00:00Peninggal
00:00Untuk diketemukan tadi menurut Ibu Kapalsek
00:07Itu ada di Kalinjelele Tenjo, Terahkogor
00:30Saudara setelah 8 bulan dicari, akhirnya Alvaro ditemukan pada hari Minggu sore 23 November 2025 kemarin.
01:00Dengan melibatkan anjing pelacak, jenazah Alvaro Kiano bocah 6 tahun yang sejak bulan Maret 2025 lalu dinyatakan hilang,
01:15akhirnya ditemukan di bawah jembatan Cilalai, Desa Singabraja, Tenjo, Kabupaten Bogor.
01:23Polisi juga menemukan beberapa potong pakaian yang diduga milik korban.
01:27Usai ditemukan, jenazah korban langsung dibawa petugas ke Rumah Sakit Polri, Kramajati untuk dilakukan otopsi.
01:39Diduga dibuang di tempatan Cilalai, tempatan Cilalai, Alhamdulillah setelah 2 hari pencarian, membuahkan hasil yang baik.
01:52Jadi Alhamdulillah untuk korban sudah ditemukan, korban dilakukan otopsi.
02:05Komnas Perlindungan Anak Jakarta menyoroti tingginya kasus kekerasan dan anak hilang bukan hanya di Jakarta, tapi juga di seluruh Indonesia.
02:14Kasus hilangnya Alvaro membuat Ketua Komnas Perlindungan Anak Jakarta, Cornelia Agata menegaskan,
02:21pentingnya kepekaan masyarakat sekitar jika melihat ada tanda-tanda potensi kekerasan pada anak agar segera melapor.
02:30Tentunya memang banyak sekali kejadian ya, bukan di Jakarta saja,
02:38di seluruh Indonesia itu banyak sekali kasus-kasus kekerasan pada anak, anak yang hilang.
02:44Tentunya menurut saya memang kita harus ada, yang pertama adalah membangun awareness masyarakat,
02:52kepekaan kolektif ya, antara masyarakat gitu, bahwa jika kita melihat ada tanda-tanda yang berpotensi ancaman,
03:03yang terkait anak, itu tentunya kita harus peka dan tentunya kita bisa menghindari ya sebetulnya,
03:11sama-sama melindungilah gitu.
03:13Delapan bulan, pencarian yang dipenuhi harapan dan kecemasan berakhir tragis.
03:33Alvaro yang hilang tanpa jejak sejak Maret 2025 lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
03:45Temuan ini bukan hanya mematahkan harapan keluarga,
03:49tetapi juga membuka tanda-tanya besar tentang apa yang sebenarnya terjadi sepanjang Alvaro dilaporkan hilang.
03:56Tangis pilu keluarga tak tertahankan ketika kabar duka itu datang pada minggu malam yang disampaikan oleh pihak kepolisian.
04:09Kakek Alvaro, Tugimin, menyampaikan jika saat ini pihak keluarga akan melakukan tes DNA
04:16untuk memastikan jenazah yang ditemukan polisi adalah Alvaro.
04:20Sementara ibu kandung Alvaro yang bekerja di Malaysia masih dalam perjalanan pulang ke Indonesia
04:27usai mengetahui kabar kematian anak kandungnya.
04:32Anak saya, Arum itu, ya menangis lah namanya kehilangan anak yang sudah hilang-anak hilang
04:41sudah diketemukan dan posisi dalam keadaan sudah meninggal.
04:46Akhirnya ya, akhirnya kita juga hanya bisa, sudah sabar kita sabar.
04:52Mungkin ini ujian Allah SWT untuk kita dan keluarga supaya kita tambah, kita doakan anak kita
05:00kalau memang itu anak kita nanti ditasdian.
05:02Nah, betul, mudah-mudahan diterima di sisi Allah SWT.
05:07Hingga kini, belum ada pernyataan resmi penyidik terkait perkembangan kasus anak Alvaro
05:14yang hilang dan berakhir dengan kematian.
05:17Kapolsek Pesanggerahan AKP, Siala Syah Alam bilang,
05:20jika keterangan resmi nantinya akan disampaikan pihak Polres Jakarta Selatan
05:25yang menangani kasus ini.
05:26Namun Siala memastikan, jika Alvaro telah ditemukan dalam kondisi meninggal di kawasan Jabodetabek.
05:34Lebih lanjutnya, dari pihak Polres, karena yang menangani perkara ini dari pihak Polres,
05:41Polres yang akan diberikan.
05:42Tapi lanjut, tugas kami di sini adalah penyampaikan untuk diterima-diterima kepada pihak
05:49pemerintah dari Polres Jakarta Selatan.
05:52Pertukannya, ya pasti masih di wilayah Jabodetabek.
05:57Tapi sebut detailnya semua itu nanti ada di Polres ya?
06:00Untuk dipastikan, kondisinya sudah meninggal dunia punya.
06:04Alvaro Kiano Nugroho, bocah enam tahun yang tinggal di Pesanggerahan Jakarta Selatan,
06:11dilaporkan hilang pada 6 Maret 2025 lalu.
