tanda-tanda yang berpotensi ancaman,
03:03yang terkait anak, itu tentunya kita harus peka dan tentunya kita bisa menghindari ya sebetulnya,
03:11sama-sama melindungilah gitu.
03:13Delapan bulan, pencarian yang dipenuhi harapan dan kecemasan berakhir tragis.
03:33Alvaro yang hilang tanpa jejak sejak Maret 2025 lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
03:45Temuan ini bukan hanya mematahkan harapan keluarga,
03:49tetapi juga membuka tanda-tanya besar tentang apa yang sebenarnya terjadi sepanjang Alvaro dilaporkan hilang.
03:56Tangis pilu keluarga tak tertahankan ketika kabar duka itu datang pada minggu malam yang disampaikan oleh pihak kepolisian.
04:09Kakek Alvaro, Tugimin, menyampaikan jika saat ini pihak keluarga akan melakukan tes DNA
04:16untuk memastikan jenazah yang ditemukan polisi adalah Alvaro.
04:20Sementara ibu kandung Alvaro yang bekerja di Malaysia masih dalam perjalanan pulang ke Indonesia
04:27usai mengetahui kabar kematian anak kandungnya.
04:32Anak saya, Arum itu, ya menangis lah namanya kehilangan anak yang sudah hilang-anak hilang
04:41sudah diketemukan dan posisi dalam keadaan sudah meninggal.
04:46Akhirnya ya, akhirnya kita juga hanya bisa, sudah sabar kita sabar.
04:52Mungkin ini ujian Allah SWT untuk kita dan keluarga supaya kita tambah, kita doakan anak kita
05:00kalau memang itu anak kita nanti ditasdian.
05:02Nah, betul, mudah-mudahan diterima di sisi Allah SWT.
05:07Hingga kini, belum ada pernyataan resmi penyidik terkait perkembangan kasus anak Alvaro
05:14yang hilang dan berakhir dengan kematian.
05:17Kapolsek Pesanggerahan AKP, Siala Syah Alam bilang,
05:20jika keterangan resmi nantinya akan disampaikan pihak Polres Jakarta Selatan
05:25yang menangani kasus ini.
05:26Namun Siala memastikan, jika Alvaro telah ditemukan dalam kondisi meninggal di kawasan Jabodetabek.
05:34Lebih lanjutnya, dari pihak Polres, karena yang menangani perkara ini dari pihak Polres,
05:41Polres yang akan diberikan.
05:42Tapi lanjut, tugas kami di sini adalah penyampaikan untuk diterima-diterima kepada pihak
05:49pemerintah dari Polres Jakarta Selatan.
05:52Pertukannya, ya pasti masih di wilayah Jabodetabek.
05:57Tapi sebut detailnya semua itu nanti ada di Polres ya?
06:00Untuk dipastikan, kondisinya sudah meninggal dunia punya.
06:04Alvaro Kiano Nugroho, bocah enam tahun yang tinggal di Pesanggerahan Jakarta Selatan,
06:11dilaporkan hilang pada 6 Maret 2025 lalu.
06:14Keluarga menyebut, kala itu Alvaro pamit ke masjid untuk berbuka puasa dan melakukan sholat maghrib.
06:22Namun sejak saat itu, Alvaro tak lagi kembali ke rumah.
06:27Tim Liputan, Kompas TV
06:31Lalu seperti apa perkembangan terkini terkait kasus hilangnya anak Alvaro yang ditemukan meninggal dunia?
06:43Sudah bergabung bersama kami, Bapak Tugimin, kakek dari Alvaro.
06:48Selamat sore Pak Tugimin.
06:49Pak Tugimin pertama-tama kami ingin menyampaikan
06:54Selamat sore Pak Tugimin.
06:57Pertama-tama kami ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas apa yang menimpa Alvaro Pak Tugimin.
07:03Dan mudah-mudahan keluarga juga diberikan ketabahan.
07:07Dan tentunya ini keprihatinan bagi kita semua Pak Tugimin.
07:11Ya Pak Tugimin, terakhir informasi yang bisa diperoleh keluarga seperti apa?
07:23Dan apakah keluarga sudah bisa memastikan bahwa jenazah yang ditemukan polisi itu adalah Alvaro Pak?
07:31Untuk informasi ke saya itu belum bisa ditentukan karena apa?