06:14Keluarga menyebut, kala itu Alvaro pamit ke masjid untuk berbuka puasa dan melakukan sholat maghrib.
06:22Namun sejak saat itu, Alvaro tak lagi kembali ke rumah.
06:27Tim Liputan, Kompas TV
06:31Lalu seperti apa perkembangan terkini terkait kasus hilangnya anak Alvaro yang ditemukan meninggal dunia?
06:43Sudah bergabung bersama kami, Bapak Tugimin, kakek dari Alvaro.
06:48Selamat sore Pak Tugimin.
06:49Pak Tugimin pertama-tama kami ingin menyampaikan
06:54Selamat sore Pak Tugimin.
06:57Pertama-tama kami ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas apa yang menimpa Alvaro Pak Tugimin.
07:03Dan mudah-mudahan keluarga juga diberikan ketabahan.
07:07Dan tentunya ini keprihatinan bagi kita semua Pak Tugimin.
07:11Ya Pak Tugimin, terakhir informasi yang bisa diperoleh keluarga seperti apa?
07:23Dan apakah keluarga sudah bisa memastikan bahwa jenazah yang ditemukan polisi itu adalah Alvaro Pak?
07:31Untuk informasi ke saya itu belum bisa ditentukan karena apa?
07:42Karena informasi itu baru sebatas pemberitahuan bahwa Alvaro sudah diketemukan namun belum kejelasan, belum ada.
07:54Dan masih menunggu nanti tes DNA yang akan dilakukan oleh ibunya nanti setelah pulang ke rumah.
08:03Itu nanti langsung kita menuju ke rumah sakit pori untuk mengadakan tes DNA.
08:09Setelah diadakan tes DNA, itu baru nanti ada kepastian bahwa itu Alvaro atau bukan.
08:17Kalau memang itu Alvaro ya kita sudah bisa menerimanya dengan lapang dada.
08:21Dan mudah-mudahan Alvaro Kian Lugro ini mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT.
08:28Artinya ibunda dari Alvaro sendiri saat ini belum ada di Jakarta ya Pak Tugimin?
08:37Belum sampai, belum sampai ke rumah itu.
08:41Dan mungkin dalam perjalanan dan ini pun juga tidak ada kontak dari ibunya.
08:48Jadi kita masih menunggu kedatangannya di rumah untuk nanti akan mengadakan tes DNA-nya.
08:59Pak Tugimin, saat jenazah yang memang diduga adalah Alvaro ditemukan oleh pihak kepolisian,
09:07apa saja yang ditunjukkan polisi kepada pihak keluarga?
09:10Dari pihak keluarga itu ya yang ditunjukkan kepada kami hanya pemberitahuan saja.
09:24Pemberitahuan bahwa Alvaro Kian Lugro sudah diketemukan namun dalam kondisi meninggal dunia.
09:32Hanya seperti itu, tanda-tanda yang lain itu juga belum ada diberitahukan kepada kami.
09:40Artinya kami coba kembali mengkonfirmasi pihak polisi hanya dalam batas lisan memberikan informasinya,
09:49tapi dari pihak keluarga juga belum diperlihatkan langsung terhadap jenazah Alvaro, Pak Tugimin?
09:55Pak Tugimin, kemarin dengan Ibu Kaposek saya diperlihatkan istilahnya kerangkanya saja di foto dan baju yang diperlihatkan itu sudah kita suruh mengenalin,
10:15namun bajunya itu sudah mulai luntur jadi kita tidak mengenalin bajunya.
10:21Pak Tugimin, dari informasi yang beredar saat ini, Alvaro terakhir berada bersama keluarga pada bulan Maret 2025.
10:33Betul, saat itu akan menuju ke masjid.
10:37Apakah mungkin Pak Tugimin bisa kembali menginformasikan kepada kami saat itu kondisi Alvaro seperti apa, Pak?
10:45Pada saat itu tanggal 6 Maret itu, dari pagi Alvaro itu masih tiduran di sopa, karena tidurnya selalu di sopa.
11:01Dan saya pada waktu itu jam 12 itu ditelepon neneknya untuk menjemput ke rumah sakit RSUD,
11:13karena paginya kontrol di RSUD untuk penyakit diabetes.
11:19Nah, setelah itu Alvaro dengar, saya nerima telepon itu,
11:25Bapak mau kemana?
11:26Mau jemput Mama?
11:28Aku ikut Pak.
11:30Ya udah bangun kalau mau ikut, saya bilang seperti itu.
11:34Nah, setelah itu kita keluar,
11:36menyiapkan kendaraan untuk menjemput neneknya di rumah sakit RSUD.
11:43Nah, Alvaro ikut gonceng di depan,
11:48enggak setengah jam kemudian,
11:50itu bolak-balik setengah jam sampai rumah lagi gitu.
11:55Nah, setelah sampai di rumah,
11:56Alvaro itu tiduran lagi,
11:59tiduran lagi di sopa.