07:42Karena informasi itu baru sebatas pemberitahuan bahwa Alvaro sudah diketemukan namun belum kejelasan, belum ada.
07:54Dan masih menunggu nanti tes DNA yang akan dilakukan oleh ibunya nanti setelah pulang ke rumah.
08:03Itu nanti langsung kita menuju ke rumah sakit pori untuk mengadakan tes DNA.
08:09Setelah diadakan tes DNA, itu baru nanti ada kepastian bahwa itu Alvaro atau bukan.
08:17Kalau memang itu Alvaro ya kita sudah bisa menerimanya dengan lapang dada.
08:21Dan mudah-mudahan Alvaro Kian Lugro ini mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT.
08:28Artinya ibunda dari Alvaro sendiri saat ini belum ada di Jakarta ya Pak Tugimin?
08:37Belum sampai, belum sampai ke rumah itu.
08:41Dan mungkin dalam perjalanan dan ini pun juga tidak ada kontak dari ibunya.
08:48Jadi kita masih menunggu kedatangannya di rumah untuk nanti akan mengadakan tes DNA-nya.
08:59Pak Tugimin, saat jenazah yang memang diduga adalah Alvaro ditemukan oleh pihak kepolisian,
09:07apa saja yang ditunjukkan polisi kepada pihak keluarga?
09:10Dari pihak keluarga itu ya yang ditunjukkan kepada kami hanya pemberitahuan saja.
09:24Pemberitahuan bahwa Alvaro Kian Lugro sudah diketemukan namun dalam kondisi meninggal dunia.
09:32Hanya seperti itu, tanda-tanda yang lain itu juga belum ada diberitahukan kepada kami.
09:40Artinya kami coba kembali mengkonfirmasi pihak polisi hanya dalam batas lisan memberikan informasinya,
09:49tapi dari pihak keluarga juga belum diperlihatkan langsung terhadap jenazah Alvaro, Pak Tugimin?
09:55Pak Tugimin, kemarin dengan Ibu Kaposek saya diperlihatkan istilahnya kerangkanya saja di foto dan baju yang diperlihatkan itu sudah kita suruh mengenalin,
10:15namun bajunya itu sudah mulai luntur jadi kita tidak mengenalin bajunya.
10:21Pak Tugimin, dari informasi yang beredar saat ini, Alvaro terakhir berada bersama keluarga pada bulan Maret 2025.
10:33Betul, saat itu akan menuju ke masjid.
10:37Apakah mungkin Pak Tugimin bisa kembali menginformasikan kepada kami saat itu kondisi Alvaro seperti apa, Pak?
10:45Pada saat itu tanggal 6 Maret itu, dari pagi Alvaro itu masih tiduran di sopa, karena tidurnya selalu di sopa.
11:01Dan saya pada waktu itu jam 12 itu ditelepon neneknya untuk menjemput ke rumah sakit RSUD,
11:13karena paginya kontrol di RSUD untuk penyakit diabetes.
11:19Nah, setelah itu Alvaro dengar, saya nerima telepon itu,
11:25Bapak mau kemana?
11:26Mau jemput Mama?
11:28Aku ikut Pak.
11:30Ya udah bangun kalau mau ikut, saya bilang seperti itu.
11:34Nah, setelah itu kita keluar,
11:36menyiapkan kendaraan untuk menjemput neneknya di rumah sakit RSUD.
11:43Nah, Alvaro ikut gonceng di depan,
11:48enggak setengah jam kemudian,
11:50itu bolak-balik setengah jam sampai rumah lagi gitu.
11:55Nah, setelah sampai di rumah,
11:56Alvaro itu tiduran lagi,
11:59tiduran lagi di sopa.
12:01Nah, setelah tiduran,
12:02kira-kira jam 2,
12:05itu saya mau sholat luhur,
12:07Alvaro itu minta dibikinkan susu.
12:11Pak, bikinkan susu aku dong, gitu.
12:15Nah, lekan puasa deh.
12:17Anak kecil mah,
12:18puasa setengah hari boleh pak, gitu jawabnya.
12:21Yaudah, saya buatin.
12:23Saya buatin dengan memakai botol,
12:27karena dia kan ngedot gitu,
12:29enggak mau pakai gelas.
12:31Nah, saya buatkan satu botol,
12:33setelah itu dia tiduran lagi dengan minjang HP.
12:37Nah, saya sholat luhur.
12:40Pak Tugimin,
12:45dari 8 bulan Alvaro dinyatakan hilang.
12:49Apakah dalam rentan waktu 8 bulan ini,
12:51dari pihak keluarga,
12:53pernah mendapatkan informasi,
12:56baik itu dari pihak kepolisian,
12:57ataupun dari pihak lainnya?
12:59Ya, kalau dari pihak kepolisian,
13:05sudah sering ya untuk memberikan informasi,
13:09dan bahkan sering datang ke rumah,
13:12untuk menanyakan kembali,
13:16yang sedetail mungkin,
13:18kepada anak-anak,
13:20maupun kepada warga,
13:22bahkan kepada keluarga kita juga,
13:25ditanyakan secara detail.
13:27Bahkan terakhir kemarin,
13:29kalau tidak salah itu hari,
13:31apa itu,
13:33malam Sabtu.
13:35Ya.
13:35Itu dari,
13:37Respopolda itu juga,
13:39datang ke rumah,
13:40untuk,
13:41menggali keterangan dari keluarga.
13:46Jadi kemarin keluarga semua diajak,
13:48untuk istilahnya,
13:50mencari tempat yang enak,
13:52untuk berbicara,
13:53yang tenang,
13:55kalau di rumah saya kan,
13:56jalanan sempit,
13:58dan terlalu rame gitu.
14:00Oke.
14:00Jadi akhirnya dibawa kita,
14:02untuk mencari tempat,
14:03dan kita berbicara,
14:05sehingga ada keputusan,
14:07dari hasil akhir,
14:09untuk,
14:10keputusan itu,
14:12fiknya pada saat itu,
14:14diputuskan,
14:14oh ini gitu.
14:16Oke.
14:17Pelakunya gitu.
14:18Pak Alvaro,
14:19maaf Pak Tugimin,
14:22ini kan,
14:23jenazah yang diduga Alvaro ini,
14:24ditemukan di kawasan Tenjo Bogor.
14:27Apakah Bapak mengetahui,
14:29apakah ada relasi,
14:31atau keluarga,
14:33atau kerabat,
14:34yang memang tinggalnya,
14:36di kawasan Bogor,
14:37ataupun Tenjo ini?
14:41Kalau saya enggak,
14:43enggak ada,
14:43untuk keluarga,
14:44yang tinggal di Tenjo Bogor itu.
14:48Tapi kalau keluarga,
14:50ayah sambungnya Alvaro,
14:53si Alec itu,
14:54dia punya saudara,
14:56atau adik,
14:57itu pernah bilang,
14:58mengatakan tinggal di Tenjo.
15:01Keluarga dari,
15:02ayah sambung Alvaro.
15:04Saat ini,
15:05apakah Bapak mendapatkan informasi,
15:07peradaan dari,
15:08ayah sambung Alvaro ini?
15:10Sampai saat ini,
15:15saya belum mendapatkan informasi,
15:17apapun dari pihak,
15:19kepolisian,
15:20maupun dari pihak,
15:21manapun.
15:22Karena semuanya ini,
15:23nanti akan,
15:24akan dijelaskan,
15:27dari pihak kepolisian,
15:28semuanya.
15:30Pak Tugimin,
15:32selama delapan bulan pencarian ini,
15:34siapa saja yang membantu pencarian,
15:36selain dari polisi?
15:42Ya,
15:43kalau untuk,
15:44yang membantu pencarian itu,
15:45dari warga pun,
15:47juga,
15:48membantu untuk mencari Alvaro,
15:51dan teman-teman,
15:53itu juga,
15:55ikut membantu,
15:56apalagi saudara-saudara kita,
15:58yang dari jauh,
15:59juga bisa membantu,
16:01mencari Alvaro,
16:02dengan cara,
16:04nanti memberikan informasi,
16:05keberadaannya di mana,
16:07gitu.
16:08Baik,
16:09baik,
16:10terima kasih Pak Tugimin,
16:11sekali lagi,
16:12kami dari Keluarga Besar Kompas TV,
16:14kembali mengucapkan,
16:16ataupun menyampaikan duka,
16:18yang mendalam,
16:19atas apa yang terjadi,
16:20pada Alvaro.
16:21Selamat sore Pak Tugimin.
16:25Selamat sore,
16:26terima kasih.
16:27Terima kasih.
16:28Assalamualaikum.
Komentar

Dianjurkan