12:01Nah, setelah tiduran,
12:02kira-kira jam 2,
12:05itu saya mau sholat luhur,
12:07Alvaro itu minta dibikinkan susu.
12:11Pak, bikinkan susu aku dong, gitu.
12:15Nah, lekan puasa deh.
12:17Anak kecil mah,
12:18puasa setengah hari boleh pak, gitu jawabnya.
12:21Yaudah, saya buatin.
12:23Saya buatin dengan memakai botol,
12:27karena dia kan ngedot gitu,
12:29enggak mau pakai gelas.
12:31Nah, saya buatkan satu botol,
12:33setelah itu dia tiduran lagi dengan minjang HP.
12:37Nah, saya sholat luhur.
12:40Pak Tugimin,
12:45dari 8 bulan Alvaro dinyatakan hilang.
12:49Apakah dalam rentan waktu 8 bulan ini,
12:51dari pihak keluarga,
12:53pernah mendapatkan informasi,
12:56baik itu dari pihak kepolisian,
12:57ataupun dari pihak lainnya?
12:59Ya, kalau dari pihak kepolisian,
13:05sudah sering ya untuk memberikan informasi,
13:09dan bahkan sering datang ke rumah,
13:12untuk menanyakan kembali,
13:16yang sedetail mungkin,
13:18kepada anak-anak,
13:20maupun kepada warga,
13:22bahkan kepada keluarga kita juga,
13:25ditanyakan secara detail.
13:27Bahkan terakhir kemarin,
13:29kalau tidak salah itu hari,
13:31apa itu,
13:33malam Sabtu.
13:35Ya.
13:35Itu dari,
13:37Respopolda itu juga,
13:39datang ke rumah,
13:40untuk,
13:41menggali keterangan dari keluarga.
13:46Jadi kemarin keluarga semua diajak,
13:48untuk istilahnya,
13:50mencari tempat yang enak,
13:52untuk berbicara,
13:53yang tenang,
13:55kalau di rumah saya kan,
13:56jalanan sempit,
13:58dan terlalu rame gitu.
14:00Oke.
14:00Jadi akhirnya dibawa kita,
14:02untuk mencari tempat,
14:03dan kita berbicara,
14:05sehingga ada keputusan,
14:07dari hasil akhir,
14:09untuk,
14:10keputusan itu,
14:12fiknya pada saat itu,
14:14diputuskan,
14:14oh ini gitu.
14:16Oke.
14:17Pelakunya gitu.
14:18Pak Alvaro,
14:19maaf Pak Tugimin,
14:22ini kan,
14:23jenazah yang diduga Alvaro ini,
14:24ditemukan di kawasan Tenjo Bogor.
14:27Apakah Bapak mengetahui,
14:29apakah ada relasi,
14:31atau keluarga,
14:33atau kerabat,
14:34yang memang tinggalnya,
14:36di kawasan Bogor,
14:37ataupun Tenjo ini?
14:41Kalau saya enggak,
14:43enggak ada,
14:43untuk keluarga,
14:44yang tinggal di Tenjo Bogor itu.
14:48Tapi kalau keluarga,
14:50ayah sambungnya Alvaro,
14:53si Alec itu,
14:54dia punya saudara,
14:56atau adik,
14:57itu pernah bilang,
14:58mengatakan tinggal di Tenjo.
15:01Keluarga dari,
15:02ayah sambung Alvaro.
15:04Saat ini,
15:05apakah Bapak mendapatkan informasi,
15:07peradaan dari,
15:08ayah sambung Alvaro ini?
15:10Sampai saat ini,
15:15saya belum mendapatkan informasi,
15:17apapun dari pihak,
15:19kepolisian,
15:20maupun dari pihak,
15:21manapun.
15:22Karena semuanya ini,
15:23nanti akan,
15:24akan dijelaskan,
15:27dari pihak kepolisian,
15:28semuanya.
15:30Pak Tugimin,
15:32selama delapan bulan pencarian ini,
15:34siapa saja yang membantu pencarian,
15:36selain dari polisi?
15:42Ya,
15:43kalau untuk,
15:44yang membantu pencarian itu,
15:45dari warga pun,
15:47juga,
15:48membantu untuk mencari Alvaro,
15:51dan teman-teman,
15:53itu juga,
15:55ikut membantu,
15:56apalagi saudara-saudara kita,
15:58yang dari jauh,
15:59juga bisa membantu,
16:01mencari Alvaro,
16:02dengan cara,
16:04nanti memberikan informasi,
16:05keberadaannya di mana,
16:07gitu.
16:08Baik,
16:09baik,
16:10terima kasih Pak Tugimin,
16:11sekali lagi,
16:12kami dari Keluarga Besar Kompas TV,
16:14kembali mengucapkan,
16:16ataupun menyampaikan duka,
16:18yang mendalam,
16:19atas apa yang terjadi,
16:20pada Alvaro.
16:21Selamat sore Pak Tugimin.
16:25Selamat sore,
16:26terima kasih.
16:27Terima kasih.
16:28Assalamualaikum.
Komentar